
Ketiga dara ini sudah menjadi kerumunan para penonton saat keluar dari lapangan. Mereka sangat ramah menanggapi segala ucapan yang diberikan. Untuk sementara kampus mereka berada diurutan ketiga dari semua jenis pertandingan yang sudah dilakukan.
"Kalian liat dong muka helena, pait banget muka ngeliat loe turun ra, ucap vina tertawa.
"Biar dia tau siapa kita! ucap nisa dengan sombong. Sera hanya menghela nafas berat karna kelelahan.
"Karna om senang maka om akan bayarin kalian liburan. Sahut momo sambil melemparkan air mineral untuk sahabatnya.
"Wisshh....Langsung laju kalo gratisan kaya gini, janji loh ya mo. Ucap nisa.
"Kapan om pernah bohong ? siap-siap kita pergi. Ucap momo.
"Gue bawa bagas boleh ? dia lusa bakal turun, ucap sera.
"Bawa aja andrew sekalian bawa raa, ucap nisa menyindir.
"Nanti gue bawa mereka berdua takut gue gak bisa bangkit kalo satu lawan dua, gimana dong. Guman sera sambil tertawa.
"Sialan loe raa, ucap vina melempar botol kosong.
"Kalian semua ikut gue bentar yaa, ucap sera.
"Oke, saut mereka bertiga serentak.
Tampak beberapa pria sedang berjalan mendekati mereka sedang duduk istirahat.
"Selamat yaa caa, ucap seorang pria yang membuat nisa tersenyum lebar.
Empat orang pria ini langsung saja duduk bersama mereka. Senior yang terluka duduk diatas karna kakinya masih terasa sakit. Sera membalas senyum senior itu dengan manisnya.
"Gimana kalo habis ini kita pergi makan-makan, ucap pria gebetan nisa.
"Ahh kalian terlambat kita semua mau pergi ada urusan. Ucap nisa yang di setujui vina.
"Ahh sayang sekali, ucap pria itu kecewa.
"Tenang, gimana kalo kalian semua datang ke pesta abang gue nanti malam di club M. Ucap vina bersemangat karna nanti malam party roy.
"Serius kami boleh ikut gabung. Ucap pria itu.
"Boleh datang aja, nanti biar nisa yang jemput di depan. Ingat jam 10 malam jangan telat. Ucap vina.
"Kamu gausah aja kak nanti kaki mu sakit lagi, ucap sera pada senior yang duduk tak jauh dari nya.
"Kenapa ? aku juga mau bersenang-senang. Ucap senior itu dengan ketus.
"Terserah lah, nanti kalo kaki sakit jangan merintih seperti di uks tadi yaa, ucap sera sambil tertawa.
Akhirnya mereka berpisah saat diparkiran. Sera dengan cepat berganti pakaian untuk pergi menuju bandara. Mereka semua harus bergegas karna sudah terlambat hampir satu jam dari jam yang dijanjikan.
"Ini semua karna loe kebanyakan cari perhatian sih saa, ucap sera dengan kesal.
"Yeee,,, lagian ngapain juga buru-buru kaya yang dijemput anak jendral aja. Ucap nisa sinis.
"Dia bukan jendral tapi devil kota ini, siall. Guman vina sambil menunjuk pria yang sudah berdiri diruang tunggu bandara ini.
"Pas bener dia pulang, malam ini pasti pecah ada dia, ucap momo yang disambut anggukan oleh nisa yang sedang melotot melihat pria itu.
"Telat yaa, aku akan beri hukuman untuk mu sera. Ucap hendra sambil mencubit pipi gadis ini.
"Gue kira jendral mana yang dijemput, bikin susah aja. Guman vina ketus.
"Ngapain sih minta jemput kan tante sudah nyuruh pak ha yang jemput. Ucap sera cemberut.
"Aku mau nya kamu yang jemput gak usah banyak tanya, ayo kita pergi. Ucap hendra menarik tangan sera.
__ADS_1
Mereka semua dengan sangat terpaksa harus mengantar hendra berkeliling terlebih dahulu untuk mencari kado untuk roy malam nanti. Pria satu ini sangat keras jika keinginan nya tidak terpenuhi yang lain akan kena imbasnya. Mereka berempat berjalan-jalan dipusat perbelanjaan sambil menunggu hendra selesai mencari kebutuhannya.
"Pakai ini nanti malam ! guman hendra sambil memberikan sebuah tas belanja pada sera. Gadis ini langsung menangkap kotak yang diberikan itu dengan wajah tersenyum. Setelah selesai mereka semua mengantar hendra pulang. Sera ikut turun sebentar untuk melihat keadaan odi dan kemudian dia bergegas pergi kerumah vina untuk persiapan malam nanti.
"Sangat cocok sama kamu raa, ucap vina yang disetujui yang lain.
"Hendra memang tau selera wanita yaa, ucap nisa.
Sera memakai dress brokat warna hitam tanpa lengan yang diberikan oleh hendra. Gadis ini berdandan tipis agar mempercantik penampilan nya malam ini.
"Loe jangan lupa hubungin gebetan mu, ucap vina.
"Beres, semua sudah ku atur, gimana aku cantik bukan. Ucap nisa berputar memperlihatkan gaunnya. Nisa mendapat acungan jempot dari para sahabatnya, bahkan momo malam ini tampil manly dengan kemeja tanpa kerah dan celana chino. Tak lupa sera mengirimkan gambar dirinya kepada bagas yang sedari tadi sudah menunggu. Sera mendapat ijin untuk datang karna bagas tahu acara ini milik roy orang yang bisa dipercaya menjaga sera. Bagas yang sedang sibuk mempersiapkan kepulangan dengan antusias. Pria ini sudah menanti bertemu sang kekasih.
Hari ini klub sudah di booking full oleh roy. Para tamu yang datang juga bukan orang sembarangan, kebanyakan yang datang adalah rekan bisnis dan wanita-wanita cantik kesukaan roy. Sayang nya dj yang bermain bukan putra karna pria itu sedang keluar kota untuk urusan kantornya.
Andrew sudah menunggu sera dari tadi, pria ini duduk di table vip yang disiapakan yang nantinya juga akan menjadi tempat sera dan kawan-kawan. Seperti biasa andrew menjadi sosok yang dingin dan tak tersentuh. Pria ini hanya duduk sambil memperhatikan pintu masuk. Beberapa kali disapa oleh wanita lain andrew tak bergeming dia hanya menatap sinis. Dia sadar kebanyakan dari wanita hanya ingin bersama karna status dan uang yang bisa memenuhi kebutuhannya. Sedangkan andrew tidak mencari wanita hanya untuk bersenang-senang seperti halnya pria kaya lainnya.
Tampak mobil vina dan momo sudah terparkir di loby club malam ini. Mereka semua turun dan berjalan dengan anggun. Para gadis cantik nan sexy ini menjadi pusat perhatian saat memasuki loby ditambah dengan hendra dan sang sepupu pemilik club ini sudah menanti mereka di ambang pintu masuk. Hendra yang sengaja menunggu diluar menanti sera karna ingin melihat gadis itu memakai gaun yang ia pilihkan sebelumnya.
Mereka berjalan bersama masuk kedalam tempat acara yang sudah di decor dengan sedemikian gotic sesuai tema yang di inginkan roy. Wangi tubuh sera kali ini pun adalah pilihan hendra, pria ini juga memberikan parfum dengan wangi yang cocok untuk sera. Gadis ini menggandeng lengan hendra dan berjalan sambil berbincang dengan hendra membuat mata belasan wanita cemburu melihat sang prince berjalan bersama wanita cantik lain.
Mata andrew seperti terbakar saat melihat sera masuk dengan bergandengan dengan hendra. Bahkan kecantikan sera menjadi bertambah karna didampingi dengan pria tampan memasuki ruangan.
"Kamu gak jemput sera dreww, ucap roy yang melihat amarah dimata andrew.
"Gue gak sangka hendra lebih cepat dari dugaan. Ucap andrew kesal.
"Ingat jangan bikin masalah ini acara gue. Ucap roy memperingatkan karna ia tahu andrew bisa saja kelepasaan saat dia tak mampu membendung amarahnya.
Sera berjalan mendekati roy untuk memberikan kado yang ia beli bersama andrew kemarin. Hendra melepaskan sera saat dia bertemu beberapa temannya. Tatatapan mata andrew sangat menakutkan, dia begitu diam tanpa senyum sedikit pun.
"Sudah dari tadi drew, ucap sera menyapa andrew yang duduk sendirian. Para sahabat nya sudah berpencar menikmati acara ini.
"Berbalik lah sebentar ada sesuatu yang menempel diwajahmu. Ucap sera. Pria ini hanya diam tanpa mengucapkan apapun.
"Dreww ko diam sih, kenapa aku ada salah sama kamu. Ucap sera memperhatikan andrew.
"Diam lah kau mengganggu ku, ucap andrew sinis. Sera sadar andrew sedang marah akan sesuatu setiap pria ini sedang marah dia akan kembali ke sikap nya angkuh dan sangat dingin. Sera berusaha menjaga jarak nya dengan duduk sedikit jauh dari andrew.
Pesta berlangsung sangat meriah sera sudah turun bersama para sahabatnya menikmati alunan musik. Kecuali andrew yang masih memasang muka masam dan hanya diam seperti biasa. Andrew hanya menatap sera dari jauh yang sedang berjoget bersama kawannya. Pria ini masih tidak bisa meredam rasa marahnya karna melihat sera datang bersama hendra. Sedangkan hendra sekarang sedang bermain bersama wanita-wanita cantik lainnya.
Nisa sudah nampak gelisah menunggu pria dambaan nya datang. Gadis cantik ini sudah berulang kali bolak balik ke pintu masuk menanti pria itu datang. Gadis ini tampak sumringah saat melihat tiga pria yang sangat ia kenal baru saja masuk. Nisa langsung menghampiri pria itu dan membawanya mendekat ke meja vina. Sera yang melihat senior itu datang mendekat hanya mengumbar senyum manis nya. Sambil menyorongkan gelas minuman tanda keramahannya.
"Jam berapa kalian baru datang, nisa dari tadi sudah gelisah tau, ucap vina sambil tertawa.
"Iyaa kita ada urusan club dulu tadi jadi gini deh, guman pria itu.
Sang senior sedikit mencuri pandangan melirik sera dihadapan nya yang tampak anggun mengenakan balutan dress warna hitam itu. Ketiga gadis ini memang sangat memukau malam ini.
"Permisi nonaa, ini ada pemberian dari meja 20, ucap seorang pelayan memberikan segelas minuman untuk sera.
"Makasih mas, ucap sera sambil mencoba melihat siapa yang memberinya minuman ini.
"Gue aja yang minum raa loe jangan. Guman momo memperingatkan sera.
"Iya gue juga tau, minum aja moo. Ucap sera sambil melirik meja 20.
"Gatal yaa kamu sera lagi ngelirik siapa, ucap hendra sambil mencubit pipi sera.
"Ini datang dari meja 20 gue mau tau siapa yang ngasih, siapa tahu barang bagus. Ucap sera sambil tertawa.
"Gue kurang bagus apa menurut mu sampai kamu mau cari yang lain. Ucap hendra.
"Kamu terlalu bagus sampai lipstik merah ini masih menempel di pipimu, ucap sera menunjuk ke pipi hendra. Pria ini cepat-cepat menghapus rona lipstik itu dari wajahnya. Sang senior itu nampak memperhatikan kedekatan sera dan hendra yang begitu dekat.
__ADS_1
"Ayo turun raa sama gue, ajak hendra sambil mengambil tangan sera.
"Cape kaa, nanti aja pas dj yg itu main. Ucap sera sambil memanja. Hendra hanya menurut dan duduk disamping gadis ini. Semakin malam ruangan ini semakin ramai, roy sudah bermain game bersama para kawannya. Hendra ikut turun bermain karna ditarik oleh roy, pria ini mengikuti permainan karna banyak wanita cantik yang ikut bermain juga.
Saat sera akan turun bersama momo, andrew dengan cepat menarik tangan gadis ini. Sera sangat terkejut karna ada yang menarik tangannya di redupnya lampu ruangan ini. Andrew membawa sera pergi kemejanya ia tak ingin lagi melihat sera bermain dengan pria di bawah sana. Setelah duduk pun andrew tak berbicara sedikit pun kepada sera, dia hanya mendiam kan sera yang sudah terlihat gelisah.
"Kenapa kamu bawa aku kesini ? guman sera yang kesal.
"Kenapa tadi kamu bisa datang bersama hendra, ucap andrew sinis.
"Kami bertemu didepan saat aku baru sampai, ucap sera dengan heran akan sikap andrew.
"Benarkah ? ucap andrew.
"Kalo kamu gak percaya aku juga gak harus ngejelasin kan, ucap sera sambil memalingkan wajahnya.
"Kamu disini aja, tadi kamu dapat hadiah dari meja berapa ? ucap andrew.
" 20 tapi sudah diminum sama momo, ucap sera.
"Jangan sembarangan minum pemberian orang, ucap andrew.
"Iya aku tahu, ucap sera nampak kesal.
"Sera ayo turun, ucap roy menarik sera.
"Jangan ganggu sera sana kamu pergi, ucap andrew melepaskan tangan roy yang menarik sera.
"Dreww ayoo turun yang ini aja habis itu sudah, pinta sera menggelayuti tangan andrew.
"Baiklah, andrew berjalan turun sambil menggenggam tangan sera. Mereka sedikit berjoget, sera nampak menahan diri karna dia berada dalam penjagaan andrew yang tak melepaskan tangan nya.
"Dreww lepaskan sakit, ucap sera ditelinga andrew sambil sedikit menjijit karna andrew lebih tinggi dari tubuhnya. Pria ini dengan agresif melepaskan tangan sera namun dia langsung merangkul pinggang ramping sera dengan kuat. Badan sera menjadi terhimpit dengan tubuh andrew. Andrew tak sedikit pun memberikan celah untuk pria lain mendekati sera
"Yaa nanti wanita mu marah drew kalo dia melihat kita seperti ini. Ucap sera berbisik.
"Diam lah, harus nya kamu tahu aku gak akan seperti ini kepada wanita lain. Ucap andrew menggoda sera.
"Benarkah ? tapi saat bersama wanita itu kamu nyaman bahkan dia bisa menyentuh mu. Ucap sera sambil mencubit andrew. Pria ini hanya menjawab sera dengan tertawa sinis.
"Aku mau duduk, ucap sera dengan wajah cemberutnya.
"Kenapa? tadi kamu yang minta kesini. Ucap andrew melihat wajah sera yang cemberut.
"Kalo kamu mau ya kamu aja yang disini, ucap sera mencoba melepaskan pelukan andrew.
"Kamu cemburu raa, ucap andrew.
"Kamu sedang bermimpi drew, aku mau bersama hendra aja, ucap sera menatap andrew dengan sinis. Gadis ini melenggang pergi ingin menghampiri hendra yang tak begitu jauh dari tempat dia berada.
"Seraaa, ucap andrew menarik kembali tangan sera, merangkul tubuh ramping gadis ini di dekapannya. Pria ini memeluk sera dengan erat menempelkan wajah nya di kepala gadis ini.
"Kenapa dreew, ucap sera.
"Jangan kesana, tetap disini bersama ku. Ucap andrew berbisik ditelinga sera.
"Dreew tapi jangan terlalu kuat meluknya, aku gak bisa nafas. Ucap sera melonggarkan pelukan andrew.
"Nanti aku yang akan mengantar mu pulang, ucap andrew.
"Aku akan pulang bersama anak-anak dreww, ucap sera.
"Menurutlah raaa, kenapa kamu selalu membangkang. Ucap andrew ketus. Mereka masih saling berpelukan diredupnya cahaya ruangan ini, sera juga nampak nyaman dalam pelukan andrew.
#Happy reading kak jangan lupa vote dan like yaa 💛💛
__ADS_1