Strong Women

Strong Women
Part 16


__ADS_3

Sera mendapat jadwal kerja pada malam hari, bagas hanya mengantar sera lalu pergi mengerjakan urusan nya. Sosok sera banyak di tunggu di kafe itu semenjak sera bekerja di kafe itu pengunjung memang bertambah lebih banyak terutama kaum adam. Gadis cantik ini bekerja dengan sungguh-sungguh dia melayani para tamu dengan ramah menyunggingkan senyuman manis dengan gingsul miliknya.


Tanpa sera tau sosok putra sudah sedari tadi memperhatikan sera, putra duduk di kafe itu karena merasa khawarit terhadap keselamatan sera. Dia mencoba menjaga sera dari jauh tingkah putra ini memang sangat manis dia tidak pernah perduli tentang bagas menurut nya salama dia bisa melindungi sera itu yang terpenting bagi nya. Selama putra duduk di kafe itu dia melihat bahwa sera banyak mencuri perhatian para pria disana, bahkan ada yang sampai memberikan sera kado situasi itu membuat putra menjadi cemburu wajah nya memerah tanda memendam amarah.


Putra lebih memilih keluar dari Kafe dari pada dia meluapkan amarah nya disana yang akan merugikan sera apabila dia lakukan. Dia duduk di salah satu bangku yang letak nya langsung mengarah ke arah dalam Kafe tanpa sadar putra mendapati dua orang lelaki mambawa kamera sedang memotret ke dalam kafe setelah putra mengamati dia sadar objek pria itu adalah sera. Putra berdiri dan menghampiri kedua pria itu namun pria itu keburu sadar kemudian berlari masuk ke dalam mobil dan melaju pergi dari wilayah kafe itu. " ini sangat bahaya untuk sera, ucap putra merasa khawatir tentang sera".


Hari-hari berikutnya putra selalu berada di dekat sera selama gadis itu pergi bekerja. Putra memastikan sera aman walau disitu ada bagas tapi putra tetap saja datang melihat sera bekerja. Bagas sendiri mulai melihat tanda tanda seseorang tengah mengawasi mereka dia dapat merasakan keadaan itu.


Hari berikutnya bagas melihat sosok putra disekitar wilayah kafe sera. Bagas menjadi marah melihat prilaku putra yang begitu nekat mendekat, bagas tak sengan menghampiri putra yang sedang asyik duduk di bangku dengan gelas coffe di tangannya.

__ADS_1


prakkkk.... brangg......


suara tubuh jatuh kelantai, putra tersungkur jatuh akibat terkena pukulan yang di layangkan oleh bagas secara dadakan. Darah segar terlihat mengalir dari hidung dan sudut bibir putra, bagas masih saja memukul putra dengan bertubi-tubi. Hingga akhirnya putra bagun dan membalas pukulan bagas dengan ganasnya membuat bagas tersungkur ke tanah. " berani-berani elo dekatin cewe gue, ucap bagas berdiri ingin menerjang kembali putra"


" kamu ga pantas buat sera, apa kamu tau sera sedang dalam bahaya? ucap putra membersihkan kemaja nya yg kotor". Bagas yang kebingingan dengan perkatan putra hanya bisa memutar bola matanya. Putra dengan sigap langsung menunjukan video yang ada di ponsel nya video yang sudah di dapat nya dari beberapa rekaman cctv sekitar wilayah kafe sera yang menunjukan ada pria yang mengintai sera. Bagas yang terkejut melihat rekaman video langsung tau kalo itu ulah mami nya. Bagas langsung berlari menghampiri sera tanpa berusahan meminta maaf kepada putra. " Cowo sialan, umpat putra mengusap darah di hidung nya"


Keesokan harinya......


brukkk.....

__ADS_1


Suara badan terjatuh di lantai. Sera yang mendengar suara itu langsung menoleh di lihat nya putra pingsan tepat di belakang nya. Sera langsung meminta bantuan beberapa teman untuk membawa putra ke uks, sera dengan sabar menyeka wajah putra yang deman dilihat nua wajah tampan ini merintih menahan sakit. Sera membuka masker yang diginakan putra dilihatnya muka putra yang membiru lebam dan darah keluar dari hidung nya lagi. Disaat sera membersihkan wajah putra pun terbangun dia terkejut melihat wajah wanita yang di cintai nya berada sangat dekat dengan wajah nya.


" sakit kah ka? ucap sera sembari meberikan salep kebeberapa bagian wajah putra yang terlihat luka"


"hmmm.. lumayan terimakasih bantuan nya, ucap putra memalingkan wajah nya akibat malu di lihat sera dengan keadaan ini"


" lain kali jangan berkelahi lagi, sayang sekali paras tampan mu menjadi rusak seperti ini ka, ucap sera sambil sesekali tertawa". Putra yang mendengar candaan dari gadis itu merasakan sesak di dadanya akibatan detakan jantung nya berpacu dengan cepat.


" gadis ini membuat ku semakin ingin memilikinya, ucap putra dengan suara yang serak"

__ADS_1


Di bantu vote like beserta komentar yaa kaa.. selamat membaca kaka sayang😗


__ADS_2