
Untuk sejenak sera mencoba meredam perasaan nya yang mendidih merasakan tubuh nya berdekapan dengan andrew. Rasa hangat yang di timbulkan dari dekapan pria tampan itu membuat sera terlena untuk sesaat. Perasaan nya menjadi gundah entah apa yang di rasakan gadis itu sekarang dalam pikiran bagas selalu melintas namun hati dan tubuh nya tidak menolak pelukan hangat pria beranak satu itu. Sejenak dia merasakan dekapan ini sangat nyaman untuk menjadi sanggahan namun pikiran tidak bisa lupa akan dosa yang ia telah perbuat berulang dengan bagas. Gadis ini betul-betul merasakan tekanan dihati nya membuatnya tanpa sengaja menjatuhkan air mata ditelapak tangan andrew yang sedang memeluknya.
" Dreww.. Sera mencoba melepaskan dekapan pria itu. Pria itu terus menatap sera yang sekarang berhadapan dengan nya.
"Istirahat lah kamu pasti lelah, aku akan ke kamar odi. Gadis itu berusaha sebaik mungkin menyembunyikan kegelisahan yang ia rasakan.
"Kenapa? kamu marah aku memelukmu.
"Tidak.
"Kenapa kamu jadi murung.
"Aku takut akan perasaan ku sendiri. Mata gadis itu mulai tergenang oleh air mata yang sudah dibendung nya.
"Raa maafkan aku, aku janji ga akan gini lagi.
Sera berjalan keluar menjauhkan diri dari sosok pria hangat yang sudah membuat hati nya meradang merasakan perasaan campur aduk. Pikiran terus berputar akan dosa yang ia lakukan dengan bagas, ia merasakan tidak pantas untuk bersama pria lain setelah dosa yang telah dilakukan nya. Kenikmatan duniawi yang membuatnya buta akan segalanya. Bagas sangat mencintai nya dia pun juga begitu namun terkadang hati mulai terasa goyang akan sikap menggantung yang diberikan bagas.
"Lama banget sih raa. Ucap hendra membuat lamunan gadis itu buyar seketika.
"Sudah selesai sekarang kamu bisa istirahat raa, aku akan keluar. Ucap hendra.
"Makasih kaa, pergi istirahat lah ka. Hendra meninggalkan kamar itu tanpa sadar akan perubahan sikap sera.
Gadis ini terus menatap kosong ke arah luar jendela kamar yang masih dibasahi oleh hujan yang masih turun. Pikiran buyar saat memilihat layar ponsel nya menampilkan nama pria yang ia sangat cintai. Bagas yang sedari tadi khawatir akan dirinya yang sangat susah untuk di hubungin. Mereka terus berbincang menumpahkan rasa rindu yang masing-masing mereka tahan cukup lama.
"Gass pulang aku rindu, ucap sera sambil meneteskan air mata.
"Besok aku pulang raa tunggu ya jangan menangis aku ga bisa denger kamu sedih gini.
__ADS_1
"Pulang sekarang atau aku akan mencari pria lain.
"Ia sayang, tunggu ya aku juga sangat merindukan mu.
Keesokan harinya...
Sera sudah menyibukan diri menyiapkan sarapan untuk odi dan penghuni lain rumah ini. Gadis ini sudah terbiasa membantu bibi yang mengurus rumah mewah ini. Andrew sudah sedari tadi memperhatikann sera yang sedang sibuk, senyuman terus tertoreh diwajah nya membayangkan pelukan semalam.
"Pagi sayang, hendra merangkul sera membuat gadis itu sedikit terkejut.
"Apaan sih ka, lepaskan nanti ada tante.
"Kamu masak apa, hendra menolak gerakan tubuh sera yang berusaha membuka pelukannya.
"Lepaskan dulu kak, sera berusaha melepaskan pelukan hendra sekuat tenaga.
"Aahh.... Tangan sera terkena wajan panas yang sedang menyala di dekatnya.
"Gue ga sengaja drew, ucap hendra dengan penyesalan.
Andrew berjalan duduk disebuh sofa sambil membawa kotak obat untuk mengobati luka sera. Pria itu terlihat sangat serius mengobati luka yang di derita sera.
"Makasih kaa, ucap sera.
"Udah kamu gausah balik lagi ke dapur untung cuma sedikit atau bisa saja lenganmu jadi cacat.
"Ia lain kali aku akan lebih berhati-hati kaa, ucap sera dengan senyuman manisnya.
" kaa kamu mau pergi lagi ya, aku liat kamu sudah menyiapkan koper baju mu lagi.
__ADS_1
"Hmm... Aku ada sedikit urusan hanya dua hari lalu aku kan cuti untuk bersama odi selama sepekan.
"Jangan terlalu lama kasihan odi ka.
"Kamu ga akan merindukan ku juga kan ra.
"Hahaha.. untuk apa merindukan mu sedangkan disini ada hendra yang ga kalah ganteng dari kamu ka.
"Udah ah aku mau ke atas mau membangunkan odi dulu ka. Pergi lah kemeja makan kak. Sera berjalan menaiki tangga untuk membangunkan odi yang masih terlelap.
Saat sera sedang menyiapkan bocah kecil manis ini, dengan kasar nya andrew menarik tubuh sera mendekap gadis itu dengan erat. Pria itu berjalan mengejar sera ke kamar sang anak. Sekali lagi andrew membuat sera merasakan kehangatan dari pria selain bagas.
Namun sera tanpa sadar membalas pelukan andrew dia melingkarkan lengan nya di punggung pria ini. Sera menghisap aroma tubuh andrew yang sekarang berada dalam dekapan nya. Andrew semakin mengeratkan pelukan nya wajah nya ditenggelamkan di leher jenjang milik sera membuat gadis itu dapat merasakan nafas berat milik andrew.
"Seraa... aku sangat merindukan mu. Andrew meluapkan isi hati nya yang selama ini ia pendam sendiri. Sera semakin mengeratkan pelukannya sambil mengelus rambut milik andrew. Gadis ini juga sangat merindukan andrew namun hati dan pikiran sangat tidak singkron untuk mengakui sedikit kecemasan saat tidak bisa melihat andrew.
"Ikut lah dengan ku selama dua hari raa bersama odi ya.
"Maaf kaa ga bisa, bagas akan pulang aku ga bisa ikut dengan mu ka. Sera melepaskan pelukan nya berusaha memberikan jarak antara dia dengan andrew.
"Maaf aku lupa, wajah andrew berubah menjadi murung dan gelisah saat mendengar sera menyebut nama bagas dihadapannya.
"Lain kali aku akan ikut kaa, kamu harus membawaku ketempat yang indah ya.
"Tidak ada lain kali aku tidak akan pernah mengajak mu lagi. Ucap andrew dengan angkuh.
"Kenapa?
"Kamu milik orang lain raa, ga sepantasnya aku berlaku seperti tadi.
__ADS_1
"Bukan hanya kamu drew, aku sendiri ga bisa menahan ingin memeluk mu. Gadis itu menundukan kepala nya berusaha tidak menatap andrew.
Happy reading kakak jangan lupa bantu vote like yaaa.....