Strong Women

Strong Women
Part 82


__ADS_3

"Kenapa bagas ada disini? ucap andrew yang sudah memasuki rumah dan berjalan mendekati kakak beradik ini sedang duduk.


"Sama seperti yang kamu lakukan disini sekarang, guman roy menatap sahabatnya itu.


"Memang nya aku sedang apa? kalian jangan sembarangan nuduh. Ucap andrew berkilah.


"Benar kah, dee tadi sera bilang apa sama kamu? bisikin kakak dong dee. Guman roy sinis.


"Kenapa sih kalian pake acara sembunyi-sembunyi gitu, aku gak boleh dengar. Ucap andrew penasaran karna tujuan nya kemari memang mencari keberadaan sera.


"Ngapain kasih tau orang yang sudah buat sera pergi, kamu pikir kamu siapa kaa. Ucap vina yang marah terhadap andrew.


"Gue beneran gak sengaja, gue hilang akal saat melihat sera sangat akrab dengan pria lain. Ucap andrew merebahkan tubuhnya ke sofa.


"Apa hak mu marah? kamu pacar? gebetan? selingkuhan ? mana yang posisi mu ? guman vina dengan ketus.


"Kenapa jadi melebar kemana-mana sih, ucap andrew kesal.


"Kamu tau posisi mu sendiri kan, apa hak mu sampai berkata kasar seperti itu terhadap sera. Ucap vina sambil melempar bantal ke arah andrew.


"Gue lebih pilih sera bareng putra deh ketimbang sama loe. Guman vina marah.


"Yaaa aku gak akan jadi sponsor kalian kalo gitu buat liburan. Ucap andrew berkilah.


"Silahkan kamu pikir putra gak mampu untuk membiayayi kami. Ucap vina ketus.


"Lagian putra lebih tulus ketimbang kamu, pergi aja sana kamu gak laku sudah disini. Ucap vina marah dan meninggalkan roy dan andrew diruang tamu.


"Ade loh parah roy, pusing kepala ku mendengarkan ocehan nya. Ucap andrew meneguk minuman nya.


"Loe pantas diperlakukan seperti itu! ucap roy sambil melengos kepada andrew.


"Gue ngeliat bagas naik mobil incaran loe, kalah telak loh. Ucap andrew.


"Gue gak kaget dia bisa ngelakuin apapun kalo dia mau. Ucap roy yang merasa tak kaget karna sebelum nya dia sudah bertemu dengan bagas yang menggunakan mobil itu untuk jalan bersama sang mami.


"Memang dia kerja nya apa ko bisa bawa mobil semewah itu? ucap andrew yang asal bicara bagi nya tidak terlalu penting siapa bagas sebenarnya karna kekayaan nya yang ia miliki sudah pasti melampaui bagas.


"Mana gue tau, mungkin simpanan tante-tante kali, haha. Ucap roy berkilah agar andrew tidak terlalu banyak bertanya.


"Sialan loe, cepat bagi gue info dimana sera sekarang. Ucap andrew bertanya dengan serius.


"Mending loe jangan cari sera dulu, gue dapat kabar dia ngeliat bagas makan malam dengan wanita lain dan sera ngeliat dengan mata kepala dia sendiri. Ucap roy dengan serius.


"Tapi yang lebih parah menurut gue ya loe lah yang sudah ngeremehin sera. Ucap roy sebagai pukulan telak bagi andrew.


"Gue malah senang bagas ketahuan, sekarang gue cuma binggung gimana cara nya minta maaf ke sera loe kan tau gue emosi bukan sengaja. Ucap andrew dengan serius sambil meremas bantal di pelukannya.


"Selamat berjuang bos, gue yakin sera lebih marah sama loe ketimbang bagas sih. Ucap roy menyalahkan andrew.


"Loe harus bantuin gue, ucap andrew.


"Gue sibuk bareng pacar-pacar gue. Ucap roy.

__ADS_1


#Situasi sera....


"Kamu masih mau main disini raaa, ucap hendra melihat sera yang berat meninggalkan panti ini.


"Masih tapi kan kamu besok kerja kaa, ucap sera yang masih menggendong salah satu anak.


"Besok-besok kita kesini lagi nanti aku yang akan mengantar mu. Guman hendra.


Sera berpamitan kepada seisi rumah panti ini walau berat sera harus memikirkan hendra yang masih harus bekerja. Hendra yang sudah menunggu di mobil karna sudah berpamitan lebih dulu hanya menatap sera dari kaca spion melihat gadis itu melangkah mendekati mobil.


"Kamu tidur lah nanti aku akan membangunkan mu kalo sudah sampai. Guman hendra memberikan selimut untuk sera karna cuaca sedang hujan deras.


"Draaa, lapar ucap sera dengan manjanya.


"Gadis bodoh, baiklah aku akan mencari rumah makan disekitar sini. Ucap hendra.


Beberapa saat kemudian mereka sudah sampai di vila. Sera menyeduhkan teh untuk hendra yang tadi terpaksa basah karna turun membeli makanan untuk dirinya.


"Gue tau loe gausah ngomong berulang kali, ucap hendra yang sedang berbincang diponsel. Sera yang langsung duduk dan mengeringkan rambut hendra dengan sebuah handuk ditangannya. Membuat pria ini berdebar menatap bayangan dirinya bersama sera disebuah kaca. Mungkin dia sudah terbiasa dengan hubungan bebas tapi dengan sera dia tidak ingin menyentuh atau memaksa gadis itu. Hendra ingin sera melihat sisi dirinya yang lain bukan karna pergaulan dirinya yang dulu.


"Arggh.....guman hendra sambil melempar ponselnya ke sofa didepannya.


"Minum dulu biar gak masuk angin draa, ucap sera menyodorkan gelas.


"Raa besok sibuk gak ? ucap hendra.


"Belum tau besok aku harus ke caffe dulu. Ucap sera.


"Ikut aku kesebuah pesta yuk, ucap hendra berharap kepada sera.


"Acara pertunangan salah satu teman gue. Tapi pasti mereka akan menjodohkan ku dengan wanita yang ada disana. Ucap hendra yang malas membayangkan.


"Jadi kamu butuh aku jadi tameng nih, ucap sera.


"Sekali aja raa, gue malas datang cuma jadi topik utama acara itu. Guman hendra.


"Jam berapa acaranya? ucap sera sambil berpikir.


"Acara nya makan malam, ucap hendra melihat kartu undangan.


"Jemput aku di caffe, aku gak mau menunggu lama. Ucap gadis itu sambil tertawa.


"Serius ya raa jangan sampai loe batalin. Ucap hendra tertawa yang merasa lega karna terselamatkan.


"Anggap saja sebagai balas budi karna kamu juga sudah menghibur ku hari ini. Ucap sera menyeruput teh miliknya.


Keesokan harinya sera sudah berada di caffe untuk bekerja karna sudah tidak masuk selama dua hari. Putra nampak santai dan enggan membahas kejadian yang membuat sera bersedih. Putra hanya berusaha sebaik mungkin untuk menjaga sera.


"Aku ada event lusa kalo kamu free bisa kah kamu datang? ucap putra menyodorkan beberapa tiket masuk event nya.


"Ko banyak tiket nya? ucap sera menghitung jumlah tiket yang diberikan.


"Aku tahu kamu gak mungkin datang sendirian kan, ucap putra sambil duduk di bangku depan sera.

__ADS_1


"Makasih yaa kaa, kamu yang terbaik. Ucap sera sambil tersenyum menatap tiket itu.


"Ponsel mu udah baik belum? sangat susah menghubungi mu kalo gini cara nya. Ucap putra.


"Tadi sebelum kesini aku sudah membawanya, mungkin sore nanti sudah selesai. Ucap sera memasukan tiket ke saku celana nya.


"Kamu habis ini mau kemana? ucap putra.


"Aku ada janji dengan hendra menghadiri pesta, aku akan menjadi pacar sewaan nya malam ini. Ucap sera sambil memasang wajah masam.


"Kenapa kamu mau? ucap putra.


"Kemarin dia sudah menghibur ku, jadi aku hanya membalas kebaikan nya saja. Ucap sera.


"Kamu harus berhati-hati di pesta nanti, kalo perlu apa pun kabarin aku, paham kan sera. Ucap putra.


"Paham bosku, ucap sera tersenyum manis.


Petang sudah hadir dengan sinar redupnya. Sera sedang menunggu jemputan hendra di depan caffe di temanin putra yang setia berdiri disamping nya.


Tinnn......


Suara panjang klakson yang ditekan hendra membuat sera dan putra terkejut.


"Ayo raa kita harus mampir kesuatu tempat lebih dulu. Ucap hendra membuka kan pintu mobil untuk sera. Hendra mengenakan jas berwarna gelap dengan kerah baju dibuka satu kancing membuat tubuh pria ini terlihat sempurna.


"Kaa aku pergi dulu yaa, ucap sera kepada putra.


"Hati-hati jangan lupa telpon aku begitu pulang. Ucap putra menutup pintu mobil.


"Kita pergi dulu yaa, ucap hendra dengan sopan kepada hendra.


"Gue lusa ada event kalo sempat datang ya, banyak wanita cantik. Ucap putra berusaha ramah terhadap hendra.


"Kita lihat nanti ya, ucap hendra.


"Kamu datang ke event dia? ucap hendra bertanya. Sambil memacu mobil kesebuah tempat lainnya sebelum ke pesta.


"Aku udah dapat tiket nya pasti datang, lagian dirumah suntuk juga. Ucap sera.


"Bareng bagas ? ucap hendra memastikan.


"Gak, gue mau fave fun. Guman sera.


"Marahan raa, ucap hendra yang sudah tahu situasi sebenarnya dari roy dikantor tadi.


"Udah gausah di bahas, kita mau kemana sih?


"Turun yo raa, masa kamu mau pakai baju gini ke pesta ? kebanting dong sama ganteng nya aku. Ucap hendra tertawa membuka kan pintu sebuah toko pakaian dan salon terkenal langganan keluarganya.


Sesaat kemudian hendra sudah sampai ditempat acara yang dihadiri banyak kalangan atas. Pria ini dengan gagah berani menggandeng sera masuk ke acara ini. Dia nampak sangat nyaman bersanding bersama sera.


Hendra memperkenal sera kepada semua teman-teman nya yang hadir. Tak dapat dipungkiri kecantikan sera membuat mata pria-pria ini tak berkedip melihat manisnya wanita di depan mereka yang mempunyai gigi gingsul itu. Sera juga nampak cantik dan mewah dengan mengenakan gaun malam yang dipilih sendiri oleh hendra. Kulit putih sera nampak cocok bersinar dengan gaun yang dipilih hendra.

__ADS_1


#Jangan lupa vote dan like ya kaa, setelah ini author akan menyelipkan gambaran drees yang dipakai sera di pesta, jadi selamat menghayal kakak.



__ADS_2