
"Raaa, gue antar pulang ya, guman hendra yang berhasil mengejar sera.
"Gausah kaa aku bisa sendiri. Ucap sera berpaling menghindari tatapan mata hendra.
"Aku yang gak bisa ngeliat kamu sendirian, ucap hendra membawa sera pergi mengarah ke mobilnya.
"Apa aku terlihat sangat murahan draa, ucap sera meneteskan air mata. Pria itu menghentikan langkah kakinya dan berbalik menatap gadis yang sangat murung itu.
"Andrew hanya emosi jangan diambil hati yaa, ucap hendra berusaha menguatkan sera.
"Apa aku salah mencari tambahan pemasukan ? kenapa dia menghinaku seperti itu. Ucap sera yang sudah terduduk.
"Boleh kah aku tau untuk apa uang itu ? ucap hendra sambil mengelus rambut gadis itu.
"Ibu ku sakit dra, ayah ku mampu tapi apa aku salah berusaha semampu ku membantu mereka. Guman sera yang sudah menangis tersedu-sedu.
"Sssttt.....Tenang lah raa semua akan baik-baik saja. Ucap hendra memeluk gadis itu dengan hangat.
"Aku benci keadaan ini, guman sera sambil memukul-mukul hendra.
"Gak ada yang gak diuji sayang, perlahan semua akan baik-baik saja. Ucap hendra membangunkan sera membawanya ke dalam mobil dan pergi meninggalkan gedung ini.
"Aku gak mau pulang, ucap sera sambil menatap hendra yang sedang menyetir.
"Kita ke vila mau ? ucap hendra sambil meraih sebuah selimut dibelakang tempat duduknya.
"Kamu ga mau hubungin bagas ? ucap hendra menyodorkan ponsel miliknya.
"Gak aku rasa dia sedang bersenang-senang sekarang, guman sera sambil menolak ponsel hendra.
"Tidurlah, aku akan membangunkan mu setelah sampai. Ucap hendra mengusap rambut sera. Gadis ini hanya menurut dan memejamkan matanya. Berusaha mengistirahatkan mata yang lelah karna sedari tadi meneteskan air mata.
#Keadaan andrew......
"Loe gak seharusnya ngomong gitu ke sera. Ucap roy yang sedari tadi mengomeli andrew sepanjang jalan menuju rumah.
__ADS_1
"Gue gak habis pikir dengan gampang nya loe ngomong gitu, otak loe kemana ? ucap roy sambil memukul-mukul stir mobil.
"Kalo gue tahu sikap loe bakal gini mending gue yang pacarin sera. Ucap roy dengan emosi.
"Loe pikir loe siapa seenak nya memukul harga diri gadis itu, kamu memang pantas dipukul. Ucap roy dengan nada tinggi.
Andrew hanya duduk terdiam menatap ramainya jalan yang mereka lalui. Sambil terus menyesali perkataan nya yang menyakiti hati gadis yang ia sukai ditambah lagi harus mendengar umpatan roy sedari tadi tanpa henti yang terus menyalahkan nya.
Hendra berhenti di sebuah mini market untuk membeli beberapa kebutuhan untuk makan nya dengan sera di vila nanti. Pria ini dengan sengaja tidak membangunkan sera yang terlihat letih. Siapa yang tak heran pria setampan ini masuk untuk membeli beberapa kebutuhan sendiri. Hendra dengan sigap memilih-milih bahan untuk masakan yang akan ia siapkan untuk sera. Tidak seperti sebelumnya dia hanya menyuguhkan roti panggang dan pria ini tidak ingin itu terulang lagi.
"Kaaa, ucap sera mengejutkan hendra yang sedang kebingungan berdiri dihadapan kulkas untuk memilih beberapa protein untuk dimasak nanti. Gadis ini bangun dan berusaha mencari hendra yang meninggalkan nya sendiri didalam mobil.
"Kamu bangun raa, ucap hendra memutar badan nya untuk melihat sera.
"Mau ini sama ini, ucap sera menunjuk beberapa slide daging dan juga jamur.
"Ambil lah, pilih apa yang kamu inginkan. Ucap hendra meraba rambut sera.
"Boleh sama soju ? ucap sera dengan senyum manisnya.
"Satu aja lagian minum nya bareng kamu, ucap sera mengambil sebotol soju ditangannya.
"Ayo kita pulang, ucap hendra meletakan keranjang bawaan nya dan meninggalkan sera sendirian. Pria ini marah dan sengaja menjauhi sera.
"Aaaaa... iya iyaa draa gak sudah ku taro, ucap sera menaruh botol soju dan mengejar hendra bersama keranjang yang sudah di penuhi barang. Pria ini terus saja diam walau sera sudah merengek disamping nya dengan wajah yang imut.
"Mending kamu pulang aja kalo gak nurut, ucap hendra menarik keranjang bawaan yang penuh barang menuju kasir.
"Janji gak lagi draa, ucap sera dengan senyumnya.
"Gak sekalian sama yang ini tuan! ucap seorang pramuniaga menujuk sekotak alat kontrasepsi ke arah hendra. Pria ini menatap kasir itu dengan sinis.
"Aku akan menghamilinya untuk apa barang seperti itu. Ucap hendra dengan ketus. Pramuniaga itu pun merasa malu hanya diam dan menyelesaikan pekerjaan nya dengan cepat. Sera yang berada disamping hendra hanya tertawa kecil melihat ekspresi hendra saat ditanya kasir itu dengan sekotak alat pelindung.
"Ayo sayang kita pulang, guman hendra merangkul sera didepan kasir itu untuk menunjukan kepemilikannya walau hanya semu.
__ADS_1
"Sudah selesai sandiwaranya. Ucap sera tertawa saat memasuki mobil.
"Sial pria itu dia pikir aku takut apa menghamili mu, ucap hendra dengan raut sinis.
"Mungkin dia doyan sama kamu dra, ucap sera tertawa.
"Jangan bercandra raa, aku masih suka wanita yang mempunyai dada indah seperti mu, ucap hendra menggoda sera.
"Jangan ngaco kaa, ucap sera mencubit pinggang pria yang menyetir itu.
"Mending kamu beli buat wanita-wanita mu diluar sana. Ucap sera menyindir hendra.
"Mereka malah gak mau pake yang gituan lah, mereka malah mau berebut bibit unggul ku. Ucap hendra dengan percaya diri menyombongkan diri.
"Belum ada buktinya sih ? lain kalo andrew sih cetakan wahid. Ucap sera sambil menyantap ice cream kesukaan nya yang tadi ia beli. Pria ini dengan agresif karna terpancing perkatan sera maju dan meng-gigit sebagian ice cream yang berada di hadapan sera.
"Isss hendraaa, ucap sera terkejut karna hendra maju dan mengambil sedikit ice cream yang sedang disantapnya. Pria ini hanya tertawa menanggapi sera yang sedang marah-marah namun masih terlihat sangat lucu.
"Gigit nya banyak lagi, ucap sera memukul lengan hendra yang sedari tadi tertawa.
"Nanti aku ganti sayang udah jangan marah lagi yaa, ucap hendra sambil mencubit pipi sera.
"Kau gak mau tau ganti yang banyak, ucap sera sambil menghabiskan ice nya dengan cepat.
"Iyaa aku ganti mau sekarang kah ? kita putar balik yaa. Ucap hendra.
"Gausah besok aja nanti kalo pulang, janji yaa. Ucap sera sambil membersihkan tangannya.
"Masak nya besok aja ya raa, malam ini kita beli aja gimana ? ucap hendra sambil mencari rumah makan.
"Makan nya di vila aja yaa sera gak mau makan diluar, ucap sera sambil memakai selimutnya lagi.
"Yaudah kamu tunggu sini biar aku yang turun pesan, ucap hendra memarkirkan mobilnya di depan sebuah rumah makan. Gadis ini hanya diam menunggu hendra dengan tenang sambil meringkuk didalam selimutnya.
#Hayy kakak jangan lupa vote dan like...Ayo kalian team siapa nih? Kapal ku berlabuh dimana yaaa..... 👏👏
__ADS_1