
Satu jam kemudian.
Aluna sudah selesai mengerjakan pekerjaan yang diberikan suaminya. Dan sudah satu jam juga suaminya meninggalkannya untuk pergi meeting. Snack yang dibelikan sekretaris suaminya pun sudah habis.
" Daddy lama banget sih? aku udah mulai bosan. Aku pergi jalan-jalan aja. Tapi Daddy nggak ngizinin aku pergi keluar? bagaimana ya?"
Aluna mengambil ponselnya, kemudian ia mengetik pesan untuk suaminya. Ia hanya jalan-jalan sekitar kantor, bukan jalan-jalan ke luar kantor. Setelah mengirim pesan, Ia segera keluar dari ruangan suaminya.
" Nona, anda mau kemana?"
" Saya mau jalan-jalan sebentar"
" Tapi bos bilang nona tidak boleh keluar"
" Tenang, saya sudah beri tau bos kamu"
Aluna segera masuk kedalam lift. Ia ingin melihat seperti apa kantor suaminya itu. Ia akan mulai melihat tempat semua divisi dulu. Setelah itu ia akan pergi ke tempat yang menarik di perusahaan itu.
Saat Aluna sudah menghilang ke dalam lift. Tiba-tiba pintu lift khusus karyawan terbuka. Dan seorang gadis keluar dari dalam lift itu. Ia berjalan dengan angkuhnya menuju ruangan David.
" Maaf, Anda siapa nona?"
" Saya Angel, calon istrinya David"
Calon istri. Bukankah wanita cantik yang baru saja keluar dari ruangan bos, adalah kekasih bosnya. Tapi kenapa wanita ini ngaku-ngaku calon istrinya bos.
Angel pergi meninggalkan meja sekretaris David. Ia masuk begitu saja ke ruangan David. Tapi belum sempat ia menyentuh gagang pintu. Sekretaris David sudah menahannya.
" Maaf nona, anda tidak boleh masuk sembarangan. Karena CEO lagi tidak ada di ruangannya"
" Heh! kamu itu hanya sekretaris di sini. Dan saya ini calon istrinya. Jadi saya berhak masuk kedalam ruangan calon suami saya"
" Walaupun anda calon istrinya, tapi ini tugas saya karena CEO sudah berpesan pada saya, tidak ada satupun yang boleh masuk ke ruangannya. Jadi mohon pengertiannya nona"
" Berani kamu melarang saya masuk! apa kamu mau di pecat. Minggir!"
Angel mendorong sekretaris David hingga terjatuh. Tidak hanya itu, Angel juga meludahi sekretaris itu. Setelah itu ia masuk kedalam ruangan David.
Sekretaris David menangis. Baru kali ini ia mendapatkan penghinaan seperti itu. Selama ini dia tidak pernah di perlukan seperti itu oleh bos-nya.
" Airin "
Tomy segera menghampiri sekretaris cantik itu. Kemudian membantunya untuk berdiri. Ya sekretaris David namanya Airin.
" Apa yang terjadi, hmm?"
" Ini karena wanita jahat itu"
" Wanita jahat?"
" Iya, sekarang wanita itu ada di dalam ruangan bos"
Deg.
__ADS_1
David kaget mendengar ucapan sekretarisnya. Apa Aluna yang melakukan semua ini?.
" Apa maksud kamu wanita yang datang sama bos tadi?"
" Bukan"
David merasa lega. Ia yakin istrinya bukanlah wanita yang jahat. Tapi tunggu, bukankah istrinya juga ada di dalam ruangannya?. Tidak mau terjadi sesuatu dengan istrinya, ia pun bergegas masuk kedalam ruangan itu.
" Kau!"
Angel tersenyum kearah David. Ia menghampiri lelaki tampan itu. " Kenapa kamu kaget gitu"
David tidak menghiraukan Angel. Matanya sibuk mencari istrinya. Ia melihat laptop masih ada di atas meja. Begitu juga dengan tas istrinya. Ia lega, itu artinya istrinya masih ada di kantornya.
Angel mengikuti arah pandangan David. Ia melihat ada tas wanita di atas sofa. Itu tandanya ada seorang wanita yang datang sebelum dirinya tiba. Apa itu Aluna?.
" Apa yang terjadi sama sekretaris ku adalah perbuatan mu?!"
"Ya, Kenapa? dia itu hanya sekretaris rendahan, dan lagi dia melarang ku masuk kedalam ruangan kamu"
" Lancang sekali kau! aku yang meminta dia untuk melarang siapapun masuk keruangan ku! berani sekali kau menyakiti orang ku"
" Aku bukannya orang lain. Aku ini calon istri kamu"
" Ck,, aku tidak Sudi punya istri seperti kamu. Dan asal kau tau, sampai kapanpun AKU TIDAK AKAN PERNAH MENIKAH DENGAN KAMU"
" Kenapa?"
" Tidak! tidak mungkin. Kita sudah di jodohkan, bagaimana mungkin kamu menikah dengan wanita lain"
" Tentu saja mungkin. Ya menginginkan perjodohan ini hanya kau dan mama mu itu. Kau pikir aku tidak tau alasan kau dan mama mu itu. Katakan pada mamamu itu. ' Jangan pernah jadikan persahabatan untuk memaksa mamaku untuk menikah dengan mu. Karena sampai kapan pun, kau dan mamamu itu tidak akan pernah masuk kedalam keluarga Wesley"
" Apa maksud kamu. Aku dan mamaku tidak pernah menginginkan hartamu!"
" Oh benarkah? "
" Tentu saja. Karena harta keluargaku tidak juga tidak kalah dari keluargamu"
David tertawa. " Harta mana yang kau maksud, nona Angel?"
" Tentu saja harta keluarga Wilson"
Lagi-lagi tawa David menggema di ruangan itu. Ia tidak menyangka, wanita yang ada didepannya itu sangat percaya diri mengklaim harta orang sebagai hartanya.
" Kau yakin harta itu milik mu, nona Angel?"
" Tentu saja. Karena aku adalah putri dari keluarga Wilson"
" Jangan mimpi! harta keluarga Wilson bukanlah milik kamu. Karena kamu bukan darah daging Adrian Wilson"
Deg.
Angel kaget mendengar ucapan David barusan. Ia tidak menyangka lelaki itu tau tentang rahasia keluarganya. Tapi darimana dia tau, bukankah mamanya sudah menutup rahasia ini rapat-rapat?. Apa papa yang memberi taunya pada David?.
__ADS_1
" Kenapa kau kaget? apa yang aku katakan itu benar?"
" Tidak! itu tidak benar. Aku adalah putri papa Wilson"
" Kau boleh saja mengelak. Tapi sebentar lagi, pewaris sah keluarga Wilson akan mengambil semua haknya"
" Tidak! aku tidak akan membiarkan itu terjadi. Karena akulah pewaris keluarga Wilson" kata Angel sambil berlalu pergi dari ruangan itu.
David memencet tombol interkom yang ada di atas mejanya. Ia meminta OB untuk membersihkan ruangannya itu. Karena udara di sana sudah terkontaminasi oleh bakteri.
Tak berselang lama, OB pun datang. Dengan membawa peralatan kebersihan. Ia bingung, padahal ruangan itu baru siap dibersihkan. Tapi kenapa sekarang bosnya itu minta di bersihkan lagi?.
" Cepat bersihkan ruangan ini"
" Baik Pak"
David segera keluar dari ruangannya. Ia pergi keruang Tomy. Karena ia yakin Tomy membawa sekretarisnya ke ruangannya. Ia juga ingin menanyakan pada sekretarisnya, kemana istrinya pergi.
" Apa wanita ular itu udah pergi?" tanya Tomy saat melihat bosnya datang.
" Sudah. Bagaimana keadaan kamu, Airin?"
" Sudah lebih baik Pak"
" Apa kamu tau istri saya pergi kemana?"
" Nona bilang tadi ia mau pergi jalan-jalan. Saya sudah melarangnya untuk tidak pergi, tapi nona bilang bapak sudah memberikannya izin"
Kamu sudah pintar berbohong ya. Awas kamu nanti.
" Kalau kamu tidak bisa melanjutkan bekerja, kamu boleh pulang lebih awal"
" Saya udah mendingan kok Pak. Jadi saya mau lanjut bekerja saja"
" Mendingan kamu pulang aja. Istirahat di rumah" kata Tomy.
" Aku udah nggak apa-apa kok Tom"
" Yakin?"
" Hhmm"
David dapat melihat kalau asistennya itu tertarik dengan sekretarisnya. Dan itu terlihat jelas dari cara Tomy memperlakukan sekretarisnya itu.
" Baiklah, kalian berdua lanjutkan aja mojok nya. Saya mau mencari istri saya dulu"
Tomy kaget mendengar ucapan bosnya. Ia tidak menyangka bosnya itu akan bicara seperti itu. Apa bosnya itu tua kalau dirinya suka sama Airin.
David keluar dari ruangan itu. Ia memberikan ruang untuk Tomy untuk mengungkapkan perasaannya. Ia kembali ke ruangannya. Ia akan mencari keberadaan istrinya dari CCTV yang ada di ruangannya
To be continue.
Happy reading 😚😚
__ADS_1