Strong Women

Strong Women
Part 68


__ADS_3

"Kalo perlu apapun telpon aku, paham kan kamu sera. Ucap hendra sambil menurunkan gadis itu di bandara untuk menjemput bagas.


"Iyaa, aku harap kamu gak akan kasih tau siapa pun kemana kita semalam. Ucap sera sambil menutup pintu mobil itu.


"Aku akan menemui mu di caffe malam ini, ucap hendra sambil berlalu pergi meninggalkan gadis itu yang masih berdiri menatapnya pergi.


Sera berjalan keruang tunggu bandara itu sambil menunggu kedatangan bagas. Gadis ini terus saja menatap ponsel nya yang terus berdering mendapat panggilan dari andrew. Pria ini sudah sedari subuh mencoba menghubungi nya namun sera tak kunjung mengangkatnya. Gadis ini hanya menatap ponsel milikinya dengan wajah murungnya sambil mengingat kejadian semalam yang terjadi kepadanya dan andrew. Ingin rasa nya ia meneteskan air mata namun ia takut bagas akan betanya saat melihatnya dengan wajah yang sembab.


Satu jam sudah sera duduk dibangku penunggu tanpa melihat jam yang sudah menunjukan bagas akan sampai. Duduk termenung sambil menatap kosong membuat sera melupakan segala hal.


"Sayang.... Ucap bagas mengahampiri sera dan memeluk gadis itu dari belakang.


"Aaaaa....sera langsung memeluk kembali pria yang sangat ia rindukan.


"Kenapa malah duduk disini bukan menunggu ku didepan. Ucap bagas sambil mencium kening sera.


"Aku lelah gas semalam karna pesta roy jadi aku duduk disini dan kelupaan. Ucap sera sambil merangkul tangan pria itu.


"Lain kali jangan pergi lagi, kamu sudah menjaga odi ditambah harus pesta. Ucap bagas dengan lembut. Pria ini sangat merindukan sera dia sangat ingin melahap sera sekarang juga.


"Lagian kamu tahu sendiri roy mana bisa di bantah, ucap sera dengan wajah cemberutnya.


"Yasudah ayo kita pergi makan dulu sehabis itu ayo kita pulang, ucap bagas sambil menggandeng sera menuju pemberhentian taxi dibandara.


"Kamu mau ke kost gak pulang kerumah dulu, ucap sera.


"Gak mami sudah tahu ko, kamu gak usah mikir yang lain. Ucap bagas sambil merebahkan kepalanya ke pundak sera.


"Kapan final pertandingan, ucap bagas.

__ADS_1


"Besok mungkin, aku belum lihat jadwalnya malahan. Ucap sera mengecek ponselnya.


"Aku akan pergi bersama mu, aku juga akan bertemu dekan untuk mengatur jadwal cuti ku. ucap bagas.


"Jangan lama-lama cuti nyaa, nanti aku di goda senior kamu gak boleh marah yaa, ucap sera mengejek bagas.


"Yaa jangan buat aku marah, andrew aja sudah membuat ku gila. Ucap bagas dengan spontan marah.


"Kamu cemburu sama andrew gas ? ucap sera dengan heran.


"Kamu pikir aja sendiri, kamu kebih dekat dengan nya ketimbang dengan ku. Ucap bagas cemberut.


"Ciyeee, yang marah baru ini ku lihat loh. Ucap sera tertawa.


"Setelah aku selesai kan pekerjaan ku ayo kita bertemu kedua orang tua ku, ucap bagas dengan tegas.


"Kamu jangan bercanda gas, ucap sera gemetaran saat mendengar bagas mengucapkan itu setelah sekian lama penantiannya.


"Jangan bilang kamu mau mundur sera, aku sudah berada digaris depan untuk mu. Ucap bagas yang menatap sera yang sedang kebingungan.


"Makasih gaas kamu sudah memperjuangkan aku, ucap sera meneteskan air mata. Namun di dalam hati nya ada sedikit kilasan tentang andrew yang menetap. Entah apa yang akan dilakukan nya dengan kegelisahan hati nya ini.


"Jangan menangis sayang, ucap bagas mencium sera tanpa malu.


#Diapartemen roy.....


"Loe masih gak bisa hubungin sera drew ? ucap roy yang melihat andrew gelisah sedari subuh hanya menatap ponselnya.


"Kemana gadis ini, aargghhhh....Ucap andrew membanting ponsel miliknya.

__ADS_1


"Biar gue yang coba tanya hendra ada dimana, ucap roy mencoba menenangkan andrew.


Tuutt...tuut......


"Hallo...Ucap hendra.


"Dimana loe ? loe tau sera dimana. Ucap roy.


"Gue udah antar pulang semalam, kenapa ? ucap hendra.


"Loe serius kan, gak bohong ? ucap roy merasa heran.


"Loe kalo ragu gausah tanya ke gue loe bisa tanya langsung ke sera. Ucap hendra dengan emosi.


"Gue harap loe gak ngecewakan kita. Ucap roy memperingatkan.


"Apa hubungan sama loe, kalo pun gue ngelakuin apapun sama sera gue sanggup tanggung jawab. Ucap hendra dengan nada marah nya.


"Sial loh, awas aja loe sampai ngelakuin hal yang buat sera rugi. Ucap roy marah.


"Gue habis ena-ena semalam sama sera, bukan urusan loe, ucap hendra sambil menutup sambungan telpon itu. Emosi sangat jelas terlihat di wajah roy dan andrew yang mendengar perkataan hendra secara lantang. Kedua pria ini berusaha berpikiran jernih atas apa yang sudah mereka dengar.


"Siall...hendra tahu betul cara membuat kita marah, ucap roy membanting ponselnya.


"Diam, biar aku yang tanya sendiri ke sera. Jangan bahas ini lagi. Ucap andrew keluar dari apartemen roy dengan angkuh. Pria ini langsung menuju rumah nya karna ada anaknya yang sudah menunggu dia.


"Cepat kalian semua bangun, ini sudah siang ucap roy membangunkan sang adik dan kawannya.


"Nanti aja ahh kaa lagian hari libur. Ucap vina.

__ADS_1


"Kalian bikin susah aja tau gitu semalam gak gue bolehin minum, ucap roy kesal melihat tingkah ketiga orang ini.


#Happy reading kaka, jangan lupa vote dan like ya


__ADS_2