Strong Women

Strong Women
Part 6


__ADS_3

Waktu sudah beranjak siang hari sera dan sahabatnya sudah nampak kelelahan, terik matahari pun menyengat kulit putih sera hingga membuat nya merah. Suasana masih sangat ramai dilapangan membuat mereka masih tetap terjaga walaupun rasa lelah menghampiri.


" raa tadi bilang mau nyamperin putra sana gih datangin tuh orang duduk dibangku, kapan lagi dapat kesempatan bisa nempel anak yayasan sistaa huhuu, ucap vina."


" ogah datangin sekarang sama aja masuk kandang macan liat aja sana cakar nya pada tajam, biar aja nanti kembalikan jaket nya kalo dia perlu nanti dia juga datang haha, ucap sera. "


" Pintar juga otak nya anak ini mau narik ulur sekali nya, ya berharap aja dia yang datang bukan pak doni yang dari tadi liatin kamu raa. tunjuk vina kearah pak doni yang sedang menatap sera. "


"Buat kalian aja aku ga suka tua tua keladi say haha, ucap sera terbahak-bahak. "


Ditempat lain....


Bagas masih sangat sibuk dengan tumpukan berkas di mejanya, wajah nya muram karna sudah seharian belum bisa memberi kabar sera dia cemas kalo kalo sera mendapat masalah karna tidak ada bagas disampingnya. Bagas juga cemburu seharusnya saat ini dia bisa bersenang-senang dengan sera tapi dia malah terjebak dengan urusan kantor dan juga mami nya.


Bagas seorang anak pengusaha ternama dikotanya yang sudah pasti ahli waris keluarga harus ikut bertanggung jawab penuh atas urusan perusahaan yang papi nya dirikan toh nanti bakal jadi milik bagas pun. Dalam diam bagas sudah sering kali mengikuti kencan buta yang di siapkan oleh maminya mulai dari anak pengusaha sampai anak kalangan pejabat sudah banyak ditemui bagas walaupun itu hanya paksaan mami nya dan bagas tidak menaruh hati kepada wanita manapun bagas biasa hanya datang duduk makan dan pulang, ia tidak pernah meperdulikan wanita lain selain sera yang hanya di pikirannya. Bagas nampak tertekan dengan keadaannya karna sudah sering kali membohongi sera dia takut kalo sera sampai mengetahuinya.


" vin haus... ke dapur yo cari minum, ucap sera. "


"kamu aja gih sendiri sana pak doni nyuruh aku ngumpulin bola nih, nisa juga dari tadi ke toilet ga balik ketiduran kali anak ini. ucap vina"

__ADS_1


Sera berjalan menelusuri lorong menuju dapur, saat sampai sera melihat putra sedang bediri di depan kulkas. " ka jaket nya mau aku taro dimana ya ka, ucap sera. "


" Pakai aja sapa tau masih butuh gpp nanti aja, ucap putra. "


"ga ko ka sudah ga di pakai kemarin sampai kamar langsung di lepas ka takud kotor hehe, ucap sera. "


" Mending di pakai deh aku ga senang liat baju kamu nerawang kaya sekarang gini, senang banget kah jadi pusat perhatian. ucap putra dengan nada tinggi karna putra melihat baju sera tembus pandang akibat keringat dia merasa frustasi melihat pandangan pria lain ke sera. "


"kaka ngajak ribut nih yaa, ga nembus nembus banget ko. Situ aja kali yang terlalu fokus ke aku, ucap sera. "


" yee dibilangin nyolot sudah pakai jaket nya dari pada aku yang meluk nanti, ucap putra sambil tertawa megusat pucuk kepala sera. "


Putra dengan gagah nya keluar dari kamar menuju lapangan sapa yang bisa menolak aura pria ini tampilan nya yang meskulin tentu saja menarik perhatian seluruh murid wanita. Putra menengok ke berbagai arah mencari sosok yang dirindukanya, sosok gadis manis bergingsul yang di lihat nya duduk di bawah pohon dihampirinya sera dengan membawa teh hangat di tangan nya berharap dapat bercanda gurau dengan sera namum dilihat sera sedang di dekati pria dari fukultas lain, sera memang selalu dapat perhatian dari pria lain karna paras cantik selalu jadi dambaan lelaki lain. Darah putra mendidih melihat sera di dekati pria lain tangannya mengerat gelas teh yang dibawa nya sampai pecah.


Sera yang melihat putra dengan tangan berdarah langsung menghampirinya, menekan tangan putra untuk menghentikan pendarahaan. Sera langsung membawa putra ke ruang uks dibersihkan nya tangan putra dengan hati hati sambil mendengar rintihan putra beberapa kali. " ka apa yang kamu lakukan sampai begini, ini dalam loh ka tahan ya wajah sera berubah menjadi cemas melihat putra menahan sakit. "


Lain hal dengan putra dia merasa senang tak menyangka sera akan lari begitu melihat putra terluka, di pandangi nya wajah sera yang sangat dekat wajahnya.


chuppp...

__ADS_1


kecupan jatuh di pipi kanan sera. Putra sungguh sudah kehilangan akal sampai bebuat seperti itu pria terkeren di kampus ini merasa putus asa melihat sera di goda pria lain.


Sera yang kaget mendapat kecupan pelan di pipinya langsung berdiri kaku menatap putra dengan berbagai pertanyaan, dia berpikir kalo saja di sana ada bagas akan menjadi medan perang bagi putra. " kaa apa yang kamu lakukan, mata sera berkaca kaca menahan air mata yang akan jatuh. "


" maafkan aku sera aku tidak sengaja anggap saja itu sebuah tanda terimakasih karna kamu sudah menolong ku, jangan menangis seperti ini raa. Ucap putra meraih tangan sera. "


"Lain kali tolong jangan seperti ini ka, aku sudah mempunyai kekasih. Ucap lantang sera sambil berjalan meninggalkan putra di uks. "


Putra bukan tidak tahu sera sudah memiliki kekasih karna putra selalu memperhati kan gerak gerik sera apalagi bagas selalu datang menjemput sera di kelas untuk sekedar ke kantin atau pulang bareng. Tapi putra tetap tidak perduli karna menurut nya sera masih bisa dia dapatkan sebelum sera menikah.


Sera mencoba menghubngin bagas karna perasaan nya tidak karuan tapi bagas tidak menjawab telpon sera. Di sisi lain bagas sedang makan malam bersama papi mami nya sedang membahas proyek terbaru mereka dengan beberapa dewan direksi. Sera menah tangisan yang di lihat oleh putra yang sudah mengepal tangan tanda dia sedang menahan amarah. "apakah aku sebegitu nya melukai mu ra, ucap putra menahan amarahnya. "


Keesokan hari nya.....


Bagas sudah nampak masuk kuliah dia menghapiri sera di kelas membuat para wanita di kelas berteriak histeris melihat pria tampan masuk kelas, dandanan bagas yang simpel hanya celana panjang dan kemeja buat dada bidang nya menonjol membuat banyak perhatian wanita tertuju padanya. Sera juga tidak kalah menyedot perhatian gadis cantik ini hanya memakai blouse biru langgit, rok jeans di atas dengkul dan sepatu kets pun menarik perhatian kaum adam dengan pesona wajah nya yang bisa di bilang sensual walau tanpa riasan. Daya tarik sera begitu besar itu lah kenapa bagas sangat protektif dengan nya.


Cuppppss....


satu kecupan dari bagas untuk sera di depan umum membuat para wanita histeris melihat kelakuan bagas. Sera hanya memunduk karna malu di pandangi seluru murid yang melihat tidak terkecuali mata tajam yang tersembunyi di balik pintu sebelah yang menahan amarah dengan memukul tembok kelas.

__ADS_1


guyss dukung aku terus ya dengan like dan tekan tanda hati disertai komen,, makasih kaa 💛


__ADS_2