
Suasana menjadi mencekam di dalam ruangan ini, roy yang masih saja terus mengamuk terpaksa harus dibawa pergi oleh vina. Andrew yang tadi akan pergi kembali mengurungkan niat nya karna melihat sera terluka, pria ini tak kuasa menahan kecemasan nya saat melihat sera terlihat lemah dan kesakitan diranjang ini.
"Dreww aku mau pergi dari sini, ucap sera sambil menangis.
"Kemana aku harus membawa mu? tanya andrew sambil duduk menatap sera. Bagas tengah pergi mengobati lukanya meninggalkan sera bersama andrew.
"Aku mau pergi dreww, aku gak tahan dengan semua ini. Ucap sera sesenggukan menahan amarah dihati nya.
"Baiklah setelah keluar dari sini aku akan membawa mu pergi, tenang lah raa. Ucap andrew.
"Temani aku disini dreww, aku sangat takut. Ucap sera sambil mencengkram lengan andrew dengan kuat.
"Raa kalo kamu begini bagas akan salah paham dengan kita, aku gak akan pergi tapi jangan begini yaa, ucap andrew yang merasa tak ingin menambah masalah bagi sera.
"Aku gak perduli dreww, ucap sera yang tetap tak mau melepaskan andrew. Sera terus berguman dalam hati nya menyalahkan keadaan dan dirinya sendiri hingga terpuruk seperti ini. Bagas yang datang saat sera sudah tertidur hanya bisa menahan kecemburuan nya saat melihat andrew duduk bersampingan dengan sera. Pria ini duduk di sofa dan memilih merenungkan semua yang baru saja terjadi. Tak akan ada yang bisa dirubah saat ini, sera sudah terlanjur terluka dan terus menangis karna dirinya. Helena menjadi beban tersendiri bagi bagas dan penghalang terbesar setelah sang ibu yang tak kunjung memberikan restu pada hubungan mereka.
Sera tengah bersiap keluar dari rumah sakit dengan keadaan tertekan dengan pikiran nya sendiri. Gadis ini lebih banyak diam dari sebelumnya, bagas yang berusaha memberikan perhatian juga tak mampu membuat sedikit senyuman tertoreh pada wajahnya. Andrew yang lebih memilih memberikan waktu pada bagas untuk menebus kesalahan memutuskan untuk pulang lebih dulu untuk bersama sang anak karna sera akan pulang bersama para sahabatnya.
"Raa aku akan melakukan apa-pun untuk menebus kesalahan ku, tolong pulang lah bersama ku. Ucap bagas meraih tangan sera yang akan pergi bersama vina.
"Kamu selalu seperti ini gas, biarkan sera pergi bersama ku. Ucap vina yang tak suka akan sikap bagas.
"Tolong raaa, aku benar-benar mencintaimu. Ucap bagas dengan mata berkaca karna tak rela membiarkan sera pergi begitu saja.
__ADS_1
"Dan tolong aku butuh waktu untuk istirahat. Ucap sera dengan wajah sendunya menatap pria ini. Sera tak memperdulikan bagas, ia berlalu pergi bersama vina tanpa menoleh sedikit pun pada bagas. Ada perasaan dimana ia sangat ingin memeluk bagas namun rasa itu masih kalah besar dengan kekecewaan yang harus ditelan nya.
"Vin turun kan aku dipersimpangan depan, ucap sera.
"Gue antar ya raa kemana pun loe mau, ucap vina yang merasa gelisah melihat tingkah sera tidak seperti biasa.
"Gue butuh waktu untuk berfikir vin, gue janji gak akan berbuat bodoh. Ucap sera memeluk erat sahabatnya itu. Sera tahu akan kemana dirinya, ia hanya butuh waktu untuk beristirahat dan merenungkan kesalahan nya sendiri. Gadis ini akan menghabiskan waktu nya di vila milik hendra, gadis ini memiliki salah satu kunci pemberian dari hendra.
Bagas bergegas pulang kerumah nya merapikan semua barang yang ia perlukan untuk dibawa pergi. Pria ini mengambil keputusan untuk pergi dari rumah yang penuh tekanan ini dan menghabiskan waktu nya bersama sera. Pikiran nya sudah kalut karna keadaan yang terus saja mendesak nya.
"Jangan pergi nak, ucap sang mami menghentikan langkah bagas.
"Minggir mi bagas akan tetap pergi apa-pun penjelasan mami. Guman bagas yang berusaha menetapkan pilihan.
"Hanya karna seorang gadis murahan kamu ingin berpisah dari ibu mu sendiri. Tanya sang mami dengan penuh emosi.
"Bukan mami yang menyentuh gadis itu kenapa mami yang kamu salah kan? ucap sang mami.
"Stop mii, bagas sudah cukup bersabar dengan semua perbuatan mami pada sera. Mami fikir bagas gak tau siapa yang dengan sengaja menghancurkan kost sera yang terdahulu dan sekarang mami merebut beasiswa berhaga miliknya. Suara bagas berubah menjadi parau saat mengingat semua hal yang harus dilalui oleh sera seorang diri.
"Jangan bersandiwara berusaha menutupi kesalahan mami, ucap bagas pergi meninggalkan rumah. Bagas lebih memilih untuk tinggal di kost sera sambil membujuk sera berusaha untuk mendapatkan pengampunan dari gadis itu.
Bagas tengah berdiri digerbang rumah vina menunggu sera yang tak kunjung keluar. Pria ini berharap sera dalam keadaan baik.
__ADS_1
"Pergi lah gas percuma kamu berdiri disini sampai kapan pun, ucap vina.
"Sera baik-baik aja kan vin, sebentar saja aku ingin melihat nya walau dari jauh. Ucap bagas memohon.
"Siang tadi dia baik-baik saja saat aku turun kan di persimpangan tapi kalo malam seperti ini aku gak bisa memastikan apa-pun. Ucap vina sengaja memberitahukan bahwa sera tak ada dirumah ini.
"Sera kemana? kenapa kamu membiarkan dia pergi dengan keadaan begini. Ucap bagas yang kalut karna ketakutan memikirkan sera.
"Kamu yang membiarkan sera terluka kenapa kamu menyalahkan ku, guman vina.
"Kamu yang harus bertanggung jawab kalo sera sampai terluka. Ucap vina memperingatkan bagas.
"Sera kemana? jangan bercanda kamu vina. Ucap andrew yang terkejut mendengarkan semua ini saat baru saja sampai. Kedatangan nya memang untuk menemui sera untuk menepati janjinya membawa sera pergi untuk sementara.
"Dia butuh waktu untuk sendiri biarkan dia dulu dreww, aku juga gak tahu dia kemana tapi dia berjanji gak akan berbuat bodoh. Ucap vina dengan rasa bersalah.
"Kamu turunkan dia dimana? aku akan pergi mencarinya. Ucap andrew bergegas pergi.
"Ini bukan urusan mu dreww, sera milik ku jadi aku yang akan pergi mencarinya. Ucap bagas menghalangi andrew.
"Kalo kamu tau dia milikmu seharusnya kamu menjaga dia dengan baik. Ucap andrew berlalu pergi mencari sera. Bagas yang tak mau kalah dari andrew juga ikut pergi berusaha mencari keberadaan sera yang entah ada dimana sekarang ini. Kedua pria ini beradu waktu untuk menemukan sera.
Sera terlihat lesu menatap jendela ruang tamu yang dibiarkan terbuka. Tak banyak yang dilakukan nya hanya duduk termenung. Gadis ini terkadang tertawa kemudian menangis dengan kencang di tengah kesendirian nya.
__ADS_1
"Gue gak boleh egois melibatkan andrew dengan semua urusan ku. Tapi aku sangat membutuhkan andrew. Ucap sera terisak memikirkan semua beban yang harus di bawanya.
#******Happy reading kakak jangan lupa vote dan like sebanyak mungkin 💚💚💚******