Strong Women

Strong Women
Part 49


__ADS_3

"Ikutlah dengan ku biar aku mengantar mu pulang, ucap andrew saat melihat sera yang kebingungan.


"Baiklah aku ga akan menolak, ayo sayang mamah gendong, ucap sera sambil menggendong odi.


Andrew berjalan lebih dulu dengan membawa koper di kedua tangannya. Andrew dalam diam sedang menahan rasa perih dipunggung nya, baru tadi pagi ia menyadari kulit nya iritasasi sampai memerah dan terasa panas. Berulang kali pria ini menggaruk pundak nya namun malah memperparah lukanya. Sampai di dalam mobil pun andrew masih terlihat tidak nyaman dengan terus menerus memukul pundak nya.


"Kamu kenapa kaa, ucap sera.


"Ahh, seperti nya aku alergi punggung ku terasa panas dan sakit ra, ucap andrew dengan rintihan kecil.


"Kenapa baru bilang ka, berbalik lah aku akan melihat nya. Ucap sera.


"Nanti aja aku akan mengobati nya sesampainya di rumah. Ucap andrew.


"Diam lah biar aku lihat dulu, sera membalikan badan andrew dan melihat ruam besar diikuti kulit yang terkelupas.


"Pasti sangat sakit ka, ucap sera menepuk pundak andrew.


"Tidak masih bisa ku tahan. Ucap andrew dengan seyum nya.


"Pak naa sebelum ke pulang mampir ke apotik lebih dulu pak. Ucap sera yang tanpa sadar menggenggam tangan andrew. Pria ini tersenyum melihat tingkah manis sera. Gadis ini berlari begitu saja keluar dari mobil untuk membeli beberapa obat untuk andrew sesekali dia menoleh ke arah mobil karna odi terus menangis di jendela mobil sambil menatap ke arahnya. Bagitu sampai dirumah andrew, sera berlari ke arah dapur mengambil sebuah wadah berisi air hangat dan handuk kecil untuk membasuh luka andrew. Gadis ini menitipkan odi kepada bibi penjaga terlebih dahulu karna odi sudah tertidur selama perjalan pulang tadi.


"Kaa aku masuk ya, ucap sera dengan perlahan masuk ke dalam kamar andrew, pria ini mengenakan sebuah handuk yang hanya melingkar di pinggang nya. Tubuh andrew begitu menyilaukan mata sera.


"Masuk lah, kenapa hanya berdiri disitu, ucap andrew yang melihat sera hanya berdiri di ambang pintu.


"Ga mau pakai baju dulu kaa, aku bisa sakit mata kalo melihat mu seperti ini, ucap sera sambil tertawa.


"Nakal ya sera, ucap andrew. Pria ini duduk membelakangi sera agar gadis ini dnegan mudah mengobati luka yang berada di punggung nya. Dalam diam sera membasuh lukaa andrew dengan perlahan di balurkan nya beberapa obat untuk meredakan rasa sakit dan mengobati ruam yang sudah sangat merah itu. Tak ada suara yang keluar dari bibir mereka berdua, andrew hanya diam menatap sebuah kaca di depan nya sambil merasakan setiap belaian yang diberikan oleh sera walau itu hanya untuk mengobati luka.


Kringgg.... kringg.....


"Hallo... Ucap sera.


"Dimana? Udah mau jalan kesini.


"Maaf kak hari ini sera ga bisa datang, besok baru bisa sera ada urusan sedikit ka. Ucap sera.


"Baiklah, kamu hati-hati yaa akan ku tunggu besok.


"Oke kaa, maaf kan sera ya ka. Sambungan telpon pun sudah terputus, sera kembali mambasuh luka andrew.


"Kamu punya janji ra, mau aku antar kan. Ucap sera.


"Ahh... besok saja aku kesana ka, kamu istirahat lah jangan selalu mengurusi urusan orang lain, pikirkan lah kesehatan mu ini. Ucap sera memakaikan andrew baju tidurnya.


"Setelah ini aku akan melihat odi dan akan langsung pulang kamu istirahat lah ka. Ucap sera. Gadis ini sambil merapihkan semua peralatan yang tadi ia gunakan.


"Besok kamu kesini kan, ucap andrew.


"Seperti nya tidak kak aku harus mengurus kuliah ku dulu ka, vina sudah memarahi ku dengan kejam ka, ucap sera.


"Dasar kalian, sudah tau masih kuliah kenapa masih sempat pergi berlibur disaat ujian. Ucap andrew sinis.


"Otak juga perlu istirahat kaa, setalah ini aku ada ujian beasiswa. Ucap sera.


"Kamu ikut program beasiswa raa.


"Ia sudah tiga kali berturut-turut aku mendapatkan nya. Ucap sera dengan bangga. Andrew yang mendengar nya saja sangat bangga terhadap sera bagaimana dengan kedua orang tua nya pasti mereka sangat bersyukur mempunyai anak seperti sera yang mandiri.


"Belum saja kamu tau kaa, setelah ujian ini kami akan pergi berlibur lagi. Ucap sera.


"Kami? siapa saja yang akan ikut berlibur. Ucap sera.


"Roy akan membawa teman nya dia mengajak kami liburan. Ucap sera. Namun wajah andrew sudah tampak kesal mendengar roy akan berlibur dengan yang lain tapi tidak mengajak diri nya untuk ikut berlibur.

__ADS_1


"Seraaa... suara yang sangat nyaring terdengar memanggil-manggil nama sera.


"Aku tau siapa itu, ucap sera dengan tertawa. Tak lama sesosok pria masuk ke dalam kamar andrew sambil terus memanggil nama sera.


"Hey.. kenapa kamu ada disini. Ucap andrew.


"Ini kan juga rumah ku apa aku harus dapat ijin dari mu untuk tinggal disini, ucap hendra dengan sinis namun berjalan ke arah sera berdiri.


"Kenapa sih kalian setiap bertemu selalu seperti in, ucap sera sambil mencubit hendra.


"Dia adik kurang ajar, berlaku tidak sopan. Ucap hendra.


"Kakak yang baik harus nya memberikan contoh yang baik juga. Ucap andrew sinis.


"Sudah cukup aku akan pulang sekarang, ga tahan aku melihat kalian. Ucap sera.


"Aku antar ya ra, ucap hendra sambil meraih tangan sera.


"Baiklah, ayo kita turun biarkan andrew istirahat. Ucap sera sambil membuka pintu kamar andrew.


Andrew duduk termenung sambil melihat sera keluar dari kamar nya. Pria ini masih ingin bersama sera tapi dia tak mampu menahan sera untuk terus berada disisinya. Melihat hendra pergi bersama sera juga membuat pikiran bagi andrew, walau mereka kakak beradik namun tidak menutup kemungkinan mereka bisa aja bertengkar karna menyukai wanita yang sama.


"Kamu lelah raa, istirahat lah aku akan membangunkan mu kalau sudah sampai. Ucap hendra.


"Makasih kaa sudah mau mengantarkan ku pulang. Ucap sera dengan seyuman di bibirnya.


Hendra mengemudi dengan santai, sambil mengamati keberadaan sera di samping yang sedang tertidur. Sesampai nya dirumah sera langsung istirahat sambil mencoba memberi kabar bagas bahwa dirinya sudah sampai. Namun bagas belum juga merespon panggilan dari sera, gadis ini hanya diam menatap layar ponsel nya menunggu jawaban dari bagas.


#Keesokan harinya, didalam kelas yang ramai.


"Enak ya yang habis liburan bareng pacar, ucap momo.


"Iya sampai lupa kabarin kita-kita sangking nikmat nya. Ucap nisa.


"Lagian kalian di ajak pada ga mau. Ucap sera.


"Haha, udah yang penting habis ini kita bakal liburan bareng kan, ucap sera.


"Ni rapelan tugas selama lo ga turun, momo melempar beberapa buku ke hadapan sera.


"Banyak banget, pak dani apa ga cape ngasih tugas segini banyak. Ucap sera menyesal karna meninggalkan kuliah selama beberapa hari.


"Tapi gue ada dengar ini kalo elo ga cuma liburan bareng bagas tapi juga sama duda tampan gue kan. Ucap vina.


"Kalo itu kami ga sengaja ketemu, andrew berlibur dengan odi. Ucap sera sambil terus mengerjakan tugas nya.


"Terus reaksi bagas gimana ra, ucap nisa.


"Jangan lo tanya, bagas sudah bawaan nya mau marah aja tiap ketemu andrew.


"Ko bisa kebetulan gitu ya andrew ada ditempat yang sama bareng lo, gue jadi curiga. Ucap vina.


"Kalo gue sih berharap andrew sengaja kesana memang untuk menemui sera, ucap momo dengan nada sinis.


"Sadis loh moo, kasihan dong sera binggung harus milih yang mana kalo mereka ada disaat bersamaan. Ucap nisa.


"Kalian pada ngomongin apa sih, aku aja santai kalian heboh, ucap sera tertawa.


"Kalian sudah liat ga anak baru di jurusan depan. Ucap vina.


"Sudah tadi pagi pas gue pakrir mobil gue ketemu, jangan sampai kita satu atap sama dia gaya nya bukan lagi. Ucap nisa.


"Berarti dia satu kelas dengan bagas, ucap momo sambil melirik sera.


"Benarkah? cantik mana kita sama dia, ucao sera.

__ADS_1


"Cantik kita tapi di mata pria belum tentu, Ucap vina.


Waktu kuliah mereka telah usai, beberapa dari mereka sudah bubar lebih dahulu meninggalkan kampus. Hanya tersisa sera dan momo yang berjalan ke arah gerbang kampus. Bagas yg lagi-lagi ijin kuliah membuat sera sedikit cemas karna sudah terlalu bayak ijin dari kuliah.


"Seraaaa.... suara pria yang baru saja keluar dari mobil.


"Hendraa... ada apa ka kemari. Ucap sera. Momo yang berada di samping sera terus menatap pria yang berjalan ke arah mereka berdua itu.


"Siapa raa, ucap momo.


"Hendra, paman nya odi moo. Ucap sera.


"Berarti kaka nya andrew, untuk apa dia kemari. Ucap momo


"Mana aku tahu, toh aku ga pernah bilang kalo aku kuliah disini. Ucap sera.


"Raa aku duluan ya, mobil jemputan ku sudah datang. Ucap momo.


"Cepat banget ga bisa jalan dong kita, lagian mobil mu pake acara rusak segala. Ucap sera.


"Tenang aja besok kesayangan ku sudah keluar ko, kita bisa jalan-jalan lagi. Ucap momo. Pria gemulai itu pergi meninggalkan sera.


"Kenapa kamu ada disini ka, ucap sera.


"Aku mau mengajak mu makan siang, ucap hendra.


"Kamu ga ngantor ka, masih sempai kesini.


"Sudah itu bisa di atur, ayo kita pergi habis itu aku akan mengantar mu ke rumah. Ucap hendra membuka kan pintu mobil untuk sera.


"Ah.. hari ini aku ga kerumah kak aku mau ke suatu tempat. Ucap sera.


"Kemana? ucap hendra.


" Kamu harus mengantarkan ku kesana setelah kita makan. Ucap sera


"Baiklah.


Mereka berjalan kesebuah restoran mewah disekitaran pusat kota. Hendra memang sangat royal dalam keseharian nya, dia bisa menghabiskan jutaan rupiah hanya untuk bersenang-senang. Mereka makan sambil berbincang-bincang seputaran kuliah sera. Hendra sangat nyaman saat bersama dengan sera, gadis yang riang ini mampu membuat warna yang baru untuk hendra.


"Stop disini kaa, ucap sera memberikan arahan ke hendra.


"Kenapa harus disini kamu masih lapar ra, ayo kita pergi lagi.


"Bukan ka, tujuan ku memang kesini ka, ucap sera.


"Caffe, kamu ingin minum coffe. Ucap hendra dengan heran.


"Aku akan kerja disini ka setelah pulang menjaga odi. Ucap sera.


"Kenapa? apakah gaji mu kurang, aku bisa memberikan lebih. Ucap hendra.


"Cukup ka hanya saja aku sedang ingin membeli sesuatu karna itu aku bekerja disini lagi. Ucap sera memberikan penjelasan karna sadar akan kebingungan hendra.


"Kerja lah di caffe milik ku saja raa, ucap hendra.


"Aku sudah kesana tapi mereka belum membuka parttime lagi kaa, ucap sera.


"Biar aku yang urus, kamu gausah kerja disini.


"Udah gpp kak disini juga sama ko, bayaran nya juga cukup lumayan. Aku akan turun ya. Ucap sera


"Aku ikut ya, aku mau melihat tempat kerja mu, ucap hendra.


"Baiklah tapi ingat jangan buat keributan, dan satu lagi jangan biarkan andrew tau ya ka dia akan sangat marah. Ucap sera.

__ADS_1


"Iya aku tahu, ucap hendra berjalan memasuki caffe yang cukup nyaman dan ramai itu tak kalah bagus dari caffe miliknya, caffe ini juga sangat nyaman untuk bersantai.


#Happy reading kakak jangan lupa vote like 💙💙


__ADS_2