
Sera menatap meja makan dari luar jendela. Seisi ruangan itu tengah tertawa entah apa yang mereka bicarakan membuat sera sangat ingin tahu. Gadis ini ingin berjalan masuk namun dia begitu takut akan tatapan andrew yang seolah ingin menerkam nya.
"Sayang kenapa ayah mu begitu menakutkan? ucap sera sambil mencium odi berulang kali.
"Odi harus jadi anak baik ya sayang, ucap sera memeluk bocah kecil itu. Bocah kecil yang begitu menggemaskan ini juga memeluknya dengan hangat.
"Apa yang sedang kalian bicarakan? ucap roy mengejutkan sera.
"Ini rahasia ibu dan anak kaa, haha. Ucap sera sambil tertawa.
"Aku sudak cek lusa jam tiga sore aku akan menunggu mu di pintu samping gudung. Ucap roy dengan nada serius.
"Terimakasih playboy ku. Ucap sera dengan nada lembutnya.
"Dan ini obat penahan nyeri untuk mu, ucap roy memberikan sebuah bungkusan kecil berisi obat untuk meredakan rasa sakit yang di derita sera.
"Aku beruntung punya kalian semua, ucap sera menatap roy dengan hangat.
"Gadis bodoh ! ucap roy sambil menyentil dahi sera dengan keras. Gadis ini hanya tertawa membalas perbuatan roy.
"Bagas dimana raa, ucap roy dengan penasaran karna terkahir kali seharus nya mereka bertemu untuk berhadapan langsung memperebutkan tender.
"Pulang, sepertinya dia cari oleh ibu nya. Ucap sera sambil menimang odi di pelukannya.
"Apa kamu gak pinggin tahu dimana rumah bagas raa, ucap roy.
"Aku penasaran, tapi dia masih menyembunyikan sesuatu yang aku sepertinya gak boleh tau. Ucap sera menatap roy.
"Kenapa kamu bertanya itu, ucap sera.
"Gadis secantik mu kenapa mau menunggu, sedangkan diluar sana banyak yang sudah pasti menginginkan mu. Ucap roy dengan sinis.
"Kamu sedang menggoda ku kaa, ucap sera mencubit bahu roy.
"Entah lah sampai saat ini aku masih mempercayainya. Ucap sera.
"Percaya deh semua pria itu buaya, terkadang mereka diam namun menyelam dalam untuk mendapatkan mangsa. Guman roy sambil tertawa.
"Aku tahu itu, bukan kah sekarang salah satu buaya nya sedang bicara. Guman sera menertawakan roy.
"Raaa.. putraaa. Ucap vina menyodorkan ponsel nya. Vina datang ditengah-tengah obrolan sera yang menarik dengan roy.
"Hallo kaa, ucap sera dengan lembut.
"Kamu dimana ? Kenapa aku tidak bisa menghubungi mu. Ucap putra yang cemas karna sera.
"Ponsel ku terjatuh kaa, aku belum memperbaiki nya. Ucap sera.
__ADS_1
"Hari ini kamu bisa datang ke caffe, benarkan biar aku perbaiki kalo begitu. Ucap putra.
"Aku bisa ko sebelum ke caffe aku akan mampir untuk memperbaiki nya.
"Baiklah, aku akan menunggu mu di caffe! berhati-hati lah disini sangat mendung. Ucap putra dengan hangat.
"Aku akan membawa jaket, tenanglah kaa, ucap sera.
"Kalo gitu aku akan tutup telponnya, be careful seraa. Ucap putra dengan suara lembutnya.
Sera menyerahkan ponsel kembali kepada vina setelah dia memberikan kabar kepada bagas terlebih dahulu. Bagas yang sedang sarapan bersama keluarga sedang membicarakan sebuah bisnis besar. Sehingga dia tidak terlalu fokus pada permintaan sera yang ingin pergi keluar bersama sahabatnya, pria ini hanya menyetujui nya begitu saja tanpa curiga.
Sera bergegas menuju caffe tempat ia bekerja setelah melihat jordi pulang, sedangkan andrew pergi ke kantor bersama roy. Dari depan pintu masuk sera sudah melihat putra di depan kasir sedang melayani para pelanggan dengan senyum di bibirnya. Tubuh kekar nampak sexy mengenakan kemeja hitam.
"Senyum nya lebar banget kaaa, ucap sera menegur putra yang sedang duduk di depan kasir.
"Iya banyak cewek cantik soal nya jadi harus senyum. Guman putra sambil menyodorkan sera minuman.
"Jadi kalo ada cewek cantik harus senyum, kalo yang datang nenek-nenek gimana kaa, ucap sera.
"Senyum juga asal dia punya cucu cantik, guman putra tertawa. Sera meninggalkan putra yang masih tertawa bersama karyawan lain nya. Gadis ini sudah disibukan dengan pekerjaannya, putra nampak tak lepas menatap sera yang sudah bolak balik didepannya mengantar pesanan.
Waktu sudah menunjukan petang sera dengan semangat menunggu bagas yang berjanji akan menjemputnya. Gadis ini sudah menunggu disebuah halte yang tak jauh dari lokasi caffe. Bagas yang masih disibukan oleh setumpuk pekerjaan dikantor membuat nya kehilangan ingatan untuk menjemput sera sesuai yang ia janjikan. Pria ini masih sibuk dengan semua urusan nya sendiri, meninggalkan sera yang duduk menanti kedatangan nya. Baru satu hari mereka bersama bagas sudah harus mengurus segudang pekerjaan nya dan tak bisa menyisipkan waktu untuk bertemu sera. Berulang kali sera harus mengerti keadaan kekasihnya itu sehingga harus menelan sedikit rasa kecewa tidak bisa bertemu.
Tiiinnn...tinnnnn....
Suara klakson mobil yang berhenti tepat didepan sera.
"Aku antar pulang ya sudah mau hujan, guman putra turun sambil membuka pintu mobil untuk sera. Gadis ini masuk kedalam mobil karna sudah lebih dari satu jam namun bagas tak kunjung datang untuk menjemputnya.
"Mau pulang atau ketempat bayi kecil mu, guman putra sambil melirik sera.
"Bisa kah kita mampir kesuatu tempat sebentar kaa, ucap sera menatap putra dengan sendu.
"Dimana? ucap putra sambil melirik sera. Mereka berhenti disebuah mesin atm karna sera harus mentransfer sejumlah uang untuk pengobatan ibunya.
"Sudah, kamu belum makan kan ? ucap putra sambil melihat sera yang sedang mencoba menghubungi ibu nya menggunakan ponsel miliknya. Gadis ini melirik putra dan menutup mulut putra menggunakan satu tanggannya.
"Iyaaa mah, sera ada ko masih sedikit nanti kalo ada sera kirim lagi maah, mamah harus rajin berobat yaa. Ucap gadis itu sambil menitikan air mata dengan suara paraunya karna berusaha menahan tangisan.
"Sera tutup dulu ya maah telpon nya, nanti kalo hp sera sudah selesai diperbaiki sera akan telpon lagi. Ucap sera. Putra menurun kan tangan gadis itu yang mendekap bibirnya dengan lembut. Putra mesih menggenggam tangan sera sambil melirik gadis itu.
"Kamu gpp raa, ucap putra sambil melihat gadis itu mengusap air matanya dengan satu tangannya yang lain.
"Makasih kaa, ucap sera menaruh ponsel putra di dasbor mobil.
"Kita makan yaa, biar kamu agak segeran gak kucel kaya gini. Ucap putra sambil tertawa.
__ADS_1
"Sembarang kamu aja kaa, tapi gak mau minum coffe lambung ku perih. Ucap sera.
"Iyaa, nih ku kembalikan tangan yang tadi menutup mulutku dengan kasar. Ucap putra melepaskan tangan sera.
"Percaya deh ka tangan ini bisa membuat mu rindu, haha. Ucap sera sambil tertawa.
"Ponsel mu beneran sudah di perbaiki, ucap putra melirik sera.
"Belum ni masih ada di tas, ucap sera sambil mengeluarkan ponselnya dari tas.
"Kamu hampas ra sampai retak semua gini, ucap putra melihat ponsel sera.
"Gak sengaja kaa, ucap sera tertawa.
"Aku baikin yaa nanti kamu ambil sama aku kalo udah selesai. Ucap putra.
"Gausah kaa nanti bagas yang akan perbaiki. Ucap sera sambil murung karna kembali teringat akan bagas.
"Baiklah, kalo perlu apapun bilang aja aku siap bantu. Ucap putra.
"Besok kamu repot gak ? ucap sera sambil memutar arah duduk nya melihat putra.
"Kenapa ? ucap putra.
"Bisakah kamu mengantar ku ke sebuah acara ? ucap sera dengan manis.
"Jam berapa ? untuk apa kamu kesana. Ucap putra penasaran.
"Aku ada kerjaan kaa, sekitar pukul tiga sore. Ucap sera.
"Kerjaan apa sera ? kamu jangan macem-macem. Ucap putra.
"Event diperusahaa roy ka, bayaran lumayan untuk ibu ku kaa. Guman sera.
"Tunggu aku sampai datang, aku akan mengantar mu kesana, ucap putra.
"Aku akan menunggu mu di depan kost ya karna ponsel ku masih rusak aku harap kamu datang tepat waktu ka, ucap sera tersenyum pada putra.
"Iyaa aku akan datang sebelum jam tiga, puas putri. Ucap putra menyunggingkan senyum sinis nya.
"Bagas gak akan marah tapi ra ? ucap putra.
"Gak dia terlalu sibuk dengan urusan nya sendiri. Ucap sera cemberut.
"Oke aku akan menjemputmu, ucap putra.
#Kantor bagas.....
__ADS_1
Helena sudah datang bersama sang ayah berkunjung ke perusahaan milik bagas itu. Sepertinya bukan hal yang kebetulan mereka datang bersama sang mami yang berjalan bergandengan dengan helena saat masuk ke ruangan bagas. Pria ini hanya melirik tidak suka saat melihat helena berjalan bersama sang mami. Bagas merasa tidak harus memperdulikan helena yang terlihat menyapa nya dari jauh dengan melambaikan tangannya.
#Happy reading kaa jangan lupa vote dan like ya kakak 😊