Sayap Cinta Gadis Kesepian

Sayap Cinta Gadis Kesepian
Hati yang keras


__ADS_3

Leo sudah sadar. merasa asing dengan ruangan yang ia tempati sekarang. Saat mau bangun dari tidurnya, ia merasakan sakit di kepalanya.


Aawww...


Leo memegang kepalanya yang terasa sakit.


" Jangan banyak gerak, nanti jahitan di kening kamu ke buka"


" Kak Aluna"


Leo pun teringat kejadian beberapa jam yang lalu. Ia didorong sang mama hingga keningnya membentur sudut kursi.


" Mama?"


" Tenang, mama kamu sudah di amankan sama polisi"


" Maaf "


" Kenapa kamu minta maaf? kamu kan nggak ada buat salah"


" Aku nggak bisa menjaga papa"


Aluna tersenyum mendengar jawaban Leo. Ia tidak menyangka kalau adiknya itu akan berkata seperti itu. Ia mengelus kepala adiknya itu.


" Kamu sudah menjaga papa dengan baik. Kakak bangga sama kamu"


" Benar apa kata kakak kamu. Karena kamu kita bisa menangkap pelaku yang sudah mencelakai papa" kata David.


" Apa papa akan baik-baik saja?"


" Kita berdoa saja, semoga papa cepat melewati masa kritisnya"


" Iya Bang, aku selalu berdoa untuk papa"


" Sekarang kamu istirahat, kakak sama Bang David mau keruangan papa dulu"


" Aku sudah istirahat tadi Kak. Aku mau ikut liat papa"


" Baiklah, kita lihat papa sama-sama "


David membantu Leo turun dari bed. Karena ia tidak ingin sang istri yang membantu Leo. Walaupun Leo adik sang istri, tapi tetap saja dia seorang laki-laki. Ia tidak ingin istrinya di sentuh lelaki lain.


" Nanti penyakit Daddy kambuh lagi?"


" Nggak akan"


" Tapi Daddy tidak pernah bersentuhan dengan Leo"


" Pernah, dan OCD aku tidak kambuh"


" Benarkah?"


" Hhmm"


David memapah Leo keluar dari ruangan itu. Mereka bertiga berjalan menuju ruang ICU, untuk melihat keadaan Wilson.


Setelah memakai pakaian khusus, barulah mereka bertiga diperbolehkan masuk kedalam ruangan ICU.

__ADS_1


Leo sedih melihat tubuh yang biasanya memeluknya dengan hangat setiap hari. Sekarang tubuh itu sedang terbaring lemah, dengan beberapa alat medis menempel di tubuhnya.


" Pa, ini Leo. Papa kapan bangunnya Pa?"


Tidak ada respon dari sang empunya tubuh. Yang terdengar hanya suara alat jantung yang terus berbunyi. Alat itu masih menunjukkan angka yang sama.


Aluna memegang tangan papanya yang sebelah kiri, karena yang sebelah kanan sudah di pegang sama Leo.


" Pa, Aluna sama Leo sudah ada di sini. Kita nunggu papa bangun. Oh iya, apa papa tau, Leo berhasil menangkap orang yang sudah membuat papa seperti ini. Sekarang mereka sudah di kantor polisi"


Alat jantung berbunyi dengan cepat, dan tubuh Wilson seperti mengejang. Aluna dan Leo panik melihat keadaan papanya.


" Daddy, papa"


" Cepat tekan tombol yang ada di samping bed papa sayang"


Aluna segara memencet tombol itu. Tak berselang lama dokter dan suster pun datang ke ruangan itu.


" Maaf, tolong kalian keluar dulu"


" Kami ingin disini Dok"


" Kalau nona masih di sini, bagaimana kami bisa memeriksa pasien"


" Yuk sayang, kita tunggu di luar. Biarkan dokter bekerja"


David membawa istri dan adik iparnya keluar dari ruangan ICU. Karena dokter tidak bisa berkonsentrasi bekerja kalau mereka masih ada di sana.


" Apa papa akan baik-baik saja?"


" Kita berdoa saja sayang"


............................


Garry kaget melihat berita yang baru saja ia lihat. Bagaimana tidak orang yang mencelakai besannya itu ternyata sahabat istrinya sendiri. Dan berarti istri sang besan sendiri.


" Ma, mama!"


" Ada apa sih Pa teriak-triak ke di hutan"


" Coba lihat itu"


Divya kaget sampai menutup mulutnya saat melihat seorang wanita yang sangat ia kenal di bawa oleh polisi.


" Widya"


" Ya, itu sahabat yang selalu kamu banggakan"


" Bagaimana mungkin dia melakukan itu. Pasti dia dijebak"


" Siapa yang ingin menjebak dia. Dan apa keuntungan untuk orang itu menjebak sahabat kamu itu?"


" Tentu saja uang. Mereka ingin mendapatkan yang banyak. Kemudian menjebak Widya"


" Coba kamu dengar dan lihat berita itu. Semua bukti sudah ada ditangan polisi. Bahkan ada rekaman suara antara Widya dengan putrinya"


" Angel"

__ADS_1


" Yeah siapa lagi. Wanita yang ingin kau nikahkan dengan putraku. Dan untungnya putraku tidak jadi menikah dengan wanita seperti itu"


" Tidak mungkin, gadis lemah lembut seperti Angel melakukan itu"


" Sekarang calon menantu impian mu itu sudah jadi buronan"


" Buronan?"


" Hhmmm"


" Kenapa? dia kan tidak bersalah"


" Dia memang tidak ikut merencanakan itu. Tapi dia mendukung kejahatan ibu kandungnya itu. Dan kau tau siapa yang memberikan bukti rekaman suara itu?"


" Siapa?"


" Leo, putra kandung Widya"


" Bagaimana mungkin Leo tega memfitnah ibu dan kakak kandungnya sendiri"


" Ckck,, ternyata kau sudah dibutakan sama kebaikan palsu sahabat mu itu. Tapi satu hal yang harus kau ingat. Jika kau membantu sahabatmu itu, maka angkat kaki dari mansion ku"


Deg.


" Papa mengusir mama?"


" Saya tidak ingin hidup dengan wanita yang tidak bisa menerima kebaikan"


" Papa pasti salah paham"


" Salah paham gimana? apa kau meragukan bukti-bukti yang ada di tangan polisi?!"


" Ti-tidak, aku hanya"


" Sudahlah. Kalau kau mau menutup matamu atas apa yang terjadi dengan sahabatmu sekarang, silakan. Tapi akan aku pastikan dia mendapat hukuman yang seberat-beratnya. Karena dia sudah berani mencelakai besan, sekaligus papa dari menantuku"


" Papa menantu? maksud papa apa?"


" Aluna putri kandung Wilson"


" Apa! tapi bagaimana mungkin dia putri kandung Wilson"


" Aluna itu putri dari istri pertamanya. Dan kamu tau kalau sahabat kamu itu istri kedua Wilson dan Angel bukan putri kandungnya. Jadi asal usul menantuku jelaskan. Tidak seperti wanita yang ingin kau jadikan menantu keluarga Wesley" kata Garry sambil berlalu pergi meninggalkan sang istri.


" Papa mau kemana?"


" Ke rumah sakit. Aku ingin melihat keadaan Wilson"


" Mama ikut"


" Tidak usah. Karena kalau kau ke sana, pasti akan menghina menantuku. Sekarang kau renungkan semua perbuatan mu pada menantuku. Dan ingat! kalau kau menemui sahabat mu itu, maka kita bukan suami istri lagi"


Divya kaget mendengar ucapan suaminya yang terakhir. Bagaimana bisa suaminya bicara seperti itu. Ini pasti karena gadis yang bernama Aluna itu. Dia tidak akan membiarkan rubah betina itu mempengaruhi suami dan putranya. Ia akan mencari cara untuk memisahkan gadis itu dengan putranya.


Emang kenapa kalau dia putri kandung Wilson. Lagipula dia tidak pernah dianggap sama Wilson. Buktinya dia tidak tinggal dengan papanya. Melainkan tinggal dengan pelayan.


Ia harus menemui sahabatnya itu, dan menanyakan apa yang sebenarnya terjadi. Tapi jika dia ketahuan menemui sahabatnya itu, maka suaminya akan menceraikannya. Ia bingung harus bagaimana? ia seperti memakan buah simalakama. Namun dia akan mencari cara untuk memisahkan gadis bernama Aluna itu dari keluarga Wesley.

__ADS_1


To be continue.


Happy reading 😚😚


__ADS_2