Strong Women

Strong Women
Part 10


__ADS_3

Sesosok pria di ujung ruangan itu membuat wajah vina dan nisa memerah, debaran mereka rasakan belum pernah terjadi ada pria yang mengacuh kan mereka begitu saja seperti sosok pria satu ini. Pria tampan itu terlihat angkuh dan dingin itu hanya duduk memegang gelas wine menatap kosong ke arah panggung menikmati alunan dj yang sedang bermain. " vin lihat deh yang duduk disana hawa nya panas banget beb.. bikin pengen gigit deh, ucap nisa tertawa menatap pria itu "


" hmm.. panas beb kalo cuma di lihat aja minta abang kenalin yo hahah.. raa lo gak mau liat tuh yang duduk di pojok. ucap vina yang melihat sera"


Sera yang sedari tadi hanya sibuk dengan dunia nya sendiri menikmati aluan musik dan wine ditanggan nya. " ga buat kalian aja, ayo turun lagi yo mumpung lagu nya enak. Ucap sera menarik tangan nisa"


" yaa kalian mau kemana sini aja gaush turun, ucap roy dengan kacakan tangan di pinggang"


" suntuk bang sudah disini cuma duduk mending juga pulang kalo gitu, ucap sera membantah roy"


" banyak pria tampan disini kamu bosan hahh... belum pernah aku dengar wanita seperti mu. kata roy sambil minum wine di gelasnya"


Sera hanya melirik roy dengan tatapan manja membuat para sahabat roy berdecak kagum melihat rupa wanita cantik yang sedang menggoda ini. Tiga dara ini kembali turun ke lantai dance menikmati alunan musik membuat badan mereka bergoyang sexy. Tanpa mereka sadari DJ tampan yang sedang bermain ialah putra yang sedang berdiri menatap kerumuman dari atas panggung bermain dj, lantunan musik mulai meredup sesesok pria mulai berbicara melalui mikrofon membuat para tamu terdiam mengamati panggung. "Malam semua... hari ini gue mempersembahkan lagu ini untuk gadis cantik berbaju hitam yang sedang berdiri bersama sahabat nya. Sera this is for you "


Suara deruan menggema di dalam ruangan semua mata mencari sosok yang di maksut oleh putra sesosok wanita cantik yang membuat putra gundah. Di dapat nya wanita cantik itu hanya berdiri mematung bersama para sahabat nya mereka terkejut melihat putra yang sedang berbicara. Namun lantunan lagu yang di putar membuat semua orang menggila menikmati suasana.


" wiss... berat saingan jo lawan mu dj terkenal, ucap salah satu teman roy "

__ADS_1


" gilak ni cowo berani-berani nya dia ngomong di depan umum kaya gitu, sahut roy dengan kacakan di pinggang"


Sera tidak memperdulikan sosok putra di atas panggung dia hanya menikmati alunan musik yang membuat segala beban pikiran nya mulai mereda. Sera yang mulai merasa lelah kembali ke table roy untuk minum namun meja roy terlihat sepi karna roy dan semua teman turun ke lantai dansa hanya tertinggal sosok pria angkuh di ujung ruangan. " maaf ka boleh kan aku minta wine yang di depan mu, ucap sera menatap pria angkuh itu"


" kamu bisa minum ? kata pria itu "


" hmm.. lumayan ka"


" kalo kamu belum yakin bisa minum apa tidak jangan mencoba, minum soft drink aja jangan membuat roy susah. Ucap pria itu dengan tatapan kaku"


Sera hanya berdecak kesal melihat pria yang baru saja menceramahi nya, sosok pria itu memang mengoda tapi bagi sera pria angkuh seperti dia itu malah membuat nya jengkel walaupun dia sangat tampan. Sera meminum minuman ringan untuk menghilangkan rasa haus nya karna terlalu banyak berdansa, tidak lama kemudian ada sesosok pria yang mendekati sera dengan jalan terlunta-lunta akibat mabuk berusaha menarik paksa tangan nya dengan kasar. Sera menjadi sangat takud wajahnya memucat, genangan air mata sudah hampir keluar karena dia di tarik paksa sera bersuara kencang namum suara nya masih kalah dengan suara musik di tambah cahaya yang redup membuat penglihatan tidak terlalu jelas. Pria angkuh yang sedari tadi hanya duduk sekarang mulai berdiri berjalan ke arah sera menarik badan sera kepelukan nya berusaha menjauh kan sera dari lelaki yang mabuk itu. Pria itu tanpa suara hanya memeluk sera di dada bidang nya berusaha membaut sera yang ketakutan menjadi tenang, baju pria itu menjadi sedikit basah karna air mata sera yang terlanjur turun.


" duduk lah dekat dengan ku sampai roy dan teman mu datang. Ucap pria itu membawa sera duduk untuk menenangkan nya "


Vina pun datang di ikuti nisa dan teman teman roy. Nisa yang kaget melihat sera duduk berdekatan dengan sosok pria yang mencuri perhatian nya pun di buat binggung. Mereka mendekati sera mencoba mengorok informasi kenapa sera bisa dengan pria itu kemudian sera menceritakan yang baru saja di alami membuat para sahabat nya memeluk gadis cantik itu. " kita pulang aja yo lagian dah subuh ini nanti mami marah, ucap vina sambil menarik roy untuk pulang" .


" hmm.. ayo pulang besok kita bbq kalo telat di hukam mami, sahut roy yang berjalan membayar tagihan sambil mengajak teman teman pulang"

__ADS_1


" kalian mau bbq di rumah ikut dong roy mau juga gue lihat ade lo bangun pagi, ucap teman roy"


" dasar kuda belok, ayo ahh kalo kalian mau sekalian saja menginap di rumah dari pada pulang lagi toh besok weekend. Ucap roy kepada teman teman nya"


Mereka pun berjalan keluar club menuju parkiran mobil, tida dara ini sudah melaju mengemudiakan mobil meninggalkan roy tertinggal di belakang. Mereka langsung pulang menuji rumah vina sednagkan roy pergi makan bersama sahabatnya sebelum pulang.


Beberapa jam kemudian...........


Matahari sudah terbit dengan cahaya menyilaukan membuat para gadis itu bangkit dari kasur nya untuk menyiapkan sarapan. Tak terkecuali sera yang belum ada tidur sedari pulang dari club karna sibuk bercanda gurau dengan bagas di telphone melepas kerinduan karna jarak di antara mereka. Saat sera keluar menuju balkon kamar vina betapa terkejut nya dia melihat sesosok pria tampan yang semalam menolong berada di samping nya. Kamar milik vina dan roy memang bersebelahan berada di lantai 2 rumah ini jadi balkon kedua kamar itu pun bersebelahan, sosok pria itu terlihat sexy dengan rambut dan handuk yang ia kenakan terlihat pria ini baru saja selesai mandi dan menghisap rokok berdiri di balkon. Sera yang malu melihat pria itu karna mengingat kejadian semalam memutar badan nya. " Rezeky pagi-pagi ngeliat ciptaan tuhan yang indah. Ucap sera sambil berjalan menuju kamar mandi"


Dapur rumah vina sudah terlihat berantakan, sera dengan cepat membantu kedua sahabat nya itu menyiapkan bahan bahan bbq yang akan mereka santap. Sera yang menggunakan celana pendek sejengkal dengan baju kaos kebesaran menutupi celana yang ia pakai membuat postur badan sera terlihat sexy. Suara tawa dan langkah kaki terdengar sedang menurin anak tangga yang berada di samping dapur. " wisss... ga salah kita pilih tidur di rumah lo roy kalo pagi pagi gina aja di hidangkan bidadari cantik. Ucap sahabat roy dengan mata melotot melihat sera sedang berdiri menghadap kulkas mengambil susu, vina dan nisa yang memotong sayur dudukk di atas kursi yang membuat paha mulus mereka terpampang nyata karna menggunakan celana pendek".


"gaush pake baju aja kalian gin.. Ku robek juga ga lama baju mu itu, ucap roy menggebrak meja di samping vina"


Vina yang kaget karna sentakan abang nya itu malah latah membuat sahabat nya tertawa keras melihat kelakuan vina itu. Mata sera tak sengaja bertemu dengan mata pria yang menyelamatkan nya semalam dia langsung membuang muka karna malu dengan kejadian semalam. " Biasa juga kita pake ini bang mana kita tau disini banyak harimau lapar sedang ikut menginap, ujar vina membela diri sambil menujuk para sabahat roy yang duduk di meja makan"


"Mamii... huhu... abang mukulin vina mii. Ucap vina berlari kearah mami nya yang baru saja keluar dari kamar"

__ADS_1


"kalian ini masih pagi sudah kaya kucing sama tikus aja kejar kejaran sudah kalian para cowo cepat bikin bara api . Ucap mami memerintah sambil melihat ruangan makannya terlihat ramai canda tawa beliau merasa senang sudah lama rumah ini tampak sepi"


Terimakasih ka sudah membaca sambil di bantu vote like ya ka.. 😊


__ADS_2