Sayap Cinta Gadis Kesepian

Sayap Cinta Gadis Kesepian
Kebahagiaan Tomy dan Airin (End)


__ADS_3

Kata sah berkumandang di dalam rumah lantai dua itu. Hanya dengan satu tarikan nafas, status Airin pun sudah berubah menjadi seorang istri dari lelaki yang dia cintai.


" Selamat ya Rin, sekarang kamu sudah menjadi seorang istri" ucap Aluna.


" Terima kasih nona"


" Yuk sekarang kita keluar, karena calon suami kamu sudah menunggu dan tidak sabar ingin melihat kecantikan istrinya"


" Nona bisa saja mujinya"


Aluna membawa Airin keluar dari kamarnya. Ya ia meminta izin sama suaminya untuk menemani Airin saat ijab kabul akan dimulai.


Tomy terpesona melihat kecantikan sang istri. Ya sekarang status wanita cantik yang ada di hadapannya itu sudah naik, dari pacar menjadi istri.


" Jaga Airin baik-baik ya Tom" pinta Aluna.


" Tentu nona. Dengan segenap jiwa dan raga saya akan menjaga Airin"


Aluna menyerahkan Airin ke suaminya. Tomy pun menyambut uluran tangan istrinya. Sekarang ia bisa memandang wajah cantik sang istri dengan sepuasnya.


" Cepat serahkan mahar kamu ke Airin" kata David.


" Ah iya, hampir saja lupa"


Tomy mengambil satu set perhiasan dan juga sertifikat rumah pada istrinya. Airin menerima mahar itu, dan mencium punggung tangan suaminya.


Hati Tomy menghangat karena mendapatkan perlakuan seperti tadi. Walaupun itu cuma hal kecil, tapi mampu membuat jantungnya berdebar. Ia pun mengecup kening sang istri.


Akhirnya acara akad nikah pun selesai. Para tamu yang datang dipersilakan untuk mencicipi hidangan yang sudah di siapkan oleh keluarga Airin.


Orang tua dan mertua David, duduk bersama dengan kedua orang tua Airin. Sedangkan pengantin baru, duduk bersama sepupunya dan juga Aluna.


Lagi-lagi sepupu Airin terpesona melihat ketampanan David. Ternyata jauh lebih tampan dari yang mereka liat di tv. Sungguh pemandangan yang sangat indah dipandang mata.


" Sekali lagi selamat ya untuk pernikahan kalian berdua" ucap Aluna.


" Terima kasih nona"


" Tuan David" sapa salah satu sepupu Airin.


" Hhmm"


" Tuan David punya adik nggak?"


" Nggak. Saya anak tunggal, kenapa?"


" Kalau ada, rencananya saya mau mendaftar jadi adik iparnya"


Huuuu..


Sepupu Airin yang lain bersorak mendengar ucapan kerabatnya itu. Sedangkan Aluna hanya tersenyum.


" Kalau pun adik tuan David ada, belum tentu dia mau sama cewek kek elo"


" Tau tuh. Mending kamu ngaca dulu sana!"


" Kenapa? gue nggak juga nggak kalah cantik dari cewek-cewek diluar sana"


Airin tersenyum kikuk mendengar para sepupunya berdebat di depan bosnya. Apalagi yang mereka perdebatkan masalah cowok. Ingin rasanya ia menenggelamkan sepupunya itu.


" Maaf ya tuan, nona. Sepupu saya kalau udah ngumpul emang seperti ini"


" Nggak apa-apa Rin. Biar suasana nggak terlalu tegang, jadi biarkan saja"

__ADS_1


Walaupun istri bosnya sudah bicara seperti itu. Tapi tetap saja Airin malu. Karena kesannya keluarganya itu suka berdebat.


" Apa kalian sudah memutuskan untuk honeymoon kemana?" tanya David.


" Belum tuan" jawab Tomy.


" Kamu itu gimana sih Tom. Nikahin anak gadis orang, tapi nggak diajak honeymoon"


" Saya tidak tau kota mana yang bagus untuk honeymoon, tuan"


" Kamu searching di google dong"


" Baik tuan"


" Kamu mau pergi honeymoon sayang?" tanya David pada istrinya.


" Nggak Dad. Lagian udah hamil gede kek gini masa mau honeymoon "


" Ada sayang, tapi namanya bukan honeymoon. Tapi babymoon"


" Nggak lha Dad, lain kali aja. Sekarang ini biarkan aja pengantin baru yang pergi honeymoon"


" Baiklah"


Mereka melanjutkan kembali menyantap makanan yang sudah ada dihadapan mereka masing-masing. Semua orang menikmati hidangan itu dengan hikmat.


...***...


Setelah acara akad nikah digelar tadi pagi. Malamnya berlanjut dengan pesta resepsi. Aluna dan David juga bersiap untuk datang ke acara resepsi Tomy dan Airin.


David terpesona melihat kecantikan istrinya. Walaupun sedang hamil besar, tapi pesona istrinya tidak pudar. Malahan bertambah. Ia pun menghampiri istrinya.


" Kamu cantik banget sayang"


Wajah Aluna memerah mendengar pujian dari suaminya. Walaupun suaminya itu sering memujinya. Tapi tetap saja membuat ia malu.


Aluna kaget karena suaminya menciumnya. Tapi tak berselang lama, ia pun membalas ciuman suaminya. Ia mengalungkan tangannya di leher sang suami.


David melepaskan ciumannya saat pasokan oksigen mereka sudah berkurang. Ia menyatukan keningnya dengan kening sang istri.


" Ayo kita berangkat" kata David sambil mengusap sudut bibir istrinya.


" Hhmm"


Ingin rasanya ia memakan istrinya. Tapi sekarang bukan waktu yang tepat. Karena mereka akan pergi ke acara resepsi Tomy dan Airin. Jadi ia harus menahan hasratnya untuk tidak menerkam istrinya.


Aluna memperbaiki lipstiknya yang sedikit berantakan karena ulah suaminya. Setelah selesai mereka pun berangkat ke acara resepsi Tomy dan Airin.


Di ruang tamu, Leo sudah menunggu Pasutri itu. Ya malam ini Leo akan ikut kakaknya pergi ke acara resepsi Tomy dan Airin.


" Udah lama ya Dek nunggunya?" tanya Aluna setelah mereka tiba di ruang tamu.


" Nggak kok Kak"


" Yuk kita berangkat" ajak David.


Malam ini mereka cuma pergi bertiga. Karena papa dan juga mertuanya sudah berangkat dari tadi ke hotel. Ya mertua Aluna akan menyambut para tamu undangan.


...***...


Mereka pun sampai di tempat acara resepsi Tomy dan Airin. Tempat itu sama dengan tempat resepsi pernikahan Aluna dan David kemarin.


David memang meminta mamanya untuk menyiapkan tempat itu untuk acara resepsi pernikahan Tomy dan Airin. Itu salah satu hadiah untuk Tomy dari dirinya.

__ADS_1


Di depan pintu masuk, mereka langsung di sambut sama bodyguard yang bertugas untuk menjaga pintu masuk. Walaupun David adalah tamu penting di sana. Ia juga harus menunjukkan kartu undangannya.


Setelah melewati semua proses pemeriksaan. Barulah mereka boleh masuk kedalam hotel. David menggandeng tangan istrinya. Aluna menggandeng tangan Leo.


Suasana di ballroom hotel sangat ramai oleh tamu-tamu yang datang. Mulai dari rekan bisnis dan karyawan kantor sudah memenuhi ballroom hotel itu.


" Kak, Leo mau ketempat papa dulu ya"


" Ok Dek"


Leo tidak ingin jadi obat nyamuk terus. Jadi dia memutuskan untuk pergi ke tempat papanya. Sekarang tinggallah pasutri itu.


" Mau makan, atau mau bersalaman dengan pengantin dulu?" kata David.


Aluna melihat ke arah pelaminan. Di sana banyak tamu yang sudah mengantre untuk memberikan selamat dan juga doa untuk pengantin baru itu.


" Kita salaman dulu deh. Karena nggak enak, baru datang langsung makan"


" Emang kamu kuat berdiri lama. Karena kamu tau liat sendiri, antreannya sangat panjang"


" Kuat dong"


" Ya udah kita ke sana. Ntar kalau capek bilang ya"


" Hhmm"


David menggandeng tangan istrinya ke tempat para tamu yang mengantre. Mereka berdiri di belakang tamu yang sudah mengantre dari tadi.


Seorang ibu yang ada di depan David kaget melihat lelaki tampan berdiri dibelakangnya. Dan ia lebih kaget lagi, kala tau siapa lelaki itu. Sungguh ia sangat beruntung hari ini, karena bisa dekat dengan orang nomor satu di kota itu.


Setelah menunggu beberapa menit, akhirnya tibalah giliran pasutri itu. Mereka naik ke atas pelaminan untuk mengucapkan selamat dan juga doa untuk Tomy dan Airin.


" Selamat ya atas pernikahannya. Semoga pernikahannya langgeng dan cepat di berikan momongan"


" Aamiin, terima kasih nona"


" Kami turun dulu ya, soalnya udah banyak yang nunggu dibelakang"


" Baiklah nona"


David membantu istrinya turun dari atas pelaminan. Sang istri memang sudah agak kesusahan naik turun tangga. Karena kandungan sang istri sudah mau jalan tujuh bulan.


Aluna senang melihat semua orang-orang terdekatnya bahagia. Mulai dari dirinya yang sudah diterima oleh mama mertuanya. Kemudian papanya yang sudah sembuh dari penyakitnya. Dan terakhir Leo yang sudah menemukan papa kandungnya.


" Terima kasih" ucap Aluna.


" Makasih untuk apa?"


" Karena sudah mau mencintai aku"


" Seharusnya aku yang bilang begitu. Makasih karena sudah mau menerima lelaki yang penyakitan ini"


" Sssstt, jangan bicara seperti itu. Karena dimataku, Daddy sosok lelaki yang sangat sempurna"


" Begitu juga dengan kamu. Kamu wanita, sekaligus istri yang sangat sempurna di mataku dan juga keluarga ku"


David mencium bibir istrinya. Dan Aluna pun membalas ciuman suaminya. Mereka menyalurkan rasa cinta mereka lewat ciuman itu.


Aluna sangat bahagia karena memiliki suami dan juga keluarga yang sangat mencintainya. Ia sangat bersyukur atas semua nikmat kebahagiaan yang sudah diberikan Tuhan untuknya. Sebentar lagi ia dan suaminya akan menunggu kelahiran buah cintanya.


The End.


Akhirnya novel Sayap Cinta Gadis Kesepian selesai juga. Gomawo untuk teman-teman yang sudah mendukung karya Feby yang receh ini. Karena tanpa dukungan dari kalian semua, karya Feby ini bukan apa-apa.

__ADS_1


Jangan lupa dukung karya receh Feby yang lainnya ya..


Sayang kalian banyak-banyak 😘 😘


__ADS_2