Perjuangan Seorang Dokter

Perjuangan Seorang Dokter
Villa Indah


__ADS_3

Dina masih tertidur , seminar di adakan jam 11 , Dina sangat ngantuk .


Sebuah tangan memeluk tubuh Dina .


Derren merekam semua kejadian disana dengan camera tersembunyi nya , dan mengirimkan ke Aldi rekaman tersebut .


Aldi pengen marah , akhirnya tertawa dengan kelucuan sang isteri .Inilah Dina yang dia sukai , sosok yang humble , lucu , dan bisa membuat suasana jadi hidup .


Aldi berkerut ketika meraba di sekitar perut Dina .


Aldi mengambil stetoskopnya , namun Dina sudah berbalik menutup perutnya .


Aldi kembali memeluk Dina . Meraba perut dan bagian dad* .


Aldi jadi terdiam .


Aldi kembali hanya memeluk Dina .


Ketika sudah pukul sepuluh , Aldi membangunkan Dina . Namun Dina tetap tertidur .


Aldi ******* bibir Dina , Dina pun melotot . Ketika Dina mau bicara , Aldi langsung ******* Dina kembali .


Aldi melepas ciuman panjangnya , ketika Dina sudah kehabisan nafas .


" Mas....kenapa bisa disini ? , " ujar Dina .


" Isteri mas jadi nakal , mas hak tenang , jadi harus mas awasi 24 jam , " ujar Aldi .


" Ihhh...mas pasti dengar curhatan pakdos galak.....,".


" Hmmm....".


" Dina mandi dulu ya mas..., " ujar Dina.


" Din...apa inseminasi terakhir , kamu udah nge cek pakai test pack ?"


" Udah ahhh mas..., jangan bahas lagi , please ...Dina pun melangkah ke kamar mandi ."


Tidak lama kemudian Aldi dengan rasa penasarannya kembali mengetuk pintu kamar mandi .


"Kenapa lagi sih mas...," ujar Dina dengan wajah mengkerut .


" Ini test pack yanggg.... coba test ".


" Mas....please dehhhh ....mas buat bad mood ".


Dina menutup pintu kamar mandi sangat kuat .


Air mata Dina pun menetes , Dina benci melihat test pack . Dina mandi , dan memakai pakaian nya .

__ADS_1


" Dinnnn...," ujar Aldi .


Dina diam , mengambil tas nya .


" Mas harus tau , Dina benci liat test pack , mas bisa ngerti gak....Dina tau....Dina tau ...lepaskan lah mas.....pernikahan mendadak kita sebuah kesalahan , kecerobohan , mas bebas ...Dina sudah siap . Cepat atau lambat ini yang mas inginkan , Dina juga gak akan menahan mas dengan ke egoisan Dina . Urus saja semua , Dina akan tanda tangan ."


" Din...jangan ngomong seperti itu , pernikahan bukan hal yang main - main ."


Dina mengambil ranselnya , dan turun ke lantai bawah .Teringat mobil disita Derren dan sepeda motor juga , Dina memesan taxi online .


" Din...kamu salah paham sama mas.....mas antar yahhhh...," ujar Aldi .


Sebuah mobil sudah berada di depan Villa Dina , Dina pun masuk tanpa melihat ke arah Aldi.


Aldi sangat tau , Dina sangat sensitif soal seperti ini .Hampir 2 tahun , Dina bolak balik menggunakan test pack , menangis dan kecewa , Aldi tetap memeluk Dina . Mungkin puncak kemarahan Dina ada saat ini .Dan rasa frustasinya dia imbaskan pada suaminya , Dina sangat menyesal keadaannya seperti ini , entah kenapa emosjnya naik dan turun.


" Dina kenapa nak....?" tanya mama Aldi .


" Aldi suruh Dina cek ma.... cek pakai test pack , Dina sangat sensitif ma....Aldi mengusap wajahnya ."


" Kenapa kamu suruh Dina cek ? "


Aldi mengusap kegalauan dalam dirinya .Dia tidak mau mengatakan apa - apa yang belum pasti nantinya.


Seminar pun siap di pukul 4 sore , Dina kembali duduk di sebuah cafe , bersama ke lima dokter .


" Yukkk...ku bawa make over...," ujar Dina .


" Jangan ahhh Din...aku malu....ujar dokter cupu ".


Dina pun membawa dokter cupu ke salah satu salon terkenal , Dina tau dari rekomen Bian .


Setelah 3 jam , hasilnya mencengangkan , si dokter cupu sudah berubah , lumayan cantik , lebih modern .


Dina sampai menjerit melihat perubahan dokter cupu sahabatnya .


" Kamu panggil aku cupu , cupu apaan Din...ujar nya ".


" Baiklah...kamu akan aku panggil sesuai namamu , Celine ".


Dina berfoto berdua bersama Celine.


Dina memberi no Wa dan hanphone milik Celine kepada Bian .


" Ini teman Dina mas , cupu , menyenangkan , sesuai dengan tipe yang mas ingini .Selamat berkenalan ...".


Bian terkejut melihat sosok Celine .Sosok dokter yang menolongnya , ketika mengalami kecelakaan motor di Philipina .


" Din...kamu kenal sama dia dimana? Itu dokter yang mas cari , dia Din...yang menolong mas sewaktu kecelakaan di Philipina , Bian mengirim pesan suara dari Wa ke Dina.

__ADS_1


" Hmmm.....berangkat sekarang mas...tuh bapaknya galak lo , maklum anak orang tajir , mas harus usaha .Cepat terbang , sisa 2 hari nih di sini , " ujar Dina membalas pesan suara dari Bian.


" Baik.....ujar Bian membalas Wa dari Dina ."


" Kamu kenal dengan wajah ini cupu....," ujar Dina.


" Jangan panggil cupu lagi dong Dinnnnn....".


" Pengen....bolehlah ya ...".


" Yah udah senyaman mu aja deh....".


Dina menunjukkan beberapa foto Bian .


" Kayaknya pernah liat , tapi lupa...," ujar Celine .


" Yuk pulang....jangan sampai di rajia satpol PP , ujar Dina."


" Baiklah....".


" Ehhh..tunggu dulu...temani makan bakso yukkkk".


" Kamu gak boleh makan sembarangan....".


" Lagi pengen bangettttt...."


" Baiklah....mereka pun makan bakso di pinggir jalan . Dina sampai makan 2 mangkok ."


" Duh kenyangnya....," ujar Dina .


" Kamu makan mirip kuli , " ujar Celine .


" Dah jagoooo yaaahhhh dengan bahasa gaul...., " ujar Dina.


" Keseringan ketemuan di berbagai seminar , mana kita sering berdua lagi satu kamar ,hehehehe...aku belajar dari kamu ".


" Hmmmm.....kamu gak balik ke Philipin ?"


" Gak....lebih nyaman jauh dari home , maklum semua tampang galak , punya papy dan mamy super galak ".


Dina dan Celine pun tertawa .


Dina benar - benar marah , Dina membalas Wa Aldi seperlunya , menjawab telepon, Aldi banyakan diam .


👋👋👋👋👋👋👋👋👋👋👋👋👋👋👋


Jangan lupa like


Vote

__ADS_1


Koment


__ADS_2