Sayap Cinta Gadis Kesepian

Sayap Cinta Gadis Kesepian
Kebahagiaan Aluna


__ADS_3

Sore hari David dan istrinya sudah sampai di rumah. Sekarang mereka sedang berada di gazebo taman. Ia menikmati waktu santainya dengan sang istri.


" Sayang"


" Hhmm"


" Kamu bilang mau foto berdua sama aku?"


Aluna tersenyum, ternyata suaminya masih mengingat ucapnya yang tadi siang. Ia pun mengambil ponselnya.


Ia mulai mengambil foto dengan suaminya.


Mereka mencoba bermacam-macam pose. Ya David tidak ingin kalah dari Leo. Jika foto Leo bisa memenuhi ponsel istrinya. Maka ia juga bisa.


" Udah banyak nih Dad, fotonya. Sekarang kita liat hasilnya ya?"


" Hhmm"


David tersenyum melihat fotonya sendiri. Ia tidak menyangka bisa berpose seperti anak remaja. Dan iapun puas dengan hasil jepretannya.


" Ini kirim ke ponsel aku sayang"


" Untuk apa?"


" Mau aku jadiin wallpaper "


Aluna mengirim foto yang bagus untuk di jadikan wallpaper. Ia pun juga mengganti wallpaper ponselnya dengan foto suaminya.


" Kok nggak foto berdua sayang?"


" Pengen foto Daddy aja. Jadi nanti kalau kangen, bisa liat foto ini"


David tersenyum mendengar ucapan istrinya. Ia nggak menyangka kalau sang istri akan kangen saat berjauhan dengannya.


" Setelah baby lahir, kita buat foto bertiga. Kita akan cetak dengan ukuran besar. Nggak sabar nunggu dia lahir" kata David sambil mengelus perut sang istri.


" Daddy ingin baby cowok atau cewek?"


" Apa aja yang di kasih sama yang di atas. Karena mau cowok atau cewek tetap anak kita, kesayangan kita"


" Daddy benar. Aku juga senang kalau baby sudah lahir nanti, ia akan memiliki orang tua yang lengkap. Dan yang terpenting, semua orang menyayanginya"


" Tentu saja mereka semua akan menyayangi anak kita"


Aluna sangat senang karena saat anaknya lahir nanti, anaknya tidak akan kekurangan kasih sayang. Dan ia akan tinggal dengan keluarga yang lengkap. Tidak seperti dirinya.


" Jangan berpikir yang aneh-aneh. Baby kita tidak akan mengalami hal yang sama dengan kamu. Karena ia di kelilingi sama orang-orang yang baik dan pastinya sangat menyayangi dia "


" Hhhmm"


" Aku akan upload foto kita yang ini. Nggak apa-apa kan?"


" Nggak apa-apa"


David mengunggah foto yang barusan ia ambil dengan istrinya. Ia mengunggah ke Instagram miliknya. Tak lupa ia memberikan caption yang membuat jiwa jomlo meronta-ronta.


" Daddy punya Instagram juga?"


" Punya"


" Aku nggak nyangka daddy punya Instagram juga"

__ADS_1


" Tapi aku jarang bukanya"


" Masa?"


" Coba aja liat" kata David sambil menyerahkan ponselnya pada sang istri.


Aluna melihat Instagram suaminya. Benar apa yang dikatakan suaminya. Kalau ia jarang membuka Instagram. Dan itu bisa terlihat dengan postingan terakhir tercatat di sana dua tahun yang lalu.


" Kenapa daddy jarang buka Instagram nya?"


" Malas aja. Lagian, nggak ada yang menarik yang mau dilihat. Dan juga nggak ada hal yang istimewa juga yang mau di post"


" Terus kenapa Daddy posting foto kita?"


" Pengen mereka tau aja. Kalau aku punya istri yang sangat cantik"


Wajah Aluna merona kala mendengar pujian suaminya. Ia hampir tiap hari mendengar pujian itu. Tapi entah mengapa wajahnya selalu merona kala mendengar pujian itu.


" Sayang, kita masuk yuk. Udah mau magrib"


" Hhhmm"


David menggandeng tangan istrinya masuk kedalam rumah. Karena hari sudah mulai petang.


Sampai di dalam rumah, Aluna dikagetkan sama kedatangan mertuanya. Ini kali pertamanya mama mertuanya datang berkunjung ke rumahnya. Biasanya Aluna dan suaminya yang selalu datang berkunjung ke mansion mertuanya.


" Mama, papa "


Divya tersenyum melihat ekspresi mantunya. Ia tau menantunya itu sangat terkejut. Karena ia baru pertama kali datang ke kediaman Wilson.


" Kalian berdua darimana?"


" Baru aja nyampe sayang"


" Mari duduk, nggak baik ngobrol sambil berdiri" kata Wilson.


Mereka semua duduk di sofa yang ada di ruang keluarga. Aluna duduk di samping mertuanya. Sedangkan David dekat papa dan mertuanya.


" Mama bawakan kamu buang mangga, jeruk, peach dan juga asinan"


" Makasih Ma"


" Mama kamu sengaja membelikan banyak buah, karena tau kamu nggak bisa makan nasi seperti biasa" kata Garry.


" Makasih Ma"


Aluna benar-benar terharu dengan apa yang dikatakan papa mertuanya. Iya tidak menyangka mama mertuanya mengkhawatirkan dirinya.


" Mama nginap disini kan?"


" Emang mama boleh nginap di sini?"


" Tentu saja boleh, Ma"


" Nanti ada yang protes nggak, kalau mama tidur sama kamu?" tanya Divya sambil melirik putranya.


" Nggak akan ada yang protes kok Ma. Iya Dad?"


" Kalau kamu udah ngomong kek gitu, aku bisa apa"


Garry tersenyum melihat melihat ekspresi putranya. Ia tau putranya itu tidak rela istrinya tidur dengan mamanya.

__ADS_1


" Kamu yang sabar ya Nak?"


" Iya Pa. Yang penting istri aku senang dan juga bahagia"


Wilson juga ikut senang dan bahagia melihat putrinya yang manja dengan mama mertuanya. Tapi disini lain ia juga merasa sedih, karena putranya tidak bisa ber-manja dengan dengan ibu kandungnya sendiri. Andai saja, istrinya punya sedikit rasa sayang untuk putrinya, maka Aluna akan sangat bahagia.


" Kamu mau makan buah apa sayang?"


" Kalau sekarang lagi nggak pengen makan apa-apa Ma"


" Gimana kalau makan asinan?"


" Boleh deh Ma"


Divya membawa menantunya ke dapur. Ia akan menyiapkan asinan untuk menantunya itu. Sedangkan Aluna tidak diperbolehkan kemana-mana. Dia hanya duduk manis di sana.


Bik Ijah ikut bahagia melihat nona mudannya. Mertuanya terlihat sangat menyayanginya. Ia selalu berdoa semoga kebahagiaan selalu menyertai keluarga tuan dan nona mudanya.


" Bik, bisa tolong simpan asinan ini ke dalam kulkas?"


" Bisa nyonya"


Ijah menyimpan sisa asinan itu ke dalam kulkas. Setelah itu ia menyiapkan makanan untuk makan malam.


" Silakan dimakan sayang"


Aluna menatap asinan yang ada di hadapannya itu. Dari tampilannya sepertinya enak. ia pun mulai mencicipi asinan yang dibawa mertuanya tadi.


Mata Aluna membulat sempurna. Ia tidak menyangka asinan yang dibawa mertuanya itu sangat enak.


" Gimana?"


" Enak Ma. Ini mama yang bikin sendiri?"


" Tentu saja. Karena kalau beli diluar pasti belum tentu bersih dan sehat"


Aluna tau kalau mama mertuanya itu sangat cinta kebersihan. Mungkin karena putranya mempunyai penyakit OCD, jadi rumah maupun lingkungannya harus terus steril.


" Dulu waktu mama hamil suami kamu. Mama juga ngidam asinan. Dan nggak nyangka, kamu juga suka sama asinan buatan mama"


" Mungkin ini juga bawaan baby nya Ma"


" Mungkin sayang"


" Mama nggak makan asinan juga?"


" Nggak sayang. Asinan itu khusus mama buatkan untuk kamu"


" Makasih ya Ma"


" Sama-sama sayang"


Aluna sangat bahagia karena mendapatkan mertua sebaik mama mertuanya. Walaupun kemarin-kemarin mama mertuanya tidak menyukainya. Itu karena hasutan sahabatnya. Tapi sekarang mama mertuanya sangat menyayanginya. Kasih sayang yang tidak pernah ia dapatkan dari mama kandungnya. Sekarang ia dapat dari mertuanya.


To be continue.


Hasil jepretan Aluna.



Happy reading 😚😚

__ADS_1


__ADS_2