produk gagal

produk gagal
Pvalka, Iblis Penghancur


__ADS_3

Lebih dari 1000 tahun yang lalu, dunia memiliki kisah lama yang menakjubkan. Seluruh penduduk di dunia, dibekali dengan kekuatan yang terlahir dari diri masing-masing. Mereka kuat dan membentuk sebuah kelompok-kelompok.


Sebelum terbagi dalam beberapa klan seperti sekarang, manusia terbagi lebih dulu dibagi atas wilayah masing-masing. Ada enam titik wilayah yang dikenal dalam sejarah. Kalau sekarang, sebutan wilayah lebih dikenal dengan sebutan, Negara.


Wilayah pertama dan yang paling terkenal adalah Magia. Letaknya, berada di tengah-tengah dunia. Di sebelah kanan Magia, ada Stella. Kemudian di bawahnya, Anima.


Kemudian, jauh agak ke barat, Thenvia. Sebelah utara Magia,  Pvalka. Terakhir, jauh agak ke selatan Magia, Aeria.


Magia adalah wilayah modern. Di sana, terkenal akan sekolah-sekolah sihir dan lainnya. Peradaban mereka cukup maju, karena disinggahi oleh beberapa cendekiawan yang suka meneliti hal yang baru.


Sementara Stella, kampung halaman bagi para penyihir handal. Seperti yang bisa di bayangkan, di sana sebuah kendi berukuran besar, sapu terbang hingga buku kuno telah menjadi ciri khas dari wilayah tersebut.


Berpindah ke Anima. Misalnya, Raven. Dia adalah salah satu Klan yang berasal dari Anima. Dulunya, mereka hanya bisa berubah menjadi satu bentuk binatang saja. Khususnya, binatang buas. Namun, wilayah ini akan terus menemukan perombakan generasi, akibat dari perkawinan ssilang


Sebab awalnya, mereka memiliki sebuah aturan untuk tidak menikah dengan seseorang yang selain, dari wilayah mereka sendiri. Karena dihuni oleh para manusia yang dapat bertransformasi menjadi binatang, mereka juga agak keras kepala. Mereka pun, pernah dijuluki sebagai para manusia yang bodoh. Yah, sebelum akhirnya berubah.


Tiga wilayah selanjutnya, Aeria, Pvalka dan Thenvia, awalnya adalah wilayah hilang. Sebab, para penduduk mereka memilih untuk mengisolasi diri. Tidak heran, karena ketiga wilayah tersebut memiliki lahan yang sangat baik kalau hanya untuk bertahan hidup.


Namun seiring waktu, ketiga wilayah tersebut mulai membuka diri dengan perubahan. Aeria adalah wilayah dengan banyak sekali seniman. Bahkan sebuah batu biasa, dapat mereka ubah menjadi sebuah permata. Dari sini, 7 permata lahir.

__ADS_1


Fakta yang mencengangkannya, 7 permata dibentuk bukan untuk menyegel kekuatan para iblis. Namun, hanya menjadi ikon dari wilayah Aeria itu sendiri.


Lalu, Thenvia. Wilayah itu banyak dihuni oleh penduduk yang diwarisi dengan kekuatan luar biasa. Kalau Stella hanya bisa menyihir, Anima yang bertransformasi, Thenvia berbeda. Mereka tak hanya bisa sihir, namun juga memiliki kekuatan yang berasal dari alam.


Thenvia menyebutnya, kekuatan dari dewa. Mereka dapat mengendalikan api, air, angin. Dan bahkan, dapat mengendalikan hati manusia.


Namun sebelum dapat mengendalikan kekuatan yang dimiliki, mereka harus lebih dulu mendapatkan sebuah sumpah. Kalau sudah mendapatkan sumpah, mereka tidak boleh menggunakan kekuatan untuk kejahatan.


Sayangnya, salah satu dari mereka melakukan pengkhianatan. Kemudian, di susul beberapa orang dari wilayah yang lain. Total, ada 7 orang pengkhianat. Mereka semua tinggal di Pvalka, setelah membunuh seluruh penduduknya tanpa sisa.


Pvalka ini adalah cikal bakal dari terbentuknya iblis dan para siluman yang sekarang. Karena selalu membuat onar, tujuh pimpinan mereka disegel oleh penduduk Thenvia ke dalam 7 permata milik Aeria.


Meski hanya memiliki satu nama dengan wilayah yang sebesar itu, para penduduk masih menamai setiap generasi mereka sesuai dengan wilayah mereka dulu. Jika ada seorang anak lahir dari keturunan Stella dan Magia, mereka di beri sebutan, Stellegia.


Kalau Stella dan Anima, mereka menyebutnya, Stellerian-Anima. Saat ini, contohnya adalah Raven. Dia seorang keturunan dari Stella dan juga, Anima. Sebab itu, dia memiliki sihir yang luar biasa. Mampu mempergunakan sihirnya untuk bertransformasi menjadi segala macam binatang, guna melindungi diri.


Dan seperti yang sudah dikatakan sebelumnya. Era Abcaestter pun perlahan punah. Mereka mengecil, akibat dari keturunan mereka yang kebanyakan tidak lagi diwarisi oleh kekuatan khusus. Akhirnya, karena beberapa dari penduduk Pvalka yang selalu berbuat buruk, mereka pun dipisahkan dari dunia manusia biasa.


Enggak heran, karena penduduk Pvalka semuanya berasal dari keturunan iblis dan siluman yang memiliki hati busuk. Untuk kelangsungan hidup manusia biasa yang jumlahnya lebih banyak dari para manusia berkekuatan khusus, akhirnya para manusia biasa-lah yang menentukan dunia.

__ADS_1


Akhirnya, para Pemburu Kematian yang dulunya adalah keturunan penduduk Thenvia yang tersisa, membuat sebuah dunia baru. Dunia itu, mereka buat dengan bantuan dari para keturunan Aeria yang masih ada. Permata Perak yang bersemayam di tubuh Reine adalah kunci dari dunia baru tersebut.


Dan saat ini, para iblis ingin mengembalikan kedudukan Abcaestter kembali. Mereka juga menggunakan sihir memikat hati mereka untuk kelangsungan misi. Dan lagi-lagi, ada tujuh orang yang memimpinnya.


“Dulu, klan Archeneux... adalah salah satu dari klan iblis yang melakukan pengkhianatan dalam perang Vosre. Dia menyerang klan lemah dengan memanfaatkan perang. Padahal, tujuan dari perang Vosre tidak untuk itu. Perang Vosre terjadi, akibat dari ketidakpuasan para iblis yang tinggal di dunia baru. Mereka berusaha menarik kembali tanah mereka. Kini, sejarah dari era yang lalu pun, akhirnya kembali terjadi” keluh Gray agak sebal. Dia duduk sembari menghadap ke hamparan buku-buku yang tertata rapi di dalam rak. Gray sedang berkutat di perpustakaan Underwall. Dari sana, dia mungkin akan menemukan sebuah jawaban. Hal yang selalu menjadi untaian benang yang terlilit kacau di dalam pikirannya.


Rupanya, dia sedang mengulang kembali pelajaran sejarah yang selalu diajarkan padanya dulu. Ketika belum menjadi seorang Pemburu Kematian, tentu dia adalah seorang manusia yang berasal dari enam wilayah. Namun, entah mengapa dia memilih untuk menyembunyikan segalanya.


“Mereka benar-benar tangguh. Sudah tiga kali, para iblis dan siluman Pvalka ini membuat masalah. Pertama, 1000 tahun yang lalu. Kedua, mengubah wilayah menjadi satu, Abcaestter. Dan terakhir, perang Vosre. Mereka benar-benar mencabik habis hati murni dari para penduduk lima wilayah sekaligus” celoteh Gray sembari memilih buku lain untuk dibaca. Gray membuka halaman baru dalam buku yang dipilihnya tersebut. Dia mulai membaca kalimat demi kalimat, walau tanpa duduk sekalipun.


“Permata Perak adalah kunci dari keseimbangan dunia ini. Jika mereka memilih untuk menghancurkannya, maka tak akan ada penduduk yang sanggup bertahan. Siapapun yang menginginkan tanah mereka kembali, tak akan ada satupun yang bisa mencapainya. Sebab, sedari dulu Pvalka selalu menjadi penghianat dalam wilayah mereka. Bodoh adalah satu-satunya sebutan, untuk mereka yang percaya pada hasutan iblis Pvalka. Bahkan jika Pvalka mengarang tentang, balas dendam untuk para manusia biasa yang telah menyalakan api perang Vosre... Ck ck ck” ucap Gray berhenti bicara. Dia hanya geleng-geleng kepala, sesekali menghela nafas panjang. “Mereka gila, jika memilih untuk percaya” lanjutnya tanpa mengetahui bahwa salah satu temannya di Underwall, telah terhasut oleh omong kosong itu.


Benar, Luc adalah orangnya.


Gray melangkah ke arah sebuah cermin yang panjangnya, seukuran dengan dirinya. Di cermin itu, Gray dapat melihat bayangan dari dirinya. Berpakaian khusus yang selalu di kenakan saat menjadi Pemburu Kematian, lengkap dengan senjatanya.


Cermin tersebut berasal dari Stella. Memiliki kekuatan sihir untuk mengingatkan yang sedang berkaca, kalau-kalau dia melupakan jati dirinya. Dahulu, sihir penghasut dari Pvalka memang sampai membuat seluruh manusia di lima wilayah kehilangan jati dirinya.


Cermin Eijna adalah satu-satunya cara untuk mereka bertahan hidup. Saat mengetahui jati diri mereka, kekuatan yang selama ini mati akibat dari racun Pvalka pun, akan melenyap. Sebab itu, Thanvia berhasil meluluh lantahkan 7 pengkhianat dari Pvalka.

__ADS_1


“Sekarang, mereka ingin membangkitkan kembali 7 pengkhianat itu. Dengan dibangkitkannya 7 iblis, mereka ingin dunia manusia biasa hancur. Seperti halnya penduduk asli Pvalka, yang mati tak tersisa. Penyihir hitam, ya? Kira-kira siapa dia?” tanya Gray mulai penasaran. Bibirnya, tampak sedikit menyunggingkan senyum. “Benar-benar menarik” ujarnya senang.


__ADS_2