
Kehamilan Dina yang masih 8minggu , tidak mau Dina beritahukan ke publik , hanya yang tau teman - teman dekatnya , keluarganya , dan pekerja Aldi yang memang sudah dekat dengan mereka .
Dina merasa pamali , gak mau expose kehamilannya ke khalayak ramai.
Terlihat sosok sang mertua memasuki ruangan Dina .
" Mama , duduk ma....".
" Ini mama bawa makan siang kalian nak , mama sudah memanggil Aldi ."
" Wajah mama kenapa kesal ?"
" Ada orang yang mengira mama anak kemarin sore , kamu jangan polos banget nak...pengalaman akan kamu dapatkan , bahwa tidak boleh lemah jadi wanita ."
Dina bengong mendengar perkataan mertuanya .
" Kamu kenal Sarah ? teman nya Aldi ? ".
" Kenal ma..., kenapa ya Ma....?"
" Mama terus terang aja padamu nak , kamu harus tegas pada Aldi .Wanita itu menyukai suamimu , mama melihat dengan mata kepala mama sendiri ."
" Dina gak akan melabrak wanita itu ma...gak akan melakukan apa - apa , bukan Dina gak cemburu , hati wanita mana yang gak cemburu , bukan gak mempercayai suami , tetapi sekuat apapun kita berjuang , jika memang mereka menghendaki , Dina bisa apa ma...."
" Dina gak mau ngemis - ngemis , nangis , gak ma....kejadian di kampus sudah cukup buat Dina ."
" Jadi kamu menghadapi wanita ular keket dan pria brewok itu , gimana nak ...?"
" Mama tau...istilah ular keket ? hahahahahaha , Dina tertawa ."
" Ma...Dina makan dulu ya...nih 3 baby dah minta maem ."
" Sebenarnya Dina menutupi rasa perih di hatinya , secuek apapun hati seorang wanita , dengan perkataan mertuanya sendiri , Dina merasa penilaiannya dan penilaian sang mertua sama ."
Dina perlahan memakan masakan dari sang mertua , mimik wajah Dina , di perhatikan ketat oleh sang mertua .
" Kamu sedih..., jangan bohong".
" Hmmm....maaf ...mama terlalu lihai...sama dengan mama Dina ."
" Kamu pikir bisa bohongi mama ?"
" Pengennya gitu , hehehe...buat apa buat mama kepikiran juga ."
" Kamu aktris yang sangat buruk ".
__ADS_1
" Makanya ma...gak bisa jadi artis ma.....".
" Jangan sedih...kita akan menumpas ular keket itu...."
" Kalau brewok gak peka sama aja ma....buang tenaga , sia - sia ."
" Kamu ngambek aja nak..., ".
" Kok mama ngajarin Dina ngambek sihhhh....".
" Biar si brewok pusing tujuh keliling ".
" Kalau dianya gak pusing , kita dua yang pusing ...".
" Ilmu kita harus lebih tinggi dari ilmu ular keket nak....".
" Mereka satu kampus ma....".
" Apaaaa.....?"
" Pantasan semakin berani dianya , " ujar mama geram .
" Aldi itu paling gak bisa tanpa kamu , ancam aja dia nya , kalau dekat dengan ular keket , kamu juga bebas dekat sama siapa aja ."
" Apa mama percaya sama Dina ? Dina pun mikir gitu ."
" Percayala , dokter sebaik pakdos Derren kamu tolak , hanya karena brewok , kalau gak cinta apalagi ."
" Kita cari cara ya ma...kalau mata - mata Dina laporin mas Derren masih dekat dengan si ular keket , liat aja. Dokter Sean prayoga ,Dewa dan Derren pasti bantu Dina , tapi Dina percaya sama mas Aldi , mas Aldi bukan tipe yang gampang berubah perasaannya , mas Aldi kalau mau sama si ular keket , sewaktu kuliah mereka pasti udah nikahan ma , apalagi dengan kondisi Dina tunangan dengan dokter Derren."
" Iya sihhh....tapi mama kawatir tuh wanita ".
" Sudahla ma....jangan mikir macam - macam .Masakan mama bawa enak , tapi Eina sudah kenyang ma....".
" Jangan dipaksa nak , kalau lapar baru makan lagi ."
Tidak lama kemudian Aldi memasuki ruangan Dina .Memeluk dan mengecup kening Dina .
" Makanlah mas...mama ada bawa makanan ."
" Apa kamu sudah makan dengan si ular keket ?"
" Belum makan ma...mama jangan ngomong gitu, gak enak di dengar orang ".
" Kamu belain ular keket itu ya....".
__ADS_1
Mama Aldi tambah kesal .
Dina pun perasaannya campur aduk , ada kesedihan juga disana .
" Kalau udah makan , gak usah di paksain mas .Dina juga sudah selesai makan ."
" Mama pamit ya nak...".
" Yuk ma...Dina antarin mama , mau cari udara segar ma....sumpek di ruangan saja ."
" Mas datang , kenapa mama dan Dina pergi sihhhh....Aldi belum makan lo ma....,tadi baru tugas , Aldi mandi , buar gak banyak kuman ,makabya lama dayang ke ruangan Dina .Biar bersih , selalu gitu Aldi ma....".
" Mas mau cerita , Aisyah lagi di atas , sepertinya sudah waktunya melahirkan."
" Hahhh...Dina mau liat deh ....bye mas."
" Dina antar mama dulu ya...".
" Iya nak , jalan hati - hati , jangan lelah ."
" Iya ma...."
Sehabis mengantar mama , Dina menuju ruang bersalin, Dina terkejut melihat jeritan Aisyah , Aisyah begitu kesakita .
" Din.....sakit banget....," ujar Aisya .
" Ternyata benar juga , kata emak - emak yang mau melahirkan .Sakitnya ampun - ampun .Padahal anak kamu 1 aja , sakitnya sampai segininya . Ku jadi takut....," ujar Dina .
" Jangan takut , udah liat wajah baby , akan sangat bahagia , gak akan merasa sakit lagi , sisanya bahagia.."
Dina pun duduk di kursi , mendoakan keselamatan Aisya.
🍭🍭🍭🍭🍭🍭🍭🍭🍭🍭🍭🍭🍭🍭🍭🍭🍭
Jangan lupa like
Vote
Koment
NB: Brewok itu panggilan buat Aldi
Ular keket itu panggilan buat Sarah
Sang pengamen istilah buat Dimas
__ADS_1