Strong Women

Strong Women
Part 67


__ADS_3

"Dreww kamu jangan minum nanti akan sulit untuk membawa mobil, ucap sera yang masih dalam dekapan andrew.


"Kamu yang jangan minum gadis nakal, ucap andrew sambil menjewer hidung sera.


"Dreww boleh kah aku bertanya ? ucap sera dengan nada serius.


"Apa ?


"Kalo ada wanita yang mempunyai masa lalu yang buruk tapi dia mulai merasakan perasaan yang lain terhadap pria yang benar-benar tidak boleh dia sentuh? menurutmu masih boleh kah dia sedikit saja bermimpi. Ucap sera sambil menatap andrew.


"Kenapa tidak, bukan kah wanita itu ingin membuka lembaran baru ? aku harap dia akan memulainya dengan baik. Ucap andrew sedikit melepaskan sera untuk mengambil minuman.


Gadis ini menatap andrew dengan mata berkaca-kaca.


"Aku harap kamu menemukan yang terbaik drew, ucap sera sambil berlalu pergi menenggelamkan dirinya dalam kerumunan.


Andrew menunggu sera yang sedang bermain bersama kawannya. Pria ini duduk sembari memutar gelas di genggamannya. Dia berharap sera tak jauh dari pandangannya agar dia tetap bisa menjaga gadis kesayangan nya itu.


"Sera...kamu kenapa ? ucap hendra yang melihat gadis itu sudah terduduk dengan derasnya air mata yang membasahi wajah cantik nya.


"Draaa, ucap sera sambil menjatuhkan kepalanya di dada hendra.


"Sttsss....tenang lah raa ada aku disini kamu gak perlu takut, ucap hendra sambil menepuk-nepuk pucuk kepala sera. Gadis ini masih saja menangis dalam dekapan hendra. Tak banyak yang tahu bahwa ada gadis yang sedari tadi duduk bersandar dengan air mata membasahi wajahnya karna redupnya lampu dan kencangnya lantunan musik yang diputar.


"Kamu mau pergi dari sini, ucap hendra yang melihat tangisan sera semakin menjadi. Gadis itu hanya menganggukan kepalanya tanda setuju. Hendra membawa sera keluar dengan menutupi tubuh gadis itu dengan jas miliknya, mereka bergegas masuk ke dalam mobil hendra yang sudah terparkir di depan club.

__ADS_1


Dipacu nya mobil dengan kecepatan sedang meninggalkan klub itu. Hendra sambil memegang salah satu tangan sera berusaha menenangkan gadis itu dari tangisannya. Hendra membawa sera kesebuah vila kecil yang nyaman miliknya untuk menenangkan diri. Tempat ini juga salah satu tempat andalan hendra untuk menenangkan diri dikala dia jenuh dengan rutinitas yang ada.


"Ayo turun ra, ucap hendra sambil membawa sera masuk ke dalam vila itu. Tempat ini sangat indah karna dirawat dengan baik. Hendra membawa wanita untuk pertama kali kevila ini.


"Tidurlah disini raa, ucap hendra menyelimuti sera disebuah sofa panjang nan nyaman karna sera tak ingin berada dikamar. Sera hanya menatap hendra yang begitu perhatian terhadapnya. Gadis ini enggan melepaskan tangannya yang merangkul lengan hendra. Pria ini tidak mengeluarkan pertanyaan sedikit pun tentang kenapa dirinya menangis. Sera merasa nyaman karna tak harus memberikan penjelasan apapun dan dia merasa dilindungi dengan sikap hendra itu. Pria ini hanya bersandar pada sofa tempat sera berbaring sekarang sambil membelai rambutnya hendra terus menatap sera yang sudah terlelap dihadapannya.


Andrew mencari sera disetiap sudut ruangan klub ini. Pria ini nampak gelisan karna tidak bisa menemukan sera. Saat lampu klub ini menyala tanda bahwa acara sudah selesai andrew baru menyadari bahwa sera tidak bersama kawannya yang masih bermain.


"Gue juga gak ketemu hendra dreww, ucap roy yang sudah bolak balik mencari kedua orang itu. Andrew sangat marah saat menyedari sera mungkin saja pergi dengan hendra.


"Cepat hubungin hendra tanya dia dimana aku akan pergi menjemput sera. Ucap andrew dengan nada gelisah.


"Gak bisa dreww, gue akan pastikan dengan melihat cctv dulu. Ucap roy yang berjalan dengan sepupunya pemilik klub ini ke ruangan keamanan tempat ini.


Beberapa saat roy sudah kembali dengan sebuah rekaman yang sangat jelas memperlihatkan bahwa hendra merangkul sera dan pergi dengan mobil miliknya. Roy yang sadar bahwa raut wajah andrew sudah sangat gelisah saat melihat rekaman ini membuat nya menenangkan sahabatnya itu.


"Andrew sangat menakutkan saat marah, sera benar-benar cari mati, ucap vina.


"Iya bener, pantas aja dia sangat di kagumi banyak orang. Ketika dia serius gak ada yang bisa mengganggu nya. Ucap nisa sambil menarik tangan momo.


"Berarti sera sangat beruntung bahkan bisa mendapatkan perhatian dari ceo perusahan terbesar itu. Ucap momo sambil menyetir mobil untuk mengantar pulang kedua sahabatnya itu.


#Keesokan harinya......


Hendra sudah mempersiapakan satu set perlengkapan sera untuk mandi. Ia tidak akan membiarkan sera pulang dengan memakai gaun malam yang sexy itu. Pria ini nampak lebih memperhatikan sera dengan sepenuh hati.

__ADS_1


"Draa, ucap sera yang melihat hendra sedang menyiapakan makanan di dapur vila ini.


"Duduk lah, karna bibi hari ini libur aku cuma bisa menyiapkan ini. Ucap hendra menyodorkan sepiring roti panggang dan susu hangat.


"Aku baru tahu seorang ceo grup wijaya bisa menyiapkan sarapan seperti ini, ucap sera sambil tertawa.


"Gadis nakal, ucap hendra sambil mencubit pipi gadis itu. Hendra menyodorkan sebuah kunci kepada sera.


" Apa ini draa, ucap sera sambil mengambil kunci itu.


"Kunci vila ini, simpanlah siapa tahu kamu akan memerlukannya. Ucap hendra sambil meminum coffe.


"Benarkah ? aku boleh kesini lagi, ucap sera dengan senyum lebarnya.


"Tentu saja karna itu aku memberikan satu kunci untuk mu, ucap hendra.


"Nanti bisa kah kamu menurunkan ku dibandara ? ucap sera.


"Kenapa ? ucap hendra yang bingung dengan permintaan sera.


"Aku harus menjemput bagas hari ini balik dari dinasnya. Ucap sera.


"Oke aku akan mengantar mu, hendra lebih pandai menyembunyikan ketidak sukaan nya melihat sera memperhatikan kekasihnya itu. Pria ini lebih terlatih ketimbang andrew yang sangat nampak kalo dia sedang marah.


Hendra yang awal nya hanya ingin membuat sang adik cemburu sekarang malah menjadi lebih dekat dengan gadis ini. Dia memperhatikan segala sesuatu yang menyangkut sera. Bahkan hendra lebih peka terhadap segala situasi yang sedang di hadapi sera.

__ADS_1


#Happy reading kaka jangan lupa vote dan like yaaa.....❤❤


__ADS_2