
EPISODE SEBELUMNYA
"TOLONG ADA KAKTUS HIDUP MENGEJAR KAMI!" Manda berteriak seraya berlari tunggang langgang.
"Berhenti kalian pencuri buah orang! Kemari kalian, akan kuberi pelajaran!"
"Dasar makhluk besar nakal! Kemari kalian!"
"Baru saja tenaga terisi tak seberapa, eh kita malah bakar kalori lagi," ucap Fikram sedang berlari sama halnya dengan Manda dan lainnya.
"Pulang-pulang ke rumah berat badan langsung turun banyak ini mah," simpul Dina.
"Ho'oh," setuju Fikram.
"Manda ini semua gara-gara elu!" teriak Gamma.
"Kenapa aku?" Manda merasa dia tidak merasa bersalah.
"Ya, kalau kamu ngga petik buah terakhir tadi kita ngga lari maraton lagi kek gini," kata Gamma.
"Ya mana aku tahu kaktus itu ternyata hidup."
"Sudah-sudah tidak perlu saling menyalahkan fokus saja berlari!!" ucap Nadia.
"Huwaaaa!"
"Kemari kalian para pencuri tengil!" marah salah satu kaktus.
Aksi kejar-kejaran kembali terjadi, berputar-butar, berlari sekencang mungkin untuk menghindari para kaktus hidup yang murka.
"Aku merasa seperti buronan! Mau sampai kapan kuta seperti ini!" Dina frustasi.
"Berdoa saja," saran Ibu Albert.
"Siapun berikan kami solusi! Tolonglah kami, Semesta!" Manda benar-benar berdoa, seraya berlari pastinya.
Tiba-tiba ....
I got this feeling
"Suara itu ...." Manda merasa mendengar suatu nada yang familiar di telinganya.
Inside my bones
"Aku mendengar suatu nada," ujar Nadia.
"Ya, aku juga. Hemm, nada ini sepertinya...." Fikram merasa familiar dengan nada yang ia dengar.
It goes electric, wavey when I turn it on
All through my city, all through my home
We're flying up, no ceiling, when we in our zone
I got that sunshine in my pocket
"Tidak salah lagi," Manda sekarang yakin.
Got that good song in my feet
I feel that hot blood in my body when it drops
I can't take my eyes up off it, moving so phenomenally
You gone like the way we rock it, so don't stop
Under the lights when everything goes
Nowhere to hide when I'm getting you close
When we move, well, you already know
__ADS_1
So just imagine, just imagine, just imagine
Nothing I can see but you when you dance0, dance, dance
"Sudah kuduga," Manda memejamkan matanya tak kala tebakannya benar, tanpa sadar larinya pun melambat dan berhenti saat itu juga.
Feeling good, good, creeping up on you
So just dance, dance, dance, come on
All those things I should do to you
But you dance, dance, dance
And ain't nobody leaving soon, so keep dancing
I can't stop the feeling
"Lagu favorit Manda!" seru keempat sahabat itu berbarengan, baru menyadari itu lagu kesukaan Manda.
So just dance, dance, dance
I can't stop the feeling
So just dance, dance, dance, come on
Ya benar, lagu berjudul I Cant Stop The Feeling yang dinyanyikan oleh Justin Timberlake ini adalah salah satu lagu favorit gadis dengan julukan 'Ratu Menari', Manda.
"Darimana datangnya lagu ini? Bagaimana bisa sampai ke sini?" bingung Fikram.
"Ini lagu dunia kalian?" tanya Gamma yang diangguki keempat sahabat itu.
"Timing munculnya ngga tepat," ucap Dina mulai cemas.
"GAWAT!" ucap mereka berbarengan.
Sementara Gamma bingung, "Gawat? Kenapa?"
"Manda!" Mereka mengehentikan laju lari mereka dan berbalik untuk melihat Manda.
Ooh, it's something magical
It's in the air, it's in my blood, it's rushing on
I don't need no reason, don't need control
I fly so high, no ceiling, when I'm in my zone/
Benar saja, Manda sedang asyik menari dengan gayanya sendiri.
Cause I got that sunshine in my pocket
Got that good song in my feet
Gamma menatap datar tidak percaya apa yang dia lihat di depannya, "Dia menari?".
"Hentikan dia sekarang juga!" titah Nadia.
"Gawat para kaktus itu semakin mendekat!" cemas Fikram melihat para gerombolan kaktus marah itu mendekat ke arah Manda.
"MANDA!" pekik Dina mencoba menyadarkannya.
"Kau tahu itu percuma kan?" ujar Rio.
"Oh benar juga," ucap Dina.
"Kita harus mendekatinya," kata Nadia.
"Tapi mereka semakin dekat, Di" Gamma takut.
"Tidak ada pilihan lain," jawab Nadia serius.
__ADS_1
"Benar, ayo sadarkan Ratu Menari ini!" tekad Fikram.
I feel that hot blood in my body when it drops
I can't take my eyes up off it, moving so phenomenally
You gon' like the way we rock it, so don't stop
Under the lights when everything goes
Nowhere to hide when I'm getting you close
When we move, well, you already know
Para kaktus itu semakin mendekat membuat keempat sahabat itu panik, sehingga mempercepat laju lari mereka. Sementara Manda, dengan santai dan asiknya, dia berjoget dengan sesekali bibir bergerak menirukan lirik lagu.
So just imagine, just imagine, just imagine
Nothing I can see but you when you dance, dance, dance
Feeling good, good, creeping up on you
So just dance, dance, dance, come on
All those things I should do to you
But you dance, dance, dance
And ain't nobody leaving soon, so keep dancing
I can't stop the feeling
So just dance, dance, dance
I can't stop the feeling
So just dance, dance, dance
I can't stop the feeling
Terlambat!
Terlambat sudah mereka menyadarkan Manda ini. Segerombol tanaman yang murka ternyata lebih dahulu sampai ke tempat Manda berdiri.
"Manda, awas!" teriak mereka memeringati.
Tentu saja, teriakan mereka tidak diindahkan oleh Manda, mungkin sampai ke telinganya saja tidak.
"Ayo serang mahluk itu!"
"Ayo!"
Semakin dekat dan semakin dekat.
"MANDA!"
----------------
"Serius kita ikut menari juga," kata Dina datar, ia tidak suka situasi ini.
"Terima saja," jawab Nadia yang juga sedang memaksakan tubuhnya untuk ikut menari.
Mereka—para kaktus termasuk Manda—menari mengikuti alunan lagu yang energik ini. Entah memang suka menari atau apa, tapi saat melihat Manda menari para kaktus ini ikutan menari bersamanya. Sebagian dari mereka berkumpul memisahkan diri dari kelompok lalu ikut menari, sedangkan sebagian yang lain tetap pada misi, mengejar para makhluk hidup yang mereka anggap sebagai pencuri. Maka demi keamanan bersama, Nadia berserta sisanya ikut menari dan jadilah situasi ini.
I can't stop the feeling
So just dance, dance, dance
"Let's go party!"
Semua atensi tertuju pada satu kaktus yang sudah berdiri di belakang sebuah alat, terlihat seperti seperangkat alat DJ utuh nan lengkap. Seperangkat alat DJ? Hemm entahlah, Author pun tidak tahu dari mana datangnya.
__ADS_1
Bersambung ....