
Pagi itu , Aldi melihat sang isteri masih tertidur di atas ranjang , Aldi memeluk Dina dan mengecupi pipi Dina.
Dina sangat kelelahan , semalam Aldi meremukkan badannya sampai jam 2 pagi , selama ini waktu mereka sangat minim karena kesibukan pekerjaan , sibuk dengan anak - anak .Dan saat ini pendidikan mereka sudah selesai , ketiga anak mereka juga sudah bersekolah , Bi Siti dan bi Oni terkadang bergantian menunggui mereka .Setiap pergi sekolah , Aldi membawa ketiga anaknya , Dina dan salah satu bibi .Terkadang orangtua Aldi , ataunorangtua Dina , menjemput mereka , mereka selalu saling konfirmasi .
" Yaaang.....bangun yukkkk....ujar Aldi setelah menunggu 1 jam , sang isteri masih terlelap tertidur ."
" Bentar lagi mas....masih capek.Triple kan di rumah kakek dan nenek , " ujar Dina .
" Gwen nangis ....nyariin kamu yaaang....nih daribtadi nolak balik nelepon....".
Dina langsung dalam posisi duduk .
Dina bergegas ke kamar mandi , berberes secepatnya .
Aldi tersenyum , Dina seorang ibu yang baik , menyayangi ketiga anaknya .
" Mas....yukkk....," ujar Dina .
" Biasanya Gwen selalu mencari mas , kenapa tumben nyari in aku ya mas ....?"
" Gak tau juga.....namanya mood mood tan yaaang...," ujar Aldi .
Karena jarak mansion dekat , mereka pun sudah sampai di mansion sang kakek.Suasana sangat sepi .Dina bergegas mencari ketiga anaknya di kamar kediaman kakek , tapi mereka tidak ada , Aldi tersenyum penuh misteri .
Dina membuka pintu taman belakang, Dina terkejut, Gwen dengan dres kembangnya , rambutnya di cocang sangat indah .
Dina berjongkok , Dina memeluk sang puteri , tidak berwpa lama , kedua pangeran tampan nya juga memeluknya .Mereka serentak berujar
"Happy birthday mami......," ujar mereka serempak.
Dina sampai melupakan hari ulang tahunnya .Dina menciumi ketiga anaknya .Dan terlihat Aldi memberi sebuah buket bunga juga buat Dina , bunga kesukaan Dina .
Aldi memberikan sebuah rantai dengan desain terindah , berwarna silver .
" Makasih mas....," ujar Dina .
__ADS_1
Aldi mengecup dahi Dina , dan memeluk Dina dengan erat .
"Sehat selalu sayang , temani mas sampai tua ."
Dina pun mengangguk .
Ketiga anaknya menarik tangan Dina , disana sudah berkumpul semua teman - temannya , anak - anak mereka , Dina sangat bahagia . Kakek memeluk Dina , membelikan hadiah sebuah mobil sport terbaru . Sedangkan papa Dina memberikan jam tangan couple suami isteri limited edition .
Teman - teman Dina memeluk Dina dan memberi aneka hadiah .Demikian juga keluarga Aldi , memberikan berbagai hadiah berharga dan tergolong mahal .
" Jangan beli barang mahal , kalian sudah ada bersama ku saat ini , aku sudah sangat bahagia
," ujar Dina terisak .
Dokter Derren memberikan Dina kado indah , Demian mengantarkannya pada Dina .Sebuah anting - anting indah , dan Dina mengucapkan terima kasih pada Demian dan Derren .
Derren sangat terbantu dalam menjaga anaknya , dikala dia seminar , Demian selalu di titip pada Dina , dan anak - anak serta keluarga besar Dina memperlakukan anak nya dengan sangat baik .
Derren selalu merasa , Dina adalah hadiah yang terbaik dalam hidup nya .Walau tidak memilikinya , Derren sudah bahagia , melihat orang yang sangat dicintainya bahagia .
Terlihat Aldi selalu menatap mesra sang isteri .
" Yah jelas bro....yang halal dan jujur saja , aku tak pernah bosan menikahi Dina , malahan aku selalu merasa waktu berdua kami sangat kurang ."
" Sweet banget kamu Al....,"ujar Aisyah .
" Aku kalah sweet ya yaaang ? " tanya Firman .
" Gak mas....semua cara dan porsi orang berbeda - beda dalam mencintai ."
Firman mengusap kerudung Aisyah .
" Mas bahagia Syah...bisa menjadi suamimu , kamu sangat perhatian pada kami , mengorbankan waktu lelahmu buat mas dan kedua anak kita , " ujar Firman .
" Tumben romantis banget suamiku.....," ujar Aisyah bersorak happy .
__ADS_1
Semua tertawa .
Dina make a wish , memotong cake dan ketika mau menyuapi Aldi , Gwen mencolek rok Dina .
Dina menunduk , melihat wajah Gwen memberi isyarat , agar Dkna memberi suapan untuknya .
Semua pun gemes melihat tingkah Gwen.
Dina berjongkok dan menyuapi Grwen , Werren dan Kenzie .
Dina kemudian menyuapi Aldi .
Dina berbisik di gelinga Aldi.
" Maaf mas , cake mu di sabotase Gwen duluan
," ujar Dina cekikan.
Aldi pun tertawa , sambil menggendong Gwen dan menciuminya dengan gemas .
❤❤❤❤❤
Terima kasih sudah support , sudah koment , like karya saya selama ini , makasih banyak .Salam Sehat selalu .
singgah juga di Karya saya lai
__ADS_1