
Brukkk......
Tubuh pria itu langsung tersungkur diterjang oleh andrew yang sedari tadi memperhatikan tingkah pria itu yang bersikap tidak menyenangkan kepada sera.
Brukk..bruukkk...bruukk...
Andrew berulang kali memukul wajah pria itu memastikan pria itu tidak bisa bangkit lagi untuk menggoda sera. Seluruh tamu berlarian saat mendengar suara teriakan dari seorang gadis yang berusaha memisahkan perkelahian itu. Hendra dan roy langsung lari begitu sadar sera lah gadis yang menangis ketakutan itu.
"Tenang lah raa, ucap roy menarik sera menjauh dari lingkaran perkelahian itu.
"Gimana ini? ini semua karna ku, aku yang menyiramkan air kepada pria itu. Ucap sera ketakutan menarik-narik roy.
"Kamu tunggu sini biar aku sama hendra yang mengurusnya.
"Lepaskan dreww, dia sudah gak bisa bertahan lagi. Ucap hendra menarik sang adik.
"Dia memperlakukan sera dengan tidak pantas, dia pikir dia siapa? ucap andrew melemparkan sebuah gelas yang hampir mengenai wajah pria itu.
"********, kamu memang pantas di hajar. Ucap hendra bergantian memukul pria itu.
"Aku akan menuntut kalian berdua atas penghinaan ini, ucap pria itu. Pria ini mampu berkata karna mereka sudah dipisahkan oleh security gedung ini.
"Lakukan semampu mu untuk menuntut kami, ucap andrew.
"Dengarkan semua, sebelum surat laporan mu sampai didepan pintu rumah kami, aku hendra wijaya akan membuat seluruh keluarga mu menyesali tindakan mu ini. Ucap hendra membawa andrew menjauh dari pria yang tak mampu lagi berdiri itu. Sedikit memar diwajah andrew membuktikan bahwa pria itu juga mendaratkan pukulan pada andrew.
"Roy urus semua ini secepatnya, aku gak mau lihat pria itu berkeliaran di dunia kita. Ucap hendra.
"Kamu gpp kan raa, ucap andrew melihat kondisi sera.
"Kalian kenapa sih, kamu juga draa kenapa ikut-ikutan mukul. Kalo sudah begini gimana nanti kalian mengurusnya. Ucap sera gelisah.
"Tenang lah raa santai ini belum apa-apa, ini bahkan sangat mudah. Ucap roy dengan senyum sinis nya sambil memainkan ponsel miliknya.
"Dreww kamu baik-baik aja kan, ucap sera sambil meraba wajah pria ini.
"Aku gpp raa, kamu kenapa membiarkan pria itu melecehkan mu. Ucap andrew.
"Aku takut akan mempersulit hendra kalo aku langsung menentang nya. Ucap sera yang sudah terduduk ketakutan.
__ADS_1
"Aku akan menghabisi ******** itu, ucap hendra dengan marah.
"Draaa cukup, sudah ya ayo kita pulang aku gak mau disini. Ucap sera.
"Kamu pulang lah bareng andrew, aku akan pergi bersama roy untuk mengurus sesuatu. Ucap hendra memberikan kode ke arah roy untuk ikut bersamanya.
"Dreeww itu pasti sakit, guman sera melihat tangan andrew dengan luka yang terbuka karna perkelahian tadi.
"Diam lah, cepat masuk mobil. Ucap andrew membukakan pintu mobilnya. Mobil itu dipacu meninggalkan gedung mewah itu. Hendra dan roy pergi mengurus masalah pria tadi, mereka akan membereskan sampai tuntas.
Sera terdiam selama dalam mobil. Dia tidak berani memulai perbincangan karna melihat wajah andrew yang masih muram. Melihat tangan andrew terluka begitu parah, sera sangat merasa bersalah karna telah melibatkan andrew.
"Aku akan mengantar mu pulang, ucap andrew sambil melihat sera yang sedari tadi memalingkan wajahnya ke arah jendela.
"Gak mau, aku takut kalo sendirian. Antar aku kerumah nisa. Ucap sera dengan suara pelan.
"Kalo gitu pulang kerumah bareng aku, ucap andrew memberikan pilihan lain.
"Iyaa aku mau ketemu jordi juga, ucap sera.
"Nanti didepan stop dulu, ucap sera menunjuk sebuah apotik.
"Buat apa? nanti aja dirumah kan ada obat. Ucap andrew yang paham sera sedang merisaukan dirinya.
"Raa aku boleh tanya? ucap andrew saat sera kembali masuk kedalam mobil. Gadis itu hanya menatap andrew.
"Kamu kemana aja kemarin sama hendra? ucap andrew.
"Aku mencari tambahan dana, kenapa? ucap sera sinis.
"Seraa, aku serius. Ucap andrew.
"Aku juga serius, kenapa kamu jadi marah. Ucap sera acuh.
"Gue beneran minta maaf raa, gue gak bisa ngontrol amarah. Ucap andrew sambil memarkirkan mobilnya digarasi rumah.
"Gausah dibahas dreww, aku lagi malas. Ucap sera keluar dari mobil.
"Raa tunggu, ucap andrew berusaha menghentikan sera yang berjalan lebih cepat dari nya.
__ADS_1
"Kamu tunggu aku dibelakang dreww, aku akan mengambilkan air hangat. Ucap sera berusaha menghindar dari pertanyaan itu. Pria ini hanya melepaskan sera dan berjalan menuju taman belakang sambil membuka toxedo. Andrew menggulung lengan baju nya karna ia ingin membersihkan luka ditelapak tangannya.
"Sini drew biar aku aja, ucap sera menaruh sebuah wadah berisi air hangat dan handuk kecil untuk membersihkan luka andrew.
"Aku bisa raa, kamu ganti baju dulu aja. Ucap andrew.
"Tapi luka ini karna aku, biar aku yang bersihkan yaa, ucap sera meraih tangan andrew dengan lembut.
"Baiklah, kamu harus bertanggung jawab pada tangan ku ini. Ucap andrew dengan lembut.
"Besok kamu datang ke acara putra? ucap andrew sambil memperhatikan sera yang sedang membersihkan lukanya.
"Kamu juga dapat tiket? ucap sera sedikit melirik andrew.
"Iyaa, mau bareng gak ? ucap andrew berusaha mengambil hati sera.
"Aku akan pergi dengan momo dan yang lain. Ucap sera.
"Baiklah kita bertemu disana, ucap andrew sedikit kecewa.
"Ndreww, menurutmu universitas diluar mana yang paling baik? ucap sera.
"Kenapa? apa yang kamu rencanakan? ucap andrew.
"Gak aku lagi cari bahan tugas dan sekarang aku lagi buntu banget harus milih yang mana, Ucap sera.
"Mau aku bantu? kapan harus di kumpul? ucap andrew.
"Gak harus cepat cuma aku harus ngumpulin riset dulu kan, ucap sera yang sudah selesai membersihkan luka.
"Baiklah, kapan saja kamu butuh aku akan membantu mu, ucap andrew.
"Drewww jangan terlalu baik, aku gak akan mampu menebus itu semua tau, ucap sera sedikit tertawa.
"Masih kerja untuk putra? guman andrew sedikit bertanya.
"Masih, aku butuh itu drew jadi tolong jangan dibahas sekarang. Aku janji gak akan ganggu waktu ku bersama odi, ucap sera sedikit menundukan wajahnya.
"Aku janji gak akan bahas ini lagi, selama kamu bisa bagi waktu dan jaga kesehatan raa, maafkan aku raa, ucap andrew memusut rambut sera dengan lembut.
__ADS_1
#Kuyy kakak jangan lupa vote dan like yaa 😍