Strong Women

Strong Women
Part 103


__ADS_3

Sera memberanikan diri untuk datang menjaga jordi, gadis ini datang lebih siang dari biasanya karna tak ingin bertemu andrew. Dengan perasaan senang sera merangkul jordi. Gadis ini membawa jordi untuk menyiapkan makanan. Mereka bermain di taman belakang menghabiskan waktu bersama. Sera begitu senggang karna bagas juga tak akan menghubungi dia karna sedang tugas keluar kota.


"Seraa, ucap andrew yang turun dari kamarnya. Gadis ini terkejut melihat andrew yang baru saja menghampirinya yang seharusnya sudah berangkat bekerja. Andrew yang semalaman menghabiskan waktu di club bersama roy pulang dengan keadaan mabuk berat sehingga harus di papah untuk sampai ke kamarnya. Pria ini menghancurkan dirinya sendiri dengan lusinan minuman yang membuat nya mabuk. Andrew tak dapat melupakan wajah sera yang sangat sendu saat dia berkata kasar.


Sera hanya sedikit tersenyum melihat andrew menyapa dirinya. Gadis ini langsung berpura-pura menyibukan diri agar andrew tak terus mengganggu nya.


"Kamu ikut aku sekarang, ucap andrew dengan tegas.


"Gak bisa drew gue harus jaga jordi, ucap sera melepaskan tarikan tangan andrew.


"Gue gak nyuruh loe buat ninggalin jordi dirumah bawa dia, ucap andrew meninggalkan sera. Gadis ini harus bersusah payah menyiapkan segala keperluan jordi untuk di bawa keluar seorang diri.


"Kita mau kemana? ucap sera dengan pelan karna takut andrew terganggu karna sedang menyetir. Gadis ini duduk di bangku belakang bersama jordi berusaha sebisa mungkin untuk menghindari kontak dengan andrew.


Mereka turun disebuan restoran mewah yang berada dipusat kota. Andrew dengan sengaja membawa sera untuk melihat sebuah moment yang gak akan sera bisa lupakan. Pria ini dengan tega membiarkan sera terluka menatap sang kekasih sedang duduk bersama wanita lain.


"Kamu tahu dari mana ini semua, ucap sera sambil menatap bagas duduk bersama helena dan wanita paruh baya yang pernah menampar dirinya. Gadis ini begitu terkejut melihat bagas duduk dengan tenang dan sesekali tertawa bersama.

__ADS_1


"Bukan hal sulit bagi ku untuk mencari tahu segala hal, ucap andrew sambil membawa sera duduk dimeja yang tak jauh dari bagas berada.


"Bukan kah ini pria yang kamu bangga kan? ucap andrew dengan berbagai kata-kata yang menyulut hati sera. Gadis ini tak bisa berpaling menatap bagas yang sedang santai menikmati waktu bersama wanita lain.


"Kamu sengaja membawa ku kesini? ucap sera menatap andrew yang sedang menyantap makanan nya.


"Kamu bisa menyimpulkan sendiri kan, guman andrew sinis sambil menatap bagas yang tampak santai. Gadis ini beberapa kali mencoba menghubungin bagas, namun bagas tak kunjung merespond dirinya. Andrew tak perduli sera akan terluka atau pun tidak, dia hanya berusaha mengungkapkan kebenaran akan sikap bagas yang berulang kali membohongi sera.


"Jangan hanya tertawa gas nanti kamu bisa tersedak makanan mu. Guman sera mengirimkan sebuah pesan kepada bagas yang tak kunjung merespond dirinya. Bagas yang terkejut melihat isi pesan sera langsung berdiri dari meja untuk menghubungi sera.


Sera hanya tersenyum melihat tingkah bagas, ingin rasa menangis tapi sera tak mampu memperlihatkan kelemahan nya kepada andrew. Gadis ini memendam rasa sakit itu sendirian. Andrew yang tak mampu melihat wajah sera yang muram berusaha membujuk sera untuk pergi dari tempat ini.


" Seraa, ucap bagas saat melihat gadisnya itu berada tepat dihadapannya sedang menggendong jordi. Bagas merasa ketakutan akan situasi yang tak terpikirkan oleh nya itu. Sera hanya diam mengabaikan bagas yang tak berhenti memanggil nya itu.


"Udah, ayo kita pergi. Ucap andrew merangkul sera pergi dari hadapan bagas. Pria itu harus menalan kekecewaan melihat wanitanya pergi bersama pria lain sedangkan dia hanya bisa melihat tanpa berbuat apapun. Bagas juga tak mengejar atau pun berusaha menghalangi kepergian sera, pria hanya terdiam tak berani berbuat apapun.


"Dasar gadis murahan, ucap wanita paruh baya itu saat melihat sera sedang menunggu andrew ditepi jalan. Sera hanya terdiam melihat wanita tua itu menghampirinya dengan kasar.

__ADS_1


"Itu lah kenapa kalangan atas seperti kami tidak pantas bersanding dengan wanita murahan seperti mu, guman wanita paruh baya itu dengan kejam menghujani sera dengan kata-kata kasar. Sera tak merasa pernah mengenal atau pun berbuat salah, namun wanita itu terus saja menyiksa sera dengan kata-kata kasar miliknya.


"Maaf bu apa saya pernah mengenal anda? kenapa ibu begitu kasar? ucap sera yang masih berusaha menahan amarahnya.


"Gadis tidak tahu diri seperti mu memang pantas diperlakukan seperti ini, ucap wanita paruh baya itu sambil meninggalkan sera yang terlihat menahan air matanya.


"Ini masih belum cukup sera, kamu pantas diperlakukan lebih buruk dari ini, ucap helena menghampiri sera setelah melihat ibunda bagas pergi.


"Apa urusan nya dengan mu, ucap sera membalas perkataan helenan yang datang begitu saja.


"Seharusnya kamu cukup tahu diri, kamu gak akan pernah pantas bersanding dengan bagas dan kamu juga gak akan mampu bersaing dengan ku. Ucap helena dengan wajah sombongnya.


"Hanya karna kamu duduk semeja dengan bagas kamu sudah begitu percaya diri bisa mendapatkan nya? bermimipi lah sesuka mu. Ucap sera dengan sinis kepada helena.


"Saat kamu tahu aku yakin bahkan kamu gak akan mampu menatap ku seperti sekarang ini. Ucap helena melambaikan tangan dan meninggalkan sera.


#Yuuk kak jangan lupa vote dan like

__ADS_1


__ADS_2