Strong Women

Strong Women
Part 87


__ADS_3

"Beneran nah dreww tadi apa yang diperlihatkan oleh helena? ucap sera yang masih penasaran.


"Beneran bukan apa-apa raa, udah ah ayo kesana. Ucap andrew mengalihkan perhatian sera.


"Gak mau disini dreww, balik ke meja aja ada hendra kan. Ucap sera menghindari helena yang terlihat berada disekitar sana.


"Kenapa kamu terus mencari hendra? ada hubungan apa kalian, ucap andrew ketus.


"Hubungan apa yang kamu harapkan dari kami? guman sera menggoda andrew yang terlihat cemburu.


"Jangan bercanda sera, kemarin kalian kemana saja, ucap andrew yang mulai kesal.


"Hotel, bisik sera pelan ditelinga andrew sambil tersenyum.


"Mau kemana kamu? ucap andrew melihat sera berjalan menuju arah yang berbeda dari yang ia ajak.


"Dia tahu betul cara membuat ku marah, ucap andrew kesal mengikuti sera pergi.


"Kemana aja raa, sini duduk gak cape yaa. Ucap hendra tertawa sambil menawarkan segelas minuman.


"Vina sama nisa bareng cowok diujung sana, aku di tinggal draa. Ucap sera dengan sikap manja nya.


"Kamu disini memang gak bareng cowok tampan kah? kenapa kamu harus cemburu disini lebih banyak pria. Ucap hendra dengan penuh percaya diri.


"Banyak sih dra cuma kan disini sudah pada basi semua mau nya yang fress, ucap sera berbisik pada hendra.


"Haha, ayo kita pulang sera. Ucap hendra yang mencubit gadis itu karna terus bercanda. Mereka terus bergurau membuat andrew yang duduk disebelahnya sedikit merasa diabaikan.


"Dreww boleh minum ini kan, ucap sera meminta ijin sebelum pria itu berteriak padanya.


"Boleh habis itu jangan lagi, ucap andrew sambil menuangkan sendiri minuman itu.

__ADS_1


Sera masih terduduk manis melihat putra yang masih bermain. Senyuman tak lepas saat melihat gaya putra yang keren saat tampil. Sera lupa dengan janjinya sendiri untuk tak banyak minum, namun ini sudah gelas kesekian kalinya. Andrew yang juga sedang berbincang dengan hendra tak begitu memperhatikan sera.


"Raa udah nanti loe mabok, ucap momo yang baru datang bersama kawannya.


"Entar kan pulang nya bareng kamu juga, ucap sera sambil tersenyum. Pria yang datang bersama momo sama dengan pria yang bertabrakan dengan dia tadi. Pria itu memperhatikan sera, mengingat kembali kejadian yang mereka alami. Sera yang juga menyadari pria itu hanya tersenyum dan tak banyak bertanya. Karna pria itu datang bersama momo pasti itu kenalan momo dan ia enggan bertanya banyak.


"Mana yang lain? sepi banget disini. Ucap momo.


"Mereka lagi ngumpulin gebetan, ucap sera menunjuk keberadaan vina dan nisa.


"Terus kenapa loe gak ikut? udah gak tenar kah, ucap momo menertawakan sera yang tak dapat berkutik saat ada andrew didekatnya.


"Gue kan ada kalian ngapain cari lagi, ucap sera sambil tertawa. Pria itu sesekali mempehatikan sera dengan seksama. Tak juga bertanya pada momo siapa gadis itu, namun pria ini tampak tertarik pada sera.


"Kenapa? apa aku masih menyusahkan mu. Ucap sera sambil menatap pria itu yang sedari tadi menatap nya dalam diam.


"Memang kenapa? ucap pria itu.


"Kalian saling kenal? ucap momo menatap kedua orang ini. Andrew menatap sera yang mulai berbicara dengan pria asing itu.


"Aku suka yang kaya gini, diam-diam aja sekali nya dah duluan kenal. Ucap momo sambil tertawa lebar. Pria itu menatap sera sambil sedikit tersenyum dalam redup nya lampu.


"Gue cari yang lain dulu, ucap sera ingin berdiri.


"Gue temanin raa, ucap andrew yang merasa gelisah melihat sera yang sudah banyak minum.


Gadis ini berjalan menghampiri para sahabatnya yang sedang asyik berjoget. Mereka saling tertawa sambil melihat putra bermain. Andrew yang tadi hanya diam memperhatikan sera sekarang malah mendekati gadis itu karna sera terlihat sedikit aneh tidak seperti tadi. Mungkin karna pengaruh minuman yang diteguknya tadi terlalu banyak.


"Duduk dulu raa, kamu mabuk. Guman andrew memegang tubuh sera yang hampir jatoh.


"Pusing gak raa, ucap andrew.

__ADS_1


"Dreww kenapa meluk, nanti ada yang lihat kamu bisa dapat masalah. Ucap sera mencoba melepaskan dekapan andrew.


"Kamu sudah goyah gini nanti kalo jatuh gimana? ucap andrew sedikit merah.


"Jangan marah nanti ganteng nya hilang, ucap sera sambil melingkarkan tangan nya di leher pria tampan ini. Andrew menatap sera yang sedang bergelayut pada dirinya itu.


"Drew kenapa semua pria tidak bisa jujur, kalo memang dia sudah tidak suka lepaskan jangan ditahan ini sangat sakit. Ucap sera memeluk pria itu mengeluarkan semua kegundahan hati nya yang masih merasakan sakit karna melihat bagas bersama wanita lain.


"Bagas melukai mu? ucap andrew sambil membalas pelukan gadis itu dengan hangat. Diredup nya ruangan ini mereka saling berpelukan, sera mencurahkan rasa sakit yang ia punya. Meneteskan air mata membasahi baju pria tampan dalam pelukan nya itu.


"Mungkin aku bukan berasal dari orang kaya, tapi aku bisa menghidupi diriku sendiri aku tidak akan menjadi beban. Ucap gadis itu dengan cucuran air mata.


"Sudah lah raa mungkin semua salah paham. Ucap andrew memberikan semangat pada gadis itu.


"Salah paham? lebih dari dua kali aku melihat nya seperti ini, tapi aku gak pernah dapat penjelasan sedikit pun. Ucap sera sedikit panjang lebar menjelaskan.


"Kalo begitu kenapa bukan kamu yang bertanya lebih dulu? ucap andrew yang masih memeluk sera dalam dekapannya. Menghirup aroma manis tubuh gadis yang menangis itu dengan erat.


"Gadis tadi yang bersama bagas. Ucap sera melepaskan pelukannya dan menatap andrew.


"Ahh, malam ini aku mau bersenang-senang. Ucap sera menghapus air matanya. Andrew hanya tersenyum tipis melihat tingkah sera yang jelas-jelas sedang berpura-pura tegar. Andrew melepas sera bermain bersama kawannya. Namun pria ini juga tampak tak meninggalkan sera begitu saja. Dia duduk disebuah bangku kosong yang dapat melihat dengan jelas dimana sera berada. Gadis itu berusaha tetap tersenyum walau hati nya sakit. Tak perlu di jelaskan sikap nya pun tak seperti biasa, dia lebih terlihat agresif dalam bertindak untuk menyembunyikan kegelisahannya.


"Dreww, ucap sera menghampiri pria yang sedari tadi menunggu nya itu.


"Kenapa udah selesai main nya, ini sudah yang keberapa raa. Ucap andrew mengambil sebuah gelas dari tangan sera.


"Mau pulang gak? nanti odi mencari mu. Ucap andrew sambil memegang tangan sera yang terlihat gemetar.


"Dreww, guman sera.


"Kenapa? duduk dulu sini. Ucap andrew tersenyum menatap sera.

__ADS_1


"Baiklah, guman sera maju dan mencium bibir pria itu dengan pelan. Gadis ini melumut bibir pria itu dengan lembut. Perlahan-lahan dia mengeluarkan lidahnya dan bermain dengan bibir pria yang hanya diam membatu itu.


#Happy reading kak, jangan lupa vote dan like yaaa. 💚


__ADS_2