
Tugas kelompok 4
Dina sangat sulit memejamkan matanya.Tidak pernah Aldi se agresif itu . Apakah Aldi bereaksi atas solusi yang aku berikan pada masalah Aisyah? Ahhhhh....Dina berusaha untuk memejamkan matanya . Sebelumnya dia me Wa Dewa .
" Wa...besok kita pakai mobil aja yahhhh survey tugasnya..., " ujar Dina .
" Kenapa gak mau naik motor Din ? kan lebih cepat sampai , praktis dan gak macet ".
" Kalau hujan kita kepayahan Wa...."
( Dina mencari beribu alasan agar gak menyinggung perasaan Dewa ) .
" Hmmm...kalau hujan kan lebih romantis Din...
, " ujar Dewa .
" Romantis gimana ? kalau udah kehujanan ku seringan demam dan flu , hidung mapet ku paling rewel kalau sakit . Jauh dari mama dan papa,gak ahhhh..., " ujar Dina .
" Baiklah Din...besok naik mobil ku aja,ujar Dewa . Bobok yah...besok pasti melelahkan , " ujar Dewa .
" Bye....." .
" Bye Din...have a nice dream ".
Dina hanya me read tanpa membalas.Dina memang selalu seperti itu .Tipe setia pada kekasih . Beruntung banget Aldi yang mendapatkan hatinya . Bahkan Wesliy sampai saat ini memendam perasaannya pada Dina .
Gak ada kesempatan rasanya....baik dari Aldi atau Dina.Tatapan mata Dewa menatap langit langit kamar apartemen nya .
π₯π₯π₯π₯π₯π₯
Pagi pun datang , sisa hujan semalam begitu indah di dedaunan . Dina memandang beberapa tanaman kesukaannya .Tanaman itu mereka beli ketika jalan berdua bareng Aldi . Ada beberapa tanaman daun dan ada juga beberapa tanaman kaptus .
Dina menatap tanamannya.Udara sangat segar pagi ini , setelah hujan deras melanda .
Dina bergegas mandi dan mengenakan pakaiannya .
Bunyi belΒ membawanya membuka pintu apartemennya .
" Masuk mas....," ujar Dina .
" Cakep banget pacar nya mas...mas merindukanmu honeyyyyy ".
" Ku juga...mas juga tugas kelompok sama si ular ? " ujar Dina .
" TERPAKSA.COM ," ujar Aldi .
" SANDIWARA.COM ," ujar Dina .
" Serius yangggg.....gak pernah sandiwara ."
" Dina ada survei di 3 rumah sakit mas . Di daerah kota ."
" Mas juga . Gak akan mungkin cepat selesai . Jangan lupa makan yang....nih mas ada beli roti, sebelum makan buat ganjal perut . Kalau lapar kan kamu otaknya ngadat...," ujar Aldi tersenyum .
" Ejek terusss..., " ujar Dina .
" Mas hapal kebiasanmu yaaang . Bahkan kalelawar dan undewear mu juga mas hapal nomornya berapa " .
" Ihhhhh...apaan sih mas. Kalau hujan biarin aja di balkon. Jangan nerobos masuk,biarin basah di balkon ."
__ADS_1
" Kalau terbang ke tetangga gawat.....," ujar Aldi tertawa ngakak .
" Mas.....," ujar Dina dengan wajahnya memerah .
Aldi menarik Dina duduk di sofa .
Aldi menyuap salad buah ke mulut Dina, kemudian Aldi mengecup bibir Dina .
Dina juga menyuap salad buah untuk Aldi . Kemudian mengecup bibir Aldi . Aldi tersenyum . Senyuman Aldi hanya buat Dina . Kalau Dina gak ada , maka jangan harap Aldi akan tersenyum .
Mereka saling menyuap , sampai salad buah nya habis .
" Mau minum susu yaaang? " tanya Aldi.
" Gak mas...dah kenyang dengan emutan...," ujar Dina memainkan matanya .
" Hehehehehe...apa suka yaaang ? " tanya Aldi .
" Suka....," ujar Dina .
" Hmmmm....sini mas tambahin...ujar Aldi memajukan bibir sexy nya ".
" Ihhhhh mas...bukan itu yang Dina maksud . Tetapi....Dina suka salad buahnya . Gak gitu kerasa keju nya ."
" Kalau ciuman mas suka apa gak? " ujar Aldi .
Dina menutup wajahnya.
Aldi memeluk Dina dengan erat .
" Selalu kabari ya yaaaang , " ujar Aldi .
" Hmmmmm....okey honeyyyy....tenang aja.Mas bawa Alex juga pawang ularnya ."
" Hmmmm...lebih savety ."
" Benar....".
Dewa menunggu Dina di bawah apartemennya . Aldi dan Dina terlihat berjalan bareng . Aldi sangat terlihat menyayangi Dina . Perhatian Aldi sejak SMP gak pernah berubah. Aldi memang bersungguh sungguh mencintai Dina . Itu yang buat Dewa salut .
" Hai Wa....hati hati ya bawa mobilnya , " ujar Aldi .
" Siiipppp....," ujar Dewa .
" Titip cewek gue ya Wa....," ujar Aldi .
" Hm.....," ujar Dewa.
" Dikasi sekalian aja Al...aku dapat jetpot , ujar Dewa ".
"Jangan Wa...gue bisa mati tanpa belahan jiwa gue ."
" Hati - hati ya yaaang....good luck..., " ujar Aldi mengusap wajah Dina sambil mengelus rambut Dina .
" Mas juga awas siluman ularnya ".
" Hmmmm...besok besok ngerjainnya di kampus Din ".
" Kami cabut dulu ya Al....," ujar Dewa .
__ADS_1
" Bye...," ujar Aldi .
Dina dan Dewa melambaikan tangannya .
Mereka pun sampai di sebuah rumah sakit . Dewa menanya ke reseption dan emreka di bawa ke sebuah bagian .
Mereka berdua sibuk mendengar penjelasan beberapa dokter spesialis bedah.
Aldi mengambil bagian fokus reproduksi . Sedangkan Melani mengambil tugas kelompok bagian spesialis anak .
Beberapa kali Dewa menatap wajah Dina.Dina sangat serius dalam mencatat di memo,Dina juga mengetik beberapa catatan di labtopnya sewaktu mereka makan siang di kantin rumah sakit .
Beberapa dokter koas minta kenalan dengan Dina .
Demikian juga dengan dokter senior yang masih free alias belum menikah .
Dina bukan seorang wanita ke Ge eran . Bukan juga seorang wanita yang genit.Dina menempatkan dirinya senetral dan senormal mungkin .
" Wa....selesai dari sini,sisa 1 rumah sakit lagi kan, "ujar Dina .
" Iya....," ujar Dewa .
" Kenapa tertarik sama bagian bedah Din ?padahal dokter bedah cewek jarang lohhhh ujar ," Dewa .
" Aku ingin banyak bantu orang Wa...di mana mana dokter bedah minim , " ujar Dina .
"Kalau kamu mau ambil dokter bedah
kenapa?" tanya Dina .
" Aku pernah kehilangan saudaraku.Karena kecelakaan . Mengalami pendarahan , sedangkan dokter bedah saat itu sedang mengoperasi pasien urgent ."
" Kalau saat itu dokter bedah ada , mungkin nyawa abangku tertolong,ujar Dewa sedih ."
" Gitu selesai kuliah , spesialis , apa kamu balik Indonesia ? "
" Saudara papaku punya rumah sakit di Australia . Jadi dia menawariku menimbah ilmu di rumah sakitnya . Baru aku kembali ke Indonesia ".
" Kalau kamu Din ?" tanya Dewa .
" Hmmm....aku kalau ada yang nawari , akan tugas disini dulu . Mereka jago dalam hal dunia medis.Menimba ilmu,baru balik indonesia , ujar Dina . Tapi gak tau deh...
Apa aku betah dan menikah disini , juga gak tau...., " ujar Dina tertawa .
" Udah niat nikah nihhhh..., " ujar Dewa .
" Masih jauh la Wa.....tapi semua kan pasti melalui tahap itu , "ujar Dina .
Penampilan Dina menuju pengerjaan tugas .
π©ππ©ππ©ππ©ππ©ππ©ππ©ππ©ππ©
like dunkkkk
happy reading
salam sehat
vote dan komentπππππ
__ADS_1