Strong Women

Strong Women
Part 76


__ADS_3

"Nona seraa ! ucap seorang pria bertubuh tambun dengan kulit sawo matang itu mengikuti sera ke sebuah ruangan lainnya. Gadis ini menatap pria itu dari bawah hingga atas, merasa tidak mengenal namun juga tidak ingin begitu saja mengacuhkan gadis ini dengan ramah hanya tersenyum.


"Nona bisa ikut saya sebentar, tuan saya ingin bertemu dengan anda. Ucap pria itu mempersilahkan sera untuk mengikuti nya.


"Maaf, saya sedang bekerja jika ada yang di perlukan bisa di bicarakan setelah saya selesai. Ucap sera yang berusaha ramah.


"Baiklah saya akan menunggu nona sampai selesai. Ucap pria. Gadis ini hanya mengumbar senyum kemudian pergi dari ruangan itu.


Andrew menatap sera yang baru keluar dari ruangan penyimpanan stock barang. Pria ini menatap sera karna dibelakang nya ada sesosok pria yang mengikuti gadis itu sedari tadi. Tak hanya melihat andrew juga mengenali siapa pria yang terus saja mengikuti sera itu.


"Cari roy sekarang juga, ucap andrew dengan tegas menyuruh anak buahnya. Beberapa pengawal andrew sudah mencari di sekitar ruangan untuk menemukan roy orang yang harus bertanggu jawab akan situasi macam ini.


"Kamu lihat siapa di belakang sera? apa kamu seceroboh ini roy. Ucap andrew dengan wajah marah.


"Aku tahu, aku sudah mengurus nyaa. Selama acara berlangsung aku akan terus mengawasi sera. Ucap roy dengan tangan mengacak pinggang nya.


"Siapa yang memperbolehkan sera bekerja? guman andrew menatap tajam sahabat baiknya itu.


"Aku, ada masalah ? guman roy sinis.


"Atas ijin siapa kamu bisa memperkerjakan orang tanpa sepengetahuan ku. Ucap andrew dengan melipat kedua tangan nya.


"Sudahlah, aku tahu kamu cemburu semua juga bisa melihat. Ucap roy dengan senyum sinis.


"Biarkan sera bekerja dengan tenang, dia hanya butuh banyak kegiatan untuk meringankan beban nya. Ucap roy berlalu dan mendekati sera. Andrew yang merasa heran hanya melihat dan duduk kembali tanpa menghiraukan beberapa rekan bisnis yang menyapa. Pria ini sangat terganggu saat melihat sera dengan pakaian yang begitu sexy dikerumuni pria lain.


Beberapa saat setelah acara selesai. Sera nampak sedang menunggu roy yang akan mengantar nya pulang. Gadis ini sudah berganti pakaian awal saat ia datang tadi. Roy sedang mengurus sisa-sisa urusan event ini dan menyuruh sera menunggu nya diruang tunggu utama gedung ini.


"Nona sera! ucap pria yang tadi mengikutinya.


"Ada apa ? katakan lah sekarang. Ucap sera.


"Bisakah mengikuti saya sebentar, guman pria itu.

__ADS_1


"Maaf saya sedang tidak enak badan, tolong kalo ada yang mau disampaikan bisa disini saja. Ucap sera sambil meminum obat pereda nyeri yang diberikan roy. Pria itu nampak kebingungan karna tidak berhasil membujuk sera untuk ikut bersama nya.


"Selamat malam nona sera, ucap seorang pria bertubuh tambun dengan kaca mata yang menghiasi wajahnya. Gadis ini hanya menatap pria itu.


"Boleh kah saya duduk disini, ucap pria itu sambil menyuruh bawahannya untuk meninggalkan nya berbincang dengan sera.


"Apa anda yang menyuruh pria barusan untuk mencari ku ? guman sera menyandarakn badannya ke sofa.


"Benar, aku hanya tertarik dengan kecerdasan mu saat mempromosi kan barang tadi. Ucap pria itu sambil menatap sera.


"Ada apa ? guman sera heran.


"Aku ingin menawarkan mu sebuah pekerjaan yang sama seperti event ini dengan bayaran yang lebih tinggi tentunya. Ucap pria itu menyodorkan kartu nama nya.


Sera dengan sopan mengambil kartu nama itu dan kemudian dengan tenang membaca siapa pria yang berada di hadapannya sekarang ini.


"Maaf bukan saya tidak sopan, saya masih berstatus mahasiswa dan saya tidak bisa bekerja secara penuh dalam perusahan anda. Ucap sera menyinggungkan senyum manisnya.


"Pikirkan lah dulu, kesempatan seperti ini tidak datang dua kali. Ucap pria itu sambil melepaskan kaca matanya.


Gadis ini sadar akan arah pembicaraan pria ini, dengan melihat tatapan pria itu saja sera tahu bukan menawarkan pekerjaan namun pria ini menginginkan pelayanan terselubung. Sera dengan ramah berusaha tidak menyinggung pria itu walaupun dia tahu maksut kedatangan pria itu dengan niat yang tersembunyi.


"Baiklah saya akan melihat nya lebih dulu, kalo begitu saya pamit lebih dulu. Ucap sera seraya meninggalkan meja itu. Pria itu menatap sera dengan angkuh. Sedikit merasa kecewa namun pria ini menyukai wanita dengan harga diri tinggi seperti sera.


"Menarik, guman pria itu dengan senyuman dibibirnya.


Andrew yang sedari tadi memperhatikan sera sedang berinteraksi dengan salah satu rekan bisnisnya itu menatap sera dengan kesal. Pria ini ingin sekali melampiaskan kemarahnya. Melihat sera datang mendekat ke arah dimana dia berdiri andrew dengan cepat menarik tangan gadis itu.


"Kenapa dreww ? aku hampir mati ketakutan, guman sera terkejut karna di tarik oleh andrew.


"Tapi buktinya kamu gak mati kan ! ucap andrew dengan sinis.


"Hmmm..., gadis itu hanya diam karna tahu andrew akan marah pada dirinya.

__ADS_1


"Siapa yang memperbolehkan mu bekerja di event ini, ucap andrew yang masih menggenggam lengan sera dengan kuat.


"Aku hanya mencari kegiatan drew, ucap sera yang masih termenung.


"Kamu bisa jaga odi di rumah, kenapa mesti bekerja. Ucap andrew menekan sera.


"Iya aku tahu, hanya kali ini lagian bayarannya lumayan drew. Ucap sera sedikit menaikan pandangannya.


"Sudah ku bilang berapa aku bisa memberi mu. Ucap andrew.


"Aku masih bisa bekerja, kenapa kamu yang harus memberikan nya. Ucap sera menatap pria itu.


"Berapa kali sera kamu akan berbohong ? kerja di caffe dj itu juga hanya satu kali kah ? ucap andrew. Sera menjadi kebingungan ingin menjawab andrew seperti apa tentang bekerja di caffe itu. Sera sudah sangat berhati-hati dia sampai rela pulang hingga larut malam demi bisa bekerja dan tidak terlambat saat menjaga odi. Gadis ini hanya menundukan wajah nya merasa bersalah bercampur kebingungan karna takut akan tatapan andrew.


"Jadi apa kamu sedang mencari tambahan uang dengan bersama pria barusan. Ucap andrew yang sudah kalut dia mengeluarkan segala yang tercampur dibenaknya.


"Apa aku terlihat seperti sedang memanfaatkan seseoarang ? ucap sera dengan mata berkaca karna tak menyangka andrew akan mengeluarkan ucapan seperti itu.


"Maaf raa aku gak bermaksut seperti itu, aku hanya tidak ingin kamu bersama pria lain apa lagi dia. Ucap andrew yang baru sadar ucapan nya keterlalulan. Gadis ini berlalu pergi menjauh dengan cepat.


"Tunggu seraa, ucap andrew berlari dan menghalangi jalan gadis itu.


"Cukup drew aku lelah, aku ingin pulang. Ucap sera berusaha menahan tangis nya.


"Kenapa kamu yang marah? harusnya aku. Ucap andrew mengangkat wajah sera.


"Kamu pikir kamu siapa bisa menilai ku seperti itu. Ucap sera melepaskan tangan andrew dan berlalu pergi dengan tetesan air mata membasahi wajahnya. Andrew hanya terdiam melihat gadis itu pergi berlari dari dirinya.


"Kamu gila dreww, kenapa kamu berkata seperti itu. Ucap roy yang datang bersama hendra.


"Gue gak sengaja, gue lepas kendali roy ngeliat sera bersama ******** itu. Ucap andrew memukul-mukul tembok.


"Parah loe drew, ucap roy dengan marah.

__ADS_1


"Biar gue yang nyusul sera, roy loe bawa pulang andrew anak nya pasti sudah menunggu nya dirumah. Ucap hendra berlalu berusaha mencari sera.


#Happy reading kaa jangan lupa vote dan like ya kaa 😍


__ADS_2