Sayap Cinta Gadis Kesepian

Sayap Cinta Gadis Kesepian
Bertemu keluarga baru Papa


__ADS_3

Beberapa hari kemudian.


Aluna sudah bersiap untuk pergi jalan-jalan bersama papanya. Ya seperti janji papanya dua hari yang lalu kalau weekend ini papanya akan menjemput dia.


" Bik gimana baju yang Aluna pakai sekarang, bagus nggak?"


" Bagus, nona terlihat semakin cantik"


" Makasih Bik "


" Sama-sama non"


" Apa keluarga baru papa mau menerima Aluna, Bik?"


" Mudah-mudahan mau ya non. Yuk turun"


" Hhmm"


Aluna turun dari kamarnya. Ia tidak sabar ingin bertemu dengan papanya. Karena sudah lama sekali dia tidak bertemu dengan papanya itu. Setidaknya semenjak dia tinggal di rumah baru ini.


Deru mesin mobil sudah terdengar. Aluna merasa deg-degan, ini kali pertamanya ia akan bertemu lagi dengan papanya. Setelah beberapa tahun ia tidak bertemu dengan papanya.


Ia segera keluar dari dalam rumah.Tampak lelaki paruh baya keluar dari mobil mewah sambil melemparkan senyum padanya.


" Papa"


Lelaki paruh baya itu merentangkan tangannya. Aluna segera menghambur ke pelukan papanya. Cinta pertama dalam dalam hidupnya.


" Putri cantik papa"


Ya lelaki paruh baya itu adalah tuan Adrian Wilson. Ayah kandung Aluna.


" Kenapa putri papa ini terlihat sangat kurus, hhmm"


" Masa sih Pa, padahal Aluna merasa udah agak gemuk "


" Kamu kurus sayang. Apa uang yang papa kirim tidak cukup untuk membuat putri cantik papa ini gemuk"


" Tentu saja cukup"


Bik Ijah terharu melihat interaksi ayah dan anak itu. Wajah bahagia dari wajah nona mudanya sangat terlihat jelas. Ia segera mengusap air matanya.


" Udah siap berangkat"


" Siap"


" Silakan masuk tuan putri"


" Terima kasih"


Adrian menutup pintu mobilnya. " Jah, saya berangkat dulu"


" Baik tuan. Hati-hati"


" Dah bibik" kata Aluna sambil melambaikan tangannya pada Bik Ijah.


Ijah membalas lambaian tangan nona mudanya. " Bersenang-senang lha non"


Mobil mewah itu perlahan melaju meninggalkan rumah Aluna. Setelah mobil mewah milik tuannya sudah tidak terlihat, Ijah pun masuk kedalam rumah.


" Kita mau kemana Pa?"


" Ke pantai, tapi kita jemput adik kamu dulu ya"


" Adik?"

__ADS_1


" Iya, nggak apa-apa kan?"


" Hhmm"


Rasa bahagia yang tadi datang, lenyap seketika. Aluna berpikir kalau hanya dia dan papanya saja yang akan pergi jalan-jalan, tapi ternyata papanya mengajak anak dari istrinya yang baru.


Aluna melirik papanya. Ia tau jalan yang mereka lewati sekarang. " Ini?"


" Ya, adik kamu kuliah di sini. Dia baru semester 4"


" Oh"


Ternyata dia satu kampus dengan adik tirinya. Tapi bukankah papanya baru enam tahun menikah. Lalu kenapa dia punya adik yang hanya beda dua tahun darinya.


" Dia bukan putri kandung papa"


" Eh"


" Iya sayang, dia bukan putri kandung papa" kata Adrian sambil membelai rambut putri cantiknya itu.


Mereka pun sampai di area parkir kampus. Adrian memarkirkan mobilnya di tempat yang masih kosong.


" Kamu mau turun atau mau di dalam mobil aja"


" Aluna di mobil aja deh Pa"


" Baiklah"


Baru saja Adrian akan berjalan masuk ke dalam kampus. Ada seorang gadis yang berlari ke arahnya.


" Papa"


" Hei, kamu sudah selesai"


" Hhmm"


Mendengar kata kakak, seketika raut wajah gadis itu berubah. Ia tidak suka berbagi papanya dengan siapapun.


" Ayo"


" Ya"


Adrian dan putri tirinya berjalan menuju mobil yang terparkir di parkiran. Aluna keluar dari mobil saat melihat papanya dengan seorang gadis.


Gadis itu kaget melihat wanita yang keluar dari mobil papanya. Iya kenal dengan gadis itu. Siapa yang tidak akan kenal dengan primadona kampus itu.


" Kamu?"


" Hai, aku Aluna" kata Aluna sambil mengulurkan tangannya.


Gadis itu hanya diam. Ia tidak menyambut uluran tangan Aluna. Ia malah menatap Aluna dengan tatapan kebencian.


" Angel" tegur Adrian.


Ya nama gadis itu adalah Angelina Sanjaya. Putri tiri Adrian Wilson.


" Ah maaf. Aku Angel" kata Angel sambil menyambut uluran tangan Aluna. Raut wajahnya langsung berubah sok ramah.


Aluna tersenyum melihat perubahan wajah Angel. Ia tau gadis itu tidak menyukainya. Itu dapat terbaca dari tatapan matanya tadi. Apa papanya tidak menyadari itu.


" Papa harap kalian bisa akur"


" Ya Pa" jawab Aluna dan Angel berbarengan.


" Ayo masuk, kita segera pergi "

__ADS_1


Kedua gadis itu masuk kedalam mobil. Supaya adil Aluna dan Angel duduk di kursi belakang. Mobil mewah itu melaju meninggalkan area kampus.


" Apa mama juga ikut Pa?" tanya Angel.


" Iya, mama kamu sudah menunggu di villa"


" Villa?" tanya Aluna.


" Iya sayang, kita akan ke villa terbaru papa" kata Adrian.


" Bukankah papa bilang tadi kita akan ke pantai?"


" Iya, villa terbaru papa di dekat pantai"


" Oh"


Aluna tidak tau seperti apa istri baru papanya itu. Apakah mama tirinya itu bisa menerimanya. Atau dia akan seperti Angel, yang langsung melihatkan rasa tidak sukanya.


" Bagaimana dengan ujian kamu tadi Angel?" tanya Adrian.


" Lancar Pa. Aku yakin dapat nilai yang tinggi nanti" kata Angel.


Aluna tersenyum kecut. Ia tidak menyangka papanya akan perhatian seperti itu pada anak tirinya itu. Dia saja tidak pernah ditanya bagaimana kuliahnya. Tapi dia tidak boleh lemah, bukankah papanya selalu begitu?.


Tanpa terasa mereka sampai di sebuah villa yang sangat besar dan juga indah. Aluna memegang dadanya yang terasa sakit. Begitu cintanya kah papanya pada keluarga barunya, hingga di buatkan villa semegah ini.


Kau sangat jahat papa.


Seorang wanita berusia kira-kira 40 tahun dan juga anak laki-laki berusia 11 tahun datang menyambut kedatangan dirinya. Bukan lebih tepatnya menyambut suami dan putrinya.


" Kalian sudah datang" ucap istri Adrian.


Lebih cantik mamaku daripada dia. Batin Aluna dalam hati.


" Sayang kenalkan dia Aluna, putriku"


Wanita itu tersenyum pada Aluna. Tapi senyumannya itu tidak tulus. Aluna tau kalau wanita itu juga tidak menerima kehadirannya.


" Hallo Tante, saya Aluna" kata Aluna yang akan mencium tangan wanita itu, tapi segera di tepis oleh istri papanya itu.


" Saya tau. Suami saya sudah memberi tau tadi"


" Mama" tegur Adrian.


" Apaan sih Pa. Papa kan tau kalau mama tidak suka dengan orang asing"


" Aluna itu bukan orang asing, tapi dia putri papa!"


Istri Adrian masuk kedalam villa sambil menghentakkan kakinya. Ia tidak suka suaminya berbicara dengan nada tinggi.


" Hai kakak cantik" sapa seorang anak laki-laki.


" Hai juga adek tampan" balas Aluna.


" Namaku Leo. Nama kakak cantik siapa"


" Aluna, panggil aku Kak Aluna"


Angel tidak suka melihat interaksi adiknya dengan Aluna. Ia segera masuk kedalam villa menyusul mamanya.


" Ayo sayang kita masuk" kata Adrian pada Aluna dan juga Leo.


Aluna senang setidaknya masih ada yang menerima dirinya di sana selain papanya. Ia dan adik tirinya mengikuti papanya dari belakang.


To be continue.

__ADS_1


Happy Reading 😚😚.


__ADS_2