
Pertandingan sudah dimulai, team sera mendapat nomor undian kedua untuk bertanding. Sera sudah memberi kabar kepada dua sahabatnya dilapangan tentang kejadian itu, sekarang waktu sahabatnya untuk berpura-pura panik karna sera tidak muncul juga. Memberikan sedikit kesenangan pada helena yang sudah duduk dibangku panitia tepat disebelah lapangan mereka bertanding. Gadis licik ini biasa melakukan apapun yang dia mau, selain dia punya kekuasaan dia juga punya uang untuk menyabotase pertandingan ini.
Momo dan sera sedang memantau pertandingan dari jendelan lantai dua yang langsung mengarah kelapangan tempat pertandingan. Mereka dapat melihat dengan jelas seluruh pertandingan yang sedang berlangsung. Mereka juga nampak helena sedang tertawa dengan puas dikeliling gadis penjilat disisinya. Momo merebahkan diri disalah satu kasur uks itu karna lelah menunggu. Sedangkan sera sedang asyik menonton pertandingan sampai berteriak histeris didalam ruangan ini. Tak berselang lama ada suara sepatu yang berlari kearah ruangan ini. Tentu saja ada yang datang karna ini ruang umum bagi siapapun yang mau datang. Salah satu anggota club basket ada yang terluka, mereka membawanya masuk ke dalam ruang uks ini untuk mendapat pengobatan. Namun dokter uks sedang berkeliling lapangan untuk mengontrol keadaan.
"Ahh...dokter dan perawat sedang turun kebawah kak, ucap sera yang melihat meraka mencari petugas diruangan ini.
"Bisa ambilkan aku kotak obat, ucap seorang senior dari kampus lain yang terluka itu. Gadis ini berjalan memberikan sebuah kotak pertolongan untuk senior itu. Gadis itu langsung kembali kedekat jendela untuk menonton pertandingan lagi. Membiarkan senior itu mengobati lukanya sendiri. Sera dengan heboh terus saja menonton pertandingan dari atas melihat team nya sedang bertanding.
"Arrrgghhh.... Suara senior pria itu sedikit merintih kesakitan saat membersihkan lukanya. Momo yang langsung terbangun mendengar suara itu mengintip sedikit dari balik korden pembatas dimana dia tidur tadi,pria gemulai ini hanya melihat dan lebih memilih melanjutkan tidurnya ketimbang merespon orang yang sedang kesakitan itu.
"Sini biar aku bantu bersihkan, ucap sera mengambil wadah untuk mencucui luka senior itu.
"Luruskan kaki mu, taruh disini, sera menunjuk salah satu pahanya untuk menjadi tumpuan senior itu. Senior itu hanya mengikuti sera karna dia juga tidak bisa mengobati lukanya sendiri. Sesekali rintihan keluar dari bibirnya saat sera membersihkan lukanya.
"Kamu habis main basket atau habis kecelakaan kenapa luka robek seperti ini, ucap sera melihat luka robek pada kaki senior ini cukup dalam dan lebar. Gadis ini menyiramkan air nacl atau air infusan untuk membersihkan luka dan menstrilkan luka dari bakteri.
"Bisa pelan-pelan gak itu sangat sakit, ucap senior itu merintih kesakitan.
"Memang aku apakan, aku hanya menuangkan air kan, ucap sera tertawa melihat muka senior itu ketakutan.
"Kamu team voli kampus ini? ucap senior itu.
"Hanya cadangan kaa, ucap sera sambil terus membersihkan luka-luka itu.
"Pantas sembunyi disini sekalinya cuma cadangan, ucap senior itu. Sera yang disindir seperti itu langsung bereaksi sinis.
"Pantas saja kamu jatoh mulut mu sangat menyakitkan, ucap sera sambil menekan luka senior itu..
"Aduhh sakitttt,,, aku hanya bercanda kamu jangan anggap serius. Ucap senior itu sambil merintih kesakitan lukanya di tekan dengan kuat oleh sera.
__ADS_1
"Sudah selesai jangan di perban dulu, tunggu dokter dulu baru yaa kaa. Minum obat ini untuk meredakan nyerinya sambil menunggu. Ucap sera.
"Makasih yaa, maaf sudah menyinggungmu. Ucap senior itu.
"Woyy bangun, ucap sera mengganggu momo yang sedang tidur.
"Apasih raaa, ngantuk nanti aja turun tunggu selesai nanti malah ketemu nenek lampir dibawah, ucap momo yang malah menutupi dirinya dengan selimut.
"Pacar mu, ucap senior itu.
" Kakak mau ambil aja dia sukanya model kakak gitu sih, ucap sera sambil tertawa melihat pertandingan di bawah.
"Kenapa gak turun bertanding?
"Aku gak bisa main kaak jadi aku penonton aja, ucap sera.
"Kalo gak bisa main kamu gak mungkin di jadikan cadangan, ucap senior itu. Sera hanya tertawa mendengar perkataan senior itu.
"Loh kamu teman nisaa? ucap salah satu pria yang baru masuk itu.
"Kamu gebetan nisa kan, ucap sera dengan senyum gingsul nya.
"Kalian saling kenal, ucap senior itu.
"Dia teman nya temanku bang, ucap cowok yang merupakan sahabat nisa.
"Kalian bisa tunggu dokter disini aku akan turun ke bawah sekarang, ucap sera.
"Moo bangun ayo turun sekarang, ucap sera membangunkan momo dengan paksa.
__ADS_1
" Sakit raa, oke kita turun, ucap momo sambil melihat sekelilingnya.
"Gue yakin dia salah satu cewek yang disebut-sebut the most wanted kampus ini. Ucap pria satunya.
"Dari mana kamu tahu? ucap sahabat nisa.
"Gue udah dengar dari anak-anak sebelum kita kesini kali.
"Menurut gue dia biasa aja gak ada bagus-bagusnya. Ucap senior itu.
"Susah kalo ngomong sama gay, loe cocoknya sama banci bang. Ucap sahabat nisa.
"Sialan loe mau gue buang dari club, ucap senior itu.
Saat turun menghampiri kedua sahabatnya sera berpura-pura putus asa karna terkunci diruang ganti yang gelap. Berpura-pura ketakutan karna tidak ada yang menolong nya sampai ada anak lain yang masuk. Helena yang mendengar sera sangat ketahuan dia merasa senang telah berhasil membuat sera tidak bisa mengikuti pertandingan. Dari luar lapangan dia tertawa bersama semua kacungnya melihat team sera kelelahan karna tak bisa mengganti pemain.
"Masih ngeliat kesini gak dia? ucap sera yang masih berpura-pura bersalah.
"Masih, senang banget dia ngeliat kita susah, ucap nisa.
"Tadi gue ketemu gebetan mu di uks, gue setuju kalo loe sama dia. Guman sera tertawa tipis.
"Jangan dibahas kita harus fokus, besok lawan lebih susah. Ucap nisa.
"Gue lupa hubungin andrew dia bilang mau kesini tapi kita sudah mau balik kan, ucap sera.
"Cepat hubungin dia sebelum dia sampe bisa jadi bahan rebutan cowok ganteng kesini, ucap vina tersenyum sambil tebar pesona ke team basket disebelah mereka.
"Caa itu gebetan loe? ucap vina melihat tiga cowok menuruni tangga dari ruang uks. Nisa menoleh melihat kearah yang ditunjuk oleh vina. Senyuman nya mengembang saat melihat pria yang menarik hati nya itu turun dengan senyum dibibirnya.
__ADS_1
Senior itu melihat sera sedang sibuk dengan ponselnya. Ia sangat ingin menyapa untuk mengucapkan terimakasih namun karna sera sedang sibuk ia mengurungkan niatnya. Dia duduk disebuah bangku sambil melihat team nya sedang bermain.
#Happy reading kakak, jangan lupa vote like yuuk kak ♥