Strong Women

Strong Women
Part 86


__ADS_3

"Huaaaww, penuh banget yaa? putra memang mempesona, lihat saja mayoritas wanita loh. Guman nisa tampak kebingungan melihat antrian panjang masuk club ini.


"Loe lihat dong tiket vvip jadi kita barisnya disini, guman momo membawa kedua sahabatnya kebarisan lain.


"Eh tinggal masuk doang nih gak pake antri. Ucap nisa merasa tak percaya.


"Putra niat pake banget sih ini ngundang nya. Ucap vina melenggang bebas masuk club.


"Kita pilih table terdekat aja yaa, biar sera gampang nyari kita. Ucap momo melihat-lihat sekeliling.


"Jangan cari yang dekat cewek-cewek dong moo, kalah cantik kita nanti, haha. Ucap nisa sambil menggoda momo yang sedari tadi melihat satu wanita sexy didekat meja yang dipilih.


"Gue ke toilet dulu ya, kalian duluan aja entar gue nyusul, guman vina.


"Vinaa, ucap putra menegur gadis itu saat melewatinya.


"Bentaran dulu kaa, tunggu sini dulu. Ucap vina pergi terburu-buru menuju toilet. Vina nampak tahu apa yang akan putra tanyakan padanya.


"Kaaa, nyari sera kan ? guman vina sedikit tertawa menghampiri putra.


"Datang bareng kalian kan? ucap putra melirik meja para gadis itu.


"Datang bareng roy diaa paling bentar datang, tungguin aja dulu. Ucap vina melihat jam tanggan miliknya memastikan kedatangan sera dan roy.


"Ganteng banget sih kaa, persiapan manggung atau apa ini ? ucap vina memperhatikan putra yang sedikit berbeda dari biasanya.


"Biasa aja kali vinn, dah sana duduk entar gue antar minuman buat kalian. Ucap putra karna malu ketahuan karna mempersiapkan dirinya demi sera.


"Bye cowok selamat berjuang, haha. Ucap vina meninggalkan putra yang masih duduk dengan beberapa crew acara malam ini.


Andrew membuka pintu mobil mempersilahkan sera keluar dengan gaun cantik yang ia pakai. Roy yang berada satu mobil dengan mereka hanya menjadi patung melihat andrew yang bersenda gurau dengan sera selama diperjalanan. Sedangkan hendra akan menyusul karna ada sedikit pekerjaan tertunda.


Gadis ini sangat cantik dengan gaun hitam yang di pakainya. Sera lebih memilih masuk dengan roy karna ia tak ingin memberi kesan buruk pada kehadiran andrew diclub ini. Dengan senyum lebar sera melenggangkan kaki jenjang nya masuk kedalam ruangan.


"Sayang, ucap momo melihat sera masuk bersama roy.


"Putra mana? gak ada disini, ucap sera mencari putra.


"Masih bareng crew nya dia masih sibuk deh, bentar juga kesini. Ucap vina sambil meneguk minumannya.


"Pesenin sera yang lain dia gak boleh minum ginian, ucap andrew memperhatikan seisi meja yang penuh dengan botol minuman.


"Dreww sekali aja kan mumpung disini, yakali minum teh es, ucap sera menggoda andrew.


"Kamu tadi janji apa seraa ? kita pulang aja ya, guman andrew dengan tangan dilipat didadanya.


"Baiklah tuan rese, tau gitu tadi gue bareng yang lain, ucap sera sambil mengomel.


Acara sudah dimulai dengan sangat meriah. Sera dan sahabatnya sudah enjoy menikmati setiap musik yang di remix dengan sangat baik. Vina sudah hampir lepas kendali karna ini adalah kesempatan terakhir dia bisa turun ke club seperti ini sebelum terjun ke dunia modeling. Roy yang sedari tadi malah menjaga sang adik tak dapat berkeliling untuk menggoda wanita lain.


Hendra dan andrew yang tak sengaja bertemu kawannya sedang berbincang-bincang di meja. Sedangkan momo pergi menemui rekan bisnis nya di ruang private club ini. Sera tampak bersenang-senang menggoda roy yang sedari tadi mengikuti mereka kemana pun tiga dara ini berada. Putra yang memperhatikan sera dari atas panggung hanya tersenyum melihat tingkah gadis manis itu bersama para kawannya.


"Mana yang lain? guman momo bertanya kepada hendra saat sampai di meja mereka.

__ADS_1


"Bareng roy cari aja didepan, bilangin sera suruh cepat kesini jangan lama bermain. Guman hendra sedikit gelisah mengingat kondisi sera yang kadang bisa mimisan kapan saja.


"Gue titip teman gue dulu yaa, gue mau cari anak-anak. Ucap momo mempersilahkan rekan bisnis nya itu untuk menunggu di meja mereka.


Andrew hanya melihat sikap hendra yang sedikit posesif kepada sera. Tidak seperti biasanya pria itu bersikap berlebihan seperti bukan dirinya yang terbiasa bebas menurut andrew. Tatap mata hendra pun lain saat melihat sera, dia lebih terlihat penuh rasa saat bersama sera. Andrew hanya diam enggan betanya, dia sadar sera memeng memiliki daya pikat bagi setiap lawan jenis. Andrew hanya berusaha tenang menahan gejolak amarah dan kecemburuan dihatinya melihat kedekatan hendra dan sera.


"Raa turun yoo kenapa jadi diam aja, ucap vina menarik sera turun untuk berjoget.


"Gausah di ingat yang buruk-buruk raaa, malam ini kita bebas. Ucap nisa tertawa menggoda sera.


"Bagi minum dong, seret nih tenggorokan. Ucap sera sedikit tertawa.


"Gak boleh raa, nanti kalo andrew tau gue bisa kena tendangan. Guman roy menghalangi.


"Rese banget kamu kaa, biar aja kenapa sih lagian kita kan udah jarang kesini bentar lagi kita juga bakal sibuk sama skripsi. Ucap vina marah kepada sang kaka.


"Dikit aja khusus buat sera, gak boleh banyak gue juga takut sama andrew soalnya. Ucap vina disahut oleh nisa sambil tertawa.


"Makasih guys, tutupin dikit entar keliatan lagi. Ucap sera yang dengan cepat meneguk minuman ditangannya.


"Siapa yang pilih nih baju raa? ucap nisa memperhatikan dandanan sera yang menawan, tidak terlalu terbuka seperti biasa namun sangat cantik saat dia kenakan.


"Hendra guys, ucap sera sedikit tertawa.


"Andrew gak marah raa? kalo gue sudah pasti cemburu sih, guman nisa yang membuat vina tertawa.


"Kalo marah harusnya dia yang belikan dong, andrew lebih kaku kalo hendra memang orang supel jadi dia lebih aktif dari andrew.


"Udah ya gue gak mau bahas, yuk kesana biar putra sedikit lebih terlihat. Ucap sera mengalihkan pembicaraan. Mereka berpindah-pindah tempat sambil mencari roy yang tiba-tiba menghilang untuk menggoda para wanita.


Brukkk....


Sera tak sengaja menabrak tubuh seseorang yang berada didepan nya karna berjalan sedikit lengah.


"Maaf saya gak sengaja, ucap sera tanpa menatap pria itu yang belum tentu juga dapat terlihat dengan jelas diredupnya cahaya ruangan ini.


"Lain kali perhatikan jalan mu, ucap pria itu. Sera berusaha sedikit menjauh namun rambut nya tersangkup pada kancing kemeja pria itu.


"Awww, mas sebentar dulu. Ucap sera menahan rambutnya yang sangat sakit karna tersangkup.


"Jangan banyak bergerak nanti tambah susah dilepaskan. Ucap pria itu berusaha melepaskan rambut sera yang tersangkut.


"Gimana gak banyak bergerak dari tadi ditabrak orang terus, sakit ini. Ucap sera merintih merasakan tarikan dirambutnya.


"Kemarilah ikut dengan ku sebentar, guman pria itu menarik sera ketempat yang lebih longgar dari krumunan tadi.


"Gak bisa yaa gunting aja lah, ucap sera yang sudah pasrah karna rambut nya tak kunjung terlepas dari baju pria itu. Sera memberani kan diri sedikit menatap pria itu.


"Maaf ya jadi merepotkan mu, ucap sera menatap pria dengan kumis tipis itu.


"Diamlah dulu, kamu kan wanita gak mungkin rambut mu dipotong begitu saja. ucap pria itu.


"Mas bisa pinjam gunting sebentar, ucap sera pada seorang pelayan. Dengan cepat pelayan itu mengambilkan sebuh gunting dan membantu sera memotong rambut nya yang tersangkut itu.

__ADS_1


"Selesai kan, sakit tau kalo ditarik terus gitu, ucap sera membenarkan tataan rambutnya.


"Hmm, pria itu hanya sedikit berdecik melihat tingkat sera yang sedikit tidak perduli pada mahkota nya.


"Kalo gitu aku pergi dulu, maaf ya. Ucap sera berpamitan dengan pria berkumis tipis itu sambil tersenyum manis.


"Mana sera ko gak kembali bareng loe roy, ucap andrew bertanya melihat roy lebih dulu kembali.


"Minuman siapa ni, ko ada ginian? ucap roy.


"Barang nya teman momo, orang lagi turun. Ucap andrew.


"Mana sera? ucap andrew menyikut perut kawan nya itu.


"Bareng anak-anak drew, biar aja kali udah pada gede juga kan. Ucap roy sambil meneguk minumannya.


"Misi gue mau cari sera. Ucap andrew bangkit dari duduk berjalan mencari sera di krumunan.


Sera yang sedang bertatap muka dengan helena. Mereka tak sengaja bertemu ditempat ini, sera merasa ingin memukul wajah gadis itu karna berani-berani mendekati kekasihnya. Dengan berlagak sombong helena terus saya membuat sera marah dengan omongan yang tak masuk akal. Berkali-kali gadis itu berbicara bagaimanan kedekatan nya terjalanin dengan bagas. kedua gadis ini seperti ingin saling memukul karna sama-sama tidak saling menyukai. Namun sera harus berpikir ulang untuk membuat masalah dengan helena orang yang cukup berkuasa.


"Bla-bla-bla, lama amat cerita loe. Guman sera sedikit sinis.


"Itu masih belum apa-apa loe harus liat yang ini. Ucap helena mengeluarkan ponsel miliknya.


"Seraa, guman andrew memanggil gadis itu. Sera dengan cepat menoleh kearah andrew tanpa memperdulikan apa yang helena bicarakan. Andre yang menghampiri sera terkejut saat melihat layar ponsel dari gadis lain yang memperlihatkan gadis itu mencium bagas.


"Raaa sini, ucap andrew memaksa memeluk sera untuk menghalangi sera berbalik dan melihat layar ponsel gadis itu.


"Uuuu, murahan juga loe semua cowok loe mau. Ucap helena yang terkejut melihat andrew memeluk sera.


"Apa urusan nya sama loe? ucap andrew dengan kasar dengan masih memeluk sera dengan kuat. Sera terlihat sedikit memberontak untuk melepaskan pelukan andrew yang tiba-tiba.


"Loe yang siapa? berani-berani nya loe ngomong kasar ke gue. Ucap helena dengan sombong.


"Mending loe ngaca gih sana, dandanan loe norak abis. Ucap andrew menghina helena bertubi-tubi dengan kata-kata kasar


"Sialan loe, ucap helena sambil berjalan pergi berharap apa yang dikata kan andrew tidak benar tentang rupa dirinya malam ini.


"Dreew lepass, sesak tau. Ucap sera menggigit lengan pria itu.


"Awww, sakit raa. Ucap andrew sedikit merintih.


"Habisnya loe ngapain main meluk gue gitu aja. Ucap sera membenarkan rambutnya.


"Gue kan lagi bantuin loe ngusir nenek lampir itu, ucap andrew sambil sedikit tertawa.


"Makasih yaa, tapi gara-gara loe gue jadi gak sempat lihat apa yang tadi dia bilang. Ucap sera dengan rasa penasaran.


"Gaush dilihat juga kali, cuma gambar dirinya sedang pamer aja. Ucap andrew mengalihkan agar sera tidak tahu isi sebenarnya foto yang memperlihatkan bagas dicium oleh gadis tadi. Andrew takut sera akan makin meraskaan kecewa karna melihat itu setelah apa yang dia lalui baru-baru ini.


#Yukk kaa vote dan like yaa 😎 nih author kasih gambar dres yang dipakai sera ya...


__ADS_1


__ADS_2