
Tiga dara ini sudah duduk manis di bangku kantin menunggu makanan yang di pesan oleh bagas terlebih dahulu. Raut wajah ke tiga gadis ini sedang baik senyuman terus saja di pancarkan oleh mereka sembari diselingi canda tawa membuat perhatian kaum adam menuju pada mereka. Bagas hanya menatap wajah kekasih nya dari sudut kasir dengan tatapan membunuh melihat sera sedang mengumbar senyuman manis di bibirnya.
" saa...aku ngerasa mulai semalam aku kerja ada yang ngikutin deh, ucap sera dengan raut wajah sedikit gusar"
" yang bener nih kamu sempat liat gak? ucap vina menyahut"
" aku yakin banget tapi aku ga tau itu siapa, ucap sera sambil menatap bagas di kejauhan"
" kamu sudah bilang bagas belum raa, takud nya bisa bahaya kalo di biarin terus, ucap nisa". Tanpa sadar ada sesosok pria yang sudah mendengar pembicaraan mereka ia adalah putra sosok pria yang duduk bersebelahan dengan bangku mereka.
" aku takut kalian kan tau sikap bagas gimana, mana sekrang aku masih tinggal di rumah keluarga nya, ucap sera yang gusar"
" ok aku akan bilang ke ka roy siapa tau dia bisa bantu, ucap vina sembari memberikan pelukan ke sera"
__ADS_1
Bagas yang dari jauh memperhatikan kelakuan ke tiga gadis itu hanya bisa tersenyum tanpa sadar apa yang sedang mereka khawatirkan. Sesosok gadis cantik berjalan ke arah bagas yaa gadis itu tampak sexy tak bisa dipungkiri namun masih sexy sera di mata bagas. " tolong jaga pacar mu jangan biarkan dia mendekati putra, ucap gadis cantik itu membuat bagas membulatkan mata besarnya"
" kalo kamu takut harus nya kamu ikat putra jangan biarkan dia dengan jarak yang dekat dengan kekasih ku, kata bagas sembari berjalan menjauh dari gadis itu" . Gadis cantik itu menahan amarah terlihat dari wajah nya yang murung dan bibir nya digigit.
Dalam hati bagas terbesit perasaan gundah akan perkataan gadis itu, dia takud tidak bisa menjaga sera dengan baik bisa aja sera jatuh kepelukan pria lain. Sera cukup mampu berpindah ke pria mana pun yang ia mau tanpa harus menunggu lama. Sosok gadis seperti sera sangat banyak di dambakan oleh setiap pria hanya satu kekuranganya ialah latar belakang kehidupannya, bagi pria lain itu bukan masalah tapi bagi keluarga bagas hal itu menjadi utama sebab itu lah selama ini bagas menyembunyikan sera dari kedua orang tua nya yang gila kedudukan.
Sera gadis yang mandiri, ramah, pintar dalam bidang akademik dan non akademik bahkan sekarang pun sera sedang mengikuti ujian untuk mendapatkam beasiswa luar negeri tanpa sepengetahuan bagas yang di bantu oleh kedua sahabat nya. Sera bukan bermaksut menyembunyikan nya dari bagas hanya saja belum yakin akan mendapatkan dan masih belum tau akan kemana bila dapat jadi untuk sekarang sera hanya akan mempetimbangkan nya.
Kampus mereka sedang mengadakan event untuk menyambut ulang tahun pemilik kampus mereka yang tentu saja orang tua dari putra. Kampus mereka sedang sibuk dengan banyak nya acara yang di lakukan. Bagas, sera dan sahabat nya ikut ambil bagian memeriahkan event ini. Sera dan sahabat mengikuti sejumlah game yang tersedia mereka menikmati keseruan yang terjadi di lapangan, bagas hanya duduk di bangku taman dengan leptop dihadapan nya mengerjakan tugas kantor yang di berikan kaka nya. Tanpa sadar ada suara yang membuat bagas terkejut sesosok pria sedang bernyanyi di panggung dengan menyembut nama sera membuat teriakan histeris dari pada gadis di sekitar lapangan terdengar . Putra sedang beraksi dengan band nya membawakan beberapa lagu yang hits dengan sembari beberapa kali memanggil sera membuat sera mendapatkan tatapan membunuh dari fans putra. "pria ini sengaja ingin membunuh ku mungkin ya, ucap sera mengepalkan tanggannya sambil melirik ke arah bagas yang sudah melotot"
cupp.. cupp...
Dua kali kecupan jatuh di pipi halus bagas yang di berikan oleh sera dengan lembut, kecupan itu membuat bagas terlena bahagia. Darah nya menjadi mendidih melihat tingkah laku kekasih nya itu padahal mereka sedang berada di tengah kerumunan. Sera yang sadar bagas sedang banyak pikiran selalu saja punya cara untuk mencairkan suasana. Tingkah manis gadis bergingsul itu selalu saja membuat bagas meleleh tak berdaya membuat nya semakin mencintai gadis cantik itu. Mata putra yang melihat tingkah sera menjadi memerah menahan cemburu melihat gadis yang ia taksir mencium kekasih nya di depan umum. " aku harus bisa mendapatkan sera bagaimana pun cara nya, ucap putra sembari berjalan turun dari panggung".
__ADS_1
" kamu nakal yaa kamu sedang menggoda ku, ucap bagas memeluk gadisnya"
" aku tidak suka melihat mu memendam kemarahan, ucap sera yang melepaskan pekukan bagas dan duduk bersampingan"
" dia membuat ku marah dengan menggoda mu, aku akan membaut perhitungan. Ucap bagas". Sera yang melihat tingkah pria nya itu yang sedang cemburu malah tertawa saja. Dia sangat menyukai sikap bagas yang seperti ini membuat dia merasa sanggat di perhatikan dan di cintai. Sera merangkul tangan bagas sambil menaruh kepala di bahu kekar kepala tim basket itu, bagas tipe orang yang suka pamer kemesraan nya dengan sera di depan umum jadi ini bukan hal baru bagi mereka bermesraan di muka umum tapi mesra mereka masih di ambang batas.
" yngs kangen, ucap sera di telinga milik bagas membuat pria itu menoleh dengan tatapan kaget".
" ayo kita pulang aku akan memakan mu sayang, ucap bagas menggoda sera di iringi dengan tawa"
Ditempat lainnya.....
Keluarga andrew sedang di buat kebingungan dengan tingkah jordi yang tidak mau diam, sudah beberapa hari jordi jadi malas malas makan dan hanya merenggek tak menentu membuat suhu tubuhnya terkadang jadi demam. Sang nene pun di buat kerepotan karena tak tahu mau dari bocah tampan itu, sedangkan andrew sedang dalam perjalan bisnis ke thailand selama satu minggu.
__ADS_1
Happy reading ya ka, jangan lupa bantu vote kaa 💙