
"Kenapa kamu disini? ucap bagas yang terkejut saat melihat helena berada di kamar nya saat dia baru selesai mandi.
"Kenapa kamu harus malu ini bukan yang pertama kali kan untuk kita berdua di kamar seperti ini, ucap helena dengan nada menggoda.
"Keluar, aku sudah bilang itu hanya kesalahan jadi keluar lah. Ucap bagas memaksa helena keluar dari kamar nya.
"Lekas lah berganti pakaian kita akan keluar untuk makan malam bersama sayang, ucap helena yang masih saja menempel pada bagas.
"Kenapa dia selalu berkeliaran disini, ucap bagas kesal.
"Oh ya, dimeja aku punya sesuatu untuk mu. Ucap helena dari balik pintu sambil tertawa.
"Sial, guman bagas saat melihat sepucuk foto yang memperlihat kan kebersamaan sera dengan putra disebuah supermarket. Helena menjadi sering berkunjung kerumah bagas, mengambil setiap kesampatan untuk menarik perhatian bagas yang tengah patah hati. Bagas juga tidak dalam keadaan baik, ditengah malam ia selalu terjaga dan memikirkan hal-hal bersama sera dan kemudian pria ini juga mengumpat, mencaci maki sera.
Rumah vina....
"Gimana dengan sera nak? ucap sang mami bertanya kepada kedua anak nya yang sedang makan bersamanya.
"Dia pulang kerumah nya diantar putra mii, ucap vina yang masih saja tak bersemangat.
"Kenapa putra lagi sih, ucap roy ketus.
"Jangan begitu nak mungkin dia merasa harus ikut bertanggung jawab dengan masalah ini. Ucap sang mami.
"Dan kamu harus mempertimbang kan dengan benar roy kalo memang ingin melamar sera, mami gak tau lagi harus gimana kamu anak mami tapi sera juga butuh seseorang untuk menyelamatkan hidup nya. Ucap sang mami yang masih saja bergelut dengan perasaan nya karna harus merelakan roy untuk menikah seperti ini.
"Kamu gak lagi main-main kan? kalian berdua sama penting nya bagi ku, ucap vina.
"Aku sudah bilang kan ini jalan satu-satu nya untuk sera, kalau nanti dia ingin berpisah setelah kelahiran bayi itu aku gak masalah. Aku gak bisa membiarkan dia mii. Ucap roy yang sudah mengambil keputusan.
"Tapi andrew bagaimana? apa kamu akan membiarkan dia begitu saja. Kita semua tahu dia sangat mencintai sera kan. Ucap sang mami.
"Aku sudah mencoba berbicara dengan nya tapi nihil sekarang dia hanya bermain di club bahkan rapat pun dia jarang turun. Ucap roy pasrah.
"Kalau gitu kita akan membiarkan andrew menjauh saja, aku gak ingin sera terlalu banyak memikirkan hal lain, ucap vina.
"Papi semalam memberikan kunci vila untuk sera, kita harus menyembunyikan sera untuk sementara. Mami dan vina akan ikut menemani sera untuk beberapa waktu. Ucap sang mami yang memang sudah memikirikan sesuatu.
"Terserah aku akan setuju apa-pun yang mami usul kan selama itu membantu sera. Aku akan mencoba menghubungi sera lebih dulu, guman roy yang masih berusaha membujuk sera.
"Mii tapi apa sera perlu ini semua sedang kan dia masih belum bisa makan apa-pun. Ucap vina yang melihat sang mami menyiapkan begitu banyak makanan.
__ADS_1
"Sera sangat butuh ini kalian gak lihat dia semakin kurus, ucap sang mami.
"Apa bagas benar gak mengetahui kehamilan sera? tanya sang mami penasaran.
"Tadi nya sera akan memberi tahu saat dia akan berulang tahun tapi keadaan sudah terlanjur seperti ini, ucap vina.
"Kenapa harus menunda? sera ragu atau memang sengaja? tanya sang mami.
"Kandungan sera baru beberapa pekan mi, dia mempertimbangkan banyak hal mi. Keluarga bagas pasti akan menetang kalau tahu sera hamil. Ucap vina memperlihatkan vidio dimana ia menjemput sera setelah bagas memaksa berhubungan dengan sera.
"Roy gak akan memaksa mami untuk menerima keadaan seraa, roy akan pergi dari rumah kalau mami mau, guman roy. Bukan hal mudah untuk mengakui anak orang sebagai milik sendiri tapi roy berusaha mengambil tanggung jawab itu demi menyalamat kan hidup sera.
"Mami, rengek vina melihat kedua orang ini bertatap muka dengan raut yang sedih.
Sera menarik nafas panjang berusaha untuk tenang dan berfikir jernih. Keadaan ini sama sekali tidak menguntung kan bagi nya. Tak ada satu pun cara yang terlintas di dalam benak nya untuk keluar dari masalah ini dengan mudah. Membawa putra keluar dari masalah ini adalah tujuan utama sera kali ini, ia tak akan membiarkan putra ikut jatuh bersamanya. Belum tentu bagas akan membiarkan sera begitu saja bisa saja bagas akan menarget kan putra sebagai sasaran kemarahan nya.
"Kamu gak akan menjelaskan semua nya ke andrew raa? tanya putra.
"Untuk apa? semua sama aja gak akan menghilangkan fakta aku hamil.
"Bukan kah kamu menyukai nya juga? aku gak salah tebak kan raa, ucap putra.
"Aku sudah gak ada waktu untuk memikirkan hal lain put, jadi tolong jangan terus membahas andrew. Bohong kalau aku ingin melupakan andrew begitu saja tapi keadaan yang membuat ku harus melepaskan andrew tak mungkin aku mengikat pria itu dengan segala masalah yang ada pada ku.
"Baiklah aku gak akan seperti itu lagi, ucap ku datar karna tak tahu lagi seperti apa menghadapi putra.
"Aku akan datang lagi malam nanti membawakan makanan, jangan pergi sebelum aku datang. Guman putra sambil menyeduhkan ku secangkir susu hangat karna sepanjang perjalanan tadi aku tidak bisa menyentuh apa-pun untuk di makan.
"Mau kemana vin? tanya roy karna melihat vina nampak terburu-buru untuk pergi.
"Ke tempat seraa, putra menyuruh ku menemani sera. Guman vina yang sedang mencari kunci mobil miliknya. Sera terus menyembunyikan diri karna rasa bersalah nya pada orang-orang sekitar nya. Roy menghabiskan waktu menemani sera dan vina ingin makan bersama disebuah tempat langganan mereka, vina dan roy nampak menjaga perasaan sera dengan tak selalu mengungkit masalah yang tengah terjadi. Meraka hanya duduk dan berbincang-bincang akan berbagai hal-hal kecil yang ingin mereka lakukan setelah semua ini berlalu.
"Putraaa, guman sera saat melihat putra terduduk di depan pintu kamar nya bersama sebuah boneka beruang yang cukup besar.
"Sudah pulang raa? guman putra sambil berdiri menghampiri sera.
"Sedang apa? kenapa membawa boneka ini bersama mu? tanya ku karna merasa aneh melihat tingkah putra.
"Aku menunggu mu, pegang ini dan ini. Guman putra menyerahkan boneka beruang itu dan sekotak tempat makan untuk ku sebelum dia berpamitan untuk pulang.
"Masuk lah dulu aku gak akan bisa menghabiskan makanan ini seorang diri. Ucap ku karna tak tega melihat putra harus pulang setelah menunggu ku begitu lama. Senyum pria ini mengembang saat ku perboleh kan menghabiskan waktu lebih lama dengan ku.
__ADS_1
Rumah roy beberapa hari kemudian....
Vina bersama sang mami menyiapkan segala keperluan yang akan mereka bawa ke vila bersama sera. Roy juga nampak bersiap dengan berbagai persiapan dan hampir melupakan andrew yang tengah tertidur di kamar atas rumah ini. Kemarin malam roy terpaksa menjemput andrew yang tengah terlibat masalah disebuah club malam dipusat kota.
"Kalian akan pergi kemana? tanya andrew yang terkejut karna melihat keluarga ini menyiapkan banyak hal.
"Kenapa dia ada disini? kamu membawa dia pulang roy? tanya vina yang terkejut melihat pria yang sudah menyinggung perasaan sera berada di dalam rumah nya.
"Diam lah vina, biar aku yang urus kamu selesai kan saja sisanya. Ucap roy berjalan menghampiri andrew yang tengah duduk tak jauh dari mereka.
"Kalau kamu sudah sadar aku akan mengantar mu pulang, ucap roy tanpa basa-basi.
"Kamu mengusir ku? kalian mau kemana? tanya andrew yang tak senang dengan nada bicara roy yang tak seperti biasanya.
"Kami akan pergi ke vila, ayo lah aku kan mengantar mu pulang. Guman roy dengan terburu-buru menyuruh andrew untuk pulang.
"Aku harap kamu gak akan pernah kemari lagi setelah ini kan gak mungkin kamu berteman dengan suami dari perempuan yang kamu sukai. Ucap vina yang sengaja ingin membuat andrew tahu.
"Kamu bisa diam gak sih vin, mii tolong bawa vina naik. Ucap roy menaikan nada bicaranya.
"Apa yang kalian sembunyikan dari ku? tanya andrew yang sudah mulai gelisah melihat keanehan dari kakak beradik ini ditambah dengan nyonya rumah ini yang tak nampak menapik perkataan vina barusan.
"Biarkan dia tahu untuk apa disembunyikan mungkin saja dia akan datang saat pernikahan mu dengan sera di langsungkan. Ucap vina dengan nada menyindir andrew yang nampak terguncang mendengarkan nya.
"Apa semua ini? kenapa kamu akan menikahi sera? sera hamil anak bagas kan? tanya andrew yang tak bisa menahan setiap perkataan yang muncul di kepalanya.
"Iya benar tapi roy akan menikahi sera dan menjadi ayah dari bayi itu, bukan kah seharusnya kamu memberi selamat untuk roy? guman vina yang terus saja memancing amarah andrew.
"Roy jelaskan dengan benar semua ini, kenapa kamu yang harus menikahi sera bukan nya bagas? kamu menyembunyikan sesuatu dari ku. Tanya andrew yang tak bisa lagi menahan amarah nya.
"Aku akan melamar sera dan akan menikahi nya dreww, aku gak akan meminta ijin atau restu dari mu karna ku rasa kamu sudah menyerah untuk sera. Ucap roy berterus terang.
"Kenapa kamu yang ku pertanyakan? jawab dengan jelas. Tanya andrew dengan penuh amarah.
"Karna ini jalan satu-satu nya untuk menyelamatkan sera, aku akan menikahi sera bila dia setuju tapi kalo dia hanya menginginkan pernikahan ini hanya sampai kelahiran bayi itu aku juga tidak mempermasalah kan nya tapi kalo dia tetap ingin lanjut aku akan merangkul nya sebagai istri ku. Ucap roy dengan penuh percaya diri.
"Kalian gila? kenapa memperlakukan sera seperti itu? guman andrew yang sudah ingin mengamuk saat mendengar pernyataan roy yang berterus terang.
"Karna kamu belum tahu jalan ceritanya jadi kamu menganggap kami gila? lihat ini dulu sebelum kamu berbicara lebih jauh. Roy melemparkan ponsel milik nya demi memperlihatkan rekaman mobil vina dimana ia menjemput sera dalam keadaan mengenaskan dimalam bagas memaksa sera dengan kekerasan untuk melakukan hubungan terlarang itu. Andrew terlihat syok dan terkejut hingga terjatuh melihat rekaman dimana sera dijemput dalam keadaan mengenaskan dengan pakaian yang robek gadis itu duduk di pembatas jalan yang tak jauh dari rumah bagas.
"Benar apa yang kamu fikirkan dreww, itu belum seberapa aku melihat sendiri tubuh sera penuh dengan memar dan luka ikatan di tangan nya hampir tak mau hilang dan meninggalkan bekas yang cukup buruk. Ucap vina yang mempelihatkan beberapa foto yang ia ambil secara diam-diam dari sera, saat itu terjadi sera tak sekali pun menyalahkan bagas di depan kedua sahabat nya itu. Gadis ini hanya diam dan menelan rasa malu nya sendirian ia tak menjelaskan dan juga tak menyalahkan kejadian yang menimpa nya malam itu. Bahkan kedua sahabat nya sudah bersimbah air mata sedang kan sera hanya diam termenung.
__ADS_1
*Bersambung.....
Hey kakak jangan lupa vote, like berserta komentar untuk memacu author agar lebih semangat. Happy reading kakak 💚*