Strong Women

Strong Women
Part 58


__ADS_3

Sera dengan muka muram nya melihat andrew berjalan bersama wanita itu menuju arahnya. Dengan santai sera hanya diam menyimpul kan senyuman yang sedikit pahit kearah andrew. Melihat pria itu masih tersenyum membuat dia merasa geram. Wanita itu sangat cantik dan juga anggun siapapun yang melihatnya pasti akan merasa kagum.


"Sudah selesai? ucap andrew bertanya kepada sera. Namun sera hanya diam tersenyum sambil memperlihatkan isi keranjang ditangannya. Wanita yang berada disisi andrew hanya tersenyum saat melihat sera dan tidak bertanya apapun tentang kehadiran sera disana. Sambil menunggu antrian sera hanya diam mengikuti andrew dari belakang yang masih asyik berbincang dengan wanita cantik itu. Tak sepatah kata pun keluar dari sera untuk bertanya atau pun yang lainnya, dia lebih memilih bermain ponsel nya sedari tadi. Gadis ini sibuk berbalas chat dengan sahabatnya merencanakan liburan yang akan mereka segara lakukan. Senyum terus saja terlihat dibibir sexy sera.


"Ngapain kamu senyum-senyum gitu, ucap andrew dengan ketus.


"Oh tidak apa-apa pak, saya akan membawa barang duluan ke mobil, ucap sera mengacuhkan andrew dengan wanita itu. Andrew hanya bisa menarik nafas dengan berat melihat tingkah sera tidak seperti yang ia bayangkan. Ingin hati melihat sera cemburu dengan kedekatan bersama wanita lain, malah dirinya sendiri yang harus merasa cemburu melihat sera terus bermain ponsel sambil tersenyum dengan manis. Andrew berfikir sera sedang berbalas pesan dengan putra maka dari itu gadis itu terlihat ceria tidak seperti tadi.


"Belum selesai main ponselnya? ucap andrew yang merasa diabaikan setalah mobil berjalan sera masih saja sibuk dengan ponselnya. Gadis ini hanya diam mematikan ponselnya.


Sesampainya dirumah sera berjalan masuk sambil membawa separuh belanjaan ditangan nya. Dia tidak menghiraukan andrew yang mencoba mengajaknya bicara. Sera langsung pergi membantu bibi menyiapakan makan siang untuk odi, gadis ini tidak menoleh sedikit pun ke arah andrew yang duduk bermain dengan odi tak jauh dari dirinya.


"Permisi tuan saya ingin mengambil odi untuk makan siang, ucap sera dengan nada datar.


"Kenapa kamu bersikap seperti itu, ucap andrew yang tak suka melihat sikap sera. Gadis ini hanya diam menggendong odi pergi menjauh dari andrew.


Sera bermain dengan odi selama satu jam penuh sampai bocah ini kelelahan dan tertidur di pangkuannya. Berada diruangan yang besar tanpa siapapun selain diri nya dan odi yang sudah tertidur pulas membuat sera kembali berfikir tentang bagas. Dia sudah berbaikan dengan bagas namun mereka belum bertemu karna bagas masih dalam perjalanan bisnisnya membuat sera sedikit berfikir kembali tentang apa yang dia lihat sendiri dibandara membuat nya kecewa.


Sera kembali turun kearah dapur ingin menyiapkan makanan ringan untuk odi saat dia bangun nanti. Melewati kamar andrew yang sedikit terbuka sera dapat melihat andrew sedang duduk membaca disebuah sofa yang nyaman. Gadis ini hanya berlalu dengan tenang berusaha tidak menghiraukan apapun yang dilakukan oleh andrew.


"Aku ingin makan puding bisakah kamu membuatkan untuk ku, ucap andrew yang ikut turun ke dapur saat melihat sera melintas di depan kamarnya. Sera diam namun dia mengerjakan semua secara perlahan. Andrew hanya duduk diruang tamu sambil meminun teh ditangan nya karna cuaca sedang hujan deras.


"Sudah jadi, aku sudah menaruhnya di kulkas tunggu dingin baru bisa tuan makan. Ucap sera menghampiri andrew dan berjalan lurus menaikin anak tangga menuju kamar odi. Gadis ini berbaring memeluk odi yang masih tertidur pulas.


Andrew yang sudah tidak tahan akan sikap sera menyusul kekamar sang putra untuk melihat sera. Wajah teduh sera yang sedang tidur membuat andrew lupa akan amarahnya. Pria ini duduk di dekat sare sambil membelai gadis ini dengan pelan. Berharap sera tidak akan bangun dengan cepat ia ingin menikmati waktu ini lebih lama. Cuaca yang cukup dingin membuat andrew diterpa rasa ngantuk dan mulai memejamkan mata nya dan meletakan kepalanya bersandar pada sera. Hujan masih turun dengan deras membuat mereka bertiga terlelap cukup lama hingga malam tiba.


Mataku mulai terbuka secara perlahan, kulihat wajah nan rupawan tepat saat aku membuka mataku sepenuhnya. Wajah yang tak boleh ku sentuh, senyuman pria ini terkadang membuat ku nyaman bahkan sering kali aku berakhir di pelukannya. Pelukan yang tak sepantasnya aku harapkan namun terkadang aku merindukannya. Dia orang yang paling tidak boleh di sentuh namun aku selalu jatuh dipelukannya. Dia selalu merangkul dengan hangat, membuat ku terkadang lupa dengan masalahku sendiri maupun bagas. Sera meneteskan air mata saat melihat andrew tidur berhadapan dengan dirinya. Dia takut andrew menjadi salah paham karna sera selalu menjadi penikmat kebaikan andrew.

__ADS_1


Saat sera ingin menyentuh wajah andrew, pria ini terbangun dari tidur nya karna mendengar suara rintihan kecil sangat jelas ditelinga nya, rintihan yang keluar dari bibir sera yang menahan tangisan. Mereka berdua saling menatap satu sama lain. Dalam diam mata mereka saling beradu, hembusan nafas sangat jelas bagi kedua nya yang hanya berjarak tidak lebih dari satu jengkal tangan mungil sera. Dada sera mulai merasa sesak, hidung nya mulai mengeluarkan darah segar kembali namun sekarang jauh lebih banyak hingga jatuh ketangan andrew. Gadis ini langsung berdiri berlari menuju toilet membersihkan darah yang sudah menetes di bajunya.


"Buka pintu nya raa biar aku melihat mu, ucap andrew dengan cemas karna melihat sera mengeluarkan darah.


"Seraa buka jangan diam saja, ucap andrew panik karna tidak mendapat jawaban dari sera. Pria ini harus mendobrak paksa pintu karna sera tak kunjung menjawabnya. Gadis ini sudah tekulai lemah terduduk dilantai.


"Raaa ayo kita kedokter biar aku menggendong mu. Ucap andrew.


"Gausah dreww nanti juga stop sebentar lagi, aku hanya kelelahan. Ucap sera sambil menyumpal hidung nya dengan tisue.


"Gak bisa kita harus kedokter waktu liburan kamu gini juga kan raa, ucap andrew yang sudah panik melihat sera.


"Diam lah dreww aku jadi tambah pusing mendengar ocehanmu. Ucap sera dengan mata berkunang.


"Tunggu sebentar disini aku akan ambilkan pakaian bersih untuk mu. Ucap andrew.


"Ayo kita pindah kedepan biar lebih hangat.


"Jangan ada odi, nanti dia melihat ku seperti ini dia akan cemas. Ucap sera menarik andrew.


"Kenapa kamu keras kepala sera, Ucap andrew yang sudah cemas.


"Diamlah drew, biar kan aku bersandar pada mu, aku sangat pusing sekarang ini. Ucap sera dengan lesu. Andrew dengan sabar menemani sera, pria ini tak mengeluarkan sepatah kata pun. Dia hanya memandangi sera yang sedang kesakitan.


"Sakit sekali dreww, guman sera sambil menangis.


"Aku akan menggendong mu ke tempat tidur agar lebih hangat, ucap andrew dengan penuh perhatian.

__ADS_1


"Aku bisa berjalan tidak perlu di gendong, ucap sera dengan malu-malu.


"Aku tidak perduli, diam lah aku akan membawa mu. Ucap andrew yang sedang mengambil posisi untuk menggendong sera.


"Istirahatlah dulu, aku akan turun membuatkan mu susu agar lebih hangat. Ucap andrew sambil menyelimuti sera.


"Gak usah kamu disini aja, aku gak mau di tinggal sendiri. Ucap sera dengan wajah sedihnya.


"Sebentar aja aku akan kembali dengan cepat. Ucap andrew mengelus kepala sera dengan lembut. Gadis ini langsung turun dari kasur bersembunyi disela-sela tempat tidur namun tangan nya meraih tangan bocah kecil yang sedang tidur di atas kasur. Sambaran petir dengan suara gemuruh yang kencang membuatnya takut dan bersembunyi. Hujan yang masih deras membuat sera tidak bisa pulang atau turun bekerja dicaffe.


"Seraaa dimana kamu? andrew mencari gadis itu karna tak tampak ada di atas kasur.


"Disini, guman sera sambil menjulurkan tangan nya keluar dari selimut.


"Kenapa disana, ayo kesini. Ucap andrew. Gadis itu berjalan dan duduk di samping andrew sambil merangkul tangan pria itu.


"Kamu takut? tidur lah aku akan menemani mu disini bersama odi.


"Aku mau pulang, besok ada pertandingan dikampus dreww. Ucap sera masih meringkuk disisi pria itu.


"Besok aku akan mengantar mu, tidurlah disini kalo kamu pulang siapa yang akan menjaga mu dikost sendirian. Ucap andrew memberi pengertian.


"Tapi kamu jangan pergi aku gak mau sendirian. Ucap sera menatap andrew.


"Tidurlah disini aku akan menjaga mu, ucap andrew melipat satu kakinya agar pahanya bisa menjadi bantal bagi sera. Gadis ini merebahkan badan nya di tubuh andrew, dia mulai terlelap dengan tangan saling berpegangan dengan andrew.


Happy reading kakak, jangan lupa untuk vote like yaa 🌷🌷

__ADS_1


__ADS_2