Perjuangan Seorang Dokter

Perjuangan Seorang Dokter
Khawatir


__ADS_3

Kini , usia kehamilan Dina menginjak 8 bulan 2 minggu , Dina semakin manja pada Aldi , Aldi sering membawa Dina ke rumah sakit , Dina terkadang menghabiskan waktunya bersama Derren , Jonathan atau bersama para perawat .Bayi dalam perut Dina , berjenis kelamin laki - laki, ada 2 baby laki - laki , sedangkan yang satu lagi belum di ketahui jenis kelaminnya .


Seperti hari ini , Dina minta ikut bersama Aldi , Aldi tersenyum melihat tingkah lucu sang isteri , Dina selalu membawa baju gantinya , karena di kehamilan sekarang , Dina lebih gampang berkeringat .Terkadang Dina bermain musik menghibur para pasien lansia , Dina selalu mereka nantikan .Para pengagumnya kembali mengirimkan aneka buket bunga , cokelat dan aneka makanan , seperti di Rusia , sosok Dina juga di puja di rumah sakit di Jerman, dojter Derren dan dokter jo , tertawa melihat Dina .


Siang ini , Dina merasa badannya tidak terlalu nyaman .Keringatnya bercucuran , tidak seperti biasanya .


Dina memandang Aldi yang sedang memeriksa pasiennya , selesai sudah jadwal Aldi memeriksa pasiennya . Aldi tersenyum memandang Dina .


Dina berjalan menuju Aldi .


" Mas....Dina merasa ada sesuatu yang tidak nyaman dengan perut Dina , Dina merasa kan sesuatu , mas cek kandungan Dina .Felling


Dina gak nyaman dan keringat Dina sangat banyak , " ujar Dina .


Aldi menuntun Dina dan berbaring di ruang pemeriksaan . Aldi dan perawatnya sibuk mencek kondisi kehamilan Dina .Kening Aldi berkerut , Adlj kembali mendetail memeriksa kehamilan Dina .Aldi men cek suhu tubuh Dina .Dina saat ini demam , dan suhu Dina semakin naik .Biaaanya infeksi menyebab kan hal ini terjadi , Aldi gusar , little baby pergerakannya sangat lambat ,padahal Aldi mengecek semuanya semalam dalam kondisi baik .


Aldi memutuskan menyuntikkan penurun panas yang sesuai buat pasien sedang mengandung .


" Mas kenapa ....?" tanya Dina cemas .


" Ada infeksi , makanya kamu demam yaaang....little baby pergerakannya sangat lambat .Mas memutuskan kita cesar sesegera mjngkin, setelah demam mu turun ," ujar Aldi .

__ADS_1


" Jangan takut , kita doa ya yang...mas akan mengabari keluarga besar kita dan juga kumpulkan tim buat proses cesar ."


Dina mengangguk .


Aldi sudah mendata karyawannya yang berholongan darah O , yang hidup mereka bersih dari dunia malam , narkoba dan lainnya .Aldi menelepon mereka , mereka akan menjalani donor darah , Aldi menyiapkan beberapa kantong darah buat persiapan .


Aldi sudah menelepon keluarga Dina dan juga keluarga nya .Semua pada panik , Aldi menceritakan tindakan medis yang dia ambil , agar resiko buat Dina dan bayi mereka bisa dihindari.


Aldi mengganti pakaian Dina , mengecup sang isteri , ada guratan kekawatiran dari sorot mata Dina .


Terlihat Bian berlari dan terburu - buru menghampiri Dina .


" Kamu pasti bisa Din...doa mas buat kalian ....tetap positif thinking , jangan cemas ....suamimu sangat menyayangi kalian , apapun yang terjadi , itu yang terbaik ."


" Please yaaang.....suhu tubuhmu normal ....," ujar Aldi .


" Please Tuhann......turunkan demam isteriku , bantu kami saat ini , semua kau janjikan indah kan Tuhan....kami mempercayai janjimu...."


Mama Dina dan mama Aldi sudah berada di samping Dina . Dina memeluk sang mama , air mata Dina mengalir .


" Jangan nangis nak.....semua dijalani , pait , manisnya kehidupan ....".

__ADS_1


Dina mengangguk .


Aldi membelai rambut Dina .Mengecup dahi Dina .


Suhu Dina tidak sepanas tadi . Aldi tetap melantunkan doanya buat isterinya .Aldi mencek suhu tubuh Dina , sudah normal , Aldi tersenyum dan lega . Aldi dan tim nya sudah bersiap - siap di kamar operasi Dina di peluk sang mertua , papa Dina turut menciumi anaknya .Terlihat papa Dina sangat cemas , Bian sudah melarang papa Dina datang , tetapi papa Dina mengatakan , dia akan menguatkan puterinya .


Terlihat kakek dan nenek Dina berjalan tergesa - gesa .Mereka menggenggam tangan Dina .Dina mengangguk dan hanya berpasrah .


Semua tim medis berdoa , Aldi mencium dan membisikkan ke telinga Dina.


" Mas sangat menyayangimu sayaaang.....mas akan melakukan yang terbaik , dan doakan mas ya....sehat selalu isteri dan anak - anak mas .....".


Dina mengangguk .


🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰


Jangan Lupa


Like


Vote

__ADS_1


Koment


__ADS_2