
"Sera.. Hendra berjalan mendekati sera yang sedang terlihat berbincang dengan andrew.
"Kamu gpp? aku beneran minta maaf ra aku ga sengaja. Ucap hendra.
"Iya gpp kaa lain kali ga boleh ceroboh lagi ya, sakit tau ka. Ucap sera.
"Baiklah sebagai permintan maaf aku teraktir ke club nanti malam. Ucap hendra dengan nada menyembong. Sera beralih pandangan melihat andrew yang hanya diam membisu melihatnya berbual dengan hendra.
"Gak mau ah ka, jalan aja yok bawa odi sekalian keluar. Sera memberi kode pandangan ke arah andrew.
"Oke, kita ke kebun binatang atau taman bermain. Ucap hendra dengan semangat nya.
"Ka andrew ikut juga ya ga boleh gak pokok nya harus ikut. Ucap sera menarik tangan andrew. Gadis itu membujuk andrew agar ikut menghabiskan waktu bersama dengan putranya. Hendra yang melihat tingkah laku kedua orang dihadapaan nya ini merasakan tantangan untuk menggoda sang adik.
"Kalo dia gak ikut anggap saja kita sedang berkencan ra, ditambah dengan odi kita akan seperti sebuah keluarga kecil yang sedang berlibur.
"Yee.. itu sih mau mu ka, udah ah aku ganti baju dulu.
"Kalo kamu gak cepat aku yang akan mendapatkan nya. Ucap hendra memberikan sedikit gretakan terhadap andrew.
#Dikebun Binatang........
"Rame banget ka, ucap sera sembari memperhatikan sekeliling nya.
"Ini kan weekend raa jadi pasti rame. Ucap hendra sambil mendorong kereta odi.
Mereka berjalan kebeberapa spot kandang berbagai hewan lucu. Sera terus mengumbar senyuman sambil membawa odi dalam pelukan nya. Gadis ini benar-benar memanjakan odi dengan segala perhatiannya. Andrew yang ikut dalam perjalanan ini hanya diam mengikuti langkah sera dan hendra yang berada di depan nya. Pria ini terus saja diam sambil mengawasi sera dari jarak dekat.
__ADS_1
"Ka gantian gendong odi dong, sera mau ke toilet ka. Ucap sera memberikan odi kepelukan andrew yang sedari tadi hanya diam mengikuti mereka.
Hendra sedang sibuk dengan berbagai telpon yang masuk ke ponsel nya, walaupun ini hari libur namun urusan kantor masih tetap mengganggu nya. Beberapa kali hendra terlihat mondar-mandir sambil menahan kekesalan sambil menggenggam erat ponsel nya.
"Ka pulang aja yook, ka hendra pasti banyak kerjaan. Ucap sera menghampiri hendra yang berdiri tak jauh dari toilet berada.
"Jangan dong raa kamu kan kepengen kesini, maaf ya ada urusan mendadak. Ucap hendra sambil menutup sambungan telpon miliknya.
"Iya besok-besok masih bisa, dari pada ka hendra ga bisa menikmati jalan-jalan ini. Ayo pulang aja. Ucap sera membujuk hendra.
"Gini aja deh kamu sama andrew terusin jalan-jalan sambil membawa odi, aku balik duluan untuk mengurus pekerjaan lain waktu aku akan ganti perjalana ini. Ucap hendra sambil berlalu meninggalkan sera bersama dengan andrew dan jordi.
"Ka mau terus apa pulang. Sera bertanya kepada andrew yang hanya diam sambil menggendong odi.
"Kaa... Awwwww... hiks.. hikss... Sera meneteskan air mata luka di jari kaki nya terbuka lagi dan mengeluarkan darah. Andrew yang mendengar jeritan sera menjadi kaget melihat gadis manis ini meneteskan air mata.
"Gpp kak cuma sedikit ko.
"Duduk lah dulu aku kan membelikan perban yang baru, bantu aku menjaga odi sebentar. Ucap andrew berlari meninggalkan sera duduk memangku odi disebuah kursi panjang di taman itu. Sera bermain bersama odi sambil menahan rasa sakit di luka miliknya.
Andrew kambali sambil membawa perban baru untuk sera. Pria ini memperhatikan sera dengan sangat baik. "Ayo kita pulang, odi sepertinya mengantuk ra. Ucap andrew sambil mengambil jordi kedalam pelukan dan tangan kiri nya mengandeng lengan sera. Pria ini dengan berani meraih tangan sera mendekap nya dengan sangat erat ditengah kerumunan orang. Sera hanyak mengikuti andrew tanpa sepatah kata penolakan keluar dari mulutnya. Mereka berjalan bergandengan tangan sangat terlihat bagai sebuah keluarga kecil yang sedang berlibur. Pria dan wanita yang sangat cantik dan tampan ditambah lagi bayi laki-laki yang sangat menggemaskan dipelukan andrew.
Sesampainya si dalam mobil sera memeluk odi yang sedang tertidur pulas, andrew hanya fokus menyetir tanpa menoleh kearah sera yang berada disamping nya. Gadis ini beberapa kali mengehela nafas ingin memulai percakapan namun dia teringat kembali kejadian tadi pagi yang membuat pipi nya merah merekah menahan rasa malu.
"Sera...Ucap andrew.
"Hmmm, Sera hanya berdehem mendengar andrew memanggil namanya.
__ADS_1
"Apa aku masih harus mengabarin mu kalo aku sedang dinas. Ucap andrew berusaha memecah kecanggunan yang terjadi terhadapnya dengan sera sedari pagi.
"Sembarang kamu kak, kamu kan sudah janji mau mengabarin kaa.
"Baik lah jangan salahkan aku kalo sampai pacar mu cemburu.
"Kalo gitu ponsel ku akan ku sembuyikan agar bagas tidak melihat. Ucap sera sambil tertawa menanggapi perkataan andrew barusan.
"Gadis nakal kalo gitu aku kan terus mengganggu mu sampai kau bertengakar dengan kekasihmu.?
"Kalo gitu aku akan berpindah hati dengan mu kalo bagas memarahiku kaa.
"Kalo gitu aku akan menampung mu dengan sangat baik dirumahku.
#Ditempat lainya....
"Tantee.. helena sudah berhasil masuk kelas yang sama dengan bagas. Ucap helena.
"Bagus lah dengan begitu kamu akan lebih gampang mengawasi bagas. Ucap mami bagas yang sedang duduk santai disebuah cafe langganan mereka.
"Kamu harus berhasil mendapatkan bagas bagaimana pun caranya..
"Tenang aja tantee serahkan semua ke helena biar nanti sisanya helena yang selesaikan.
"Bagus setidak nya tante merasa tenang ada yang bisa memantau bagas dari jarak dekat, kita harus memisahkan bagas dari perempuan murahan itu. Ucap mami bagas dengan penuh kemarahan.
"Kita akan urus dia dengan perlahan tante jangan sampai bagas tau dan memberontak lebih jauh lagi. Ucap helana gadis penuh dengan ambisi untuk mendapatkan bagas.
__ADS_1
Happy reading ka jangan lupa vote like yang banyak yaa kakak... 💋