Strong Women

Strong Women
Part 9


__ADS_3

Sera dengan manja nya memeluk mami vina yang menyambut nya di depan pintu. "aaa mii kangennnn.... mami bisa aja ini kan berkat tuhan maka nya sera punya body gini hahha, ucap sera memanja".


"ayo kita masuk mami sudah masak buat kalian semua, vin panggil roy turun. Kata mami vina"


" mi bolehkah sera aja yang memanggil ka roy, ucap sera sambil menaiki tangga ke lantai dua kamar roy"


"Dasar gadis nakal masih sore sudah mau menggaggu roy si buaya tidur, ucap mami tertawa kepada nisa dan vina"


Roy adalah kaka tertua vina yang sangat karismatik tampan pria ini menggoda kaum hawa ditambah dia adalah keluarga kaya, roy adalah Bad Boy dia suka gonta ganti pacar paling yang bertahan lama hanya 1 bulan selebih itu sudah kaya ganti baju aja bolak-balik ganti. Namun roy adalah sosok yang bertanggung jawab terhadap keluarga, sera dan nisa pun kerap di perhatikan oleh roy seperti adik nya sendiri itu lah kenapa sera sanggat nyaman dekat dengan roy.


tookkk.. tookk..


" kaa royy... bangunn mami suruh turun makan... tookk.. tookk... sera masuk yaa, ucap sera membuka pintu kamar roy "


"aa..... ka roy, sera melemparkan bantal ke roy yang sedang tidur"


Betapa terkejut nya sera melihat roy hanya memakai celana dalam nya untuk tidur. Roy yang terkejut mendengar suara teriakan sera langsung banggun berdiri hanya mengenakan celana dalam. " yaa.. sera apa yang kamu lakukan disini gadis bodoh, kata roy dengan sedikit berteriak"


" aku kesini untuk mengintip mu pria bodoh, ucap sera sambil menutup wajah nya dengan bantal"


" kalo begitu kemari lah mendekat kesini agar ak bisa memeluk mu, ucap roy yang menggoda sera"


" yaa cepat pakai baju mami sudha menunggu untuk makan , kaa boleh aku bertanya, ucap sera dengan lantang"


" ada apa? sahut roy sambil berjalan ke arah kamar mandi untuk memakai pakaian"

__ADS_1


" kaa kamu tau event mobil yang akan di adakan di hotel C gak, ucap sera sambil duduk di sofa kamar roy "


Roy yang paham dengan pertanyaan sera langsung keluar kamar mandi dengan cepat. " iya aku tahu ada apa? apa kamu akan menggambil pekerjaan disana, ucap roy dengan wajah curiga"


" ia ka aku ambil kerjaan itu upah nya lumayan untuk jam kerja nya, apakah disana baik saja ka, ucap sera"


" jangan kerja kalo kamu takut biar aku saja yang bayar upah mu kamu jangan turun oke, ucap roy sambil duduk di samping sera"


" tapi aku sudah mengambil separuh upah nya ka, tapi kalo kaka memkasa untuk memberikan ku uang akan ku ambil hehhe... kan ada ka roy disana aku pasti aman bukan. Ucap sera memanja kepada roy". Sera memang sudah di anggap adik oleh roy maka nya sera sudah terbiasa keluar masuk kamar roy.


drrttttt... drttt.. drttr..


Dering hp sera membuyarkan obrolan dengan roy sera bangkit dan berpindah dari duduk nya. Telphone yang masuk dari bagas memberikan kabar bahwa dia sedang sibuk dengan kerjaan tapi tetap merindukan sera yang jauh dari pandang nya. Sera dengan wajah ceria terus saja bercerita dengan bagas tentang kegiatan yang dia lakukan, bagas yang hanya bisa mendengarkan sambil menatap tumpukan berkas yang harus dia pelajari membuat wajah muram mendengar sera yang ceria seakan bagas ini memeluk kekasoh nya itu rindu yang sudah 2 hari tidak bertemu.


" raa aku mungkin pulang minggu depan, kamu jangan buat aku khawatir ya selalu kasih aku kabar ya, ucap bagas dengan nada sedih"


"kamu butuh uang akan aku kirim sekarang"


" hmm. aku hanya butuh kegiatan karna tidak ada kamu yang aku goda, ucap sera memanja dengan kekasih nya"


Bagas yang mendengar hanya bisa tertawa dia ingin lari dari tempat itu pun percuma hanya akan menambah masalah saja jadi dia hanya bisa memberikan suport kepada sera. panggilan telpon pun sudah selasai sera menuruni anak tangga menuju ke meja makan yang sudah di tunggu oleh keluarga ini.


"guys gimana malam ini kita hangout kita cari suasana nongkrong atau apalah. ucap nisa dengan semangat"


" aku ikut aja bosan juga di rumah trus yakan, ucap sera dengan senyum nakal"

__ADS_1


"Kalian boleh jalan tapi harus ada aku yang jagain kalian okeh, pria di luar sana serigala hanya aku yang pria baik-baik. ucap roy dengan wajah pamer nya"


" ogah kalo sama kamu bang.. ga akan ada cowok yang mau dekatin kita hu... ucap vina melenggos"


Mami vina yang hanya bisa mendengarkan percakapan dari anak anak nya hanya bisa tertawa dan memberikan peringatan harus tetap waspada. " ingat kalian harus pulang cepat besok kita akan makan pagi bersama mami ga menerima alasan apapun. ucap mami vina dengan tegas" disambut sahutan dari semua anak anak nya.


beberapa jam kemudian....


Sera sudah bersiap untuk pergi jalan dengan para sahabat nya, meraka sudah mengenakan pakaian ter-hits anak muda sekarang. Membuat mereka bertiga tampak sexy dan modis, mereka langsung naik ke mobil vina berjalan menuju sebuah club malam terkenal di kota B ini. Club ini sangat terkenal sangat susah masuk kalo datang tanpa reservasi terlebih dahulu namun Vina adalah sepupu dari pemilik tempat ini jadi dia akan di layani dengan baik tanpa harus ikut antrian yang panjang kaya orang ngantri sembako.


Mereka bertiga sudah duduk di table, mendengarkan aluan musik dengan lampu berkedip membuat mereka ingin turun untk berjoget. Paras mereka bertiga yang sangat menawan membuat para mata kaum adam melirik mereka berusaha mendekati tiga dara cantik ini.


Sera begitu lepas bersenang-senang melepaskan segala pikiran nya dia sudah lama tidak ke club semenjak di larang oleh bagas. Banyak mata yang tertuju apa gadis cantik yang sedang bergoyang ini tanpa sadar teguran dari seorang pria membuyarkan tarian merka bertiga itu adalah roy yang sengaja mengikuti kemana adik nya pergi namun roy tidak sendiri dia bersama dengan beberapa teman-teman nya. " pintar ya kenapa kalian ada disini, ucap roy mencubit tiga perempuan cantik ini"


" ka kita kan sudah cukup umur jadi boleh dong kesini. ucap nisa menggoda roy"


" umur umur kalian itu masih kecil jangan ke tempat kaya gini sendirian, roy langsung menarik paksa ketiga gadis itu dari lantai dansa yang sedari tadi ia perhatikan mereka berjoget kelewat sexy"


Roy membawa ketiga gadis itu duduk satu table dengan dia. Table itu bukan hanya berisi roy tapi juga ada para sahabat dan rekan bisnis yang roy bawa. Ketiga gadis itu pun merasa senang karna dapat melihat pria-pria tampan di hadapan mereka.


" woouuu... bidadari mana ini nyangkut di table kita. Ucap sahabat roy"


" mereka semua pacarku jadi jangan ada yang ganggu, tegas roy kepada para sahabat nya"


vina and the geng hanya bisa tertawa melihat sikap kaka nya yang over proktektif ke mereka. " ga ko kita semua adik ka roy jadi santay aja ka sama kita. Ucap nisa memecahkan kecanggungan yang ada".

__ADS_1


Sesosok pria yang duduk di pojokan mencuri perhatian vina dan nisa, sosok pria tinggi nan gagah duduk bersila kaki sambil memegang gelas wine, senyuman yang dingin membuat tampilan pria itu menarik perhatian gadis yang melihatnya.


jangan lupa bantu vote like ya ka biar tambah semangat 😍


__ADS_2