Suamiku Bossku

Suamiku Bossku
BAB 38 Suamiku Bossku


__ADS_3

"Haaaaaaaa, biarkan aku bernapas mas." Clara melepaskan ciuman panas dari Cakra.


Cakra kembali ******* bibirnya setelah dia bernapas seakan tidak ingin membiarkan Clara untuk mencari celah menghindarinya. Tangannya sudah mulai melepaskan baju Clara dengan sedikit sentuhan lembut di dua bukit kembar milik Clara membuat Clara menggeliat menahan kenikmatan.


Keheningan malam membuat mereka sama-sama terhanyut dalam kenikmatan yang mereka buat malam itu. Cakra dan Clara, dua insan yang sedang dimabuk cinta kini kembali menyatukan tubuh mereka dalam ikatan pernikahan yang suci. Tidak ada rasa canggung lagi diantara mereka. Semua mengalir seiring berjalannya waktu.


Setelah selesai mereka menjatuhkan tubuh mereka dengan posisi terlentang dengan cucuran keringat membasahi dahi mereka.


"Aku mencintaimu Clara.." Cakra mencium kembali kening Clara dengan lembut.


"Aku pun begitu mas." Jawab Clara sambil tersenyum menatap Cakra.

__ADS_1


Mereka saling berpegangan tangan dan kembali berpelukan.


Pagi harinya, Clara sudah menyiapkan segelas susu dan roti tawar untuk sarapan mereka berdua. Clara belajar untuk menjadi istri yang baik dengan banyak membaca dari internet bahkan dia sekarang sudah mulai belajar memasak dengan mengumpulkan beberapa resep masakan.


"Mulai minggu depan saya akan mencoba memasak menu vegetarian mas..walaupun tidak setiap hari tapi tetap akan kusajikan minimal 2 kali seminggu yah..ini demi kesehatan loh mas." kata Clara.


"Hmmm.. tapi saya tidak terbiasa makan tanpa menu daging dan ikan, sayang. Saya butuh banyak kalori tiap hari.. aktivitasku kan padat di perusahaan." jawab Cakra menimpali.


"Tenang mas, banyak juga jenis makanan vegetarian yang berkalori tinggi loh..lagian kan tadi saya juga sudah katakan kalo saya tidak menyajikannya setiap hari tapi minimal 2 kali seminggu mas...walaupun kita masih muda, kita harus tetap menjaga kesehatan. Mas tentu tidak ingin di umur 40-an nanti sudah terserang penyakit seperti orang-orang di perkotaan pada umumnya kan? apalagi akhir-akhir ini saya lihat mas jarang sekali berolahraga saking sibuknya bekerja." kata Clara dengan nada ketus.


"Mentang-mentang mas chef yang jago masak, mas meremehkan masakanku yah.. awas nanti mas akan terpana dengan kelezatan masakanku!" ucap Clara manja.

__ADS_1


"Oh iya, jangan lupa hitung nilai kalorinya yah? jangan sampai kurang dari 2500 kalori. Kalau tidak, mas akan makan diluar. Hehehe.." kata Cakra.


"Siap boss.. eh, mas" jawab Clara.


"Aku bukan bossmu.. aku suamimu lho." gumam Cakra.


"Suami sekaligus boss maksudku, boleh kan sayang." kata Clara mendekat ke arah Cakra yang dilihatnya akan bersiap ke kantor.


Cakra langsung memeluk tubuh lalu mengecup kening Clara yang mendekatinya. Dalam hatinya ia sebenarnya belum ingin beranjak pergi kerja. Ia masih ingin melanjutkan percakapan dengan istri yang kini mulai dicintainya itu.


"Terserah kamu sajalah yang penting kamu senang." bisik Cakra pelan. Perasaannya ingin malam segera datang kembali agar ia bisa bercinta dengan istrinya.

__ADS_1


"I love you istriku..ayo segera bersiap berangkat kerja." bisik Cakra lagi.


Perasaan Clara tiba-tiba seperti terbang melayang ke langit yang tinggi...


__ADS_2