Sayap Cinta Gadis Kesepian

Sayap Cinta Gadis Kesepian
Sepasang parasit


__ADS_3

Aluna merasa dunia ini sangat sempit. Dari sekian banyaknya manusia, kenapa ia harus bertemu dengan dua manusia sampah ini.


" Foto apa yang Lo liat ini. Wow, coba liat ini sayang?" kata wanita itu pada lelaki yang ada di sampingnya.


" Foto USG?"


" Iya, ternyata dia juga hamil. Pantas saja dia menghilang nggak ada kabar setelah lulus kuliah"


Lelaki itu merasa tidak senang mendengar ucapan istrinya. Ia seperti tidak rela jika Aluna mengandung anak orang lain.


" Siapa ayah dari bayi ini?" tanya Daniel pada Aluna.


Ya sepasang kekasih itu adalah Daniel dan juga Maya. Yang mana lelaki itu dulu mantan kekasih Aluna dan juga, Maya mantan sahabat Aluna.


Maya tidak sengaja melihat Aluna saat akan pergi pemeriksaan kandungan. Dan kebetulan dokter yang akan ia datangi juga dokter yang sama dengan Aluna tadi.


" Apa hak anda nanya siapa ayah dari bayi yang ada dalam kandungan saya" kata Aluna.


" Jangan-jangan itu anak haram dia dengan lelaki beristri" kata Maya.


Plak..


" Lancang sekali kau!"


" Saya bisa melakukan lebih dari ini kalau anda bicara seperti itu lagi pada calon bayi saya"


" Emang kenyataannya begitu kan? buktinya kamu pergi pemeriksaan cuma sendirian. Tidak seperti aku yang ditemani sama suamiku"


" Ck, kau itu hanya mendapatkan barang bekas dariku. Jadi jangan sok pamer"


Maya mengepalkan tangannya menahan emosi. Ia tidak terima dengan ucapan Aluna barusan.


" Bilang saja kau iri. Karena Daniel lebih memilih gue"


" Denger ya. Gue justru bersyukur bisa terbebas dari laki-laki parasit ini. Dan kalian sungguh pasangan yang serasi"


" Itu kau mengakui kami pasangan yang serasi"


" Emang, kan sama-sama sampah. So cocok lha"


" Sayang kenapa kamu diam saja, saat dia bilang kita pasangan sampah?"


" Diam kamu Maya!"


Maya terhenyak mendengar suara tinggi suaminya. Ini kali pertamanya Daniel membentaknya. Dan ini semua karena wanita bodoh itu.


" Aluna jawab pertanyaan aku tadi. Siapa ayah dari bayi itu?"


" Anda bukan siapa-siapa saya, jadi saya tidak perlu menjawab pertanyaan anda"


" Apa benar laki-laki itu meninggalkan kamu?"


" Tidak! ayah bayi ini sangat baik dan bertanggungjawab"


" Lalu dimana dia sekarang? kenapa kamu dibiarkan pergi periksa seorang diri?" tanya Daniel sambil memegang bahu Aluna.


" Jauhkan tangan anda dari bahu istri saya!"


Daniel dan Maya menoleh ke arah suara itu. Alangkah kagetnya Maya, sampai matanya mau melompat keluar saat melihat lelaki yang baru datang itu. Ia sangat mengenal lelaki tampan itu. Bukan hanya dia, bahkan seluruh kota ini tau siapa lelaki tampan itu.


Ia pun teringat kejadian saat mereka lulus kuliah dulu. Lelaki tampan itu membuat heboh seluruh kampus dengan hadir ke acara kelulusan beberapa bulan yang lalu. Bukan itu saja, lelaki tampan itu juga memberikan buket bunga mawar besar untuk Aluna.

__ADS_1


" Bukankah anda CEO perusahaan Wesley?" tanya Maya.


" Ya, saya CEO perusahaan Wesley"


" Apa hubungan anda dengan wanita j*l*ng ini?"


" Wanita j*l*ng? siapa yang maksud anda wanita j*l*ng nona?"


" Itu wanita yang di samping anda"


David mengepalkan tangannya menahan emosi. Ia tidak suka ada yang menghina istrinya. Apalagi wanita itu didepan matanya menghina istrinya.


" Dia istri saya. Dan tarik kata-kata anda tadi karena kalau tidak anda akan menyesal"


" I-istri?"


" Ya, dia istri saya, Kenapa?"


" Berarti anda adalah ayah dari bayi yang dikandung dia?"


" Tentu saja saya ayahnya"


" Ng-nggak mungkin? bukankah anda belum menikah?"


" Kami sudah menikah beberapa bulan yang lalu "


" Apa benar yang dikatakan laki-laki ini. Kalau kamu adalah istrinya?" tanya Daniel.


" Benar. Lelaki tampan ini adalah suami saya"


" Kalau benar kalian sudah menikah mana buktinya?"


" Apa anda buta. Bukankah istri anda tadi sudah memperlihatkan foto hasil USG saya pada anda"


" Terserah anda mau percaya atau tidak. Lagipula nggak ada untungnya untuk kami menjelaskan status kami pada manusia parasit. Yuk Dad, kita pergi dari sini"


David merangkul pinggang istrinya. Mereka pergi meninggalkan kedua manusia sampah itu. Namun tiba-tiba Aluna menghentikan langkahnya. Ia berbalik dan menghampiri Maya.


" Foto ini milik saya, jadi saya ambil kembali" kata Aluna sambil merebut foto USG tadi dari tangan Maya. " Satu lagi, kau takkan pernah menang melawan saya. Karena saya akan selalu berada di depan anda"


Aluna dan suaminya meninggalkan kedua manusia sampah dan juga penghianat itu. Karena kalau berlama-lama di sana, ia bisa-bisa emosi dan itu tidak baik untuk kandungannya.


" Siapa mereka?" tanya David setelah mereka sampai di parkiran.


" Bukan siapa-siapa?"


" Lalu kenapa wanita itu bicara kasar sama kamu. Untung saja dia lagi hamil, kalau tidak aku sudah beri perhitungan sama dia"


" Uh, kamu gemesin kalau lagi marah kek gini?" kata Aluna sambil mencubit pipi suaminya.


David menggenggam tangan istrinya. Kemudian ia mengecup tangan sang istri.


" Jangan pernah biarkan siapapun merendahkan kamu lagi"


" Nggak akan Dad"


" Sekarang kita pulang, dan berikan kabar baik ini pada papa dan juga Leo"


" Iya. Aku nggak sabar ingin melihat reaksi papa nanti"


" Yuk masuk"

__ADS_1


David melajukan mobilnya meninggalkan area parkiran rumah sakit. Sebelum pulang, mereka akan mampir ke supermarket dulu untuk membeli susu untuk ibu hamil dan juga beberapa macam buah-buahan.


Saat melewati supermarket. David menghentikan mobilnya. Ia memarkirkan mobilnya di area parkir.


Pasutri itu masuk kedalam supermarket. David mengambil troli untuk memudahkannya membawa barang belanjaan nanti.


" Sayang kita cari apa dulu nih?"


" Susu ibu hamil dulu Dad"


Mereka langsung berjalan menuju tempat produk susu formula. Mereka mencari susu khusus untuk ibu hamil.


" Mau yang rasa apa?"


" Strawberry, vanilla sama coklat"


David mengambil tiga kotak susu ibu hamil dengan rasa yang diinginkan istrinya tadi. Ia mengambil yang ukuran besar. Ia memasukkannya kedalam troli.


" Kemana lagi?"


" Ke area Snack "


" Snack?"


" Iya. Soalnya aku pengen makan Snack "


" Itu nggak sehat sayang. Beli yang lain aja ya?"


" Nggak mau? aku maunya Snack"


" Ya udah, tapi belinya jangan banyak-banyak ya"


" Makasih daddy"


Aluna bergegas menuju rak-rak yang berisi aneka macam Snack. Ia mengambil beberapa macam Snack, dan memasukkan kedalam troli.


" Coklat boleh?"


" Boleh"


" Yeeyy, suamiku memang yang terbaik"


David menggelengkan kepalanya melihat tingkah istrinya yang seperti anak kecil. Apakah ini juga termasuk dalam kategori ngidam?.


" Banyak banget sayang beli coklatnya?"


" Cuma dua puluh macam kok Dad. Dan itu nggak banyak"


David menghela nafasnya. Bagaimana bisa dua puluh batang coklat dengan berbagai macam rasa sudah masuk kedalam troli. Dan istrinya bilang itu tidak banyak. Sungguh bumil yang unik.


" Baiklah, sekarang kita beli buah "


" Ok"


Ia segera mendorong troli nya pergi dari tempat itu. Karena kalau tidak, istrinya ingin membeli makanan yang tidak sehat lagi.


Selesai memilih berbagai macam buah. Mereka pun pergi ke kasir untuk membayar semua belanjaannya.


Setelah semuanya selesai, mereka melanjutkan kembali perjalanan mereka menuju rumah. Tepatnya rumah sang mertua.


To be continue.

__ADS_1


Happy reading 😚😚


__ADS_2