Strong Women

Strong Women
Part 120


__ADS_3

"Kemana mereka? aku sendirian nih. Ucap sera mencari kedua teman nya yang tak nampak dimana pun. Gadis ini merasa sedikit lebih baik karna beristirahat walau pun hanya sebentar. Lantai dua rumah ini sedikit lebih ramai dari biasanya karna adam sedang memindahkan berbagai barang keperluan nya.


"Kamu, ucap adam mengejutkan sera.


"Aku? kenapa? tanya sera binggung.


"Mana selimut ku yang tadi kamu pakai tidur? tanya adam ketus.


"Yang mana? aku merasa tidak memakai selimut apa-pun. Ucap sera melirik kembali ke arah sofa.


"Yang kuning? itu ada disofa aku fikir punya nisa, sory. Ucap sera menyerahkan selimut itu.


"Kamu berteman baik dengan nisa? jaga jarak lah sedikit dia tidak terlalu waras. Ucap adam.


"Dia tidak lebih gila dari aku kalo kamu tahu, aku rasa kamu akan jadi kakak yang baik untuk nisa. Ucap sera berjalan pergi menuruni tangga untuk mencari kedua sahabatnya itu.


"Ada zombi baru bangun, ucap vina tertawa saat melihat sera menghampiri mereka di pinggir kolam renang.


"Kamu bawa baju vin? malah main berenang aja, ucap sera ikut duduk sambil bermain air.


"Kan ada nisa lagian size kita kan hampir sama kecuali dada loe yang terlalu besar, ucap vina tertawa.


"Gue paham sih tanda-tanda orang yang iri kan memang gini, ucap sera tertawa.


"Besok kalian kerumah gue lagi yaa, gue sendirian gimana bisa gue cuma berdua bareng itu cowok. Ucap nisa.


"Ayah sama ibu bakal berangkat kerumah oma jadi gue bebas. Ucap nisa ceria.


"Panggil momo dong gue kangen, ucap sera.


"Duit loe ada sama gue raa, hampir aja gue lupa titipan dari momo. Ucap vina.


"Momo keluar kota kali bareng si hantu, gue malas ngeliat dia sama kaya ngeliat bagas. Ucap vina. Sera hanya tersenyum melihat kedua sahabat nya ini masih marah karna perlakuan bagas kepadanya. Mereka bertiga menghabiskan waktu bersama, setidak nya sera sedikit merenggangkan pikiran nya sejenak dan tidak terus menerus berfikir tentang masalah nya. Tapi nisa menyadari ada sesuatu yang berubah dari sera, gadis ini menjadi tidak tahan akan keributan tidak seperti biasanya. Sera menjadi gelisah saat melihat keramaian dirumah nya saat ini.


"Kamu kenapa? tanya nisa.


"Gue pusing kalo ramai gini? ucap sera dengan asal bicara.


"Loe gak bisa bohongin gue? kamu kenapa ra? tanya nisa. Sedangkan vina hanya mendengarkan percakapan kedua sahabatnya itu.


"Gue gelisah semenjak kejadian di rumah sakit. Ucap sera dengan pelan.


"Gue jadi susah tidur, ucap sera menghela nafas panjang.


"Kita liburan gimana? kita bertiga aja tanpa yang lain, tanya nisa.


"Gak bisa masalah gue belum kelar sama bagas, gue gak bisa main pergi lagi setelah semua ini. Ucap sera.


"Jadi? tanya vina.


"Ahhh, gue butuh liburan bareng kalian sambil melihat cowok-cowok tampan. Teriak sera sambil tertawa berusaha membuat kedua sahabat nya tidak harus khawatir memikirkan nasib nya.

__ADS_1


"Dasar cewek naif, ucap nisa sambil mendorong sera masuk ke kedalam kolam renang.


"Sialan lo saaa, teminum air gue, ucap sera menyiram air kepada nisa yang masih duduk dengan santai di samping kolam setelah mendorong nya.


"Ade tiri loe sama temannya boleh juga dam, gue bakal sering main kesini. Ucap teman adam.


"Dari pada loe sibuk ngeliatin cewek terus, kerjaan kantor loe selesaikan dulu, ucap adam ketus sambil sesekali melirik kebawah melihat ketiga gadis itu sedang bermain.


Kondisi andrew.......


"Dreww, mata loe terbuat dari apa sih? gue sudah gak tahan pagi sampai senja kita kerja pulang cuma ganti baju ke club lagi sampai pagi. Ucap roy yang sudah mulai bosan dengan rutinitas kesukaan nya itu.


"Kalo gue lagi gak mau loe paksa, giliran gue yang ngajak loe protes terus. Ucap andrew sambil mengerjakan berbagai urusan kantor nya.


"Jangan juga drew tiap malam kita kesana, bosan juga gue lihat loe mulu. Ucap roy protes.


"Gue tau perasaan loe lagi gak bagus tapi apa ini caranya? tidur mu kurang, makan mu juga berantakan tiap malam kira cuma mabuk-mabukan aja. Ucap roy.


"Jadi loe sudah bosen nemanin gue minum? entar malam loe gak usah ikut aja, pulang aja sana. Ucap andrew ketus. Pria ini tak sedang dalam keadaan baik. Andrew juga dalam kondisi yang sama dengan sera, dia terus memikirkan gadis itu. Tak banyak yang bisa ia lakukakan, andrew hanya berusaha membuat dirinya lupa akan akan sesuatu yang tengah mengganjal perasaan nya.


Beberapa hari terkahir andrew menghabiskan waktu menginap dihotel bersama roy ketimbang pulang kerumah. Pria ini memutuskan menenangkan dirinya sendiri karna dia tak mampu berpikir dengan jernih untuk sekarang ini. Pikiran nya masih terbayang-bayang dengan jelas saat-saat dia masih bersama sera hingga kepergian gadis itu. Andrew tak dapat merelakan sera begitu saja, perasaan nya belum bisa tenang selama berhari-hari terus dirasakan nya karna belum melihat sera semenjak gadis itu pergi bersama bagas.


"Maaf aku gak bisa menjemput mu, ucap bagas saat melihat sera datang.


"Hmmm, apa yang sedang kamu lakukan? tanya sera.


"Makan malam untuk bayi kecil kita. Ucap bagas tersenyum sambil melihat sera. Setidaknya gadis ini harus sedikit menghargai jerih payah yang bagas lakukan untuk nya. Mereka makan bersama dengan tenang. Bagas memilih tidak banyak bertanya karna itu bisa menghancurkan mood sera yang sedang terlihat membaik hari ini. Bagas menyerahkan sebuah ponsel baru untuk dipakai sera, gadis ini hanya sesekali melirik bagas yang begitu hening tidak seperti biasanya.


"Kamu kira setan itu akan melepaskan ku begitu saja, suasana nya masih sangat jelek untuk ku. Ucap roy sambil menunjuk andrew yang berada diruang tengah.


"Dreww pulang lah, bukan kah jordi ada dirumah? tanya vina.


"Diamlah kau anak kecil, ucap andrew berlalu meninggalkan kedua kakak beradik itu berbincang.


"Sera gimana? tanya roy.


"Dia juga tidak terlihat baik bahkan lebih parah. Guman vina sambil melemparkan ponsel miliknya yang berisi rekaman cctv rumah nisa. Rekamam ini memperlihatan kan sera yang tiba-tiba menjerit saat mendengar suara gaduh saat adam menjatuhkan sesuatu dari lantai dua, gadis ini terus saja menjerit sambil menutup kedua telinga nya dengan tangan.


"Dia sakit vin, pastikan dia harus di bawa ke rumah sakit. Sisanya aku yang urus gimana? tanya roy yang mengkhawatirkan sera saat melihat rekaman cctv itu.


"Ini pasti akibat dari kejadian dirumah sakit. Ucap roy.


"Bisakah kita menyentuh helena? tanya vina dengan serius.


"Tujuan ku bukan hanya helena tapi juga keluarga bagas, pulang lah dulu akan ku beri kabar kalo terjadi sesuatu. Ucap roy dengan kesal. Diam-diam andrew mendengarkan obrolan kedua kakak beradik ini yang dengan jelas menggambarkan keadaan sera sekarang ini. Darah nya mendidih saat mendengar sera dalam keadaan yang buruk seperti saat ini.


Keesokan harinya.....


"Kita gak salah rumah kan vin, ini rumah nisa kan? tanya sera yang merasa binggung saat sampai dirumah nisa yang tiba-tiba sedang mengadakan pesta disiang hari.


"Benerlah raa, mungkin nisa sengaja mau kasih kejutan kali. Ucap vina merasa bersemangat. Kedua gadis ini masuk dan mencari nisa. Mereka akhirnya sadar bahwa pesta ini milik adam karna semua tamu undangan tidak ada satu pun yang mereka kenali.

__ADS_1


"Ngapain bibi cantik duduk disini sendirian, tanya sera sambil memeluk nisa dari belakang.


"Cowok sialan ini membuat pesta tanpa ijin dari ku, ucap nisa dengan kesal.


"Bukan kah ini lebih baik? rumah jadi terasa ramai kan saa. Ucap sera membujuk sahabatnya yang sedang marah.


"Gue keliling dulu ya, gue rasa ada beberapa orang yang gue kenal. Ucap vina berjalan pergi.


"Dasar cewek gila, teriak nisa saat melihat vina berjalan berkeliling area pesta. Sera berusaha membujuk nisa yang masih saja terlihat marah. Kedua gadis ini memilih membantu sang bibi di dapur yang terlihat sangat kerepotan karna pesta dadakan ini.


"Dia dibawah dam, ucap pria tampan yang memakai kemeja merah jambu ini.


"Benarkah? ucap adam sambil melirik arah dapur dimana sera dan nisa sedang berada.


"Gue gak berani menyentuh yang ini abang nya terlalu menakutkan, ucap pria merah jambu itu melirik vina. Adam terlihat diam sambil tersenyum menyeringai memperhatikan sera.


"Loe naksir cewek itu? tanya pria merah jambu itu.


"Jangan berharap terlalu banyak dia juga bukan perempuan yang bisa kita sentuh begitu saja. Ucap adam.


"Siapa yang gak bisa kita taklukan? tanya seorang pria tampan lain nya.


"Dua cewek disana kamu lihat? ucap pria merah muda.


"Lumayan untuk teman bermain, ucap pria itu.


"Jangan menyentuh ketiga gadis ini, cari yang lain saja. Ucap adam memperingatkan teman-teman nya.


Seorang pria lain nya membuat taruhan untuk mendapatkan salah seorang dari tiga dara ini. Mereka tidak memperdulikan adam yang sudah memberikan peringatan bagi mereka untuk menjauhi ketiga gadis cantik itu.


"Mau kemana kamu dit? ucap pria merah muda.


"Aku akan mencoba menggoda gadis berambut coklat itu, ucap pria itu sambil menunjuk sera yang sedang duduk mengupas buah. Adam tersenyum sinis saat melihat aditya akan mencoba menggoda sera, gadis yang seharusnya paling tidak boleh dia sentuh. Pria itu berjalan menuruni anak tangga untuk mendatangi sera yang berada tak jauh dari mereka.


"Teruskan lah dit kalo kamu mau berkelahi dengan adik mu sendiri. Teriak adam kepada aditya.


"Gak ada urusanya dengan dia, aku nyata nya lebih tampan dari adik bodoh ku itu. Ucap aditya membalas teriakan adam. Pria ini dengan cepat mengirimkan sebuah foto kepada aditya yang langsung saja menghentikan langkah kaki pria itu.


"Sialan loe dam, ucap aditya terkejut melihat isi foto yang kirimkan oleh adam kepadanya. Aditya melanjutkan langkah nya mendekati sera walau ia sedikit terkejut. Dia memandangi lekat sera yang sedang tertawa bersama nisa. Senyuman manis sera memang sangat memabukan bagi pria yang melihat nya.


"Boleh kah aku minta air dingin, ucap aditya berusaha menyapa sera.


"Oh sebentar akan aku ambilkan, ucap sera dengan sopan. Aditya tersenyum membalas perlakuan sera yang sangat sopan padanya.


"Terimakasih, ucap aditya meninggalkan sera. Gadis ini hanya tersenyum membalas aditya.


"Benar-benar gak salah pilih sih bodoh itu. Ucap aditya saat menghampiri adam.


"Kalian mau coba memperebutkan gadis itu. Ucap adam.


"Kalian semua gak ada yang boleh dekati mereka atau kalian bakal berurusan dengan ku, ucap aditya memperingatkan. Adam tersenyum melihat tingkah aditya yang nampak kesal saat mengetahui bahwa sera adalah kekasih adiknya sendiri. Aditya perwira seorang pengusaha muda yang sukses yang tak lain adalah kakak kandung dari bagas, kekasih dari wanita cantik yang sangat menggoda dibawah sana.

__ADS_1


Bersambung.....


__ADS_2