Sayap Cinta Gadis Kesepian

Sayap Cinta Gadis Kesepian
Terbongkar


__ADS_3

Widya dan Angel sudah sampai di rumah sakit. Mereka langsung menuju ruang ICU setelah perawat memberitahu dimana suaminya di rawat.


Ia kaget melihat David ada di sana bersama dengan putri kandung sang suami. Begitu juga dengan Angel. Ia mengepalkan tangannya menahan emosi.


" Tahan emosi kamu. Sekarang kita harus pura-pura bersedih karena kecelakaan yang menimpa papa kamu"


" Tapi aku nggak rela David sama Aluna, Ma!"


" Tenang? Jangan gegabah. Setelah kita menguasai harta papa kamu, maka kita akan tendang gadis ingusan itu"


" Iya Ma"


" Sekarang pasang wajah sedih kamu"


Widya mencubit tangannya cukup kuat. Itu ia lakukan demi air matanya keluar dengan sempurna. Dan ia memang terlihat seperti orang menangis.


" Suamiku"


" Papa"


Aluna bangkit dari duduknya kala melihat ibu tirinya. " Ngapain anda kesini?"


" Pertanyaan macam apa itu? saya kesini tentu saja mau melihat keadaan suami saya"


" Papa saya tidak butuh dibesuk sama anda"


" Pantas saja kau dibuang sama papamu, karena kelakuan kamu seperti ini. Papa kamu sedang berjuang untuk hidup di dalam sana! kamu malah berpacaran di sini"


" Jangan samakan saya dengan anda Nyonya. Karena saya tidak pernah melakukan trik kotor untuk menaikkan derajat saya"


" Kau"


" Kenapa? apa yang aku katakan benar?"


" Tentu saja tidak. Lagipula papa mu sangat mencintai saya"


Aluna tertawa.


" Anda tau bagaimana cara anda untuk bisa menikah dengan papa saya. Dan saya yakin, anda juga belum lupa bagaimana cara anda merangkak keranjang papa saya"


" Aluna! jaga ucapan mu!" hardik Angel.


" Saya akan menjaga ucapan saya hanya pada orang yang pantas untuk di hormati. Lagipula kalian itu hanya orang luar"


" Aku bukan orang luar, aku ini juga putri papa"


" Papa yang mana yang kau maksud? papaku hanya punya satu orang putri, dan itu adalah saya Aluna Adelia Wilson"


" Kau tidak bisa menyangkal kalau putriku juga darah daging Wilson"


" Hahaha, anda jangan bercanda nyonya. Anda pikir saya tidak tau. Darah keluarga Wilson sedikit pun tidak ada di dalam tubuh putri kesayangan anda ini. Bahkan dia sendiri tidak tau siapa papa kandungnya sendiri. Bukankah begitu Nyonya Widya yang terhormat "


Widya kaget mendengar ucapan Aluna. Darimana gadis itu tau asal usul putrinya. Apa Wilson sudah menceritakan kalau Angel bukan anak kandungnya.


" Kenapa? kaget ya?"


" Kau jangan senang dulu. Walaupun kau putri kandung Wilson. Tapi dia tidak pernah menganggap mu ada. Bahkan harta keluarga Wilson saja diberikan pada Angel"


" Anda yakin papa saya memberikan harta keluarga Wilson pada putri anda yang tidak jelas siapa ayahnya ini? jangan mimpi!"


" Kamu lihat saja nanti. Dan saat itu, semua fasilitas yang kamu pakai itu akan saya ambil"


" Saya akan tunggu waktu itu tiba" kata Aluna sambil tersenyum smirk.


" Apa wanita seperti ini yang jadi pilihan kami David? apa mama kamu mengetahui hubungan kalian?"

__ADS_1


" Tentu saja. Bahkan mama saya sudah pernah bertemu dengan istri saya"


" Is-istri?"


" Yeah, Aluna istri sah saya. Sekaligus menantu satu-satunya keluarga Wesley"


" Nggak mungkin"


" Apa yang tidak mungkin?"


" Bukankah kamu di jodohkan dengan Angel?"


Aluna melirik suaminya itu. Pasalnya ia tidak tau kalau Angel akan di jodohkan dengan suaminya.


" Yang menjodohkan saya dan anak anda kan, anda sendiri. Saya tidak pernah menyetujui perjodohan itu"


" Tapi mama kamu sudah setuju dengan perjodohan itu"


" Yang setuju itu kan mama saya, bukan saya"


" Bagaimana mungkin kalian menikah tanpa restu orang tua"


" Siapa bilang kami menikah tanpa restu orang tua? asal Anda tau nyonya Widya, sampai kapanpun saya tidak akan pernah menikah dengan putri anda. Dan saya juga tau, kenapa anda ngotot ingin menjodohkan putri anda dengan saya. Karena anda menginginkan harta keluarga saya"


Deg.


" Apa bedanya sama istri kamu itu?"


" Tentu saja beda. Dan kalau dia menginginkan semua harta warisan keluarga Wesley, maka saya dan papa saya dengan senang hati memberikannya"


" Anda dengar sendiri kan nyonya. Dan sekarang silakan anda pergi dari sini, karena kehadiran anda tidak dibutuhkan di sini"


" Kak Aluna!"


Aluna yang merasa namanya dipanggil langsung menoleh kearah suara.


Sial! kenapa anak itu bisa sampai ke sini? bukankah aku sudah menyuruh penjahat itu untuk mengamankan bocah ini.


" Bagaimana keadaan papa?"


" Papa masih kritis"


" Aku ingin mengatakan sesuatu pada kakak"


Widya tidak bisa membiarkan putranya mengatakan kalau dirinya lha yang menyebabkan papanya kecelakaan. Bisa-bisa ia gagal mendapatkan harta keluarga Wilson. Dan bukan itu saja, bisa-bisa ia masuk penjara.


" Kamu mau mengatakan apa, hhmm?"


" Aku tau siapa orang yang sudah mencelakai papa"


" Kamu tau?"


" Iya Kak"


" Siapa? cepat kasih tau kakak siapa pelakunya. Dan kakak akan pastikan orang itu mendapatkan hukuman seberat-beratnya" kata Aluna sambil melirik Widya.


Wajah Widya berubah pucat pasi. Ia tidak menyangka putranya itu akan mengatakan kalau dirinya lha pelakunya.


" Leo, kamu ngapain di sini?" tanya Angel.


" Aku kesini mau melihat papa, sekaligus mengungkapkan siapa dalang dari kecelakaan yang menimpa papa"


" Jangan ngaco kamu. Cepat kesini " kata Angel sambil menarik tangan Leo.


Plak.

__ADS_1


Aluna menepis tangan Angel dari tangan Leo.


" Apa-apaan kau ini?!"


" Cepat Leo, katakan siapa orang yang sudah mencelakai papa"


" Pelakunya wanita jahat itu Kak" kata Leo sambil menunjuk mamanya.


Aluna dan David melihat arah tunjuk Leo.


" Leo kamu jangan bercanda Nak. Mana mungkin papa mau mencelakai papa"


" Maksud kamu, mama kamu lha pelakunya?"


" Iya Kak"


" Leo! jangan asal tuduh kamu. Itu mama kamu sendiri, tega sekali kamu" kata Angel.


" Dia bukan mamaku"


" Leo kalau kamu marah sama mama, marah aja. Tapi jangan sembarangan menuduh"


" Apa kamu punya bukti kalau mama lha orang yang mencelakai papa?"


" Tentu saja punya. Semua itu terekam di sini" kata Leo sambil menggoyangkan ponselnya ke depan wajah kakaknya.


Deg.


Widya tidak menyangka kalau putranya akan merekam semua ucapannya dengan Putrinya. Sekarang ia benar-benar sudah tamat.


Maafkan Leo Ma. Leo harus mengungkapkan semua kejahatan mama. Karena Leo sangat menyayangi papa. Dan setelah ini Leo harap mama akan berubah.


" Itu rekaman apa Leo?"


" Ini rekaman percakapan mama dengan Kak Angel"


" Coba putar" kata David.


Loe memutar rekaman yang ada di ponselnya. Aluna dan David fokus mendengarkan isi rekaman itu.


Aluna menutup mulutnya karena kaget, kala mendengar perkataan mama tirinya. Ia tidak menyangka kalau dalang dibalik kecelakaan papanya adalah Widya, ibu tirinya.


" Kenapa kau melakukan itu?"


" Kau pasti tau kenapa saya melakukan itu. Aku sudah lama ingin membunuh papamu. Dan sekarang keinginan ku tercapai. Sebentar lagi papamu akan mati"


Aluna yang tidak terima ucapan Widya yang mendoakan papanya ceoa mati. Langsung mencekik wanita paruh baya itu.


David kaget melihat pergerakan istrinya yang begitu cepat. Begitu juga dengan Widya dan Angel.


" Lepaskan tangan Lo dari leher mama gue"


Aluna mendorong tubuh Angel dengan sebelah tangannya. Dan itu berhasil membuat Angel mundur kebelakang.


" Sayang tenangkan diri kamu. Kalau kamu membunuhnya maka itu hukuman yang paling mudah untuknya. Aku tidak ingin kamu menjadi pembunuh seperti dia. Dan aku yakin Papa juga tidak ingin melihat kamu menjadi seorang pembunuh"


Aluna melepaskan tangannya dari leher Widya. Karena ia tidak ingin membuat papa dan suaminya bersedih.


Uhuk..uhuk.


" Dasar gadis gila!" kata Widya sambil memegang lehernya yang terasa sakit akibat cekikikan Aluna tadi.


" Sekarang kau tunggu saja kehancuran mu Widya. Dan aku pastikan kau akan dapat hukuman yang seberat-beratnya"


David segera menghubungi polisi. Widya tidak tinggal diam, ia segera lari. Ia tidak ingin tertangkap oleh polisi.

__ADS_1


To be continue.


Happy reading 😚😚


__ADS_2