Strong Women

Strong Women
Part 55


__ADS_3

Duduk disebuah bangku kosong di taman yang sepi membuat sera memikirkan kembali segala sesuatu yang membuat hati nya gusar.


Suara terasa lebih berat karna menahan amarah, bahkan senyum dan tawa tak mampu membuat hati nya sedikit lebih baik.


Menyerahkan satu-satu nya mahkota paling berharga dalam hidup bukan suatu hal mudah untuk melupakan semua kejadian itu. Rasa penyesalan juga pasti dirasakan namun perasaan nya terhadap bagas juga tidak bisa dikesamping kan. Berada di kota besar ini seorang diri juga bukan hal gampang, banyak yang harus di lalui oleh sera. Bagas selalu menempatkan dirinya untuk berada bersama sera, pria ini mampu memberikan kenyaman bagi sera. Nyaman memang bukan lah segalanya kenapa kamu bisa menyerahkan segala yang kamu punya, mungkin itu sebuah jalan pembuka untuk mengisi setiap celah yang kosong.


"Kenapa? wajah mu tidak cocok sepeti itu. Ucap andrew yang menghampiri sera di taman.


"Apa sih dreww, suka ganggu loh yaa, ucap sera sambil tersenyum.


"Kenapa hanya diam itu bukan seperti mu. Ucap andrew memperhatikan sera.


"Gak ada aku hanya sedang rindu ibuku, ucap sera dengan mata berbinar.


"Kamu rindu? pulang lah jangan hanya diam. Ucap andrew.


"Kau tahu tapi aku masih banyak pekerjaan, ucap sera menarik nafas berat.


"Boleh kah aku bersandar di pundak mu? ucap sera dengan wajah letihnya. Andrew hanya diam namun mendekatkan dirinya, memberikan pundak kekar nya untuk menjadi tumpuan gadis manis ini. Melihat bagas berjalan bersama wanita lain sangat melukainya. Samar-samar bayangan itu menjadi sebuah ketakutan yang menggelayuti perasaan nya. Kedua kali nya sera melihat bagas bersama wanita lain walau tidak sepenuh hanya berdua namun ada rasa tidak nyaman yang menghimpit dadanya. Takut bertanya tapi tak kuat menahan perasaan itu membuat sera berulang kali harus tersiksa dalam bayangan menyakitkan itu.


"Kaa kamu harus menemukan wanita yang baik untuk odi yaa atau aku gak akan bisa tenang karna harus memikirkan nya. Ucap sera.


"Itu urusan ku kenapa jadi kamu yang mengatur nya, ucap andrew.


"Apa pun pilihan mu aku akan mendukung mu tapi jangan pisahkan aku dengan odi yaa kaa, ucap sera sambil meneteskan air mata.


"Gak akan kau punya tempat sendiri bagi odi, jadi aku gak akan menghalangi mu untuk bertemu dengan odi. Sera menghapus air mata nya dan membawa andrew bersama nya untuk menghampiri odi.

__ADS_1


"Kamu ada kemeja kan kaa, boleh pinjam aku akan tidur disini malam ini bersama odi. Ucap sera.


"Kamu yakin, kenapa aku merasa kamu sedikit berbeda hari ini. Ucap andrew merasa sedikit curiga.


"Baiklah aku akan menghubungi vina agar dia menjemput ku. Ucap sera.


"Sudah lah kamu disini aja toh mamah lusa baru akan pulang bersama papah. Ucap andrew mengalihkan perhatian sera. Berkali-kali bagas mencoba menghubungi sera manun terus saja di abaikan oleh nya. Gadis ini hanya membutuhkan waktu sendiri.


"Apa kamu sudah tidak waras ka, kenapa kamu menyimpan foto liburan kita di meja kerja mu. Ucap sera yang kaget melihat foto mereka bertiga terpajang dengan bingkai yang cantik dimeja kerja andrew.


"Biarkan disana jangan di sentuh dia sudah berada di tempat yang tepat. Ucap andrew.


"Duduk lah disini aku gak akan mengganggu pekerjaan mu. Ucap sera. Andrew dengan cepat memindahkan semua berkasnya dan duduk bersama sera.


"Apa perlu aku membantu mu, kamu kan tau aku siswi yang cukup pandai. Ucap sera.


"Oke aku akan menyibukan diriku dengan melihat mu bekerja. Ucap sera dengan tertawa.


tookk... tookkkk...


"Tuan ade demam, ucap bibi memasuki ruang kerja andrew dengan sedikit panik. Andrew langsung berdiri saat mendengar odi sakit, pria ini tahu betul apa yang akan terjadi saat demam itu tak turun odi akan mengalami kejang kembali.


"Tenang lah kaa, biar aku yang kesana kamu cepat selesai kan pekerjaan mu. Ucap sera sambil menenangkan andrew yang sudah panik. Gadis ini berjalan keluar bersama bibi menuju kamar bocah kacil menggemaskan itu. Sera menggendong odi yang sedang rewel dengan penuh kehangatan, odi sangat di manja oleh sera. Dia tidak akan menurun kan odi sambil bocah itu lebih tenang. Dengan sabar sera mengurus odi, memperhatikan setiap kebutuhan nya saat mereka bersama.


Setelah satu jam berlalu odi sudah tenang dan kembali tidur. Andrew yang baru saja keluar dari ruang kerja melihat sera berjalan menuruni anak tangga ke lantai bawah rumah besar ini.


"Mau kemana? ucap andrew mengikuti sera turun.

__ADS_1


"Mengisi ini, sera memperlihatkan sebuah wadah susu ditangan nya.


"Biar aku saja, kamu pasti lelah menggendong odi.


"Ayo kita turun bersama akan ku buatkan coffe. Ucap sera menarik andrew untuk turun ke dapur bersama nya.


#Perusahaan momo.....


"Kamu harus berubah kamu ga bisa kaya gini terus. Ucap ibu nya karna merasa cemas melihat tingkah laku sang anak.


"Kenapa baru sekarang kalian sadar, kemana kalian selama ini.


"Hanya rapat, uang yang menjadi prioritas kalian. Ucap pria gemulai itu. Momo sebenarnya normal hanya sikap nya yang sedikit feminin karna ingin menarik perhatian kedua orang tuanya yang selalu mengabaikan nya.


"Aku lihat kamu mempunyai temna wanita yang cantik, Ucap sang ayah.


"Jangan pernah ganggu mereka, cuma mereka yang aku punya.


"Jadi kamu anggap apa kami ini, ucap ibu nya.


"Pemenuh kebutuhan ku. Ucap momo dengan lantang.


"Biarkan salah satu dari mereka bekerja untuk kita, ayah sudah menyelidiki nyaa mereka bisa menjadi salah satu bintang bagi perusahaan kita. Ucap sang ayah.


"Tidak meraka semua tidak butuh uang kecil dari kita, untuk apa menawarkan mereka pekerjaan. Ucap momo.


"Tapi tidak termasuk gadis yang bekerja di caffe itu kan, dia cukuo menarik untuk menjadi salah satu model brand terbaru kita.

__ADS_1


#Happy reading kaa, vote like yang banyak yuukk kakak selamat menikmati 💜💜


__ADS_2