Strong Women

Strong Women
Part 13


__ADS_3

Matahari belum menampak kan cahaya nya namum sera sudah berkutat dengan kesibukan nya di dapur rumah vina, yaa sera memang orang yang tidak pernah bisa diam melihat pekerjaan yang menganggur. Sera sudah sibuk menyiapkan sarapan untuk semua orang di rumah ini, tidak lupa dia menyiapkan makanan tersendiri untuk bocah kecil yang masih terlelap tidur di kamar.Karena hari ini penghujung minggu sesuai jadwal sera harus berkerja di event mobil yang ia ambil kemarin.


Tak.. tak.. takk


Suara langkah kaki menuruni anak tangga, sesosok pria mengenakan celana trening memengang botol susu sedang memperhatikan sera yang sibuk dengan masakan nya sedari tadi. Andrew merasa terkejut melihat sera yang sudah menyiapkan sarapan sepagi ini bahkan bibi rumah ini pun belum bangun. Senyuman mengembang di ujung bibir pria gagah ini. " gadis ini menarik perhatian ku, ucap andrew yang berjalan mendekati dapur".


Sera yang melihat andrew berjalan mendekat mengumbar senyuman yang memperlihatkan gingsul menambah tingkat kemanisan gadis ini. " haii ka.. mau minum coffe, ucap sera menyodor kan gelas yang baru saja di seduhnya"


" boleh, aku ingin membuat susu untuk jordi. Kata andrew". Sera hanya menanggapi andrew dengan anggukan kepalanya.


"kenapa kamu yang menyiapkan bukan kah ada bibi, ucap andrew penasaran dengan tingkah sera"


"aku menyiapkan bekal untuk bekerja ka jadi sekalian saja, ini yang aku tutup untuk jordi pasti kan dia makan semua isinya ka, ucap sera sambil menutup kotak makan"


" kamu bekerja? dihari minggu seperti ini. Ucap andrew kebingungan"


"aku bukan orang kaya ka hahah jadi aku harus bekerja untuk kebutuhan ku, lagian cuma sebentar aku akan cepat pulang bermain dengan odi. Ingat kaka jangan pulang dulu. Ucap sera dengan wajah sendu menatap andrew seolah memohon untuk membiarkan dekat dengan odi". Andrew yang mendengar perkataan gadis itu sadar bahwa gadis cantik ini bukan wanita biasa dia terus menatap sera yang berjalan menaiki tangga menuju kamar untuk bersiap-siap pergi kerja.

__ADS_1


Beberapa saat kemudian.....


Semua orang sudah berkumpul di meja makan menikmati sarapan yang sudah tersaji di meja makan dengan obrolan-obrolan santai menyelingi waktu sarapan itu. " pasti sera yang menyiapkan sarapan ini kan mii, ucap roy kepada sang mami"


"kamu betul sayang, mami vina menyambut perkataan roy dengan tawa lebarnya"


"hmm.. kenapa dia belum turun juga. Ucap papi roy mencari sera"


Tak lama kemudian sera yang menggunakan rok jeans diatas dengkul dengan baju event menuruni anak tangga. Riasan di wajah nya tampak ringan membuat nya makin terlihat cantik dan sexy, semua mata mengarah pada sera yang berjalan ke meja makan. Sera dengan senyuman nya berpamitan dengan semua orang dia menyalimi tangan papi, mami dan wanita paruh baya itu. " mau kemana kamu nak? ucap papi vina"


" ada kerjaan sedikit pii nanti sera langsung pulang kesini ko, ucap sera berjalan menuju arah jordi menggendong anak itu sebentar lalu menaruh nya kembali sambil mencium pipi bocah kecil itu"


Wajah wanita paruh baya itu menatap sera yang berjalan ke ambang pintu keluar dia menatap sera dengan tatapan mengintimidasi. " mama roy kemana dia pergi. Dia selalu bekerja kah, ucap nene odi"


" dia mengambil event mobil tan.. Nanti roy juga akan kesana, gadis bodoh itu terlalu sexy untuk di tinggal kan sendirian. Ucap roy dengan senyuman nakalnya"


Semua orang disana sudah tau kebiasan sera, dia selalu menyibukan dirinya dengan berbagai pekerjaan maka bukan hal baru jika sera bekerja di hari minggu seperti hari ini. Mereka melanjutkan sarapan yang tertunda sejenak tadi, andrew mulai bermain dengan odi di halaman belakang bersama sisa teman-teman nya yang ikut berenang di sana.

__ADS_1


Malam harinya.......


Gadis cantik itu sudah sampai di rumah vina berbarengan dengan roy, sera di sambut dengan suara yang sangat di rindukan nya. Bocah kecil itu berlari menuju sera memeluk kaki sera dengan manja. Sera mengulurkan tangan nya meraih bocah itu dan memangku nya di kursi depan tv, mereka sekarang sedang bercada gurau bagai anak dan ibu melepas kerinduaan. Andrew dan sang ibu hanya menatap tingkah cucunya dari meja makan.Tak lama kemudian sera mendapat sebuah panggilan dari ponsel nya, nama bagas muncul di ponsel itu. Sera berbincang-bincang dengan bagas menceritakan aktivitas nya seharian ini mereka bertukar kabar melepas kerinduan. Bagas memang posesif dia selalu mencari kabar sera tak jarang dia meminta shere lock keberadaan sera.


Senin hari yang sibuk bagi para gadis ini mereka sudah di sibukan lagi dengan aktifitas kampus yang padat maklum saja mereka sudah mahasiswa semester dua di kampus itu. Bagas yang sudah mulai berkuliah selalu saja bolak-balik ke kelas sera hanya untuk sekedar melihat kekasih nya itu, bagas cukup terkenal di fukultas nya sendiri dia salah satu pria idaman kaum hawa. Namun sama seperti sera dia tidak menghirau kan yang lain sama sekali karna terlalu sibuk untuk bersama sera. " yangs kost mu kemasukan maling kah? ucap bagas yang sebetul nya tau itu pasti ulah maminya"


"hmm.. iya yangs kaya nya aku harus nginap lagi di ruma vina, ucap sera menoleh ke arah bagas dan vina"


" ayo aja beb senang aku ada kamu rumah rame, ucap vina tertawa"


" kamu ikut sama aku aja dulu ya lagian kita baru bertemu jangan sama vina terus nanti ke club lagi. Ucap bagas sambil menjewer telinga sang kekasih"


Sera memeluk sang kekasih mencoba meminta keringanan hukuman akibat kenakalan yang ia lakukan saat tidak ada bagas. Bagas pun mengerti sikap kekasih nya yang terkadang ingin bersenang-senang dengan sahabat nya, dia tidak terlalu memusingkan nya karna ada roy di sana yang pasti menjaga mereka dengan baik. Mereka berjalan keluar gerbang kampus menuju arah sebuah kafe untuk makan siang bersama, tanpa sengaja mereka berada satu kafe dengan putra yang sekarang menatap sera dengan intens. Bagas bukan tidak sadar dengan sosok pria yang berulang kali mencoba mendekati sera itu namun dia berusahan menahan amarahnya karena ancaman yang sesungguh nya lebih besar sedang menunggu mereka.


Bagas membawa sera ke sebuah apatemen mewah yang tentu saja milik bagas. Sera yang melihat tempat itu begitu takjub keindahan tempat itu sungguh mempesona. " gas rumah siapa ini, ucap sera dengan nada sendu"


"milik kerabat ku yngs sedang kosong pemilik nya keluar negri kamu bisa tinggal disini sementara waktu sampai kita dapat kost ya. icap bagas sambil merangkul sera dengan mesra. Bagas mulai meraba tubuh kekasih nya itu membuat sera terlena seperti biasa dengan sentuhan bagas, mereka mulai berciuman mesra.

__ADS_1


Jangan lupa vote like ya kaa.. selamat membaca 🍒


__ADS_2