
Suasana kampus sera masih saja ramai dengan berbagai acara yang masih berjalan. Sudah berjalan dua hari namun belum ada tanda-tanda akan berakhir terasa seperti sedang olimpiade memakan waktu yang lama. Tapi ada salah satu acara yang sangat di nanti semua orang yaitu pertandingan basket antar fakultas, dimana banyak pria keren yang sudah pasti akan mengikuti perlombaan itu bukan untuk menang tapi hanya untuk unjuk penampilan.
Saat-saat ini juga yang paling di tunggu tiga dara cantik ini, fakultas bagas akan bertanding melawan fakultas putra sang senior nya. Sera sudah duduk di bangku paling depan untuk menyaksikan sang kekasih bertanding, sera tampak cantik mengenakan celana trening dan baju kaos berwarna putih polos dengan rambut di kuncir tinggi.
Pertandingan pun sudah hampir selesai fakultas bagas terlihat kalah telak dari sang kaka senior, membuat bagas semakin marah karna harus kalah dari seorang pria yang sedang mendekati kekasihnya. Pertandingan tadi bukan hanya tentang menang atau kalah tapi bagi kedua pria ini merupakan pertarungan untuk memperlihatkan siapa yang pantas untuk sera.
Sera menghampiri bagas yang berada di sudut lapangan sedang beristirahat.
" minum dulu gas, ucap sera sambil menyodorkan sebotol minuman dan handuk untuk kekasih nya"
__ADS_1
" aku kalah raa dari pria sialan itu, umpat bagas dengan meremas botol minum yang sudah kosong"
" kamu tetap pemenang di hati ku yngs hahaha, ucap sera sambil merangkul tangan bagas". Bagas yang mendengar ucapaan sera menjadi lebih tenang dari sebulum nya gadis cantik ini memang pintar mencairkan suasana hati bagas kapan pun.
Suasana di tempat lain.....
Jordi mengalami deman tinggi hingga mengalami kejang di badan nya bibir bocah tampan itu sampai membiru membuat seisi rumah panik dan membawa nya ke rumah sakit. Sang nene hanya bisa ketakutan sambil menangis menunggu di ruang ugd bersama sang bibi penjaga jordi. Belum pernah mereka mengalami keadaan seperti ini jordi jarang sekali sakit sampai seperti sekarang ini. Andrew yang mendengar kabar sang buah hati dilanda ketakutakan yang tak menentu dia memutuskan untuk pulang meninggalkan pekerjaan yang masih menumpuk di thailand. Kepanikan sedang menyerang keluarga wijaya sang cucu kesayangan sedang menderita menahan sakit.
" tidur lah sebentar yngs biar gak terlalu sakit lagi, ucap bagas sambil mengelus pucuk kepala sera berulang-ulang" . Sera hanya diam menatap bagas dilihat nya wajah pria itu penuh dengan rasa khawatir yang di sebabkan oleh dirinya. Terbesit rasa senang di hati sera melihat perlakuan manis sang kekasih yang membuat nya semakin jatuh cinta dengan bagas. " yngs harus kah kita menikah, ucap sera sambil menggenggam tangan bagas" . Bagas yang mendengar perkataan sera terkejut bukan kepalang debaran di jantung nya menjadi cepat dan tak beraturan pernyataan yang seharus nya keluar dari mulut nya malah keluar lebih dulu dari bibir sera. " kamu mau hidup susah dengan ku, ucap bagas menatap sera dengan tajam"
__ADS_1
" aku tidak masalah selama bersama mu, kita bisa mencari bersama bukan yngs, ucap sera berdiri dari kasur mendekat ke arah bagas"
"menikah bukan hanya cinta raa... aku tau kamu pasti juga butuh materi kan, ucap bagas mencoba memancing sera"
" benar kata mu tapi kita bisa bekerja bersama kan gas, kamu bisa menjemput ku setiap hari dari caffe dan kita akan pulang bersama ke rumah kita. ucap sera mengecup pipi sang kekasih". Perkataan sera membuat bagas sejenak kehilangan akal nya gadis ini begitu percaya terhadap nya bagas begitu mencintai wanita ini, bagas harus berpikir dengan cepat untuk mengenalkan sera ke hadapan orang tua nya.
Sera mendekatkan wajah nya ke arah bagas dia merangkulkan tangan nya ke leher sang kekasih, bibir sera mulai mendekat ke arah bibir bagas. Sera mencium bibir sang kekasih dengan lembut melumut bibir tebal milik sang kekasih, bagas menerima ciuman yang sangat dia rindukan itu mereka mulai menikmati situasi ini. Tangan bagas semula memeluk sera sekarang mulai meraba-raba tubuh sang kekasih ciuman nya turun ke telinga lidah bagas mulai menjilati leher panjang milik sera, tangan nya masuk kedalam baju sera meremas-remas gundukan besar milik sera membuat sera mendesah tak karuan suara suara menggairahkan sudah keluar dari mulut mereka berdua. Ciuman itu makin menggila bagas makin mempercepat laju remasan di dada sera memainkan ** payudara sera, sera menikmati setiap sentuhan itu tangan sera juga mulai meraba-raba tubuh bagas sampai pada gundukan yang mengeras di sela-sela paha bagas. Gundukan itu mulai di tekan-tekan oleh sera membuat nya bertambah mengeras, sera mulai memasukan tangan nya ke dalam celana bagas membuat nya begitu dekat dengan kejantanan milik bagas yang sudah berdiri tegang sedari tadi itu di remas-remas kejantanan milik bagas dengan lembut. Bagas mulai mendorong badan sang kekasih jatuh ke kasur ciuman mereka lebih memanas dari sebelum nya tangan bagas tidak berhenti bermain dengan ** sera mereka mengeluarkan desahan-desahan.
tring... tring... tringg....
__ADS_1
suara yang keluar dari ponsel milik bagas itu membuat bagas menghentikan aktifitas nya dengan sera dia melepas kan bibir nya dari leher sera namun tangan nya masih meremas-remas payudara besar milik sera itu. Bagas melihat nama yang muncul di ponsel nya nama sang papi lah yang menghubungi nya membuat bagas tersentak langsung berdiri, sera juga langsung berdiri membenarkan baju nya gadis itu sekarang duduk di pangkuan sang kekasih.
selamat membaca ka jangan lupa bantu vote like ya kaa 💚 boleh juga di sertakan dengan komentar.