Strong Women

Strong Women
Part 94


__ADS_3

Sepasang lengan ini terus memeluk dengan hangat memberikan tempat bernaung yang nyaman. Andrew pun hampir meneteskan air mata karna tak sanggup mendengar sera yang terus saja menangis tanpa tahu sebab nya. Andrew juga tak mampu bertanya disaat seperti ini, hanya mampu memberikan pelukan hangat bagi sera.


"Sakit banget drew, ucap sera sedikit berkilah menujuk tangan nya terasa nyeri. Andrew sadar sera sedang berusaha menutupi perasaan nya.


"Harus kah aku panggil perawat? ucap andrew mengusap sisa-sisa air mata di wajah sera.


"Aku mau duduk disana bersama mu, ucap sera sambil merapikan rambut nya yang berantakan.


"Tapi disana keras, disini aja ya aku akan menemani mu. Ucap andrew sambil tersenyum.


"Mau nya disana drew, guman sera sambil berusaha berdiri membawa tiang infusan bersamanya.


"Pelan-pelan aja jalan nya raa, ucap andrew yang takut melihat cara berjalan sera yang begitu cepat.


"Hendra mana gak kesini kah? ucap sera sambil duduk bersandar merenggangkan tubuhnya yang terasa kaku.


"Kenapa? ucap andrew yang kesal karna sera selalu saja mencari hendra.


"Aku rindu padanya, ucap sera tanpa rasa ragu.


"Akan ku panggil kan setelah itu aku akan pergi meninggalkan kalian. Ucap andrew yang kesal karna merasa tak diperdulikan.


"Dreww kenapa kamu jadi kesal? aku tidak menyuruh mu mencarinya kan. Ucap sera dengan senyum manis nya yang membuat pria ini bisa salah tingkah.


"Duduk lah dengan benar, aku ingin tidur di pangkuan mu. Ucap sera merebahkan kepala nya di paha pria tampan ini.


"Aku ambilkan bantal ya raa, nanti kamu bisa sakit kepala. Guman andrew yang tak ingin melihat sera lebih sakit lagi.


"Gak usah cukup kamu aja drew, ucap sera dengan tawanya.


"Kenapa kamu terus mencari hendra? kamu sangat menyukainya kah? ucap andrew karna penasaran.


"Kamu gak perlu cemburu kan sekarang hanya ada kita, ucap sera yang senang membuat orang lain salah paham karna sikap manja nya. Andrew hanya tersenyum tipis melihat tingkah sera.


"Drew nanti ikut ya liburan? aku mau bareng kamu sama odi. Ucap sera yang tiba-tiba sangat menginginkan andrew bersama nya. Entah mengapa sera membiarkan perasaan pria itu terus berkembang padanya, padahal dia tahu hati nya masih milik orang lain.


"Kalo kamu sembuh aku akan membawa mu berlibur kemana pun kamu mau, ucap andrew sambil mengelus rambut sera.

__ADS_1


"Benarkah ? aku sangat mau dreww odi jangan lupa dibawa. ucap sera bersemangat.


"Hanya kita bertiga, aku mau kita bertiga saja yang pergi. Ucap andrew sambil membayangkan bagaimana kalo mereka benar pergi berlibur.


"Kamu sangat nakal dreww, kalo hanya kita boleh kan aku pakai bikini. Ucap sera sambil tersenyum.


"Kalo dengan ku kamu boleh memakai baju itu, ucap andrew sedikit memberi toleransi pada sera.


"Baiklah aku akan membeli bikini tersexy yang ada. Ucap sera dengan menatap andrew yang berada diatasnya.


"Kamu tidur lah drew, besok kamu kerja kan? ucap sera yang sadar bahwa andrew terlihat letih karna terus menjaganya.


"Aku akan menemani mu disini, ucap andrew yang tak ingin meninggalkan sera setelah melihat sera terkapar seperti kemarin tak berdaya.


"Drew kamu seorang pemimpin gak baik terus meninggalkan kantor demi seorang gadis. Ucap sera yang tak ingin merepotkan andrew terus menerus. Melihat ruangan kamar ini saja ia sangat yakin andrew yang membayar semua kebutuhannya saat ini.


"Besok pasti vina bakal datang, kamu kerja aja dulu nanti kesini lagi bareng odi yaa, ucap sera yang sangat kasihan karna andrew kurang istirahat.


"Baikalah aku besok memang ada rapat penting juga. Ucap andrew yang baru sadar akan jadwal kegiatannya.


"Besok harus makan yang bergizi kalo sudah makan telpon aku di ponsel vina ya aku mau lihat. Ucap sera dengan senyum penuh arti.


"Baiklah gadis cantik ku, ucap andrew yang merasa senang mendapat perhatian dari sera.


"Jangan lupa makan, jangan minum kopi dan jangan nakal. Ucap sera sambil tertawa melihat andrew.


"Nakal? kepada siapa? guman andrew sembari tertawa mendengar celotehan sera.


"Kepada sekretaris mu mungkin saja kan, ucap sera sambil mencubit lengan pria itu.


"Harus kah aku memberhentikan semua karyawan wanita di kantor? ucap andrew sambil menggenggam tangan sera yang terpasang infusan.


Sera hanya diam tak lagi membalas setiap ucapan yang dilontarkan andrew. Gadis ini merasa bersalah terlalu dekat dan berharap pada sesuatu yang seharusnya tidak boleh di jamah sedikit pun. Menaruh sedikit perasaan pada andrew saja sudah salah apalagi mereka selalu bersama dalam setiap kesempatan yang ada.


"Sekali ini saja biarkan aku menjadi egois untuk bersama andrew, guman sera pada dirinya sendiri. Gadis ini juga tak mampu menahan gejolak saat bersama andrew. Sera kembali terlelap dipangkuan andrew dalam senyap. Pria ini pun tampak lelah dan menaruh kepalanya pada sofa sembari terus memegang tangan sera dalam tidurnya.


Jam sudah menunjukan subuh, sera terbangun dalam tidurnya dengan perasaan yang tidak enak. Dia duduk dengan pelan agar tidak membangunkan andrew yang terlelap disamping nya. Menatap kosong pada ruang kamar ini membuat sera sedikit kembali teringat akan bagas bersama wanita lain. Bukan kah tak selama nya perjalan asmara itu mulus pasti kadang ada rasa sakit, namun sera tak menyangka hanya dengan melihat saja dapat menghancurkan hatinya. Sera juga merasa bersalah pada andrew karna keserakahan, rasa kacau namun juga tersisip rasa yang tak bisa diutarakan membuat andrew berada diantara dirinya dan bagas.

__ADS_1


Kleekkk.....


Suara pintu dibuka dengan pelan, hendra datang dengan nafas yang sedikit memburu karna sedikit berlari dari parkiran mobil kedalam rumah sakit.


Sera yang melihat hendra dengan senyuman. Salah satu pria yang mampu membuat tenang kembali datang untuk menemani dirinya.


"Sini, guman sera melambai pada hendra.


"Belum tidur sayang? kenapa malah disini? ucap hendra sambil mengecup kening gadis ini. Sera dengan perasaan biasa dan datar menerima kecupan hendra.


"Gak bisa tidur draa, kenapa baru datang jam segini? ucap sera sambil merapikan penampilan hendra yang sedikit berantakan karna berlari.


"Ada banyak pekerjaan seraa, kamu udah makan? ucap hendra memperhatikan sera yang terlihat lebih kurus dan pucat selama sakit ini.


"Gak bisa makan ini sangat sakit, guman gadis ini sambil menunjuk tangan dan tenggorokan nya yang seperti di silet tak mampu menelan makanan.


"Pagi nanti aku akan memesan kan bubur agar kamu bisa makan, ucap hendra sambil menyentuh wajah sera sedikit memerah karna demam.


"Gak mau draa, aku mau makan apa yang kamu makan. Ucap sera yang membayangkan harus memakan bubur hambar.


"Kalo gitu aku mau makan kamu sekarang gimana? ucap hendra menggoda sera.


"Bagian apa yang akan kamu makan lebih dulu? ucap sera dengan sedikit tertawa. Setidaknya saat bersama hendra dia bisa sedikit santai.


"Aku sangat ingin ini, guman hendra sambil menyentuh bibir merah sera. Gadis ini hanya sedikit tersentak karna hendra lebih berani dari dugaan nya.


"Aku belum gosok gigi, kalo kamu mau silahkan. Ucap sera dengan sedikit lelucon untuk merenggangkan suasana.


"Kamu kira aku takut? ucap hendra dengan wajah serius membalas lelucon sera.


"Aku sakit loh draa, kalo kamu nakal gini aku tambah sakit nanti. Ucap sera dengan wajah memelasnya agar hendra tak jadi marah padanya.


"Aku gak tau kamu kenapa tapi kamu tahu kan apa-pun dan kapan-pun kamu butuh aku dan villa siap menampung mu. Ucap hendra seraya memberikan semangat pada sera yang terlihat lebih gelisah ketimbang siang tadi.


"Pelan kan sedikit andrew bisa mendengar suara mu. Ucap sera sambil tersenyum membalas hendra yang begitu baik padanya.


#Yukk kak vote dan like sebanyak-banyak nya yaa biar sera makin sering tampil. Jangan lupa buat pilih team cogan kesukaan kakak ya 💜💜 happy reading.

__ADS_1


__ADS_2