Strong Women

Strong Women
Part 89


__ADS_3

"Kamu gak bisa gini terus raa, ayo biar aku yang mengantar mu ke rumah sakit. Guman putra yang tak tahan melihat sera terkadang terlihat menahan sakit.


"Jangan keras kepala sera, aku gak bisa ngeliat kamu begini terus. Ucap putra dengan nada tinggi karna mendapat penolakan dari sera.


"Lusa aja yaa, hari ini aku banyak kerjaan. Lagian cuma sakit sedikit ko. Ucap sera mencoba memberikan pengertian kepada putra yang sangat memikirkan nya.


"Jangan di tunda terus raa, kamu selalu menghindar setiap kita membahas ini. Guman putra sambil mendudukan sera di kursi ruangan nya.


"Aku tahu batas ku sendiri, kamu gak perlu gelisah seperti ini. Ucap sera sambil menggenggam tangan putra yang sedikit gemetar.


"Lain kali kalo pulang kabarin aku, aku mencari mu semalam tapi masih aja gak ketemu. Ucap putra.


"Baiklah tuan ku, kalo gitu aku balik kerja lagi ya ka gak enak sama yang lain. Ucap sera sambil meninggalkan ruangan putra.


"Kalo aku kekasih mu gak akan ku biarkan kamu bebas seperti sekarang ini raa, guman putra dengan wajah kesal melihat sera pergi dari ruangan nya.


Andrew yang sudah berada dikantor nya tengah disibukan dengan berbagai macam urusan kantor seperti biasa nya. Pria tampan ini tampak begitu fokus pada apa yang ia kerjakan. Sedangkan hendra dan roy lebih sering turun kelapangan meninjau ketimbang duduk dikantor seperti andrew. Karna itu lah wajah perusahaan besar ini adalah hendra karna andrew lebih memilih bermain dibelakang ketimbang muncul dihadapan publik yang pasti akan menyita kehidupan pribadinya. Tak banyak yang tahu pula tentang kehidupan andrew sebelum nya.


"Silahkan mau pesan apa tuan? ucap sera menyuguhkan daftar menu pada beberapa tamu yang baru saja datang.


"Nomor ponsel mu boleh ? ucap seorang tamu menggoda sera.


Gadis ini hanya tertawa melihat tingkah salah satu pelanggan nya itu.


"Bagaimana kalo tuan yang memberikan saya nomor ponsel istri tuan, ucap sera sambil tetap tersenyum karna dia melihat cincin di jari manis pria yang menggoda nya itu.


"Aku hanya bercanda, aku pesan semua menu tebaik dari caffe ini. Ucap pria tadi sambil tertawa karna mendapat sindiran dari sera. Gadis ini hanya tersenyum kepada para tamu di meja itu sambil berlalu pergi untuk menyiapkan pesanan.


"Kamu tunggu di kasir aja raa, biarkan yang lain yang mengurus sisanya. Ucap putra sambil menghentikan sera yang akan mengantarkan makanan.


"Setelah ini aku akan jaga kasir tapi aku antar ini dulu yaa, ucap sera yang sadar badan nya pun mulai tak merasa nyaman.


"Kamu kerja disini? ucap sesosok pria yang semalam bertemu dengan nya di club.


"Hay, lagi nongkrong juga nih. Ucap sera berusaha ramah.

__ADS_1


"Kalian saling kenal? ucap pria yang tadi menggoda sera.


"Pergi lah jangan terlalu lama disini nanti kamu bisa di hisap oleh lintah, ucap patner kerja momo memperingatkan sera.


Pria ini terus saja memperhatikan gerak-gerik sera yang berdiri di belakang meja kasir. Manis nya senyum sera membuat siapa saja terpesona dengan kecantikan nya.


"Gue gak mau tahu harus wanita itu yang menjadi model kita. Guman pria itu mengirimkan pesan kepada momo.


"Bikin tambah pusing aja, ucap momo sambil menepok jidat nya membaca isi pesan.


#Sore harinya.....


Sera tengah menunggu jemputan dari bagas yang sudah berjanji akan menjemputnya. Namun sudah lebih dari satu jam sera menunggu disebuah caffe kecil yang tak jauh dari tempat kerja nya tadi harus menelan kecewa karna bagas tak kunjung dapat dihubungi. Gadis ini tak ingin berlarut menunggu, dia bergegas pulang dengan rasa kecewa. Gadis ini yang sedari tadi berharap hubungan nya dengan bagas bisa membaik harus merasakan putus asa kembali. Rasa tak percaya kembali muncul namun ia tak berani bertanya sedikit pun dengan bagas.


Hujan turun dengan deras menemani gadis yang terduduk sendiri di depan jendela. Rasa hampa sangat dirasakan sera menanti kabar bagas yang tak kunjung ada. Tetesan demi tetesan air mata turun diwajah cantiknya, suara yang mulai parau karna menahan rasa sakit didada yang terus menusuk tajam seperti pisau yang sengaja ditancapkan ditubuhnya.


Kringgg....kringgg....


Suara bel pintu kamar sera berbunyi menandakan ada seorang tamu yang menunggu dibalik pintu.


"Andreww, ucap sera yang terkejut melihat andrew yang terlihat sempoyongan tak dapat berdiri dengan tegap berada didepan pintu kamar miliknya.


"Kemarilah duduk disini aku akan mengambilkan mu handuk. Ucap sera bergegas mengambil handuk bersih.


"Dingin banget raa, ucap andrew dengan gemetar menahan hawa dingin yang menyelimuti tubuhnya.


"Berbalik lah biar aku bantu mengeringkan nya. Ucap sera yang sudah kebingungan melihat andrew gemetar dihadapannya.


"Jangan aku bisa nanti kamu bisa flu kalo dekat dengan ku. Ucap andrew menolak bantuan sera.


"Diam lah biar aku yang selesaikan, kamu dari mana ini hujan deras loh. Ucap sera sambil mengeringkan rambut andrew.


"Odi dimana? kamu habis minum drew. Ucap sera karna mencium bau minuman dari tubuh andrew.


"Sedikit, aku ada pertemuan dengan klien baru mereka hanya mau bertemu di klub raa. Ucap andrew sambil mengeluarkan semua isi saku celananya.

__ADS_1


"Ganti baju dulu drew nanti kamu bisa demam. Ucap sera yang sudang mengelap tubuh andrew namun tak kunjung kering karna seluruh pakaian nya basah.


"Ini baju bagas? ucap andrew memperhatikan kemeja yang disiapkan sera dengan satu buah celana trening pria.


"Bukan itu punya momo, ucap sera yang berusaha berkilah karna baju itu milik hendra yang ia pakai selama divila.


Sera meyiapakan makanan kecil dan segelas susu panas untuk menghangatkan andrew agar tidak demam.


"Kamu ngapain raa? guman andrew yang terpana melihat sera sedang menyiapakan sesuatu didapur kamar ini.


"Duduklah dulu dreww, ucap sera tersenyum melihat andrew yang sudah berganti pakaian.


"Aku minta maaf raa datang kemari tanpa bilang terlebih dahulu, ucap andrew yang merasa sedikit bersalah walau semua ini merupakan kesengajaan nya yang sangat ingin melihat sera. Ia nekat datang dan mengambil resiko bertemu bagas hanya demi melihat gadis yang ia sukai ini.


"Bilang aja kamu sengaja kesini karna merindukan ku. Ucap sera menggoda andrew.


"Untuk apa menggoda pacar orang lain, seperti kurang hiburan saja. Ucap andrew ketus untuk menyembunyikan rasa malunya.


"Minum lah ini setelah itu pulang sana, ucap sera membalas andrew dengan ketus.


"Masih hujan raa diluar, ucap andrew dengan wajah memelas. Untuk apa iya membuang kesempatan bisa bersama sera seperti ini, andrew harus berpikir bagaimana cara agar bisa menghabiskan waktu bersama sera.


"Jangan manja dreww, kamu kan bawa mobil. Ucap sera sambil melipat kedua tangan nya didada.


"Baiklah aku akan pulang dan membawa odi pergi liburan sendiri. Ucap andrew berusaha membuat sera cemburu.


"Bagus lah kamu harus meluangkan waktu lebih banyak bersama anak mu. Ucap sera ketus berusaha menyembunyikan rasa senang nya bisa melihat andrew.


Gadis ini mencoba menyibukan dirinya agar tidak terus terpaku pada andrew, pria tampan yang berada bersama nya sekarang ini. Sera mencoba mengalihkan pikirannya dengan menyiapkan barang-barang yang akan dibawa berlibur bersama para sahabatnya itu.


"Kamu mau pergi sama bagas? ucap andrew dengan kesal karna berpikir tentang bagas.


"Belum tau yang jelas aku akan tetap pergi bareng anak-anak. Ucap sera sembari duduk disebelah andrew.


"Berapa lama? ucap andrew memastikan sesuatu.

__ADS_1


"Belum tau kalo betah bakal lama kalo bosan pasti pulang lebih cepat. Ucap sera sambil memeluk sebuah boneka besar miliknya.


#hayy kakak jangan lupa vote dan like yaa 💚💚


__ADS_2