
Duduk bersama dengan teman-teman hendra disebuah meja besar membuat sera sedikit tidak nyaman karna tidak satu pun dia kenal selain hendra. Nemun sera dengan ramah masih duduk mendampingi hendra yang sedang mengobrol disampingnya. Pria ini juga tak lepas menggenggam tangan sera agar sera tidak merasa takut dipesta ini. Hendra tidak memperbolehkan sera menyentuh apa-pun minuman yang mengandung alkohol. Bahkan makanan pun semua hendra yang memilihkan nya.
Bagas sedang menunggu sang mami keluar dari mobil untuk menghadiri sebuah pesta keluarga yang megah. Pria ini sudah begitu tampan mengenakan jas berwarna silver lengkap dengan dasi merah yang senada dengan baju yang dikenakan sang mami. Dengan pikiran yang sedikit kacau karna masih belum menemukan kekasihnya bagas hanya bisa menghabiskan waktunya bersama sang ibu.
"Mi kalo bagas udah bosan bagas pulang duluan yaa, ucap bagas.
"Kamu gak akan bosan nak, lagian disana nanti banyak tamu yang kamu kenal. Ucap sang mami.
Mereka berjalan bergandengan seperti sepasang kekasih. Bagas memperlakukan ibu nya bagai ratu malam ni. Memenuhi semua permintaan sang ibu, bagas dengan tampan menjadi patner malam ini karna sang papi masih terjebak di perjalanan.
Memasuki ruang tamu gedung acara ini bagas dan sang ibu mendapat begitu banyak perhatian. Selain karna keluarga mereka yang cukup terpandang, sang ibu yang secara terang-terangan memang mencari calon istri untuk sang anak ini juga menjadi incaran para keluarga kaya yang hadir malam itu. Bagas sedang berbincang-bincang dengan para patner kerjanya sangat menikmati acara ini. Sampai saat acara dimulai dengan kedua mempelai saling menukarkan cincin pertunangan, bagas melihat sosok gadis mengenakan gaun yang sangat cantik berdiri bersampingan dengan pria tampan tepat di hadapannya.
Sera berdiri bersampingan dengan hendra membelakangi nya itu membuat bagas terkejut kaget. Bagaimana bisa sera ada dipesta ini dan bagaimana nanti kalo sera sampai melihatnya. Pria ini sudah dilucuti oleh rasa takut nya sendiri akan kebohongannya akan terbokar dengan cara seperti ini. Bagas dengan cepat keluar dari ruangan itu untuk menghindar dari sera. Dia sangat takut hingga enggan menengur walau dia sangat merindukan gadis itu. Menatap sera dari balik jendela membuat bagas gusar. Betapa cantik sera dengan balutan gaun berwarna ungu dengan rambut yang sedikit dicurly membuat tampilan sera sangat anggun. Menatap sera cukup lama bagas bergegas pergi dari acara itu agar tidak bertemu dengan sera maupun hendra. Menaruh rasa kesal karna tak bisa memeluk gadis kesayangan nya itu bagas memukul dada nya sendiri melampiaskan kecemburuannya melihat sera bersama hendra.
"Mii bagas keluar dulu, suntuk disini. Ucap bagas memberi sedikit alasan untuk bisa keluar dari acara ini.
"Jangan lama nak kita belum bertemu paman mu, ucap sang mami sambil berbincang dengan beberapa kerabatnya.
Bagas dengan cepat pergi dari pesta ini. Perasaan pria ini yang sudah campur aduk tidak tenang memikirkan sera. Kebohongan nya sendiri yang akhirnya menyiksa dirinya. Bagas terus berguman pada dirinya sendiri, seandainya dia lebih jujur dari awal mungkin dia lah yang sekarang menggandeng sera dipesta itu. Memperkenalkan sera sebagai calon istrinya, siapa yang tidak akan terkesan melihat sera yang sangat cantik namun tetap sederhana. Namun bagas menghancurkan sendiri kesempatan yang sangat berharga itu.
"Bukan kah itu salah satu pewaris keluarga wijaya? lihat lah begitu mempesona sama seperti ayah mereka. Ucap salah satu kerabat.
"Kabar nya keluarga itu sedang mencari menantu untuk anak tertua mereka, dan pria itu anak tertua mereka.
"Mana ? ucap mami bagas. Dia begitu terkejut melihat gadis yang sangat dia benci berada dalam acara yang sama dengan dirinya.
"Bukan kah wanita yang bersamanya sangat cantik.
"Gadis itu sangat beruntung bisa bersama keluarga wijaya.
"Jadi ini sebab nya bagas pergi dari acara ini, ku fikir dia sudah berpisah dengan wanita kampungan itu. Guman mami sambil pergi meninggalkan kerabatnya.
"Raa kamu gpp, ucap hendra melihat sera gelisah.
"Boleh kah kita keluar sebentar, aku merasa sesak disini. Ucap sera menarik jas hendra.
__ADS_1
"Gadis nakal kalo kelakuan mu seperti itu nanti ada yang lihat pasti kamu akan dituduh sedang menggoda ku. Ucap hendra tertawa.
"Gak perduli kamu memang pacar ku kan malam ini, hahah. Ucap sera tertawa.
"Nakal kamu sera, ucap hendra mencubit pipi gadis itu.
"Kamu tunggu disana, aku akan mengambilkan minuman untuk kita. Ucap hendra menujuk pintu samping.
Gadis itu berjalan pelan keluar melewati para tamu yang menatap nya iri karna malam ini dia bersama salah satu pria impian setiap gadis dan keluarga kaya. "Aku seperti akan dipukul oleh mereka, orang kaya sangat menakutkan. Guman sera pada dirinya sendiri yang sadar menjadi pusat perhatian. Menunggu hendra beberapa saat, sera menatap dirinya sendiri disebuah cermin. Bagitu cantik nya dia mengenakan gaun indah dan mahal ini dia malah menginginkan paling tidak bagas bisa memuji nya sedikit.
"Kamu datang dengan siapa? ucap roy mengejutkan hendra yang terlihat berjalan membawa dua gelas minuman ditangannya.
"Kamu datang juga, sama sera dia sekarang diluar. Ucap hendra menunjuk arah dimana sera berada.
"Kalo aku gak datang bisa di keluarkan dari club golf dong aku. Ucap roy sedikit berbincang dengan hendra sambil berjalan menuju sera.
"Loe jangan basa-basi loh pasti datang bareng andrew kan, mana dia ? ucap hendra yang tau gelagat roy.
"Seperti nya dia sudah melihat sera lebih dulu, boleh kah kita memberikan mereka waktu sebentar. Ucap roy membawa hendra ketempat lain.
"Ampun boss, sebagai ganti nya besok ikut aku ke event putra yo gue dikirimin tiket nya. Ucap roy.
"Semua pada datang ? ucap hendra.
"Semua ? memang siapa aja yang di ajak? ucap roy binggung sambil melirik meja yang penuh wanita di sebelahnya.
"Kamu pikir semua itu siapa? ucap hendra menyindir roy.
"Bakal rame sih kalo ada sera, ucap roy.
"Loe jemput gue yaa, baru kita jemput yang lain. Ucap hendra.
"Paling sera bakal tidur dirumah, gue duluan dong yang bakal ngeliat dia pake baju sexy. Ucap roy tertawa.
"Sialan loe roy, ucap hendra marah.
__ADS_1
#Disudut lain ruangan ini.....
"Bukan kah kamu gadis spg yang kemarin ada di hotel itu, ucap seorang pria mendekati sera.
Sera berbalik melihat arah suara yang berbicara pada nya. Gadis ini hanya sedikit melontarkan senyum menghormati orang yang berbicara pada nya itu.
"Boleh kah aku duduk bersama mu disini, ucap pria itu.
"Silahkan, ini tempat umum bukan. Ucap sera tak terlalu menghiraukan.
"Kesini bareng siapa? ko sendirian.
"Bareng teman, ucap sera yang sudah merasa tak nyaman.
"Pulang aku yang antar yaa, sayang kalo wanita cantik seperti mu pulang sendirian. Ucap pria itu mendekati sera. Gadis ini hanya diam tak menghiraukan pria aneh itu.
"Jangan jual mahal hanya karna datang dengan hendra kamu bisa sombong gadis sales. Ucap pria itu berlaku kasar.
"Maaf tuan seperti nya anda salah, ucap sera masih menghormati karna ini acara yang besar dia tidak ingin membuat hendra malu walau rasanya ia ingin berteriak pada pria itu. Gadis ini berusaha pergi dari bangku itu menjauhkan diri dari pria yang tak punya etika seperti itu.
"Mau kemana kamu? ikut aku sekarang, aku bisa membayar berapa pun yang kamu mau. Ucap pria itu melemparkan sebuah kunci mobil ke arah sera.
"Itu lebih dari cukup kan, bahkan kamu belum pernah melihat mobil semewah itu walau kamu bekerja seumur hidup mu. Ucap pria itu meraba rambut sera.
"Tuan saya rasa anda salah paham akan diri saya, saya mohon jaga sikap tuan. Ucap sera berusaha menahan amarahnya.
"Kemari lah ayo kita pergi ke hotel mana pun yang kamu inginkan, ucap pria itu mendekati sera.
Byurr.....
Sera menyiramkan segelas minuman kearah pria itu dengan mata yang sudah berkaca-kaca menahan amarah dan ketakutan.
"Wanita sialan, berani nya kamu mempermalukan aku.
"Aku tidak akan berbaik hati dengan wanita murahan seperti mu. Ucap pria itu berusaha meraih sera yang sedikit demi sedikit melangkah jauh. Gadis ini sungguh ketakutan akan kekacauan yang ia sudah buat. Tak mampu membendung air matanya, sera sudah meneteskan air mata sambil memegang gelas yang dia siramkan ke arah pria itu.
__ADS_1
#Jangan lupa vote dan like ya kaa.....