Perjuangan Seorang Dokter

Perjuangan Seorang Dokter
Waktu Terasa Cepat


__ADS_3

Aldi masih memeluk tubuh Dina. Dina berbalutkan kaus besar nya Aldi .


" Kebiasaan menggantungkan koteka di dalam kamar juga ya yaaang ....atau masih jemur di balkon ? ujar Aldi mengulum senyumannya ."


" Kalau koteka wajib nyetok banyak mas, soalnya kadang gak sempat nyuci , kalau udah nyuci , nih ruangan rameh deh hiasan pernak - pernik ujar Dina . Maklum kesibukan kuliah dan bertugas di rumah sakit , sangat menyita waktu . "


Aldi membelai wajah Dina .


" Apa segitu susah nya melupakan mas ?"


" Ihhhhh...kepedean dech....tawa Dina pun pecah , ".


" Please yaaangggg , kita saling jujur , okay....!!!! ".


" Sangat mas....kita itu sudah dari SD bersama , sampai kuliah . Mas sangat banyak membantu Dina dalam masa - masa sulit Dina . Dan Dina baru menyadari begitu sakitnya tanpa kehadiran mas....cepat selesaikan spesialis nya mas....kita jangan terpisah lagi , ujar Dina manja ."


" Baiklah sayang....pasti dokter Derren sudah mencemar bibir mu ini , biar mas segel dirimu, kamu sekarang pemilik Aldi wijaya, kamu nyonya wijaya. "


Aldi memberi tanda kepemilikan di bahu Dina.


" Ihhhh perih mas....mas mirip vampir dehhhh ".


" Mau mas buat tanda yang lebih banyak???? ujar Aldi ."


" Mas semakin nakal , apa segini hebatnya sih , calon spesialis kandungan , mempraktekkan tingkat berhubungan dengan lawan jenis? "

__ADS_1


" Yang pastinya , mas mu ini , sangat jago dalam masalah kandungan . Bagaimana gaya agar memperoleh anak laki -laki dan perempuan, mengkonsumsi makanan apa saja , cara mendapatkan anak kembar, tapi semua se ijin Tuhan tentunya . Mas hanya manusia biasa yang belajar dari segi ilmu dan penelitian ."


" Yakin kita bisa pjnya baby ? ".


Aldi kembali mel*mat bibir sexy milik Dina.


" Yakin dong sayaang.


kamu juga harus yakin , kita juga banyak berdoa . Serahkan semua pada mas, okay ."


" Mas akan menghapus semua jejak dokter Derren ...dia saingan paling berat...ujar Aldi . "


" Sudah ah mas...kenapa bahas dokter Derren...dia akan keselek deh ...kalau mas terus terusan sebutin dia ."


" Apartemen di dekat rumah sakit , berdampingan dengan mas Derren punya , ada seorang dokter Gres yang ngejar -ngejar dokter Derren sudah lama . Aku merasa risih mas....karena dokter Gres juga beli apartemen di depan apartemen mas Derren . Dokter Gress , sering membawa dokter Samuel , dokter Alan, dokter Ray , mereka sering bertemu , dan ketiga dokter itu menjadi sibuk mengejar ku, kebayang kan mas ngadapi 3 dokter cowok , aku tuh butuh istirahat, dokter Gres ngotot pindah sudah sekitar 7 bulan gitu ke apartemen di depan apartemenku , ku jauh lebih tenang disini mas, lelah sehari bisa langsung tidur , beres - beres selalu panggil bagian cleaning gitu ."


" Selain ke 3 dokter , seputaran rumah sakit juga seperti yang dibilang tuan pemilik swalayan , ada saja mereka mendatangi Dina mas , sebenarnya Dina tau mereka sering menunggu kalau Dina keluar jam tugas , atau datang ke kampus dan rumah sakit , hapal jadwal singgah dimana aja . Mungkin mas salah satu komplotan mereka ya...., " ujar Dina .


Aldi tersenyum membenamkan wajahnya di punggung Dina.


" Mas sejak kapan jadi paparazi ? ".


" Mas tau kamu di Rusia setelah mas mengalami kecelakaan . Mas mendengar mas Derren ngobrol di telepon , mengatakan dia akan mengoperasi pasiennya di rumah sakit World Healthy , dan mas tau, profesor mas , ada menyuruh mas juga menimba ilmu di Rusia jika mas ada waktu senggang . Dari sejak itu mas menyuruh asisten mas melacak semua tentang mu . Setelah mas pulih , mas selalu terbang di kala weekend atau di kala jadwal seminar tidak ada . Apa kamu benar - benar gak merasakan kehadiran mas? gak tau mas ada di sekitar mu? " .


" Beneran gak tau...soalnya sibuk ngerjain tugas di 2 bidang berbeda . Kalau spesialis jantung sangat banyak lebih mendalam dipelajari mas, kalau spesialis bedah , kalau gak ngerti , maka mas Derren banyak menjelaskan . "

__ADS_1


" Beberapa kali mas melihat kamu di cium dokter Derren , mas sampai nangis dan menatap langit , mas sangat cemburu, mas terkadang putus ada menantikan dan berharapkanmu Din . Mas tidak mampu melupakan mu . Mungkin itu yang dokter Derren rasakan saat ini. melihat kita berdua berjalan bersama . Dia sangat baik , dia orang yang benar - benar mencintaimu sangat dalam . Dia hanya ingin melihatmu bahagia ."


" Jika mas berhasil melupakan ku, pasti mas sudah bersama orang yang selalu di kenalkan keluarga mas, juga dokter dan perawat di srkitar mas . "


" Kamu tau se posesif apa suamimu ini Din, bagaimana mas berjuang agar kita tetap bersama . Kamu yang memberi warna dan pelangi dalam hidup Dina . "


" Jadi suamiku ini pria yang beruntung bukan???? ,".


" Hmmmm.....sangat , " ujar Aldi kembali memeluk Dina , wajah mereka bertatapan berdua . Aldi mengecup kedua mata Dina .


" Mas sangat beruntung.... kisah kita kembali terpaut...tidak lelah ,mas memintamu di sepanjang doa - doa mas . "


" Dina sadar mas , yang terbaik bukan dia yang datang dengan kelebihannmu, melainkan dia yang tidak pergi dengan segala kekuranganmu dengan tetap mensupportmu dan berusaha menerima keadaanmu . "


" Ada dua pria yang berbeda dan mempunyai perjuangan yang berbeda dalam hidup ku , tapi hanya satu hati yang aku miliki , dan semoga yang terbaik buat dirinya , ".


" Makasih atas mencintai ku mas..., " ujar Dina memeluk dan menempelkan wajahnya di dada bidang milik Aldi .


💏💑💏💑💏💑💏💑💏💑💏💑💏💑💏💑💏💑


Jangan lupa like


vote


koment

__ADS_1


__ADS_2