
Bukan hanya sekedar bertanya sera sedang menimbang-nimbang mengambil beasiswa untuk keluar. Gadis ini masih memikirkan segala hal yang diperlukan. Sebelumnya dia sudah berkonsultasi dengan putra dan sudah mempertimbangkan beberapa universitas. Namun sera harus memikirkan keadaan orang tuanya dan juga bagas. Dia belum bisa meninggalkan bagas begitu saja, gadis ini masih sangat mencintai pria itu.
Saat pagi sudah datang dengan mentari bersinar sedikit redup tertutup awan mendung. Sera sudah menyiapkan sarapan seperti biasa untuk odi dan juga yang lain dibantu sang bibi. Sang pemilik rumah sedang dalam perjalan bisnis meninggalkan sang cucu berada dalam pengawasan bibi penjaganya. Hendra sudah lebih dulu duduk dimeja makan karna ia baru saja datang. Pria ini tidak pulang semalam bersama roy entah apa yang mereka lakukan.
"Semalam minum gak draa, ucap sera bertanya sambil menyiapkan roti panggang kesukan hendra.
"Kenapa ko nanya nya gitu? kamu takut aku sama perempuan lain. Ucap hendra yang merasa geer.
"Kalo gak minum aku tuangkan coffe tapi kalo minum gak boleh.
"Memang semalam sama cewek mana ? gosip sedikit dong, enak gak ? ucap sera berpura-pura ingin tahu.
"Service nya kurang memuaskan maka dari itu aku pulang, ucap hendra sedikit tertawa sambil menjewer kuping sera.
"Serius draa, kamu janji loh sama aku kemarin apa, guman sera mencubit pria itu.
"Sakit raa, becanda raa aku ingat janji ku, udah ahh aku mau mandi dulu. Ucap hendra sambil tertawa.
"Baik-baik mandi nya awas ketiduran didalam, haha. Guman sera tertawa.
"Jangan pulang dulu yaa, ada yang mau aku kasih, ucap hendra sambil mengedipkan salah satu matanya menggoda sera.
Sera hanya tertawa melihat tingkah hendra yang sedikit tengil namun sangat perhatian. Gadis ini sedang bermain bersama odi sambil menunggu andrew yang tak kunjung turun.
"Ade sama bibi dulu ya sayang, bentar mama kembali, ucap sera sambil menitipkan odi kepada sang bibi dan berjalan menuju kamar andrew untuk memanggil nya turun sarapan.
"Dreww, ucap sera mengetuk pintu andrew.
"Masuk aja raa, ucap andrew. Rupanya pria itu sedang bersiap-siap ke kantor karna besok weekend dia harus menyelesaikan sedikit urusan yang ada.
"Bantu aku pasang dasi dong raa, tangan ku masih sakit. Ucap andrew menyodorkan dasi. Sera memasangkan dasi dileher andrew dengan cepat, jantung nya berdetak kencang ia takut andrew akan mendengar suara jantung nya itu kalo ia lebih lama berdekatan.
"Sarapan dulu yoo, hendra juga barusan datang. Ucap sera membawakan tas dan jas andrew turun.
__ADS_1
"Kamu dirumah aja kan, malam jadi pergi? guman andrew memastikan.
"Jadi dong aku sudah lama gak liat putra main, ucap sera sedikit bersemangat.
"Ohh, betul juga sudah lama kita gak ke club bareng, ucap andrew memancing sera, ia tahu sera beberapa kali pergi keclub bersama sahabatnya. Setiap roy bercerita tentang vina yang pulang telat sudah pasti ketiga dara cantik itu sedang berada disebuah tempat untuk bersenang-senang.
"Raa malam pakai ini, ucap hendra menyodorkan sebuah gaun cantik untuk malam ini.
"Aaa indah banget draa, ucap sera tersenyum membuka bingkisan yang diberikan hendra di depan andrew. Sang adik hanya memasang wajah masam karna tak senang melihat hendra sangat memanjankan sera.
"Aku pergi duluan, jangan sampai telat dra kita ada rapat. Ucap andrew dengan sinis.
"Bareng aja lagian gue udah selesai juga. Ucap hendra memasang dasinya.
"Bye kalian jangan lupa bekalnya dimakan, sampai ketemu nanti malam. Ucap sera sedikit senang sambil menggendong odi dipelukan nya.
Saat gerbang dibuka karna mobil andrew keluar dari rumah itu, nampak sebuah mobil masuk ke pekarangan rumah mewah itu. Mobil yang sedari tadi menunggu diluar dikendarai oleh bagas, dia sudah sedari pagi menanti sera ini upaya terkahirnya karna tidak bisa mendapatkan kabar apapun. Dia memberanikan diri datang kerumah andrew karna yakin sera akan berada disana bersama bocah kecil yang sangat disayangi itu. Dan benar saja penatian bagas tidak sia-sia dia melihat sera mengantar kan sepasang kakak beradik itu kedepan pintu sambil menggendong odi dipelukannya.
"Seraaa, guman bagas memanggil kekasihnya itu.
"Apa aku gak boleh menemui mu? ucap bagas sedikit memburu.
"Kenapa, kamu seperti orang yang habis berlari. Ucap sera.
"Kamu sehat raa, kemana aja beberapa hari ini aku terus mencari mu, ucap bagas memperhatikan sera dengan seksama setelah ia tahu kejadian semalam yang pasti menakutkan bagi sera.
"Ahh, aku pulang kerumah mamah, ucap sera berbohong kepada bagas.
"Benarkah? ponsel mu mana? sangat susah menghubungi mu, ucap bagas sambil bermain bersama odi. Pria ini tahu sera sedang berbohong kalo benar ia pulang kerumah kenapa semalam sera malah bersama hendra dipesta itu. Namun bagas juga tak mampu marah dia hanya memendam kemarahan nya sendiri.
"Belum aku ambil, kemarin baru di perbaiki gass, ucap sera sambil mengelus rambut bagas, gadis ini sangat merindukan pria tampan ini namum dia juga masih sangat kecewa melihat bagas makan malam bersama helena dan tidak menghubungi nya.
"Pulang aku jemput yaa, ucap bagas sambil memegang tangan sera.
__ADS_1
"Aku tidur dirumah vina, kita ada sedikit tugas tapi besok aku akan pulang, ucap sera yang masih merasa gusar karna dekat dengan bagas.
"Janji sayang, besok pulang yaa aku akan menunggu di kost. Ucap bagas memeluk gadisnya itu.
"Iyaa kita bertemu di kost aja nanti bawakan aku obat nyeri dan kue ya, guman sera.
"Untuk apa obat itu ? kamu masih belum kedokter ? guman bagas merasa binggung.
"Belum, nanti aku akan ke dokter bersama mu, ucap sera sedikit memberi bagas penjelasan.
"Baiklah aku pulang dulu, mami sudah menelpon sedari tadi, ucap bagas sambil mencium dan berpamitan dengan kekasihnya itu. Rasa rindu jelas masih dirasakan nya namun ia juga tak mampu terus memaksa sera yang terlihat sedikit menghindari nya walau masih bersikap manis seperti biasanya.
Sera menatap bagas pergi meninggalkan halaman rumah itu. Gadis ini rindu tapi dia tak mampu menyembunyikan rasa sakit yang masih tersisa.
"Ready, kita gausah jemput sera dia bakal datang bareng andrew.
"Awww, panas dong kalo datang bareng andrew. Ucap momo sambil mengendarai mobil.
"Moo loe kenapa banyak kerjaan susah banget di hubungin. Ucap nisa mencari tahu keadaan momo.
"Gue buntu, gue butuh model buat produk baru. Ucap momo sedikit bercerita.
"Kan ada gue moo, kenapa loe binggung. Ucap vina dengan percaya diri.
"Gue masih butuh beberapa orang lagi, klien kali ini sedikit bikin pusing. Ucap momo sedikit mengomel tidak seperti biasanya.
"Baiklah, malam ini kita lupakan sejenak masalah yang gak penting, malam ini kita harus menghibur sera dan ingat jangan ada yang bawa-bawa nama bagas. Guman nisa bersemangat. Mereka bertiga memang sahabat yang baik, saling melindungi dan menjaga satu sama lain.
"Masalah gak yaa gue bakal ketemu orang juga disana? mendadak guys. Ucap momo sedikit merasa bersalah.
"Loe atur aja asal kita dibayarin semua aman aja, ucap vina tertawa.
"Kalian harus ingat diri, orang satu ini sangat antik bisa dibunuh bokap gue kalo sampai gue gagal dapatin tender ini. Ucap momo sedikit gusar menatap kedua gadis ini kalo sudah hilang kendali.
__ADS_1
#Kuyyy vote dan like yuk kakak biar author makin semangat 🐝