
Aldi menjemput Dina di kediaman Aisyah .Terlihat kehamilan Aisyah sudah tinggal 1 bulanan lagi .
Aldi tau , Dina pasti juga merindukan sebuah kehamilan , dan akhir - akhir ini Dina tidak terbebani lagi , lebih rileks dan tidak mau banyak pikiran .
" Yaaaang....boleh makan pizza....?tanya Dina ".
" Boleh...yukkkkk..... Aldi mengendarai mobil dan memarkir di sebuah restoran Italy ."
Dina sangat lahap memakan pizza , Aldi tersenyum .
" Yaaaang...boleb minum soda ?"
" Gakk....yaaaaang...jangan yah...".
" Steguk ?"
" Baiklah....," ujar Aldi .
Dina meminum seteguk dan Aldi mengusap sisa soda di samping bibir Dina .
Dina dengan mata puppy eyes nya sangat menggemaskan .
Aldi susah bisa membagi waktu nya bekerja dan juga membagi waktunya buat Dina , Dina juga lebih mengerti profesi Aldi .
Malam itu mereka pulang , Dina tertidur di dalam mobil .
Aldi menggendong Dina ala bridal style , biaaa nya ala menggendong sekarung beras atau gendong belakang .
Musim semi tahun ini begitu indah .
Pagi itu , Dina mengajak Aldi ke sebuah taman yang banyak terdapat daun maple .
Dina mengambilnya dan memasukkan nya ke dalam paper bag nya , memilih daun yang menurut Aldi semua sama saja , kalau menurut Dina , dia suka keunikan beberapa warna , Dina suka membuat pembatas buku dengan daun maple .
Sepulang dari taman , Dina dan Aldi sibuk memasak pie buah , Dina dan Aldi saling mencoel tepung ke wajah .Terlihat wajah mereka sangat lucu , Mereka berfoto bersama .
Aldi memeluk Dina , dan mengecup leher putih Dina , Aldi melakukan ciuman panjang , sampai mereka terengah - engah .
" Mas nakalll.....," ujar Dina .
" Pie nya mau di kasi 5 super hero ? tanya Aldi ".
" Hm....mereka penggemar pie buah nya Dina mas.....".
" Aunty yang baikkkkk".
__ADS_1
" Tentu saja mas....., isterinya Aldi Wijaya , hahahahaha...".
" Buat mama,papa , kakek dan nenek juga kan yaaang ....".
" Dina membuat ogura mas , mereka kurang suka pie buah , tuh oguranya lagi di oven , bentar lagi masak...." ujar Dina .
" Mas mau yaaaang ogura nya....".
" Iya mas...tenang aja , Dina masak banyak ".
" Selesai ini kita ngepak koper , kan mau minggal 1 mingguan ."
Mereka pun memilih pakaian yang sesuai dengan iklim di Bali , tidak membawa pakaian terlalu banyak .Dina membawa dres buat acara pemberkatan dan resepsi Wesliy , juga membawa stelan jas pilihan Aldi .
Dina sangat bahagia .
Dina memakan beberapa ogura , bareng dengan Aldi di balkon kamar .
Aldi meminum jus jeruknya , Dina meminum jus strawbery nya .
Dina merasa ngantuk , tertidur di bahu Aldi .
Aldi tersenyum membiarkan begitu saja .Mungkin Dina lelah setelah memasak aneka pie buah dan bolu ogura .
Aldi sangat bersyukur memiliki Dina di sisi nya .Aldi memasang Alarm pukul 2.30 sore karena penerbangan mereka pukul 4.30 .
Aldi bangun duluan , setelah mendengar suara alaram nya .
Aldi bersiap - siap dan membangunkan Dina . Dina memakai hoodie nya , mereka singgah mengantarkan pie buah ke kediaman keluarga Aldi sambil berpamitan , mereka juga mengantarkan ogura ke kediaman keluarga Dina .
Mama bilang , Dina agak berbeda , agak kurusan .
Dina bilang , mungkin karena kecapekan saja .Dina sama Aldi rutin men cek kesehatan, ujar mereka .
Bian super heboh menikmatk ogura , anak Clausia juga sangat suka pie buah buatan Dina.
Mereka pun berpamitan , dan saat ink sudah berada di penerbangan menuju Singapura . Aisyah tidak datang karena sudah hamil besar , mereka bergabung dengan Melani ,Jack , dan anak mereka . Aldi mengajak mereka menaiki private jet miliknya .
Sepanjang perjalanan , Aldi melantunkan lagu buat Dina .
" Lagu Andra day , Rise up ".
Dina tersenyum mendengar suara merdu Aldi .
" Bucin banget si kamu Al...," ujar Melani .
__ADS_1
" Wajib donggg...ujar Aldi menjawab dengan super coll ".
Dina tersenyum menutup wajahnya , pipi Dina bersemu merah dan Aldi tersenyum melihat rona merah wajah sang isteri .
Mereka sampai malam di sebuah hotel .Hotel milik keluarga Wesliy , dan disini juga besok pemberkatan dan acara resepsi di lakukan .
Malam itu Dina berbaring di ranjang , malas untuk keluar .
Wesliy dan Aldi bertemu di resto hotel tersebut , Aldi dan Wesliy duduk dekat swiming pool.
" Hmmm....gak brewok lagi , gak gondong juga , udah kece badai dan terurus , dah cetar cetir ....".
" Calon pengantin kok lemas gitu sihhhh...".
" Jujur saya Al....aku mencintai Dina , sejak semasa SMP , tapi aku menghargai pertemanan kita , aku pasrah Dina memilihmu ketika kuliah , dan aku tau Rina memang mencintaimu .Ketika kalian pisah , aku mendekati Dina , tapi pakdos kalian lebih dulu mengikatnya .Kamu tau apa pembicaraan kami saat itu dengan pakdos Derren ?".
" Pakdos Derren tau , Dina sangat mencintaimu , dan pakdos Derren susah bahagia , bisa melalui hari -hari bersama Dina . Apapun hasil akhirnya , dokter Derren bilang dia bahagia , bisa melalui tahun - tahun bermakna dalam hidupnya .Tidak seperti yang ku alami , cinta dalam diam dan sepihak ."
" Pernah aku menemui Dina beberapa kali , dia memang sungguh membuat banyak jiwa mendamba , aku tak pernah melihat kekurangan pada dirinya , walau di vonis sekalipun , aku bisa menerimanya , tetapi kesempatan buatku tidak ada Al....".
" Saat nya aku berhenti , menerima takdir ini ".
Aldi hanya diam . Ini kesekian kalinya dia mendengar beberapa pria berterus terang tentang perasaannya pada diri nya .
Ada rasa cemburu dan akut kehingan , dan ada rasa bahagia karena dia memiliki Dina dan hidup dalam satu ikatan suci .
" Kamu memaksa dirimu menerima perjodohan ini ? kenapa tidak berusaha mencari sosok yang bisa membuatmu mencinta lagi ."
" Aku sudah jalan dengan berbagai wanita , lebih cantik dari Dina , tapi sosok Dina yang selalu ada , aku lelah Al....tugasku hanya memberi kedua orangtuaku keturunan , entah apa yang akan ada di depan , entahlah Al...aku menyerah ketika pernikahan mendadak kalian , aku turut bahagia kalian bersatu , walau aku harus terluka , berani mencinta , berani menahan sakit ketika gagal ."
" Kamu harus bahagiakan Dina , ada atau tanpa ada penerus , kamu harus menggenggamnya erat , kamu tau Al...dokter Derren juga masih mencinta Dina hingga saat ini , tapi karena cinta nya terlalu besar , dia mengorbankan dirinya , melihat orang yang dia sayangi dan cintai bahagia .Kamu harus setia , harus bisa membahagiakan Dina dan menerima keadaan Dina ".
" Tentu Wes...tentu....aku sangat bersyukur pelangi hidupku telah datang , bersyukur karena bisa melewati hari - hari lebih bermakna . Aku berusaha mewujudkan mimpi indah Dina , berharap Tuhan turut campur tangan ."
Aldi meminum coffe nya , menatap sedih pada sahabatnya Wesliy .
🌲🌲🌲🌲🌲🌲🌲🌲🌲🌲🌲🌲🌲🌲🌲🌲
Jangan lupa Like
Vote
Koment
Happy reading ...guysss...salam sehat selalu.
__ADS_1