Suamiku Bossku

Suamiku Bossku
Suamiku Bosku two, part 35


__ADS_3

Rey terlihat sangat tampan malam ini dia begitu serasi bersanding dengan istrinya mengunakan jas dan gaun putih panjang. Nampak raut wajah gugup diwajah Rey saat tamu undangan memenuhi gedung tersebut. Tania beberapa kali mengambil foto Rey dari ponselnya karena baru pertama kalinya dia melihat Rey segugup ini didepan orang dan ini akan menjadikan bahan untuk menertawakan Rey saat dia turun dari pelaminan.


Mami Clara dan Papi Cakra melayangkan senyuman kepada Tania yang sedang duduk disamping Raka. Ingin sekali Tania menghampiri mereka untuk bertanya anak manja mereka sedang berada dimana seka""rang tapi itu sangat tidak mungkin karena mereka sedang berbicara dengan beberapa tamu penting.


"Tania, kamu tahu tidak jika Rey dulu lebih tampan dari sekarang." Raka ternyata juga ikut memperhatikan Rey diatas pelaminan.


" Iya.." Jawab Tania singkat.


"Ada apa.? baru juga sehari nggak ketemu sama Calvin wajahnya jadi cemberut seperti itu." Ujar Raka, hanya tertawa kecil melihat Tania.


"Sebenarnya Calvin dimana? acara sudah hampir selesai tapi dia belum muncul juga..!" Tania sudah mulai sangat kesal melihat Raka.


"Tunggulah pangeranmu akan tiba, Tania."


Akhirnya seorang pembawa acara mengakhiri pesta tersebut dengan mempersilahkan seorang laki-laki bernyanyi diatas panggung dengan membawa seikat bunga mawar ditangannya. Tania masih sibuk dengan hpnya tidak peduli dengan acara pesta yang hampir selesai. Pikirannya masih kacau memikirkan Calvin sedangkan tamu undangan apalagi gadis-gadis terdengar histeris melihat laki-laki tampan itu berdiri diatas panggung.


"Lagu ini kupersembahkan kepada gadis cantik yang sedang duduk disana mengunakan baju dres warna biru muda, aku tahu dia sedang gelisah memikirkanku, dialah wanita satu-satunya yang membuatku hampir tidak bisa tertidur setiap malam karena memikirkannya saat jauh darinya." Ujar laki-laki itu dan semua mata tertuju kepada Tania, karena dialah yang mengunakan baju dres pendek berwana biru muda.


Kemudian lagupun dibawakan oleh pria itu.


*Dengarkanlah, wanita pujaanku

__ADS_1


malam ini akan kusampaikan


Hasrat suci kepadamu, dewiku


Dengarkanlah kesungguhan ini


Aku ingin mempersuntingmu


'Tuk yang pertama dan terakhir


Jangan kau tolak dan buat 'ku hancur


'Ku tak akan mengulang 'tuk meminta


Satu keyakinan hatiku ini


Akulah yang terbaik untukmu


Malam ini aku sampaikan


Janji suci, satu untuk selamanya

__ADS_1


Dengarkanlah kesungguhan ini


Aku ingin mempersuntingmu


'Tuk yang pertama dan terakhir


Jangan kau tolak dan buat 'ku hancur


'Ku tak akan mengulang 'tuk meminta


Satu keyakinan hatiku ini


Akulah yang terbaik untukmu*


Tania tercengang melihat Calvin sedang berada diatas pelaminan dengan membawa seikat bunga ditangannya, Calvin kemudian turun dari atas pelaminan dan menghampiri Tania dengan wajah merah merona. Calvin memberikan seikat bunga kepada Tania, Tania menutup mulutnya menggunakan tangannya tidak percaya dengan Calvin lakukan sekarang.


"Akulah yang terbaik untukmu Tania.." Calvin langsung memeluk Tania didepan ratusan mata. Semua orang semakin histeris saat Calvin mengecup kening Tania, Rakapun terlihat tersenyum. Raka bisa menerima kenyaataan ini walaupun pahit asalkan Tania bahagia.


"Calvin, aku terharu aku pikir kamu akan pergi lagi." Kata Tania masih dalan pelukan Calvin.


"Aku akan tetap berada disampingmu sampai ajal menjemputku Tania, I Love U." Kecupan kembali melayang dikening Tania.

__ADS_1


Calvin akhirnya duduk disamping Tania, tangannya memegang erat tangan Tania, mereka saling beradu pandang dan melempar senyuman. Kini Tania bersandar dibahu Calvin, diapun merasa sangat lega akhirnya Calvinnya bisa berada disampingnya kembali. Semua mata kini bukan tertuju kepada pengantin lagi melainkan kepada mereka berdua. Bahkan Rey dan pasangannya di pelaminan pun ikut terpana melihat mereka yang sedang dimabuk cinta.


__ADS_2