
Bagas duduk terdiam merenung apa yang baru saja terjadi di depan matanya sendiri. Melihat ibu nya jatuh tersungkur tanpa tahu penyebabnya. Makan malam yang begitu ceria bagi ibu nya tadi berubah menjadi suram saat tubuh nya tergeletak dilantai. Bagas yang hanya duduk tanpa memperdulikan kedekatan ibu nya dan helena yang sangat mengganggu nya itu tiba-tiba teralihkan saat melihat ibunya jatuh.
Wajah pucatnya menandakan kegelisahan hati nya yang tak tahu harus berbuat apa. Menanti bertemu sera yang tak kunjung terlaksana juga menjadi beban tersendiri bagi dirinya. Wajah cantik sera saat tersenyum sedang membayangi separuh pikirannya. Sangat merindukan sera jelas dirasakan bagas, setiap bertemu dia hanya bisa menghabiskan sedikit waktu karna terikat oleh pekerjaan dan ibunya yang selalu mengganggu.
Sera juga tak pernah banyak menuntut darinya, membuat bagas makin merasa bersalah karna selalu mengecewakan gadis ini. Bagas sangat yakin perasaan mereka berdua gak akan mudah goyah begitu saja hanya karna jarang bertemu. Namun ia tidak sadar ada banyak faktor yang mampu merubah keadaan hingga tak akan sesuai keinginan. Duduk menunggu ibunya keluar dari ruang emergency membuat bagas gelisah. Helena yang tak ikut menemani dirinya sedikit membuat bagas senang karna tak harus kerepotanan dengan kehadiran gadis manja itu.
Kegelisahan merayap pada pikiran bagas yang tak kunjung merasa tenang melihat ibunya yang belum keluar dari ruang gawat darurat dan memikirkan sera yang ia tak tahu kabarnya. Tehimpit oleh dua wanita yang begitu dicintainya membuatnya tak bisa lagi berpikir sehat. Dibenaknya hanya bisa menyalahkan semua kejadian ini pada dirinya sendiri.
Saat wanita paruh baya itu terbangun bagas dengan lega memeluk sang ibu melepaskan segala kegelisahan.
"Mami, ucap bagas terus memeluk ibunya.
"Mami baik-baik saja nak. Ucap wanita paruh baya itu.
"Kamu sangat takut kah kehilangan mami? guman wanita itu sambil memeluk erat sang anak.
"Mami gak boleh sakit-sakit lagi, ucap bagas sambil menatap sang mami penuh arti.
#Ruang kamar sera.....
Roy dan hendra terpaksa lebih dulu pergi untuk mengurus perkerjaan yang tertunda. Meninggalkan sera beserta yang lain diruangan ini yang masih bermain dengan odi. Sera nampak lebih baik dari sebelumnya, wajah nya sudah tak sepucat tadi namun masih terdengar suara rintihan sesekali darinya. Andrew sedang mengambil waktu untuk istirahat karna merasa dikala malam datang ialah yang harus menjaga sera.
Gadis ini berbalik badan menatap andrew yang baru saja terlelap disofa. Sera merasa beruntung karna ditolong oleh andrew. Gadis ini sesekali menoleh untuk memastikan andrew tidur dengan pulas. Jordi yang sudah mulai gelisah karna merasa bosan bermain didalam ruangan membuat sang nenek yang masih betah menemani sera harus pulang lebih dahulu.
"Kalian jangan ada kasih kabar bagas. Ucap sera dengan perasaan tak menentu.
"Gausah di bahas raa, aku malas dengar nya. Guman vina sambil menyuapi sera bubur buatan maminya.
"Gosip dong raa gimana bisa ada andrew dikost? ucap nisa sambil tertawa.
__ADS_1
"Kalian pikir aja sendiri, cuaca nya dingin terus malam kira-kira itu melakukan apa. Ucap sera sambil tertawa karna melihat kedua sahabatnya penasaran.
"Serius raa? barang nya oke punya apa gimana? ucap vina yang merasa penasaran.
"Kalian bayangin aja sendiri norak, ucap sera tertawa sambil mencubit kedua pipi sahabatnya ini.
"Arghhhh...Cewek aneh loe raa kesempatan ada, cuaca mendukung ko dilepas gitu aja. Ucap vina tak dapat menahan tawa.
"Kamu mau tahu kah rasanya coba aja ajak dia sendiri sana, ucap sera tertawa hingga tersedak bubur yang sedang dimakannya.
Mereka sedang bercanda-tawa melepaskan ketegangan yang tadi menyelimuti mereka.
"Seraaa, ucap momo dengan nada yang sedikit tinggi saat masuk kedalam ruang kamar.
"Gausah pake teriak gitu juga mo, ucap nisa yang terkejut mendengar suara momo yang begitu keras baginya. Andrew masih terlelap disofa tak nampak terganggu karna suara keras dari yang lain.
"Kamu lagi mendoakan aku kah itu, ucap sera dengan sinis.
"Bukan begitu sayang, ucap momo sambil mencium tangan sera sebagai tanda permintaan maaf nya.
"Kalian jangan marah yaa gue gak sengaja bawa teman kesini, habis gue buru-buru tadi. Ucap momo mempersilahkan teman nya untuk masuk.
"Bukan nya ini cowok yang kemarin di club yaa? ucap vina yang sadar akan pria yang baru saja masuk ke kamar mereka itu. Sera yang melihat kedatangan pria itu hanya tersenyum.
"Ya emang iya kan dia patner kerja gue cantik. Ucap momo sambil menjitak kepala vina.
"Sakit banci, cepatan belikan kita makan. Ucap vina membalas mencubit momo.
"Kalian kekurangan duit sampai makan aja harus nunggu gue. Ucap momo sambil memberikan sejumlah uang untuk membeli makanan.
__ADS_1
"Gue suka uang nya pria pekerja keras, ucap vina membawa nisa untuk memesan makanan.
"Kamu kenapa? ucap momo.
"Gue lemas gak ada asupan dari kamu, ucap sera menggoda momo.
"Jangan bercanda bodoh, mau asupan apa? akan ku berikan. Ucap momo dengan wajah sumringah menggoda sera.
"Kenapa ada andrew? ucap momo yang sadar ada pria lain yang tertidur disofa.
"Dia yang bawa gue kesini, ucap sera melirik andrew yang tampak lelap dalam tidurnya.
"Loe kerja aja sana, gue disini banyak yang jaga ko. Ucap sera yang tak mau merepotkan momo yang sedang bekerja.
"Udah kelar juga raa, tadi cuma mau liat tempat doang. Ucap momo duduk disamping sera sambil mengupasakan buah-buahan.
"Arrghhh.... sera yang tiba-tiba merintih menahan sakit. Momo yang terkejut hanya bisa memanggil perawat untuk melihat keadaan sera. Pria berkumis tipis itu langsung berdiri mendekati ranjang sera untuk melihat keadaan gadis itu.
"Raa sakit tau, ucap momo melihat kulit tangannya terkelupas karna diremas oleh sera karna tadi menahan sakit.
"Maaf moo, ucap sera dengan wajah sendunya.
"Tidurlah aku akan menemani mu, guman momo yang melihat sera yang masih merintih. Gadis ini hanya terdiam dan sedikit tersenyum melihat momo dan pria itu berdiri disamping nya.
#Sebuah butik pakaian.....
"Aku mau gaun itu harus sudah siap besok, jangan ada sedikit pun yang terlewat. Mempersiapkan segala kebutuhan untuk acara itu membuat wanita ini begitu bahagia.
#Happy reading kaka jangan lupa vote dan like 😁
__ADS_1